e-Journal UIR (Journal Universitas Islam Riau)
e-Journal UIR (Journal Universitas Islam Riau)Not a member yet
4588 research outputs found
Sort by
Inovasi Pembelajaran Penulisan Naskah Drama Anak dengan Menggunakan Strategi IDCD dan Implementasinya dalam Merdeka Belajar
Writing is one of the four aspects of language skills. Writing is a form of indirect communication that expresses the author's intentions. In writing a drama script, there are 3 essential things that must be mastered. The advantages of writing scripts for children are not as real as the real conditions in the field. At least students write children's scripts, and it's not because they don't like children's scripts. But because they do not understand who the child is and how. To overcome this, the authors apply the IDCD strategy (Identification, Design, Change, and Development) and its implementation in Merdeka Learning. The method used is a qualitative descriptive method, based on a literature review. The results achieved by using this IDCD strategy are. This strategy has four main stages: defining, designing, modifying, and developing. This strategy creates a good storyline and is in accordance with the developmental level of the child, but for good results the time needed is relatively long term
Principles of Language Politeness in Najwa's Eyes in Trans 7
This research is motivated by a violation of the principle of politeness in language, because the event is more dominant with questions. The problem studied in this study is how are the maxims of wisdom, generosity, appreciation, simplicity, consensus and sympathy in the principles of language politeness in the speech of the presenters and guest stars in the Mata Najwa program on Trans 7? This study aims to describe, analyze, and interpret "Principles of Language Politeness in Mata Najwa in Trans 7". The theory used in this study is the theory of Chaer (2010) and Leech (1993). The method used in this research is descriptive method. The research approach that the author uses is qualitative research. Data collection techniques used in this study are observation, documentation, listening and note-taking techniques. The results of the author's research can be concluded that the principle of politeness in the eyes of Najwa in Trans7 uses a lot of polite language such as 1) the maxim of wisdom in the Mata Najwa event on Trans 7 shows the existence of speech that maximizes the benefits of others, 2) the maxim of generosity in the Mata Najwa event in Trans 7 shows an utterance that minimizes self-benefit, 3) The maxim of appreciation in the Mata Najwa event in Trans 7 shows an utterance that maximizes praise to others. 4) the maxim of simplicity in the Mata Najwa program on Trans 7 shows that there is an utterance that minimizes self-praise. 5) the maxim of consensus in the Mata Najwa event on Trans 7 shows the existence of speech that maximizes agreement with others., 6) the maxim of sympathy in the Mata Najwa event on Trans 7 shows the existence of speech that maximizes sympathy for others.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pelanggaran tentang prinsip kesantunan berbahasa, karena dalam acara tersebut lebih dominan dengan pertanyaan-pertanyaan. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, kemufakatan dan kesimpatisan dalam prinsip kesantunan berbahasa pada tuturan pembawa acara dan bintang tamu dalam acara Mata Najwa di Trans 7? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan “Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Mata Najwa di Trans 7”. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Chaer (2010) dan Leech (1993). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, dokumentasi, simak dan catat. Hasil penelitian penulis lakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa prinsip kesantunan berbahasa dalam mata Najwa di Trans7 banyak menggunakan berbahasa yang santun seperti 1) maksim kebijaksanaan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan keuntungan orang lain, 2) maksim kedermawanan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang meminimalkan keuntungan diri sendiri, 3) Maksim penghargaan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan pujian kepada orang lain. 4) maksim kesederhanaan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang dengan meminimalkan pujian untuk diri sendiri. 5) maksim permufakatan dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan sepakat dengan orang lain., 6) maksim kesimpatian dalam acara Mata Najwa di Trans 7 memperlihatkan adanya tuturan yang memaksimalkan rasa simpati terhadap orang lain
Analysis of Language Errors at the Semantic Level in Political News in the Pekanbaru Tribun Newspaper
Political news is an event concerning constitutional issues and is related to government. Political news covers the life of the bang and the country which has an impact on the lives of the people. In the political news of Tribun Pekanbaru, there is a language error semantic level. The problem in this research is how wrong it is language at the semantic level in the political news of the Pekanbaru Tribun newspaper ? The purpose of this research is to describe, analyze, interpret, and summarizes the language errors at the semantic level in political news Tribun Pekanbaru newspaper. The method in this research is the Content method Analysis (Content Analysis). Sources of data in this study are newspapers Tribun Pekanbaru edition 1 s.d. 30 September 2020. The approach used in this research is a qualitative approach. This type of research is library (library research). The results of data management were found In this study, namely: (1) Errors due to the c0-parents Tribun Pekanbaru found 3 data, (2) Errors due to the confounding partner contained in the news Political newspaper Tribun Pekanbaru found 5 data, (3) errors because of the wrong choice of words found in newspaper political news The Pekanbaru Tribune found 24 data. From the above explanation, it is an error because the choice of words that are not correct is found more than mistake because the couple was confusedBerita politik merupakan peristiwa yang menyangkut tentang masalah ketatanegaraan dan berhubungan dengan pemerintahan. Berita politik mencangkup kehidupan bangsa dan negara yang berpengaruh dengan kehidupan rakyat. Di dalam berita politik Tribun Pekanbaru terdapat kesalahan berbahasa tataran semantik. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kesalahan berbahasa tataran semantik dalam berita politik surat kabar Tribun Pekanbaru?. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan, manganalisis, menginterpretasikan, dan menyimpulkan kesalahan berbahasa tataran semantik dalam berita politik surat kabar Tribun Pekanbaru. Metode dalam penelitian adalah metode Content Analysis (Analisis Isi). Sumber data dalam penelitian ini adalah surat kabar Tribun Pekanbaru edisi 1 s.d. 30 September 2020. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah kepustakaan (library research). Hasil dari pengelolaan data yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: (1) kesalahan karena pasangan seasal yang terdapat dalam berita politik surat kabar Tribun Pekanbaru sebanyak 3 data, (2) Kesalahan karena pasanganyang terancukan yang terdapat dalam berita politik surat kabar Tribun Pekanbaru sebanyak 5 data, (3) kesalahan pilihan kata yang tidak tepat yang terdapat dalam berita politik surat kabar Tribun Pekanbaru sebanyak 24 data. Dari penjelasan di atas,maka kesalahan karena pilihan kata yang tidak tepat lebih banyak ditemukan daripada kesalahan karena pasangan yang terancukan. 
