Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
2692 research outputs found
Sort by
KINERJA PEMERINTAH DESA BESUKI KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK DALAM MENDUKUNG PROGRAM KETAHANAN PANGAN HEWANI BERUPA KAMBING/DOMBA
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja pemerintah Desa Besuki, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek dalam mendukung program ketahanan pangan hewani kambing/domba serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Menggunakan metode kualitatif dengan teori kinerja organisasi Dwiyanto (2021), penelitian ini berfokus pada produktivitas, kualitas pelayanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan kinerja pemerintah desa sangat positif. Produktivitas meningkat berkat pemilihan bibit unggul, partisipasi aktif masyarakat, dan transparansi pengelolaan. Kualitas pelayanan didukung SOP, pelatihan aparatur, dan umpan balik masyarakat, memperkuat akuntabilitas. Responsivitas terlihat dari musyawarah desa, pemetaan potensi, dan survei kebutuhan, memungkinkan program menyesuaikan kebutuhan peternak. Responsibilitas diwujudkan melalui regulasi jelas dan pembagian tugas sesuai keahlian, mengacu pada PMK 146 Tahun 2023. Akuntabilitas terjaga melalui laporan pertanggungjawaban dan pengawasan masyarakat. Faktor pendukung mencakup teknologi pakan, inseminasi buatan, serta pelatihan dan pendampingan ahli. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal, pengetahuan peternak, dan akses pasar masih perlu diatasi demi keberlanjutan progra
Enhancing Hydroponic Farming with IoT: Empowering Innovative and Speculative Young Farmers
The integration of Internet of Things (IoT) technology into hydroponic farming systems presents a transformative opportunity to modernize agriculture and attract the younger generation to the sector. This study explores the effectiveness of IoT applications in hydroponic cultivation to foster a new wave of tech-savvy, innovative young farmers. Hydroponics, a soil-less farming method that utilizes nutrient-rich water, offers various advantages such as efficient water use, controlled environments, and suitability for limited land spaces. When combined with IoT—through the use of sensors, automation, and real-time monitoring—hydroponic systems become more efficient, sustainable, and appealing to youth interested in modern agriculture. The research outlines the types of hydroponic systems and their integration with IoT, highlights the benefits and challenges of such implementation, and emphasizes the pivotal role of government in supporting young farmers through education, infrastructure, financing, and policy. Key challenges identified include high initial costs, limited internet infrastructure, and lack of technological literacy among farmers. Despite these barriers, the adoption of IoT has the potential to increase productivity, reduce manual labor, and elevate the status of farming as a profitable and high-tech career path for young people. The study concludes that a strong collaboration between government, educational institutions, and the private sector is crucial to empower the next generation of innovative farmers and ensure the sustainability of the agricultural sector
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK CAIR DARI FERMENTASI URINE KELINCI UNTUK TANAMAN CABAI DI DESA BAJULAN KECAMATAN LOCERET KABUPATEN NGANJUK
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk dengan tujuan meningkatkan pemanfaatan limbah urine kelinci sebagai bahan dasar pupuk organik cair (POC) untuk tanaman cabai. Latar belakang program ini adalah melimpahnya ketersediaan limbah urine kelinci yang belum dimanfaatkan secara optimal, sementara petani masih sangat bergantung pada pupuk kimia. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan blended, yakni kombinasi daring dan luring, dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan praktik, serta pembuatan media pembelajaran berupa video dan modul. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang manfaat urine kelinci yang difermentasi menjadi pupuk organik cair, serta keterampilan dalam proses pembuatan dan aplikasinya pada tanaman cabai. Program ini juga memberikan dampak positif berupa pengurangan ketergantungan pada pupuk anorganik, pemanfaatan limbah peternakan, serta peningkatan produktivitas cabai. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan lokal, pengelolaan limbah ramah lingkungan, dan pemberdayaan petani menuju pertanian berkelanjutan
Pengaruh Pemberian Jus Strawberry (Fragaria Xananassa) Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Balowerti Tahun 2024
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi, terutama pada trimester ketiga. Salah satu cara untuk menangani anemia adalah dengan meningkatkan asupan zat besi. Buah strawberry kaya akan zat besi dan vitamin C yang dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian jus strawberry terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III.
Penelitian ini menggunakan desain analitik pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari ibu hamil trimester III yang mengalami anemia di Puskesmas Balowerti. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin sebelum dan setelah intervensi jus strawberry selama periode tertentu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk menentukan pengaruh intervensi.
Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan pada ibu hamil setelah mengonsumsi jus strawberry. Pemberian jus strawberry secara signifikan dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III yang mengalami anemia dengan pvalue 0,000.
