Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
2692 research outputs found
Sort by
ANALISIS YURIDIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGGINYA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN TULUNGAGUNG (STUDI KASUS PENGADILAN NEGERI TULUNGAGUNG)
Pencemaran nama baik sering diartikan sebagai rusaknya reputasi,Penelitian ini bertujuan untuk memberi perngetahuan mengenai Faktor apa sajayang mempengaruhi tingginya kasus penyalahgunaan narkotika di Tulungagung,serta bagaimana penindakan hukum bagi para penyalahguna narkotika diTulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakanmetode penelitian empiris, yaitu menggunakan Teknik pengumpulan data secaralangsung melalui observasi, wawancara, dan studi lapangan. Dalam tulisan inimenjelaskan bahwa faktor yang mempengaruhi tingginya penyalahguna narkotikadisebabkan oleh keinginan pribadi yang kuat serta ketersediaan narkotika secaraillegal yang cukup banyak di Masyarakat meskipun secara sembunyi-sembunyidiperdagangkannya namun sangat mudah dijumpai oleh pelanggannya. Selain ituartikel ini juga membahas bagaimana penindakan terhadap penyalahgunanarkotika di Tulungagung, apakah sudah sesuai dengan undang-undang yangberlaku di Indonesia
ANALISIS KASUS TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN OLEH PELAKU DENGAN GANGGUAN KEJIWAAN di JAKARTA Prespektif Hukum dan Kesehatan
Pembunuhan yang dilakukan oleh individu dengan gangguan kejiwaan, seperti yangterjadi pada kasus pelaku berinisial AA, menimbulkan pertanyaan mendalammengenai pertanggungjawaban hukum. Dalam kasus ini, AA, yang berusia 26 tahun,melakukan pembunuhan terhadap FDH, seorang pengurus saksi-saksi Yehuwa, pada26 September 2023. Motivasi di balik tindakan tersebut adalah penolakan FDH untukmembantu AA yang merasa diguna-guna. Meskipun AA mengalami gangguankejiwaan, yaitu skizofrenia, ia tetap dijatuhi hukuman penjara selama 16 (enambelas)tahun setelah hakim mempertimbangkan berbagai faktor termasuk kemampuannyauntuk bersosialisasi selama rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskeputusan hakim dalam menangani kasus pembunuhan oleh pelaku dengan gangguankejiwaan dan bagaimana pelaku bertanggung jawab atas tindakannya. Metodepenelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan fokus padanorma hukum dan analisis terhadap putusan hakim. Hasil penelitian menunjukkanbahwa meskipun AA mengalami gangguan kejiwaan, hukum tetap berlaku dan pelakutetap bertanggung jawab atas tindakannya, dengan pertimbangan yang adil danseimbang antara keadilan bagi korban dan kondisi pelaku. Penelitian ini menekankanpentingnya penanganan kasus serupa dengan pendekatan yang holistik, mengingatkompleksitas gangguan kejiwaan dan dampaknya terhadap perilaku individu
ANALISIS YURIDIS KEDUDUKAN AHLI WARIS PENGGANTI BERASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (KUHPerdata) (Studi Putusan Nomor 10/Pdt.G/2020/PN.Skt)
Setiap bentuk harta dan hak yang masih dimiliki oleh seseorang setelah ia wafatpada dasarnya merupakan bagian dari harta peninggalan yang dapat diwariskan.Kedudukan ahli waris pengganti pada sistem hukum waris perdata memiliki peranyang signifikan, terutama ketika ahli waris yang seharusnya menerima bagianwarisan telah meninggal dunia terlebih dulu dibandingkan pewaris. Penelitian iniberfokus pada penelaahan terhadap kedudukan hukum serta hak-hak dari ahli warispengganti sebagaimana ditetapkan dalam KUHPerdata, dan juga mengulasbagaimana penerapannya dalam praktik peradilan. Metode penelitian yangdilakukan ialah yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan sertapendekatan putaka dengan mengumpulkan informasi dan data penelitian bahanbahan hukum tertulis. Dalam sengketa Putusan No. 10/Pdt.G/2020/PN.Skt.Berdasarkan pertimbangan hukum, hakim dalam putusannya mengabulkanGugatan Penggugat. Berdasarkan ketentuan Pasal 841 KUHPerdata, anak dari ahliwaris yang telah wafat memperoleh posisi sebagai pengganti orang tuanya danberhak atas bagian warisan yang semestinya diterima oleh orang tuanya. Ketentuanini mencerminkan pengakuan hukum terhadap asas substitusi dalam pewarisan,guna menjamin keadilan dalam distribusi harta waris serta kesinambungan hakwaris. penelitian ini juga membahas aspek perlindungan hukum bagi ahli warispengganti serta analisis terhadap pertimbangan hakim dalam memutus perkarasengketa waris sebagaimana tercermin pada Putusan Pengadilan NegeriNo.10/Pdt.G/2020/PN.Skt. Dalam Pertimbangannya hakim memutuskan bahwatidakan yang dilakukan penggugat merupakan tindakan melawan hukum denganmenguasai seluruh harta Warisan yang seharusnya diberikan juga sebagain kepadaahli waris pengganti yang menggantikan Almarhum ahli waris sah
Studi Eksperimental High Volume Fly ash Self-Compacting Concrete (HVFA SCC) dengan Penambahan 5% Silica Fume terhadap Sifat Reologi dan Mekanik
