UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
INVENTRARISASI DAN SOSIALISASI JENIS TANAMAN UNGGULAN DI KECAMATAN MUARA BATANG TORU KABUPATEN TAPANULI SELATAN
Kecamatan Muara Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditi tanaman unggulan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi jenis-jenis tanaman unggulan dan mensosialisasikan jenis-jenis komoditi unggulan yang sesuai di wilayah ini kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Metode kegiatan yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara dengan petani dan dinas terkait, serta Fokus Grup Diskusi (FGD). Analisis data sekunder dari sumber-sumber resmi juga dilakukan dalam kegiatan ini. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa komoditi unggulan di wilayah ini meliputi komoditi pertanian, seperti: padi, jagung, bawang merah, cabai, kacang, kedelai dan ubi . Setiap komoditi memiliki kelas kesesuaian lahan yang berbeda dengan faktor pembatas yang berbeda. Untuk mengatasi hambatan ini, sosialisasi dilakukan melalui pelatihan teknis dan penyuluhan tentang cara mengatasi faktor pembatas lahan kesesuaian lahan terhadap komoditi unggulan tersebut, sehingga produktifitas yang dihasilkan dapat meningkat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mengembangkan komoditi unggulan sektor pertanian yang berkelanjutan di Kecamatan Muara Batang Toru
PENGELOLAAN DIGITAL MARKETING MELALUI YOUTUBE BAGI KOMUNITAS MASYARAKAT SAMIN DESA MARGOMULYO KABUPATEN BOJONEGORO
Komunitas Masyarakat Samin merupakan kelompok yang menganut ajaran Samin dan bertempat tinggal di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro. Samin sendiri merupakan salah satu ajaran peninggalan pejuang kemerdekaan yang menentang kolonial Belanda pada zaman penjajahan. Desa Margomulyo atau Kampung Samin ini dapat menjadi salah satu desa wisata berbasis sejarah yang dapat dikelola dan dikembangkan dengan potensi yang ada. Pengelolaan akan desa tersebut sebetulnya sudah dilakukan dengan turut andilnya Pokdarwis. Akan tetapi pengelolaan desa melalui Pokdarwis tersebut tidak efektif dalam pelaksanaannya, hal tersebut dikarenakan minimnya waktu yang dapat diluangkan oleh perangkat Pokdarwis dalam mengelola dan mengembangkan Kampung Samin. Oleh karena itu, pemasaran secara digital merupakan pilihan yang tepat sebagai salah satu bentuk pengelolaan dari Komunitas Masyarakat Samin dengan menggunakan media sosial, yang salah satunya adalah Youtube. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik observasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaksimalkan pengelolaan Kampung Samin melalui digital marketing
INTEGRASI BUDAYA DENGAN PENGEMBANGAN WISATA RELIGI MASJID JAMI’ AIR TIRIS KAMPAR
Pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pengelola masjid dengan visi pengelolaan masjid yang modern, munculnya kesadaran para ninik mamak, tokoh masyarakat, pemuda, ibu-ibu majlis taklim, grup rabbana dan guru TPA/MDA untuk mengambil peran dalam memakmurkan masjid sesuai dengan posisinya masing-masing, dan memasukkan pengajaran adat dan budaya lokal ke dalam kurikulum TPA/MDA. Pengabdian ini menggunakan metode PAR dengan tahapan: pemetaan awal, FGD, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan tahapan-tahapan pengabdian ini, seluruh pihak-pihak telah menyampaikan dukungan yang dapat diberikan dan berkomitmen melaksanakan kegiatan-kegiatan sesuai dengan posisinya masing-masing, diantaranya; pengelo masjid telah merumuskan visi pengelolaan masjid berbasis wisata religi dan budaya, pengelola masjid mampu mengkomunikasikan dengan semua pihak dalam rangka menjadikan masjid sebagai pusat pelestarian budaya, ninik mamak merencanakan pengajaran basisombau, hikayat, diqiu, dan basiacung, pemuda merintis pelaksanaan latihan silek dan randai serta membuat akun media social masjid serta membuat spotphoto, ibu-ibu majlis taklim mengadakan latihan rabbana, dan guru TPA/MDA memasukan pengajaran budaya dan adat dalam kurikulum pembelajarannya