Jus strawberry dapat digunakan sebagai salah satu terapi komplementer untuk mengatasi anemia pada ibu hamil. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan periode intervensi yang lebih lama disarankan untuk mengkonfirmasi temuan ini
PENGARUH MASSASE EFFLEURAGE TERHADAP TINGKAT NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III
Abstrak
Perubahan yang terjadi pada saat hamil menyebabkan ketidaknyamanan terutama nyeri punggung yang dialami pada saat kehamilan trimester III. Nyeri punggung biasanya akan meningkat intensitasnya seiring pertambahan usia kehamilan karena nyeri ini merupakan akibat penggeseran pusat gravitasi wanita tersebut dan postur tubuhnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri punggung adalah drngan melakukan massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakboyo tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra eksperimental dengan one group pre- post designn. Sampel sebanyak 32 responden menggunakan teknik systematic random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi tingkat nyeri punggung dengan analisis penelitian menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ibu hamil trimester III termasuk dalam kategori tidak nyeri setelah diberikan perlakuan yang berarti terdapat pengaruh antara massage effleurage terhadap tingkat nyeri punggug. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji analisa statistik wilcoxon =0,05 didapatkan p=0,000. Nilai p maka H1 diterima bahwa terdapat pengaruh antara massage effleurage terhadap tingkat nyeri punggung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa massage effeurage dapat menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Diharapkan untuk tenaga kesehatan dapat mengadakan kegiatan rutin massage effleurage sebagai sarana ibu hamil trimester III untuk menurunkan nyeri punggung.
Kata kunci : Massage Effleurage, Tingkat Nyeri Punggung, Trimester II
Edukasi Pemanfaatan Biopestisida dari Umbi Bawang Putih Sebagai Alternatif Pengendalian OPT Ramah Lingkungan di Grand Puri Bunga Nirwana, Jember
Household food self-sufficiency can be achieved by utilizing home yards for cultivating vegetables such as pakcoy, spinach, chili, and tomatoes. However, vegetable crops are generally susceptible to pest attacks if not properly maintained. One environmentally friendly and health-safe solution for pest control is the use of botanical pesticides. This community service activity aimed to increase the knowledge and skills of housewives in making and using botanical pesticides based on garlic as an alternative method of pest control. The program was conducted at the Grand Puri Bunga Nirwana residential area and involved housewives interested in home gardening. The methods used included educational sessions and hands-on demonstrations on how to make botanical pesticides—covering the selection of ingredients, preparation process, and application techniques. The results showed that participants experienced an increase in understanding of natural pest control and improved skills in independently producing botanical pesticides. The enthusiasm of the participants also indicated a strong interest in applying the knowledge gained to their daily gardening practices. Through this activity, it is expected that housewives will become more independent and sustainable in maintaining the health of food crops in their home gardens.
Kemandirian pangan rumah tangga dapat diwujudkan melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman sayuran seperti pakcoy, bayam, cabai, dan tomat. Namun, tanaman sayuran umumnya rentan terhadap serangan hama jika tidak dirawat secara optimal. Salah satu solusi pengendalian hama yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan adalah dengan penggunaan pestisida nabati. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam membuat dan menggunakan pestisida nabati berbahan dasar bawang putih sebagai alternatif pengendalian hama. Kegiatan dilaksanakan di Perumahan Grand Puri Bunga Nirwana dan diikuti oleh para ibu rumah tangga yang memiliki minat terhadap pertanian pekarangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan dan demonstrasi langsung pembuatan pestisida nabati, mulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga cara aplikasi pada tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pengendalian hama secara alami serta keterampilan dalam meracik pestisida nabati secara mandiri. Antusiasme peserta juga menunjukkan adanya minat untuk menerapkan hasil sosialisasi dalam kegiatan berkebun mereka sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan ibu rumah tangga dapat lebih mandiri dan berkelanjutan dalam menjaga kesehatan tanaman pangan di pekarangan rumah
Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Sektor Kesehatan Terdaftar BEI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh likuidtas, solvabilitas, aktivitas dan ukuran Perusahaan terhadap profitabilitas. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel sebanyak 20 Perusahaan di sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data laporan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Metode uji regresi liner berganda dilakukan untuk mengetahui pengaruh antar variabel bebas dan terikat. Hasil penelitian ini adalah (1) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, (2) Struktur modal berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, (3) Aktivitas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, (4) Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (5) Secara besama-sama (simultan) likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap profitabilitas
