UM-Tapsel Press : Institusional Publisher
Not a member yet
8277 research outputs found
Sort by
PEKERJAAN FISIK FASAD RUMAH ADMINISTRASI SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN SAWAH LEBAR BARU
Fasad merupakan tampilan muka pada bangunan yang menghadap ke jalan atau ruang publik yang terbentuk dari kultur serta beberapa pertimbangan dalam penyusunan bentuknya. Permasalahan sampah saat ini belum terdapat proses pengolahan lebih lanjut dimana selama ini hanya diproses untuk dimusnahkan dengan cara dibakar, sehingga diperlukan keterlibatan dari pihak masyarakat dan pemerintah dalam pengolahan sampah lebih lanjut berupa wadah administrasi. Rumah administrasi sampah merupakan ruang pengelola bank sampah yang berguna untuk mengelola sampah dengan prinsip 3 R (Reuse, Recycle, dan Reduce) yang dikelola oleh pemerintah Kelurahan Sawah Lebar Baru. Kelurahan Sawah Lebar Baru merupakan salah satu wilayah binaan Fakultas Teknik Universitas Bengkulu dan menjadi salah satu kawasan yang aktif dalam mengolah dan tanggap terhadap permasalahan sampah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian terdiri dari : pengenalan permasalahan khalayak sasaran dengan metode diskusi dan sosialisasi. Memberi pemahaman terhadap proses kegiatan dengan cara sosialisasi dan pelaksanaan kegiatan dengan cara melakukan pekerjaan fisik dengan melibatkan khalayak sasaran dan pendampingan oleh tim pengabdian. Hasil yang didapat adalah rumah administrasi sampah yang berfungsi secara layak dipergunakan oleh pengelola guna pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan
SOSIALISASI MEDIA DIGITAL UNTUK MEMBANGUN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMAN 1 JONGGOL
Pelaksanaan kegiatan sosialisasi media digital untuk membangun jiwa kewirausahaan siswa di SMA Negeri 1 Jonggol bertujuan untuk membangun jiwa kewirausahaan siswa. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah metode ceramah dan diskusi. Hasil dari pelatihan ini memberikan manfaat yang sangat besar untuk siswa. Setelah dilakukan sosialisasi dan didapatkan hasil kuisioner yang terdiri dari 6 pernyataan, menunjukkan pentingnya sosialiasi ini. Pernyataan 1 didapatkan sebanyak 95% peserta setuju dengan pernyataan ini dan menunjukkan bahwa peserta mengerti pentingnya membangun bisnis digital. Pada pernyataan 2 didapatkan bahwa 100% peserta setuju. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi ini menambah rasa tertarik siswa dalam berwirausaha. Pernyataan 3 didapatkan bahwa sebanyak 100% setuju dan memiliki rasa ingin tahu berhubungan dengan kewirausahaan berbasis digital. Pernyataan 4 menunjukkan sebanyak 36% menyatakan sangat setuju kemudian 29% menyatakan setuju, 31% menyatakan cukup pada pernyataan ini dan dapat disimpulkan bahwa sekitar 96% peserta siap memulai langkah pertama membangun bisnis digital. Pada pernyataan 5 sebanyak 42% menyatakan sangat setuju, kemudian 33% menyatakan setuju, 23% menyatakan cukup setuju dengan pernyataan ini. Pernyataan 6 diperoleh sebanyak 92% peserta sudah memiliki ide dan rencana untuk membangun bisnis digital, hanya tinggal menunggu waktu untuk menerapkan dalam kegiatan wirausaha. Karena hasil yang didapat tersebut, maka secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan baik dan mampu membangun jiwa kewirausahaan siswa di SMA Negeri 1 Jonggol
PEMERKASA SEHAT (PEMBERDAYAAN DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN) IBU-IBU PKK UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGANAN DIABETES MELLITUS DI DESA SIDODADI BENGKULU TENGAH
Inisiatif pemerintah Indonesia untuk mengelola diabetes mellitus (DM) berfokus pada pencegahan dan manajemen risiko melalui promosi dan kesadaran kesehatan. Di Desa Sidodadi Bengkulu Tengah, keterbatasan pemahaman tentang diabetes di kalangan ibu PKK mengenai penyakit, tindakan pencegahan, kebiasaan tidak sehat, terutama gizi buruk, dan aktivitas fisik yang tidak mencukupi dapat mengakibatkan peningkatan kadar gula darah. Sangat penting untuk meningkatkan pendidikan para ibu PKK di Desa Sidodadi Bengkulu Tengah. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk memperkaya pengetahuan ibu PKK tentang pencegahan serta penanganan diabetes mellitus, membantu dalam pengaturan kadar gula dalam aliran darah. Kegiatan PPM akan memanfaatkan kuliah, diskusi, dan sesi tanya jawab. Pada akhir program, pemeriksaan gula darah gratis akan ditawarkan kepada para ibu PKK di Desa Sidodadi Bengkulu Tengah. Evaluasi akan dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil dari inisiatif ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tingkat pengetahuan ibu PKK di Desa Sidodadi Kabupaten Bengkulu Tengah mengenai diabetes mellitus, dibuktikan dengan peningkatan rata-rata skor pasca-tes menjadi 82,50