PEMBERDAYAAN USAHAWAN MIKRO DESA CUKILAN KABUPATEN SEMARANG JAWA TENGAH UNTUK MENGEMBANGKAN PRODUKSI HULU-HILIR TALAS KIMPUL
Desa Cukilan di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi talas kimpul (Xanthosoma sagittifolium) menjadi komoditas andalan desa. Ada 11 warga desa Cukilan yang berkomitmen membentuk kelompok usaha terpadu untuk mengolah kimpul menjadi produk bernilai jual tinggi, melakukan pemasaran, dan mengembangkan kebun kimpul sebagai penyedia bahan baku. Cita-cita mereka terkendala minimnya ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketrampilan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, pengusul dan mitra calon usahawan hendak: 1) Meningkatkan penerapan ipteks oleh mitra untuk menciptakan variasi olahan kimpul serta memasarkannya secara luas, 2) Meningkatkan penerapan ipteks dan wawasan lingkungan oleh petani dalam mengelola kebun kimpul, dan 3) Menerapkan manajemen usaha hulu-hilir kimpul yang terpadu dan kolaboratif antar anggota usaha pengolahan kimpul, anggota pemasaran, dan petani. Terdapat tiga fokus kegiatan yaitu: a) Pelatihan dan pendampingan anggota untuk menciptakan dan memasarkan tepung dan snack kimpul yang berkualitas, higienis, dan menarik, b) Pelatihan dan pendampingan petani untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan kebun kimpul, dan c) Pendampingan manajemen usaha terpadu. Selama kegiatan pelatihan dan pendampingan berlangsung, telah dihasilkan produk berupa tepung kimpul Cukilandz dan beberapa olahannya, pembibitan kimpul, akun pemasaran online, keikutsertaan dalam ekspo/pameran pangan maupun pertanian, penjualan tepung kimpul, serta sinergi antara pengusaha olahan, pemasar, dan petani. Kemampuan dan ketrampilan mitra pun bertambah baik dari aspek pengolahan hasil kimpul, pemasaran, maupun pengelolaan kebun
PENGGUNAAN POSTER DALAM PENINGKATAN PARTISIPASI PEMILU DI DESA DANGIN PURI KELOD
Pemilihan umum (pemilu) merupakan pijakan penting dalam menjaga prinsip dasar demokrasi di Indonesia. Pentingnya pemilu dalam sebuah negara demokrasi sejalan dengan tujuan penyelenggaraan pemilihan umum itu sendiri, yang memiliki peran kunci sebagai mekanisme untuk membuka peluang pergantian pemerintahan. Oleh karena itu, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu menjadi sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keberlanjutan demokrasi. Desa Dangin Puri Kelod, sebuah entitas lokal di Indonesia, menjadi fokus dalam penelitian ini untuk mengatasi masalah partisipasi pemilu. Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berjudul "Penggunaan Poster Dalam Peningkatan Partisipasi Pemilu Di Desa Dangin Puri Kelod" dirancang untuk mengatasi masalah dalam Masyaraka seperti bagaimana tingkat keterlibatan masyarakat Desa Dangin Puri Kelod dalam proses pemilu sebelum dan setelah penerapan sosialisasi dengan menggunakan poster? Bagaimana efektivitas penggunaan poster dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang proses pemilu di tingkat desa? Metode yang digunakan dalam laporan ini adalah metode observasi yang menghasilakan hasil implementasi penggunaan poster dalam peningkatan partisipasi pemilu di Banjar Mandalasari, Banjar Jayagiri, dan SMA Tawakal mencerminkan dampak positif terhadap tingkat edukasi masyarakat. Melalui kampanye edukasi yang diwujudkan dalam bentuk poster, masyarakat tampak sangat teredukasi mengenai tata cara pemilu, prosedur pencoblosan, syarat penggunaan hak suara, dan dampak negatif dari golput