Pemberian Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMPN Kediri
Kesehatan reproduksi adalah hal yang sangat penting terutama bagi para remaja karena kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dapat menimbulkan suatu kasus. Studi pendahuluan di SMPN Kediri belum pernah diberikan penyuluhan melalui audio visual pada remaja. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengetahui Tingkat pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi di SMPN Kediri. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan Kesehatan kepada remaja di SMPN Kediri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang Kesehatan reproduksi setelah diberikan penyuluhan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberian penyuluhan Kesehatan reproduksi pada remaja di SMPN Kediri mempunyai pengaruh besar terhadap pemahaman tentang masalah Kesehatan reproduksi pada remaja. Oleh karena itu kegiatan pengabdian Masyarakat ini mempunyai manfaat besar terutama pada remaja di SMPN Kediri
Pengaruh Pengunaan Input Produksi (Pupuk) pada Musim Tanam Terhadap Produktivitas Usahatani Jagung di Desa Mojoayu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri (Studi Kasus Kelompok Tani Makmur II)
Food sector agriculture is one of the important sub-sectors in national food security; one of its commodities is corn. This commodity has been cultivated in various regions, especially in East Java, which has high productivity, including in the Kediri Regency, where members of the Makmur II Farmers Group in Mojoayu Village, Plemahan District, widely cultivated. Various factors, including planting time patterns, influence corn productivity in the region. This is because planting time patterns based on climate change cause temperature, rainfall, etc., changes related to optimal corn productivity. The research method used quantitative description. The research was conducted in Mojoayu Village using total sampling from the entire population of Makmur II Farmers Group members of 200 farmers. The data were analyzed using descriptive tests, and the T and F tests tested the hypothesis. Based on the results of the study, it was found that the productivity of corn plants in the second planting season was 6,818.82 kg/ha. The third planting season was 6,851.51 kg/ha, which means that planting season patterns do not affect the productivity of corn plants in Mojoayu Village, Plemahan District, Kediri Regency.
Pertanian sektor pangan menjadi salah satu subsektor penting dalam ketahanan pangan nasional, salah komoditasnya adalah Jagung. Komoditas ini telah diusahakan diberbagai wilayah khususnya di Jawa Timur yang memiliki produktivitas yang besar, termasuk di Kabupaten Kediri yang banyak dibudidayakan oleh anggota Kelompok Tani Makmur II di Desa Mojoayu Kecamatan Plemahan. Produktivitas jagung di wilayah tersebut diduga dipengaruhi oleh beragam faktor, diantaranya adalah pola waktu tanam. Hal ini dikarenakan pola waktu tanam yang didasarkan pada perubahan iklim menyebabkan perubahan suhu, curah hujan, dll yang berhubungan dengan optimalnya produktivitas jagung. Metode penelitian menggunakan dekskriptif kuantitatif. Penelitian akan dilaksanakan di Desa Mojoayu dengan menggunakan sampling total dari seluruh populasi anggota Kelompok Tani Makmur II sebanyak 200 petani. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif dan hipotesis diuji menggunakan Uji T dan Uji F. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa produktivitas tanaman jagung pada musim tanam kedua adalah sebesar 6.818,82 kg/ha dan musim tanam ketiga adalah sebesar 6.851,51 kg/ha, yang artinya perubahan pola musim tanam tidak mempengaruhi produktivitas tanaman jagung di Desa Mojoayu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri
Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assesment And Risk Control (HIRARC) Dan Job Safety Analysis (JSA) Di PT. Indo – Rama Synthtetics Tbk
This research was conducted at PT Indo-Rama Synthetics Tbk Purwakarta which is engaged in the Textile Industry. This research aims to analyze the risks of Occupational Safety and Health (K3) in the POY CP-3 Department at PT Indo-Rama Synthetics Tbk. The methods used are Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) and Job Safety Analysis (JSA). This department has a high level of risk because its production activities involve the use of high-speed machinery and chemicals, which have the potential to cause work accidents. Based on work accident data for the period September 2024 - March 2025, there were 7 accident incidents recorded, reflecting the lack of implementation of an OHS culture in the work area. Through the application of the HIRARC method, hazard identification, risk level assessment, and control recommendations were made for each work activity. The JSA method was used to analyze each stage of work to establish more specific control measures. The analysis results show that some activities have high to extreme risk levels, such as being squashed by trolleys and exposed to chemicals. Therefore, improvement proposals were made in the form of providing personal protective equipment (PPE), improving SOP , and regular work safety training. This research is expected to be a real contribution in increasing awareness and implementation of OHS, as well as a reference in efforts to prevent work accidents in the industrial environment