IKADO E-Journal (Institut Informatika Indonesia)
Not a member yet
470 research outputs found
Sort by
Configurable Information System (CiS) Untuk Membantu UMKM Dalam Meningkatkan Fleksibilitas Sistem Penjualan dan Pembelian Dengan Tree-based Feature Model
Configurable Information System (CiS) atau yang sering disebut juga Sistem Informasi Terkonfigurasi adalah suatu sistem yang dapat diatur atau dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan. Dengan menerapkan sistem yang dapat dikonfigurasi maka perubahan kebutuhan organisasi akan dapat terakomodasi. Penelitian ini bertujuan menyediakan CiS yang memiliki fitur-fitur spesifik untuk penjualan pembelian dilengkapi dengan tree-based feature model untuk mengatur batasan sistem dengan tujuan menjaga integritas sistem, sehingga dapat dilakukan pengaturan terhadap fitur-fitur yang wajib ada (mandatory) dan fitur-fitur yang tidak wajib ada atau pilihan (optional), dengan demikian user dapat lebih leluasa mengatur fitur-fitur yang digunakan namun dengan batasan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk membantu organisasi berskala mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berupa toko retail dan grosir dengan menyediakan CiS dengan ruang lingkup penjualan dan pembelian barang. Dengan adanya CiS maka pihak UMKM akan dapat lebih fleksibel dan leluasa mengatur fitur-fitur sesuai kebutuhan organisasi, sehingga kebutuhan organisasi dapat terakomodasi. Selain itu, dengan tree-based feature model maka UMKM dapat lebih mudah memilih dan mengatur fitur yang disediakan. Konfigurasi fitur yang disediakan dalam CiS ini antara lain fitur order penjualan, order pembelian, fitur pembuatan faktur, fitur konversi barang, setting metode pencatatan persediaan, setting diskon, setting bonus, setting PPN, dan setting metode pencatatan HPP. Ujicoba sistem CiS dilakukan dengan tiga metode, yaitu unit testing, integration testing, dan simulasi konfigurasi terhadap empat UMKM yang bergerak di bidang penjualan dan pembelian. Simulasi dilakukan dengan menjalankan skenario proses bisnis terhadap pengelola empat UMKM yang memiliki proses bisnis berbeda. Hasil proses ujicoba menunjukkan bahwa tree-based feature model dalam CiS yang dibuat dapat mengakomodasi kebutuhan proses bisnis yang berbeda dari keempat UMKM dengan beberapa saran pengembangan, dengan tingkat ketepatan fitur antara fitur yang diusulkan dengan fitur riil yang dibutuhkan sebesar 93,33%, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa CiS yang disediakan dapat mengakomodasi beragam kebutuhan proses bisnis dalam UMKM. Dengan adanya CiS maka sistem dapat lebih fleksibel, perubahan sistem juga dapat diatur secara mandiri oleh pengguna, dan juga dapat mengurangi tingkat ketergantungan pada pengembang perangkat lunak
Implementasi VPN Pada VPS Server Menggunakan OpenVPN dan Raspberry Pi