PEMBINAAN PEMASARAN HASIL OLAHAN PEPAYA CALIFORNIA ( Carica Papaya L) SEBAGAI KOMODITAS UTAMA BERWIRAUSAHA NASYIATUL AISIYAH KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pelatihan cara manajemen usaha dan keterampilan warga dalam mengolah bahan baku pepaya (Carica Papaya) sebagai produk siap jual dalam bentuk yang beraneka ragam. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan potensi pepaya Sidempuan dengan pemanfaatannya menjadi olahan rumah tangga yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga Muhamadiyah di wilayah Padangsidimpuan Peran mitra dalam kegiatan ini agar dapat mandiri dalam pengelolaan dan pemanfaatan bahan baku pepaya (Carica Papaya) di bidang pemasaran dan manajemen keuangan baik secara online mapun manual. Tim akan berusaha untuk dapat mensinergikan kegiatan yang akan dilaksanakan dengan mitra warga Aisyiyah ranting Padangsidimpuan dalam bidang ekonomi untuk meningkatkan perekonomian Aisyiyah. Hasil pengabdian dapat bermanfaat dalam memberikan informasi kepada individu maupun kelompok masyarakat mengetahui Pengetahuan manajemen keuangan usaha, Pelatihan proses pemasaran yang dilakukan secara online maupun offline, Pelatihan keterampilan membuat produk baru berbahan dasar pepaya (Carica Papaya) dan bermanfaat untuk warga Aisyiyah. Luaran Publikasi Ilmiah pada Jurnal Nasional Jurnal Martabe dan Publish di koran Waspad
EDUKASI SELF-MANAGEMENT SEBAGAI PENCEGAHAN KEGAWATAN HIPERTENSI
Tujuan pelaksanaan PKM adalah untuk meningkatkan kesadaran lansia tentang self-management untuk pengendalian hipertensi dan pencegahan kegawatan karena hipertensi. Metode PKM yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah dan diskusi klasikal. Kegiatan PKM yang dilakukan melalui proses studi pendahuluan dan persiapan, pelaksanaan PKM dan evaluasi. Edukasi yang diberikan pada PKM ini tentang “Self-Management sebagai Pencegahan Kegawatan Hipertensi” dengan item edukasi tentang konsep hipertensi, alasan hipertensi harus dicegah dan dikendalikan, kegawatan hipertensi, 5 komponen pengendalian self-management hipertensi yaitu diet, aktifitas fisik, kontrol stress, membatasi konsumsi alkohol dan berhenti merokok. Sebagai gambaran self-management lansia peserta PKM dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan diskripsi dari self-management dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi para peserta PKM. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sebanyak 30 peserta (69,8%) dari total deserta PKM 43 PESERTA mengalami hipertensi. Gambaran dari self-management peserta PKM dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi adalah rata-rata skor 4 (kategori sedan) dari total skor maksimal 7. Evaluasi post edukasi dilakukan dengan metode kualitatif dengan hasil wawancara sampling pada deserta, kegiatan educais bermanfaat dan dapat memberikan efek perubahan pola pikir untuk kapat menajalankan self-management dengan baik sehingga terhindar dari kegawatan hipertensi
MEMBANGUN DESA WISATA KEBANGSAAN DENGAN PENDEKATAN KIPAS (KREATIF, INOVATIF, PARTISIPATIF, DAN KOLABORATIF) MENUJU DESA CERDAS, MANDIRI, DAN BERKELANJUTAN
Pengembangan desa wisata menjadi suatu tantangan yang kompleks dan menuntut pendekatan yang inovatif serta berorientasi pada partisipasi masyarakat. Artikel ini membahas pengalaman Desa Wonorejo, Situbondo, dalam membangun desa wisata "Kebangsaan" dengan menerapkan pendekatan KIPAS (Kreatif, Inovatif, Partisipatif, dan Kolaboratif). Tujuan utama kegiatan ini adalah menciptakan desa wisata yang cerdas, mandiri, dan berkelanjutan. Sedangkan tujuan kegiatan adalah 1) Pemberdayaan Pemdes dalam membangun kemitraan; 2) Pendampingan dan pelatihan PKK, Karang Taruna, POKDARWIS dalam produksi merchandise, dan home industry; 3) Pendampingan BUMDes dalam mengelola usaha dan mengurus badan Hukum; 4) Pengembangan model desa