UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN HASIL LAUT MENJADI CAMILAN ANAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MENUJU MASYARAKAT SEHAT EKONOMI KUAT
Prevalensi stunting tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kabupaten Bangka Barat. Desa Air Nyatoh merupakan desa dengan potensi hasil laut sangat tinggi, sehingga ketersediaan sumber protein tinggi. Permasalahan yang dihadapi masyarakat yakni kurangnya pengetahuan dan kreativitas dalam pengolahan hasil laut menjadi produk yang lebih bervariasi dan bergizi tinggi menjadi kendala dalam pemenuhan kebutuhan protein. Oleh karena itu, pada kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat ini dilakukan pendampingan kepada ibu-ibu PKK Desa Air Nyatoh untuk memproduksi makanan tambahan stunting berupa abon, crackers dan bakso berbahan baku sea food. Pada makanan tambahan tersebut akan ditambah temulawak dan madu yang dapat meningkatkan nafsu makan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mitra dalam produksi camilan berbasis hasil laut sebagai pencegah stunting dan dijadikan produk unggulan desa yang berdaya saing. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi dan pendampingan secara langsung ke mitra sasaran. Hasil pada kegiatan ini, tim pengabdi melakukan sosialiasi dan pendampingan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran untuk memproduksi produk camilan yang memenuhi standar bersih. Melalui kegiatan ini mitra sasaran dibekali pengetahuan mengenai tata cara pengajuan sertifikat PIRT, tata kelola UMKM agar terjaga eksistensi dan pengembangannya, serta asupan yang tepat bagi anak stunting. Kegiatan pendampingan secara langsung formulasi produk abon, crackers dan bakso dengan kombinasi temulawak dan madu telah dilakukan oleh tim pengabdi dan mitra sasaran
SOSIALISASI LITERASI DIGITAL DALAM PENCEGAHAN HOAKS GUNA MEWUJUDKAN NETRALITAS PEMILU DI DESA DANGIN PURI KELOD
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah membawa dampak positif dan negatif, salah satunya adalah maraknya penyebaran hoaks. Peningkatan literasi digital menjadi salah satu hal krusial yang harus dilakukan di era digitalisasi untuk memerangi penyebaran informasi tidak benar (hoaks). Permasalahan yang muncul adalah maraknya hoaks yang tersebar secara masif menjelang pemilu sehingga diperlukan cara untuk meningkatkan literasi digital dalam pencegahan hoaks untuk meminimalisir dampak yang terjadi di Desa Dangin Puri Kelod guna mewujudkan netralitas pemilu. Salah satu yang dapat dilakukan untuk mengatasi hoaks di Desa Dangin Puri Kelod adalah dengan mendorong literasi digital. Metode yang digunakan untuk memetakan permasalahan yang ada di Desa Dangin Puri Kelod adalah observasi lapang dan observasi aktifitas sehari-hari masyarakat kemudian dilakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat Desa Dangin Puri Kelod. Adapun mitra yang digandeng dalam melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat adalah Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Dangin Puri Kelod. Kegiatan sosialisasi ini memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan literasi digital dengan harapan masyarakat dapat menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab sehingga dapat mewujudkan netralitas pemilu di Desa Dangin Puri Kelod.