Komunikasi jaringan internet butuh keamanan, kemudahan, dan kecepatan transfer data yang baik. Hal ini harus diperhatikan oleh setiap pengguna dalam melakukan kegiatan di dunia maya atau internet, sehingga kerahasiaan informasi bisa terjaga dengan baik dan kemudahan, kecepatan pertukaran data bisa di implementasikan sehingga dapat menjadi suatu nilai lebih. VPN dapat terjadi antara dua PC atau bisa juga antara dua atau lebih jaringan yang berbeda. VPN dapat dibentuk dengan menggunakan teknologi tunneling dan encryption. Server OpenVPN menghasilkan profil jaringan terenkripsi, kemudian semua pengguna dapat membentuk jaringan VPN dan mereka dapat menggunakan layanan organisasi seolah-olah mereka secara geografis berada di tempat yang sama, konfigurasi ini juga memungkinkan penggunaan layanan atau aplikasi eksternal apa pun tanpa memengaruhi keamanan organisasi, VPN dapat berjalan pada IPv6 dan IPv4, dengan kelebihan yang banyak OpenVPN melintasi NAT (Network Address Translation). Jaringan VPN ini dibuat untuk memudahkan pekerja yang sedang melaksanakan aktivitas WFH (Work From Home) VPN sebuah koneksi virtual yang bersifat private dan tidak semua orang bisa mengaksesnya. Implementasi VPN dapat mempermudah komunikasi data jarak jauh tanpa khawatir ada tabrakan data, karena dengan menggunakan jaringan virtual ini dapat terhubung secara bersamaan. Dengan VPN, pengguna mempunyai keamanan data yang lebih dibandingkan dengan menggunakan jaringan lokal biasa. Ketika pengguna terhubung ke jaringan VPN maka akan mempunyai IP yang berbeda dengan IP Physical dibuktikan dengan tool tracert terlihat IP dan hoop. Raspberry Pi berfungsi untuk membuat sertifikat VPN client, karena fungsi tersebut tidak digabungkan ke dalam VPS Server karena masalah keamanan jaringan
Pembuatan dan Pelatihan Pengelolaan Website SMA Negeri 1 Kota Tambolaka di Sumba Barat Daya
Pemanfaatan teknologi informasi sangat penting bagi sebuah lembaga pendidikan untuk mendukung ketercapaian visi, misi, dan tujuannya. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi adalah adanya website sekolah. Website dapat digunakan untuk memberikan gambaran mengenai profil sekolah dan juga sebagai media penyebaran informasi serta menjadi sarana untuk promosi sekolah yang lebih efektif dengan jangkauan yang lebih luas. SMAN 1 Kota Tambolaka merupakan SMA Negeri yang berlokasi di Kabapaten Sumba Barat Daya, dimana SMA ini belum belum memiliki website sekolah, sehingga penyebaran informasi masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu SMAN 1 Kota Tambolaka memerlukan website sekolah sehingga penyebaran informasi tidak dilakukan secara manual lagi, dan informasi menjadi lebih cepat disebarkan dan bisa diakses secara luas, kapan saja dalam waktu yang berbeda-beda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat website sekolah bagi SMAN 1 Kota Tambolaka dan memberikan pelatihan bagi admin sekolah yang diberikan tanggungjawab untuk mengelola website. Diharapkan dengan adanya website sekolah menjadikan SMAN 1 Kota Tambolaka menjadi salah satu sekolah yang memenuhi standar nasioanal khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi dan memudahkan pihak sekolah dalam menyebarkan informasi serta sebagai media promosi sekolah sehingga sekolah menjadi lebih kenal di masyarakat luas.