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS KARAKTER: IMPLEMENTASI TEORI AGUSTINUS
Pendampingan penyusunan modul ajar berbasis karakter merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi pedagogis guru dan menciptakan pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendampingi guru dalam menyusun modul ajar berbasis nilai-nilai karakter yang terintegrasi dengan Teori Agustinus, yaitu kasih (caritas), kebijaksanaan (sapientia), dan kebenaran (veritas). Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 25 guru dari berbagai mata pelajaran di tingkat sekolah menengah pertama berpartisipasi dalam kegiatan ini. Uji coba modul di kelas menunjukkan bahwa siswa lebih terlibat dalam pembelajaran dan mampu mengaitkan materi akademik dengan nilai-nilai moral. Guru juga menyatakan bahwa modul yang dihasilkan memudahkan mereka dalam menyampaikan materi pembelajaran sekaligus menanamkan nilai karakter kepada siswa. Survei kepuasan menunjukkan bahwa 88% guru merasa sangat puas dengan kegiatan pendampingan ini.Kesimpulannya, kegiatan pendampingan ini berhasil membantu guru dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai karakter ke dalam modul ajar. Dengan pendekatan partisipatif yang intensif, guru tidak hanya mampu menghasilkan modul berkualitas tetapi juga lebih percaya diri untuk mengimplementasikannya di kelas. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan profesional guru yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan pendidikan berbasis karakte
PENINGKATAN INOVASI DAN KREATIVITAS PAGUYUBAN KOLAM IKAN PELANGI SURABAYA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KEWIRAUSAHAAN DALAM UPAYA MENCIPTAKAN PELUANG USAHA BARU
Dampak pandemi dan faktor makro lainnya yang melanda Indonesia belum sepenuhnya mampu mengubah perekonomian masyarakat. Masih dijumpai sebagian masyarakat yang belum bekerja atau belum mendapat penghasilan yang cukup. Paguyuban Kolam Ikan Pelangi dibentuk tahun 2020 yang beranggotakan 17 orang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat Gunung Anyar Emas Surabaya. Kolaborasi paguyuban dan akademisi bertujuan untuk meningkatkan inovasi, kreativitas, pengetahuan dan ketrampilan pengurus paguyuban dan ibu-ibu PKK dalam menciptakan peluang usaha baru berbahan ikan dari kolam ikan. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan kewirausahaan, pelatihan diversifikasi produk dan pendampingan usaha. Pelatihan kewirausahaan ini melibatkan 30 orang peserta dan di akhir pelatihan diperoleh 8 orang yang berminat dan mencoba membuka usaha olahan ikan yang siap untuk dijual. Pelatihan diversifikasi produk olahan diberikan kepada 8 orang peserta yang berminat dan hasilnya diperoleh luaran berupa produk olahan ikan sebanyak 10 macam. Kegiatan pendampingan lebih difokuskan pada kelancaran operasional usaha dan menjaga kesinambungan usaha yaitu berupa persiapan legalitas usaha (pendaftaran Nomor Induk Berusaha), penetapan harga jual produk dan penetapan strategi pemasaran. Luaran kegiatan berupa peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat, terwujudnya produk olahan ikan, terwujudnya legalitas usaha, dan terwujudnya standar penetapan harga produk olaha
PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI HE PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING
Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan kehamilan di usia remaja pada Masyarakat sangat diperlukan untuk menekan angka kejadian stunting. Pemberian Health Education diharapkan mampu menurunkan angka kejadian stunting yang terus meningkat di Provinsi Sulawesi Barat khususnya di Kelurahan Baurung, Kabupaten Majene. Peran para kader dan keluarga sangat diperlukan untuk memberikan kesadaran kepada para remaja terkait pencegahan kehamilan di usia dini yang akan berakibat pada kesehatn remaja dan bayinya. Metode yang digunakan di kegiatannya berupa pretest, penyuluhan kesehatan reproduksi, kehamilan remaja, kebutuhan gizi remaja dan hubungan kehamilan di usia remaja dengan stunting. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini terlaksana dengan mitra Kelurahan Baurung, Desa Barane yaitu sebanyak 30 peserta. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 25 agustus 2024. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam pengetahuan keluarga dan remaja setelah penyuluhan tentang penceghaan kehamilan usia remaja sebagai Upaya pencegahan stunting. Melihat hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan keluarga melalui HE dapat memberikan pengetahuan tambahan kepada keluarga dan para remaja terkait dampak kehamilan usia remaja dan hubungannya dengan stuntin