SISTEM PELAPORAN RAPID ASSESSMENT DAN STATUS KESEHATAN KORBAN BENCANA (SILAPENA)
Indonesia merupakan negara yang rawan mengalami bencana baik secara geografis, geologis, maupun sosio-demografis. Tingginya kerawanan bencana di Indonesia merupakan kondisi yang perlu menjadi perhatian semua pihak. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menyusun sistem pelaporan rapid assessment dan status kesehatan korban bencana untuk memudahkan tim penanggulangan bencana dalam melaporkan hasil kaji cepat dan status kesehatan korban. Metode yang digunakan yakni: 1) Focus group discussion dalam menyusun instrumen yang dibutuhkan; 2) Analisis kebutuhan user; 3) Desain interface; 4) Penyusunan rancangan sistem (coding) dan manual book sistem; 5) uji coba perangkat lunak; 6) Demonstrasi; 7) Sosialisasi penggunaan sistem. Hasil kegiatan pengabdian yakni tersusunnya sistem SILAPENA yang dapat digunakan oleh tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada saat melakukan kaji cepat saat terjadi bencana. Evaluasi hasil survey kepuasan mitra yang diukur dari 5 aspek yakni tangible (kemampuan sistem) 85,18% mitra merasa sangat puas, reliable (kehandalan sistem) 92,59% sangat puas, responsiveness (pertanggung jawaban) 81,48% sangat puas, assurance (jaminan) 85,18% sangat puas, dan emphaty (empati) 92,59% sangat puas. Tim juga membandingkan nilai kepuasan antara harapan dan kenyataan terhadap sistem yang dikembangkan. Hasil perbandingan harapan dan kenyataan diketahui 74,07% sangat puas dan 25,93% puas. SILAPENA merupakan sistem yang membantu tim MDMC dalam mempercepat hasil pelaporan kaji cepat saat menanggulangi bencana. Semakin mudah pelaporan hasil kaji cepat, maka tindak lanjut penanggulangan bencana yang dilakukan akan semakin cepa
SOSIALISASI PERCAKAPAN BAHASA JEPANG BAGI TENAGA KESEHATAN
Persaingan kerja di dalam negeri semakin hari semakin tinggi. Menurut data Disnakermobduk Provinsi Aceh, pada Agustus 2021, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) penduduk Aceh mencapai 6,30 %. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai faktor. Pertama, saat ini sedang terjadi globalisasi ekonomi industri yang dikenal dengan istilah Revolusi Industri 4.0, dimana segala aspek dan bidang bertransformasi menjadi digital. Faktor yang kedua, adanya kesenjangan antara kebutuhan dengan permintaan tenaga kerja, dan terakhir, latar belakang pendidikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaaan. Salah satu bentuk upaya untuk menganggulangi permasalahan pengangguran ini adalah dengan mengadakan sosialisasi-sosialisasi yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi pencari kerja sehingga mampu bersaing di dunia kerja di dalam dan luar negeri. Bahasa merupakan suatu aspek yang harus dikuasai oleh pencari kerja, terutama bagi mereka yang melihat adanya peluang kerja di negara-negara maju seperti Jepang. Bahasa Jepang saat ini telah mendunia dan menjadi bahasa kedua setelah Bahasa Inggris yang harus dikuasai khusunya bagi calon tenaga kerja ke Jepang. Melihat peluang ini, CDC STIKes Muhammadiyah Aceh berinisiatif untuk mengadakan sosialisasi percakapan dasar Bahasa Jepang yang ditujukan bagi tenaga kesehatan, khususnya alumni STIKes Muhammadiyah Aceh. Sosialisasi dasar Bahasa Jepang ini diselenggarakan secara luring (offline) selama satu hari. Informasi pendaftaran kegiatan dilakukan melalui pengisian pada link bit.ly yang diinformasikan dalam bentuk leaflet online. Penyelenggara kegiatan memberikan sertifikat bagi peserta yang dinyatakan lulus dalam sosialisasi ini.
PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK DENGAN TEKNIK DEKOMPOSISI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TANAMAN SAYUR DI DESA JAMUR LABU KABUPATEN ACEH TAMIANG
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan petani sayur melalui Kelompok Tani Sri Lestari di Desa Jamur Labu Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang dengan memberikan pelatihan tentang pemanfaatan limbah organik dengan teknik dekomposisi menjadi pupuk untuk tanaman sayur. Teknik dekomposisi merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk yang ramah lingkungan. Teknik ini sangat cocok digunakan bagi para petani dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk untuk tanaman sayur. Limbah organik dapat diperoleh dari beberapa sumber diantaranya, daun kering, limbah buah, kotoran ternak dan jenis limbah yang dapat terurai dengan baik. Proses pembuatan limbah organik melalui teknik dekompisisi dilakukan dengan beberapa tahapan. Pertama, siapkan wadah tertutup sebagai media pengolahan pupuk. Kedua, masukkan jenis limbah organik ke dalam wadah dan dilapisi kotoran ternak. Ketiga, tambahkan larutan bakteri untuk mempercepat proses pembusukan limbah kemudian tutup wadah dan tunggu beberapa hari hingga pupuk dapat digunakan. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para petani sebagai peserta yang merupakan warga Desa Jamur Labu dan mayoritas berprofesi sebagai petani tanaman sayur. Seluruh peserta mengikuti dan melaksanakan semua tahapan kegiatan dengan sangat baik dan termotivasi untuk mengembangkan teknik dekomposisi dalam mengolah limbah organik. Para petani berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan agar menjadi salah satu solusi sebagai upaya menyelesaikan masalah penggunaan pupuk kimia dan menghemat biaya produksi pada tanaman sayur
PELATIHAN PEMASARAN MELALUI DIGITAL MARKETING BAGI SISWA SMKS BUDI MULIA KOTA TANGERANG UNTUK MENJADI WIRAUSAHAWAN SUKSES DI ERA DIGITAL
Daya serap lulusan SMK ke dunia kerja saat ini masih cukup rendah berdasarkan data yang ada. Hal ini terjadi karena adanya kesenjangan yang signifikan antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dan tuntutan di tempat kerja. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Diksi mendukung inisiatif Revitalisasi Sekolah Vokasi. Sebagai salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka (UHAMKA) wajib melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. UHAMKA antusias mendukung program ini dan bekerjasama dengan SMK Swasta Budi Mulia yang berlokasi di Kota Tangerang, Provinsi Banten. Tujuan utama dari layanan ini adalah untuk membekali siswa yang terdaftar di SMK Swasta Budi Mulia dengan kompetensi yang diperlukan untuk berkembang sebagai wirausaha di era digital. Tim pengabdi mengadakan seminar mengenai content marketing, kewirausahaan, dan pola pikir positif mahasiswa. Metodologi layanan terdiri dari empat fase berbeda: kolaborasi, persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi kegiatan. Sebagai konsekuensi dari mengikuti kegiatan pelatihan pemasaran melalui pemasaran digital sebagai bagian dari upaya pengabdian masyarakat ini, siswa memperoleh pemahaman tentang prinsip-prinsip pemasaran, pola pikir kewirausahaan, dan pemasaran konten
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK KELOMPOK NELAYAN SAMUDERA DESA JARING HALUS KECAMATAN SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Desa Jaring Halus Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Sasarannya adalah kelompok nelayan samudera yang beranggotakan 25 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari senin 13 Mei 2024. dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Dalam metode palaksanaan ada tiga tahapan yaitu : Survei lokasi, Pelaksanaan dan Evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian kepaada masyarakat dapat ditarik kesimpulan diantaranya sebagai berikut : (1) Anggota kelompok nelayan samudera memiliki pengetahuan terkait materi penyusunan laporan keuangan, (2) Anggota kelompok nelayan memiliki kemampuan untuk membuat pencatatan penyusunan laporan keuangan untuk kebutuhan pribadi maupun kelompo
SOSIALISASI PENINGKATAN PARTISIPASI PEMILIHAN UMUM GENERASI MILENIAL DALAM MENCIPTAKAN INTEGRITAS DI DESA DANGIN PURI KELOD