 
Pengembangan Sistem Informasi Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Kas Pada PT ABC Menggunakan Metode Scrum
PT ABC adalah salah satu perusahaan bergerak di bidang pengolahan minyak bumi. Perusahaan ini memiliki laporan berupa penerimaan dan pengeluaran arus kas yang harus dipantau setiap minggu. PT ABC membuat laporan total penerimaan dan pengeluaran kas setiap bulan, untuk memantau total penerimaan dan pengeluaran saldo kas. Sementara ini laporan dicatat dengan cara manual menggunakan media kertas, terdapat masalah dalam pencatatan laporan kas ini yaitu saat dilakukan pencatatan perhitungan total saldo penerimaan dan pengeluaran kas memungkinkan terjadinya salah perhitungan dalam menghitung total saldo kas. Hal ini menambah waktu pengerjaan dalam menghitung serta mencatat laporan menggunakan alat bantu tulis seperti pulpen dan kertas yang akan dibutuhkan setiap pembuatan laporan kas. Berdasar pada permasalahan tersebut, peneliti melakukan pengembangan sistem informasi laporan penerimaan dan pengeluaran kas berbasis website. Aplikasi yang dikembangkan dapat membantu mempercepat proses pembuatan, pencatatan, dan pencarian data informasi laporan kas. Metode yang dipakai dalam pengembangan sistem informasi ini adalah Agile Software Development Method berupa Scrum Model yang berisi tahapan sprint planning, daily Scrum, sprint review, dan sprint retrospective. Aplikasi ini dibuat dengan framework Bootstrap sebagai template desainnya serta terdapat 4 sprint dan 24 backlog items dalam pengembangannya. Pengembangan teknologi berupa sistem informasi berbasis website yang telah dibuat peneliti, diharapkan karyawan PT ABC dapat meningkatkan efisiensi waktu dalam pengerjaan tugas
YOLOv4 dan Mask R-CNN Untuk Deteksi Kerusakan Pada Karung Komoditi
Industri pertanian memiliki berbagai cara dalam memproses produk mulai dari proses bertani hingga ke pemasaran produk. Salah satu proses yang terlibat di dalamnya adalah penyimpanan produk yang belum dipasarkan melalui beberapa media, contohnya karung untuk menyimpan komoditi. Karung memiliki ketahanan tertentu namun juga dapat memiliki kerusakan, baik ketika digunakan secara berlebihan ataupun ketika berada dalam kondisi penyimpanan secara bertumpuk. Guna membantu mengobservasi keadaan karung komoditi pada suatu penyimpanan, penelitian ini menggagas konsep program deteksi objek berupa karung dan lubang kerusakan yang ada pada suatu frame gambar. Penelitian ini mengusung dua metode sebagai perbandingan berupa You Only Look Once (YOLO) versi 4 dan Mask R-CNN. YOLOv4 merupakan metode deteksi objek yang menekankan konsep one-stage object detection dengan keunggulan pada waktu pemrosesan dan akurasi yang dihasilkan. Keluaran YOLOv4 berupa bounding box yang teridentifikasi pada objek. Mask R-CNN menggunakan konsep two-stage object detection dimana selain identifikasi objek dengan menghasilkan bounding box, terdapat masking terhadap objek yang merepresentasikan segmentasi terhadap objek yang dideteksi. Dataset yang digunakan merupakan hasil akuisisi kamera dengan jumlah yang disamakan pada masing-masing algoritma senilai 700 data training, 100 data validasi. Kelas objek yang dideteksi pada penelitian ini yaitu karung dan lubang pada karung. Pengujian terhadap kedua algoritma tersebut dilakukan terhadap sejumlah 20 data uji dengan perbandingan terhadap kalkulasi secara manual oleh mata manusia. Hasilnya didapatkan bahwa model dari YOLOv4 dapat memberikan performa lebih baik dengan akurasi 96,8%, sedangkan model Mask R-CNN mengalami kinerja yang kurang dapat diandalkan dengan akurasi 65,78% pada data uji yang sam
Pemanfaatan Teknologi Informasi Digital Sebagai Media Optimasi Marketing UMKM Paring Spirulina