EKSTERNALITAS PEMBANGUNAN JALAN TOL SIGLI-BANDA ACEH (STUDI KASUS PEDAGANG DI KECAMATAN INDRAPURI DAN KECAMATAN BLANG BINTANG)
Penelitian ini mengkaji eksternalitas pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh, dengan menyoroti dampaknya terhadap komunitas lokal dan bisnis. Studi ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif, berfokus pada kecamatan Indrapuri dan Blang Bintang, daerah yang paling terdampak oleh proyek ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya eksternalitas positif dan negatif. Pembangunan jalan tol telah meningkatkan pendapatan para pedagang karena efisiensi transportasi yang lebih baik dan volume kendaraan yang lebih tinggi. Namun, hal ini juga meningkatkan biaya operasional, seperti biaya sewa dan persaingan yang semakin ketat. Bagi masyarakat lokal, jalan tol memfasilitasi mobilitas dan peluang ekonomi, tetapi juga menimbulkan tantangan seperti penggusuran lahan dan kerusakan lingkungan. Studi ini menekankan sifat ganda dari pembangunan infrastruktur, menyeimbangkan manfaat ekonomi dengan perhatian sosial dan lingkungan, serta memberikan rekomendasi untuk pengelolaan jalan tol yang berkelanjutan dan inklusif
Analisis Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Begal Payudara
Begal Payudara merupakan realitas yang terjadi di masyarakat dan masuk dalam Tindak pidana Kekerasan seksual hal inI merugikan korban secara fisik maupun psikis. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Yuridis-normatif berarti meletakkan UU Nomor 12 Tahun 2022 sebagai acuan dalam perlindungan dan perlakuan hukum sesuai sanksi yang diterima pelaku. Beberapa waktu lalu Undang-Undang No 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) Dengan berlakunya Undang-undang ini maka para pelaku dapat dijerat pasal 6 poin a dan b yaitu hukuman 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah)
PENERAPAN SANKSI PIDANA TERHADAP PELAKU PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN OLEH ORANG TERDEKAT (Studi Putusan Nomor 620/Pid.B/2024/PN Tjk)
Tindak pidana kejahatan pencurian oleh orang yang terdekat memiliki permasalahan yang cukup rumit antara pelaku dan korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pelaku sering kali dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tekanan ekonomi atau ketidakstabilan emosional, serta aksesibilitas terhadap barang milik korban. Dampak pencurian tidak hanya dirasakan secara materi, tetapi juga sosial dan psikologis, terutama dengan rusaknya kepercayaan antara pelaku dan korban. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis normatif dengan menganalisis aspek hukum pencurian dengan pemberatan oleh orang terdekat, berdasarkan KUHP dan literatur hukum. Pendekatan ini mengeksplorasi doktrin, yurisprudensi, serta implementasi hukum, guna menilai perlindungan korban serta pencegahan kejahatan serupa di masa depan.Tujuan Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai implikasi sosial dan psikologis tindak pidana pencurian oleh orang terdekat, serta menawarkan rekomendasi bagi para praktisi hukum dan mediator untuk menangani kasus serupa secara efektif
HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN RESILIENSI AKADEMIK SISWA SMPN 02 SILO JEMBER TAHUN AJARAN 2023-2024
Proses pembelajaran ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan fase penting dalam perkembangan akademik siswa. Pada tahap ini, siswa dihadapkan pada berbagai tantangan akademik yang menuntut ketahanan atau resiliensi akademik untuk mampu mengatasi hambatan dan tetap berprestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara self efficacy dengan resiliensi akademik siswa SMPN 02 Silo. Self efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu, sementara resiliensi akademik merujuk pada kemampuan siswa untuk bertahan dan bangkit dari kesulitan-kesulitan akademik. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, jenis penelitian ini adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII yang berjumlah 144 orang. Adapun sampel diambil dengan metode random sampling berdasarkan table krecjie and morgan. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teknik korelasi product moment. Adapun instrumen yang digunakan adalah angket self efficacy dan angket resiliensi akademik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara self efficacy dengan resiliensi akademik siswa. Temuan ini menyatakan bahwa semakin tinggi tingkat self efficacy siswa, maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi akademiknya. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi para pendidik dan konselor dalam upaya untuk terus meningkatkan self efficacy dan resiliensi akademik siswa melalui program-program intervensi yang tepat.