Pemilihan umum partai demokrasi tradisional di Indonesia telah berlangsung cukup lama dan terdiri dari pemilihan kandidat untuk menduduki posisi politik tertentu. Pemilihan umum di Desa Dangin Puri Kelod tahun ini merupakan kesempatan emas bagi generasi milenial untuk membawa perubahan di kampung halaman, negara, dan negaranya melalui partisipasi aktifnya. Persoalan yang muncul adalah bagaimana agar lebih banyak generasi milenial yang ikut memilih agar bisa terjalin integritas di Desa Dangin Puri Kelod. Lalu apa saja tantangan yang akan mewujudkan Pemilu? Sosialisasi terkait Pemilu adalah salah satu upaya tersebut. Baik tahap perencanaan maupun pelaksanaannya merupakan metodologi yang digunakan untuk memetakan permasalahan di Desa Dangin Puri Kelod. Acara-acara yang mempertemukan masyarakat ini dapat membantu meningkatkan kesadaran di kalangan generasi muda Desa Dangin Puri Kelod, khususnya di SMA Tawakal, tentang pentingnya memilih dalam pemilu sebagai sarana membangun kejujuran di masyarakat. Jika beruntung, inisiatif ini akan membuka jalan bagi generasi milenial untuk ikut serta dalam Pemilu dan membantu meningkatkan potensi desa
PELATIHAN PENGOLAHAN TEPUNG SAGU MENJADI PRODUK TURUNAN BERNILAI TAMBAH
Tanaman sagu mampu menghasilkan 20–40-ton pati kering per hektar per tahun. Artinya, 1 juta hektar tanaman sagu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat seluruh rakyat Indonesia. Peningkatan produksi dan diversifikasi produk olahan sagu dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Waesamu di Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, merupakan salah satu desa yang aktif dalam mengolah sagu. Namun dalam pengolahannya belum optimal, karena hasil olahan dalam bentuk bahan setenga jadi yaitu sagu basah. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengolahan produk-produk turunan dari sagu yang memiliki nilai tambah dan nilai jual. Kegiatan pengabdian masyarakat berlangsung di Desa Waesamu melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PKK Desa Waesamu. Hasil kegiatan pengabdian yaitu tepung sagu diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti kukis sagu keju, kukis sagu kismis, brownies sagu, dan mie sagu. Setiap kelompok mengolah salah satu produk dan mempresentasikan hasilnya kepada seluruh peserta pelatihan. Hasilnya sangat baik dan para peserta bersemangat untuk meningkatkan pengetahuan untuk pengolahan produk sagu menjadi peluang usaha untuk penambahan pendapatan keluarga
PROGRAM PELATIHAN MANAJEMEN BINAAN YAYASAN GUGAH NURANI INDONESIA
Koperasi juga hingga saat ini terus berkembang dan menjadi andalan masyarakat untuk memutar roda perekonomian. Hal ini tercermin dari data Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) tahun 2020 yang mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2019. Pada tahun 2019, jumlah koperasi aktif sebanyak 123.048 unit dengan volume usaha Rp154 triliun dan jumlah anggota sekitar 22 juta orang. Sedangkan pada Desember 2020, jumlah koperasi aktif sebanyak 127.124 unit dengan volume usaha Rp174 triliun dan jumlah anggota sekitar 25 juta orang. Namun demikian, koperasi pada masa pandemi ini juga mengalami berbagai kendala untuk menjalankan usahanya. Sebagian besar koperasi mengalami pengembalian pinjaman yang terganggu, omzet menurun, penarikan simpanan, penundaan Rapat Anggota Tahunan, dan kendala lainnya. Pengembangan koperasi pun memiliki tantangan sendiri, sehingga perlu dilakukan upaya penguatan peran koperasi. Terkait dengan pengelolaan manajemen kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi, penggunaan teknologi dan sistem informasi baik dalam manajemen koperasi maupun dalam menjalankan usahanya, perlu dilakukan pembinaan dan pendampingan serta kemitraan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi adalah melalui modernisasi koperasi. Demikian juga pengurus koperasi perlu mendapat pelatihan mengenai manajemen koperasi yang baik. Mereka harus mengenali bagaimana melakukan proses pemasaran yang baik. Berkaitan dengan hal diatas, Yayasan Gugah Nurani Indoensai dapat bekerjasama dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dalam meningkatkan kinerja koperasi dan kelompok usaha di wilayah dampingan Batavia CDP