Pelatihan Penilaian Pembelajaran Sastra untuk Tim MGMP Bahasa Indonesia Tingkat SMA Kota Pekanbaru
Guru yang kerap memberikan penilaian tanpa rubrik penilaian yang jelas perlu diberikan pelatihan. Maka dari itu, pelatihan ini dikhususkan untuk melatih guru-guru MGMP Bahasa Indonesia se-Kota Pekanbaru dalam membuat rubrik penilaian berdasarkan KD yang ada. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah, tutorial, dan praktik. Dapat dilihat dalam pelatihan ini bahwa guru memiliki beberapa kendala terkait penilaian yang banyak, format yang begitu rumit, dan ditambah lagi waktu yang terbatas untuk penyusunan serta pelaksanaan penilaian berbasis kompetensi yang menyebabkan guru kewalahan ketika memberikan penilaian kepada peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, sangatlah penting untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan terkait proses asesmen secara umum dan pembuatan rubrik penilaian materi sastra secara khusus untuk guru-guru SMA. Manfaat pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu guru-guru SMA MGMP Bahasa Indonesia se-Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kemampuan penilaian pembelajaran sastra
Workshop Pengembangan Soal AKM Literasi Membaca pada MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Kampar
The implementation of this service was motivated by the many complaints from Indonesian language teachers who were collected in the MGMP SMA Kampar Regency who had difficulty in making the Minimum Competency Assessment (AKM) reading literacy questions. The strategy used in this PKM is to conduct workshops. The first step is that participants are given an understanding of concepts in developing AKM questions. Next, participants were asked to make AKM questions which were then discussed. The results of this service are expected that participants can understand and develop the AKM Reading Literacy questions. Based on the implementation of the workshop on the Development of AKM Reading Literacy Questions at the Indonesian Language MGMP at SMA Kampar Regency, it can be concluded that the activity went smoothly and successfully. Participants have been able to make AKM reading literacy questions based on predetermined provisions. Based on the assignments given to the MGMP teachers, information was obtained that participants had been able to develop reading literacy questions. Furthermore, from filling out the partner satisfaction questionnaire, it can be concluded that the average participant is satisfied with the activities carried out.Pelaksanaan pengabdian ini dilaterbelakangi banyaknya keluhan guru-guru bahasa Indonesia yang terhimpun dalam MGMP SMA Kabupaten Kampar yang kesulitan dalam membuat soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi membaca. Strategi yang digunakan dalam PKM ini ialah dengan melakukan workshop. Langkah awal peserta diberi pemahaman konsep dalam mengembangkan soal AKM. Selanjutnya, peserta diminta untuk membuat soal AKM yang kemudian didiskusikan. Hasil pengabdian ini diharapkan peserta dapat memahami dan mengembangkan soal AKM Literasi membaca. Berdasarkan pelaksanaan workshop tentang Pengembangan Soal AKM Literasi Membaca pada MGMP Bahasa Indonesia SMA Kabupaten Kampar dapat disimpulkan bahwa kegiatan berjalan lancar dan sukses. Peserta telah dapat membuat soal AKM literasi membaca berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan tugas yang diberikan kepada guru-guru MGMP diperoleh informasi bahwa peserta telah bisa mengembangkan soal-soal literasi membaca. Selanjutnya, dari pengisian angket kepuasan mitra dapat disimpulkan bahwa rata-rata peserta puas terhadap kegiatan yang dilaksanakan
Pola Komunikasi Kelompok Remaja Masjid
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan Pelatihan Kualitas Komunikasi dengan Menggunakan Pola Komunikasi Kelompok Remaja Masjid Almu’awwanah. Materi yang diberikan berupa Pelatihan Pola komunikasi kelompok remaja masjid Al-Mu’awwanah, dengan jumlah peserta sebanyak 40 Orang Remaja dan perwakilan pengurus remaja Masjid Di kelurahan Bambu Kuning Kota Pekanbau. Dan dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan ini menghasilkan: 1) Mampu memperbaiki kualitas komunikasi, 2) Menambah pengalaman dalam pola komunikasi kelompok, sehingga mampu mempererat hubungan komunikasi kelompok bagi Pemuda/I dan Remaja Masjid Al-Mu’awwanah, 3) Memiliki kualitas komunikasi dalam diri dan sesame anggota kelompok, 4) Akan tercipta hubungan pertemanan yang erat dalam kelompok, 5) Mampu menjalankan program Remaja dengan baik sesuai tujuan, 6) Mampu mewujudkan program pengurus masji
Penanaman Karakter Islami Anak Usia Dini dalam Pendidikan Keluarga: Konstruksi Pemikiran Harry Santosa dan Irwan Prayitno