The development of concrete technology is an important part of supporting sustainable development. This development not only focuses on easy and efficient working methods, but also encourages the use of environmentally friendly materials such as fly ash and silica fume. This research aims to investigate the effect of varying fly ash content with the addition of silica fume on the mechanical and rheological properties of High Volume Fly ash Self-Compacting Concrete (HVFA SCC). Variations in fly ash content (0%, 50%, 55%, 60%, and 65%) with the addition of 5% silica fume. The parameters evaluated include flowability, compressive strength, and permeability. Optimal flowability (750 mm) was achieved at 50–55% fly ash, making it suitable for complex structural applications. Compressive strength peaked at 48.7 MPa with 50% fly ash due to a balance of cement hydration and pozzolanic reactions, while higher fly ash content led to slight reductions. Permeability significantly decreased as fly ash content increased, from 84.1 mm at 0% fly ash to 6.08 mm at 65%, indicating enhanced matrix densification and water resistance due to fly ash\u27s filler effect and pozzolanic activity. The study concludes that 50% fly ash offers the optimal balance, achieving a flowability of 720 mm, compressive strength of 48.7 MPa, and permeability of 58.7 mm. This research shows the potential of fly ash and silica fume as complementary materials to improve the performance of SCC, while recommending a balanced mix design between workability, strength and durability, supporting the development of environmentally friendly and sustainable concrete
PELANGGARAN HUKUM TINDAK PIDANA TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN CYBER BULLYING
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital saat ini telah memunculkan fenomena cyberbullying yang marak terjadi di kalangan anak-anak dan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelanggaran hukum tindak pidana terhadap anak yang melakukan cyberbullying di Indonesia ditinjau dari perspektif Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Perlindungan Anak, dan hukum pidana secara umum. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan cyberbullying yang dilakukan oleh anak dapat memenuhi unsur-unsur tindak pidana dalam UU ITE maupun KUHP. Namun demikian, mengingat pelakunya adalah anak, maka penanganannya harus mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dengan mengutamakan pendekatan keadilan restoratif. Penerapan sanksi pidana harus memperhatikan batas usia pertanggungjawaban pidana anak. Disamping melalui penegakan hukum, penanggulangan cyberbullying di kalangan anak memerlukan upaya preventif dan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak agar tercipta ekosistem digital yang aman dan ramah anak.
Kata Kunci : Cyberbullying, Tindak Pidana, Anak, UU ITE, Perlindungan Anak
IMPLIKASI PERUBAHAN UUD 1945 TERHADAP HUBUNGAN PEMERINTAH PUSAT-DAERAH UNTUK DEMOKRASI YANG LEBIH INKLUSIF DI TINGKAT LOKAL
Makalah ini membahas implikasi perubahan Undang-Undang Dasar 1945 terhadap hubungan antara pemerintah pusat dan daersah dalam konteks demokrasiyang lebih inklusif di Tingkat local. Dengan mengkaji beberapa amandemen yang di lakukan, analisis ini mengeksplorasi bagaimana desentrakisasi kekuasaan dan otonomi daerah dapat meningkatkan partisipasi Masyarakat, akuntabilitas pemerintah, dan penyelesaian masalah lokal. Makalah ini juga menyoroti tantangan yang di hadapi, seperti ketidakmerataan sumber daya dan potensi konflik kepentingan antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kasus, makalah ini bertujuan memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah demi tercapainya demokrasi yang lebih iklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Kata Kunci : Perubahan regulasi, Hubungan pemerintah, Loka
DINAMIKA REGULASI PENGELOLAAN RUANG UDARA DI INDONESIA: PERLUNYA SINKRONISASI DAN HARMONISASI HUKUM
Rancangan Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara yang telah diusulkan oleh Pemerintah sejak Tahun 2019, belum mendapatkan titik terang mengenai pengesahannya. Permasalahan pengelolaan ruang udara menjadi isu penting yang tidak dapat dihindarkan seiring dengan lajunya perkembangan zaman yang memungkinkan untuk mendegradasi kedaulatan suatu bangsa dan negara melalui ruang udara. Penelitian hukum ini akan menelaah mengenai urgensi pembentukan Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara dan bagaimana implikasi positif ataupun manfaat yang didapatkan melalui pembentukan undang-undang tersebut. Dengan jenis penelitian yuridis normatif, penelitian ini berfokus pada telaah asas,teori yang dianalisis dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan disertai dengan studi kepustakaan dalam pengumpulan data terhadap buku, jurnal terkait dengan analisis dan dituangkan pada argumentasi deskriptif.