wisata “Kebangsaan”. Metode pelaksanaan sosialisasi tentang desa wisata kebangsaan. Fasilitasi dan pendampingan perangkat desa dalam pengembangan kemitraan dengan stakeholders internal dan eksternal. Pendampingan BUMDes dalam penyusunan Rencana Strategis. Pendampingan dan pelatihan PKK, Karang Taruna dan Pok DARWIS dalam membuat merchandise. dan pengembangan model desa wisata kebangsaan untuk menjadi desa cerdas (smart village), mandiri berkelanjutan. Hasil kegiatan mencerminkan pencapaian signifikan dalam Penguatan kapabilitas aparat desa dalam mengembangkan kemitraan secara internal dengan stakeholders lokal dan eksternal dengan perguruan tinggi. BUMDes berbadan Hukum dan mampu membuat rencana strategis. Jangka pendek dan panjang. PKK, Karang Taruna dan PokDarwis dapat membuat merchandise untuk melengkapi cindera mata desa wisata kebangsaan. Model KIPAS (Kreatif, Inovatif, Partisipatif dan Kolaboratif) dapat ditetapkan untuk kemajuan desa wisata kebangsaan
EDUKASI PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DAN PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH PADA JEMAAT GBI SALEM MEDAN
Tubuh manusia memiliki pertahanan yang kuat dan berlapis-lapis. Pertahanan paling dasar disebut dengan imunitas natural dan pertahanan yang berasal dari dalam disebut dengan imunitas adaptif/bawaan. Ada banyak cara untuk meningkatkan imunitas dalam tubuh. Salah satunya adalah melalui edukasi/pendidikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian yang berupa edukasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh. Metode pengabdian yang dilakukan adalah pemberian edukasi mengenai makanan sehat berimbang dan bergizi yang perlu dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh serta pemeriksaan kadar gula darah darah kepada jemaat GBI Salem Medan. Melalui pemeriksaan kadar gula darah yang dilakukan tanpa dipungut biaya juga merupakan upaya edukasi untuk tetap mengontrol tubuh tetap sehat sehingga kadar gula dalam tubuh tetap normal dan terhindar dari penyakit diabetes. Selain itu juga menjaga tubuh tetap dalam kondisi yang fit dengan berolahraga. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan kadar gula darah, ditemukan sebanyak 70% responden yang tidak mengalami diabetes (normal) dan 15% responden yang sedikit mengalami pra-diabetes dan diabetes. Edukasi peningkatan imunitas tubuh ini diharapkan akan dapat memberikan informasi yang penting mengenai peranan penting imunitas tubuh yang sehat sehingga dalam melalukan setiap aktivitas, tubuh selalu dalam kondisi yang baik dan terhindar dari penyaki
PELATIHAN GAME BERBASIS POWERPOINT UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI MENGAJAR GURU
Guru yang professional adalah guru yang mampu meningkatkan kompetensinya, salah satu cara yaitu dengan meningkatkan kreatifitas dalam membuat media ajar yang interaktif untuk menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Dengan media ajar yang menarik, diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga dapat memperoleh hasil pembelajaran yang lebih baik. Akan tetapi, tidak semua guru familiar dengan media ajar berbasis ICT. Guru di SDN 2DJ (Nama sekolah disamarkan untuk alasan konfidensial) misalnya, masih banyak yang belum bisa membuat media ajar berbasis ICT. Salah satu penyebabnya dikarenakan kurangnya pelatihan atau workshop yang diikuti oleh para guru. Maka dari itu tujuan dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk memberikan pelatihan atau workshop serta pendampingan membuat media ajar interaktif berbasis powerpoint kepada guru di SDN 2DJ Jombang. Sedangkan, luaran dari program ini adalah guru bisa membuat media ajar interaktif berbasis powerpoint dan menerapkannya dalam pembelajaran di kelas sehingga siswa mendapat hasil belajar yang maksimal