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pendidikan karakter islami anak usia dini dalam keluarga dari pemikiran Harry Santosa dan Irwan Prayitno. Metode penelitian kualitatif berupa kajian pustaka dengan pendekatan concept analysis. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, dalam menanamkan karakter islami sejak anak usia dini Harry Santosa memiliki konsep “mission of life” yang harus dimiliki orangtua dengan dasar keimanan dan Islamic Worldview, sehingga terbangun peradaban keluarga sesuai fitrah sebagai ayah dan ibu, juga harus memiliki visi pendidikan dengan menjadikan generasi Abdullah dan khalifatullah sesuai bakat dari bidang yang diminati anak. Kemudian Irwan Prayitno melengkapi dengan sebuah konsep “pengawasan dan komunikasi” yang harus dilakukan selama 24 jam dengan menjalin komunikasi yang baik kepada para pengasuh dan bergaul bersama anak sesuai potensi dasar perkembangan usia dini. Dengan demikian mendidik anak akan menjadi mudah melalui kesadaran dan kesucian jiwa. Diperlukan penelitian selanjutnya untuk membuat modul pendidikan karakter islami bergaul bersama anak berdasarkan misi hidu
Analisis Implikatur Percakapan Dalam Novel Si Anak Spesial Karya Tere Liye dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar di Sekolah Menengah Atas
This study analyzes conversational implicatures in Tere Liye's The Special Child novel and its use as teaching material in high school. This study aims to describe common conversational implicatures and their use as teaching materials in high school. The author's reason for conducting this research is to understand the novel not only by reading it as a whole but also to interpret the implicit messages contained in the novel by understanding the conversational implicature, the context of the conversation, and the form of the conversation. This study uses a qualitative descriptive research method. The techniques used in data collection are reading strategies and note-taking techniques. The data source of this research is the data source obtained only based on the novel The Special Child by Tere Liye, which is analyzed using Nadar's theory. Data analysis uses three stages: data reduction, presentation, and conclusion. The study indicates that conversational implicatures in the novel Si Anak Special by Tere Liye found as many as 25 general conversations. 3.9 about analyzing the content and language of the novel. With the learning objectives, students can analyze the content and language of Tere Liye's The Special Child novel, which contains conversational implicature
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERKEBUNAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ukuran perusahaan, debt default, kondisi keuangan, pertumbuhan perusahaan, dan Leverage (DAR) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di BEI. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 14 perusahaan dengan periode penelitian 2016-2020. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan Eviews 12. Hasil penelitian secara simultan diperoleh bahwa ukuran perusahaan, debt default dan Leverage (DAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern sedangkan pertumbuhan perusahaan dan kondisi keuangan (ROA) berpegnaruh terhadap penerimaan opini Audit Going Concern
The Impact of Social Media on Fear of Missing Out Among Z Generation: A Systematic Literature Review
Generation z is also known as the gadget generation. This generation lives side by side with the development of gadgets and social media. In this digital age, the use of social media is a way of life. Social media is unavoidable and is expected to have an effect on its users, the general picture of the current literature is missing. Therefore, the aim of this systematic is to summarize research on the impact of social media on fear of being out of date among Generation Z. Our systematic search on the Science and Scopus webs yielded 30 eligible articles. Gen z or generation z born between 1997 and 2003 (what), indicates that they will be between 18 and 24 in 2021. The use of social media and FOMO by generation z can be a negative and positive influence depending on their position and capacity. A negative example is that generation z is always desirable. They are shown that Generation Z is a tech-savvy generation. Based on these systematic results, it shows that the habit of using one of the social media has an impact on the fear of being left behind in generation z. The use of social media cannot be separated from the life of Generation Z. So FOMO is one of the characteristics of generation z that distinguishes it from other generations. Fomo is commonly used in marketing, industry, and lifestyle, where generation z is the main subject