UMKM merupakan sektor usaha yang telah terbukti dalam beberapa tahun krisis, sektor usaha ini telah mampu menggerakkan perekonomian Indonesia untuk tetap bertahan. Namun, UMKM memiliki kelemahan, antara lain kurangnya pendanaan, kurangnya keahlian organisasi, dan kontrol administrasi yang ketat. UMKM memiliki sisi positif yaitu memiliki fleksibilitas yang baik untuk berkembang, yang dapat menjadi peluang. Paring Spirulina merupakan salah satu UMKM di Sleman, D.I. Yogyakarta yang bergerak di bidang budidaya spirulina, pengolahan, dan pemasaran spirulina dalam berbagai macam produk. Paring spirulina telah memenuhi beberapa standar produksi dan memiliki sertifikasi produk. Edukasi tentang produk dan pemasaran merupakan bagian penting dari jaringan bisnis ini. Hingga tahun 2020, Paring Spirulina masih melakukan edukasi dan pemasaran secara konvensional. Jaringan pemasaran konvensional ini menjadi peluang bagi akademisi untuk berkontribusi dalam menghadapi kebutuhan masyarakat. Pemilik bisnis memperkirakan penggunaan teknologi dapat membantu pemilik bisnis mencapai target pemasaran produk dan edukasi yang lebih luas, bahkan menyentuh pasar global. Teknologi informasi berupa situs web menjadi salah satu jawaban atas pengabdian tersebut. Dengan kemampuan teknologi informasi ini diharapkan dapat menjadi cara yang efektif untuk memperluas pasar Paring Spirulina. Telah dilakukan pengembangan website dan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk pengembangan pemasaran dan edukasi produk
Perancangan Buku Ilustrasi Sebagai Media Pengenalan Buah Tropis Indonesia Untuk Usia 6-12 Tahun
Buah tropis merupakan buah yang tumbuh di iklim tropis atau di daerah khatulistiwa. Indonesia memiliki ragam jenis buah tropis yang lezat dan bermanfaat, namun sebagian besar buah tersebut diekspor ke luar negeri. Hanya sebagian kecil orang yang mengenal dan mengonsumsi buah tropis termasuk anak-anak dalam usia pertumbuhannya, bahkan anak-anak lebih suka mengkonsumsi jajanan yang dijual di sekolah. Pentingnya edukasi tentang pengenalan buah-buahan khususnya buah tropis dan manfaatnya sangat diperlukan bagi pemenuhan gizi dan pertumbuhan anak. Perancangan ini menggunakan Metode penelitian kualitatif (wawancara) dengan dokter umum dan dokter ahli gizi, serta beberapa sumber lain seperti buku, jurnal dan internet. Metode perancangan yang digunakan terdiri dari empat tahapan, yaitu tahap preproduction planning, tahap perancangan konsep, tahap production, tahap final. Pada media utama memiliki dua seri buku ilustrasi yang berjudul “Mengenal Buah Tropis dan Manfaatnya”, seri pertama membahas buah tropis yang mudah ditemui dan seri kedua membahas buah tropis yang jarang ditemui, dengan masing-masing 20 jenis buah, serta pembuatan media pendukung untuk menunjang media utama. perancangan ini bertujuan agar anak dapat mengenal buah tropis di Indonesia dan sebagai media pembelajaran yang atraktif bagi anak usia 6-12 tahun, diharapkan dapat menarik perhatian pembaca dan pembaca dapat memahami buah tropis yang ada di Indonesia
Penggunaan Metode K-Means dan K-Means++ Sebagai Clustering Data Covid-19 di Pulau Jawa
Virus Corona (Covid-19) merupakan penyakit menular yang dapat ditularkan antara hewan dan manusia. Pada akhir Desember 2019, virus itu teridentifikasi di Provinsi Wuhan, Cina. Saat ini, seluruh dunia sedang berjuang, mencegah, dan akhirnya menaklukkan penyebaran virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk mengklaster data penyebaran Covid-19 di setiap kabupaten di Pulau Jawa sehingga menghasilkan klaster zona yang harus dilaksanakan PPKM berdasarkan kasus positif, vaksin dosis pertama, dan dosis kedua. vaksin. Metode K-Means digunakan dengan cara menentukan jumlah cluster (K), mengatur pusat cluster secara arbitrer, mengelompokkan data ke dalam cluster dengan jarak terpendek, menghitung pusat cluster, dan mengulangi langkah 2-4 sampai tidak ada data yang berpindah ke lokasi yang berbeda. gugus. K-Means++ digunakan dengan cara memilih secara acak nilai k pertama dari pusat cluster pertama titik data, mengelompokkan data berdasarkan jarak minimum ke centroid, memperbarui nilai titik centroid dengan menentukan rata-rata setiap cluster, dan ulangi langkah 2 dan 3 sampai tidak ada yang bergerak. Berdasarkan jumlah kasus positif, sembuh, dan meninggal, kasus tersebut dikategorikan. Setelah dilakukan pengelompokan dan mendapatkan klaster pada masing-masing kelompok, setiap klaster akan dievaluasi kualitasnya menggunakan koefisien siluet untuk memilih yang terbaik. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat mengungkap sejauh mana penyebaran virus Covid-19 di setiap kabupaten/kota di Pulau Jawa, serta cluster dengan skor Silhouette Coefficient tertinggi. Untuk hasil pengujian menggunakan Silhouette Coefficient, metode K-Means K=3 menghasilkan 0,825, K=4 menghasilkan 0,873, dan K=5 menghasilkan 0,862; untuk metode K-Means++, k=3 menghasilkan 0,822, K=4 menghasilkan 0,865, dan K = 5 menghasilkan 0,882. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means++ lebih unggul dalam memberikan informasi sejauh mana penyebaran virus Covid-19, dan uji Silhouette Coefficient digunakan untuk menentukan kualitas cluster yang optimal
Pengaruh Motivasi Dalam Bekerja dan Technology Acceptance Model Sebagai Mediasi Terhadap Kepuasan Kerja (Studi Komparasi Pada Mitra Go-Jek dan Grab di Surabaya)
Pada era digital saat ini masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran transportasi online berbasis aplikasi. Pemanfaatan aplikasi transportasi online membuat masyarakat dapat mengakses kemudahan dalam kegiatan sehari-hari dengan lebih praktis dan murah. Namun kita harus menyadari bahwa pemenuhan kebutuhan itu tidak akan terlaksana dengan baik tanpa adanya peran dari para mitra dalam hal ini adalah driver transportasi online. Menyadari pentingnya peran para mitra maka pada penelitian ini mengambil topik penelitian untuk mengukur motivasi dan kepuasan kerja dengan dimediasi oleh model penerimaan teknologi (TAM) yang dalam hal ini adalah aplikasi manajemen mitra yang mereka gunakan sehari-hari. Metode pengolahan data menggunakan analisis Structural Equation Modelling, dengan data primer yang didapatkan melalui pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling terhadap 115 responden merupakan mitra Gojek dan 115 responden mitra Grab dengan cronbach alpha 95%, pengambilan sampel penelitian ini dilakukan khusus bagi mitra Gojek dan Grab yang berdomisili di Surabaya. Hasil yang diperoleh adalah variabel motivasi tidak berpengaruh terhadap variabel kepuasan kerja pada mitra Gojek namun berpengaruh pada mitra Grab dan model penerimaan teknologi berperan sebagai mediasi dalam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap mitra Gojek dan mitra Grab dalam membentuk hubungan antara motivasi dan kepuasan kerja mereka
Aplikasi Klasifikasi SMS Berbasis Web Menggunakan Algoritma Logistic Regression
Jenis SMS spam adalah jenis pesan teks yang tidak diinginkan atau tidak diminta yang dikirim ke ponsel pengguna, seringkali untuk tujuan komersial. Untuk mengatasi masalah spam, diperlukan teknik untuk memilah kata atau kalimat termasuk spam atau bukan spam. Pada penelitian ini diusulkan menggunakan machine learning untuk mengklasifikasikan pesan mana yang spam dan mana yang tidak spam. Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari 1140 pesan, dimana sudah diberi label 0 untuk pesan yang tidak spam dan 1 untuk pesan yang spam. Algoritma yang digunakan untuk kasus ini adalah Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan model memiliki tingkat akurasi untuk mengklasifikasi pesan, sebesar 97%. Aplikasi yang dikembangkan untuk menerapkan hasil pemodelan machine learning menggunakan bentuk sebuah website sederhana dengan bantuan Flask framework dari Python. Hasil akhir dari aplikasi ini adalah model machine learning yang dapat dibuka melalui website