Kata kunci : Rancangan Undang-Undang Pengelolaan Ruang Udara, Kedaulatan negara, Hukum Internasiona
Perlakuan Akuntansi Sektor Publik di Desa Sarimekar
Tujuan penelitian ini menganalis tata cara pengelolaan transaksi keuangan di Desa Sarimekar yang berkaitan dengan Peraturan Menteri Desa, PDTT No. 21 Tahun 2020. Penulisan ini terkait kaidah penyusuan pelaporan anggaran desa. Penulisan ini dilandaskan pada penelitian yang mendeskripsikan suatu gejala atau peristiwa yang terjadi pada saat ini yang menguraikan konsep perilaku pejabat terkait yang ada di Bali. Landasan dari transaksi entitas desa cenderung lebih rendah dibandingkan dengan pemerintah daerah, tetapi meliputi semua akun yang telah tersedia di pemerintah daerah.Berdasarkan dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan terkait kaidah akuntansi yang telah di implementasikan oleh pemerintah Desa Sarimekar sudah selaras dengan kebijakan pemerintahan yang telah ada. Dengan adanya siskeudes (sistem Informasi Keuangan Desa) maka akan membuktikan bahwa pemerintah Desa Sarimekar telah mengikuti dengan baik terkait penyajian dan persiapan Laporan Realisasi APBD yang tertuang dalam Peraturan Menteri Desa PDDT No. 21 Tahun 2020 serta alokasi belanja desa telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2014
KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI KANTOR KECAMATAN NGASEM KABUPATEN KEDIRI
Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis tentang kinerja pegawai di kantor Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Pendekatan penelitian adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dengan melibatkan delapan orang yang terdiri dari: 5 orang pegawai kecamatan Ngasem dan 3 anggota masyarakat. Sedangkan teknik analisis data menggunakan kerangka pemikiran Miles, Huberman, Saldana. Hasil penelitian ini, yaitu: ketercapaian target baik tujuan individu maupun organisasi, berkerja sesuai dengan standar operasional prosedur, umpan balik untuk memperbaiki kinerja mencapai tujuan, alat atau sarana membantu dalam pencapaian target kinerja, pegawai menjalankan pekerjaan berdasarkan pengetahuan, kemampuan dan komunikasi yang dimiliki, motif kinerja pegawai yang baik, peluang kinerja, dengan partisipasi masyarakat.Sedangkan faktor pendukung pegawai, yaitu: disiplin pegawai, kerja sama antar pegawai, koordinasi antar pegawai, komitmen, dan bekerja sesuai dengan tupoksi dan inisiatif. Faktor penghambat kinerja pegawai, yaitu:1. lingkungan kerja kurang terawat; 2. keterbatasan SDM secara kuantitas maupun kualitas;3. sarana dan prasarana kurang memadai. Kesimpulannya adalah bahwa kinerja pegawai meningkat karena mematuhi arahan pimpinan Camat dan bekerja secara inovatif dan koordinatif dengan menjaga komunikasi antar karyawan dan antara pegwai dengan masyarakat pengguna layanan
Peningkatan Pengetahuan dengan Penyuluhan Kesehatan HIV/AIDS di SMAN 15 Pekanbaru
Kasus HIV di Pekanbaru mengalami tren peningkatan pada tahun 2024. Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, total kasus HIV bulan Oktober 2024 mencapai 434 kasus dan AIDS sebanyak 130 kasus. Sedangkan sepanjang tahun 2023 terdapat 408 kasus HIV dan 165 kasus AIDS. Kondisi ini memperlihatkan adanya peningkatan kasus sebanyak 26 kasus dibandingkan tahun 2023. Tren kenaikan kasus tersebut harus menjadi perhatian semua pihak. Berbagai kebijakan dan program penanggulangan HIV- AIDS telah dilakukan, namun penyakit yang mematikan tersebut terus berkembang. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya, pencegahan dan potensi penularan HIV/AIDS. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan informasi kepada remaja melalui penyuluhan dan memberikan kesempatan kepada remaja untuk memberikan umpan balik. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 15 Pekanbaru pada tanggal 29 November 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 34 orang yang berlangsung selama 1 jam