EJurnal STAI Hasan Jufri Bawean
Not a member yet
221 research outputs found
Sort by
Knowledge Sharing Dalam Komunitas Praktik Berbasis E-Library Studi kasus: Sekolah Taruna Bakti Kota Bandung
Pentingnya komunitas praktik berbasis e-library dalam era digital untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang pendidikan. Fokus penelitian ini adalah pada Sekolah Taruna Bakti di Kota Bandung yang menggunakan e-library sebagai platform untuk siswa dan staf sekolah berinteraksi, berbagi, dan mengakses pengetahuan terkait dengan bidang studi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana e-library memfasilitasi proses berbagi pengetahuan, meningkatkan kolaborasi, dan meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah tersebut. Selain itu, studi ini juga mencoba mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam mengembangkan dan mempertahankan komunitas praktik berbasis e-library di lingkungan pendidikan. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengamatan melalui website e-library Sekolah Taruna Bakti Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan komunitas praktik dapat memberikan inovasi pada pelayanan e-library disekolah dan memberikan wawasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengelola e-library, staf sekolah, dan pengambil kebijakan pendidikan dalam memperkuat komunitas praktik dan meningkatkan pengelolaan e-library.Pentingnya komunitas praktik berbasis e-library dalam era digital untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang pendidikan. Fokus penelitian ini adalah pada Sekolah Taruna Bakti di Kota Bandung yang menggunakan e-library sebagai platform untuk siswa dan staf sekolah berinteraksi, berbagi, dan mengakses pengetahuan terkait dengan bidang studi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana e-library memfasilitasi proses berbagi pengetahuan, meningkatkan kolaborasi, dan meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah tersebut. Selain itu, studi ini juga mencoba mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam mengembangkan dan mempertahankan komunitas praktik berbasis e-library di lingkungan pendidikan. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengamatan melalui website e-library Sekolah Taruna Bakti Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukan komunitas praktik dapat memberikan inovasi pada pelayanan e-library disekolah dan memberikan wawasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengelola e-library, staf sekolah, dan pengambil kebijakan pendidikan dalam memperkuat komunitas praktik dan meningkatkan pengelolaan e-library
Pendekatan Maqasid Al-Syariah Dalam Studi Hukum Islam
Abstract : Recently studies islamic low had been discussing and getting attantion from practical low, with the result that it appeared several methodes for study in depth such as social approach, low itself , history, language, psychology and other. Such other desipline knowledge, approach of studies islamic low was needed to make more comprehend. One of ulama consideration about approach which related to studies islamis low is the birth of maqasid al-syariah. It was appreared because of mufti’s consideration as respons for developing and relevant to studies islamic low. So, in this research would confront maqasid al-syari’ah concept as an approach to studies islamic low. This research using qualitative method from library research and the resources are from book, journal, and article which are related in maqasid al-syariah research. This research is descriptive which is from accommodating data to analysis then conclude it. The data in this research is maqasid al-syari’ah. the goal of this study maqasid al syari’ah capable to give constribution as approach method in studies islamic low; assist to understanding in main purposes at studies islamic low and how to administer i
Kafa’ah Vis A Vis Amalgamasi dalam Perkawinan
Allah menciptakan sesuatu selalu berpasang-pasangan, ada laki-laki- perempuan, kana-kiri, atas-bawah, depan-belakang, baik-buruk, bagus-jelek, selain itu, Allah juga menciptakan manusia berbangsa dan bersuku yang berbeda, tujuannya adalah untuk saling mengenal. Pengejawantahan dari ayat di atas, adalah hubungan yang bersifat public seperti diplomasi antar Negara, ada yang bersifat privat baik antara kelompok maupun secara pribadi, hubungan pribadi ini, biasanya terejawantahkan dalam bentuk perkawinan. Dalam memilih jodoh di sini Islam memberikan kreteria berupa kafaah. Karena dalil yang mengatur tentang kafaah baik al-Qur’an maupun Hadits tidak jelas dan spesifik, menimbulkan perbedaan pendapat baik mengenai kedudukannya dalam perkawinan, maupun kreteria yang digunakan dalam penentuan kafaah. Oleh karena itu, ketika terjadi perkawinan campur antar suku, ras, status social, profesi, dan kebangsawanan terjadi perbedaan pendapat di antara ulama’, Namun demikian, kafaah dalam agama, mayoritas ulama’sepakat, ini juga sesuai dengan UU Perkawinan No. 1 tahun 1974, pasal 2 (1) menyebutkan:“Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hokum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu”. KHI pasal 44, “ Seorang perempuan Islam dilarang melangsungkan perkawinan dengan seorang laki-laki yang tidak beragama Islam” dan fatwa MUI
Manajemen Mutu Organisasi Siswa Intra Sekolah Dalam Meningkatkan Jiwa Kepemimpinan Siswa
Tulisan ini merupakan hasil kajian lapangan yang dilakukan pada salah satu lembaga pendidikan di Ponorogo yaitu SMP Negeri 5 Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen mutu OSIS melalui penerapan siklus PPEPP untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan siswa sebagai bekal persaingan global yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu OSIS dalam meningkatkan jiwa kepemimpinan siswa dilakukan melalui beberapa proses yaitu: 1) proses penetapan dengan melalui dasar hukum, tujuan yang jelas serta perencanaan kegiatan yang sistematis, 2) proses pelaksanaan, dengan melaksanakan kegiatan harian, mingguan serta tahunan 3) proses evaluasi, dilakukan melalui pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah, waka kesiswaan dan pembina, 4) pengendalian dilakukan melalui rapat serta tata tertib, dan 5) proses peningkatan, melalui tindak lanjut berupa perbaikan kendala dan pemberian reward kepada siswa berprestasi.Tulisan ini merupakan hasil kajian lapangan yang dilakukan pada salah satu lembaga pendidikan di Ponorogo yaitu SMP Negeri 5 Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen mutu OSIS melalui penerapan siklus PPEPP untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan siswa sebagai bekal persaingan global yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan ialah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu OSIS dalam meningkatkan jiwa kepemimpinan siswa dilakukan melalui beberapa proses yaitu: 1) proses penetapan dengan melalui dasar hukum, tujuan yang jelas serta perencanaan kegiatan yang sistematis, 2) proses pelaksanaan, dengan melaksanakan kegiatan harian, mingguan serta tahunan 3) proses evaluasi, dilakukan melalui pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah, waka kesiswaan dan pembina, 4) pengendalian dilakukan melalui rapat serta tata tertib, dan 5) proses peningkatan, melalui tindak lanjut berupa perbaikan kendala dan pemberian reward kepada siswa berprestasi
Penggunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Meningkatkan Literasi Digital Pada Lembaga Pendidikan Islam
Literasi digital telah menjadi keterampilan penting dalam era digital saat ini. Di lembaga pendidikan Islam, peningkatan literasi digital menjadi suatu kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan teknologi. Kecerdasan buatan (AI) telah mendapat perhatian luas dalam konteks pendidikan, dan penggunaannya dalam meningkatkan literasi digital semakin menonjol. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan literasi digital di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan studi literatur yang melibatkan analisis dan sintesis berbagai sumber literatur terkait penggunaan AI dalam meningkatkan literasi digital. Penelitian dilakukan dengan mengeksplorasi berbagai artikel, buku, dan laporan terkait yang mencakup praktik terbaik, aplikasi, dan dampak penggunaan AI dalam konteks literasi digital di lembaga pendidikan Islam. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam lembaga pendidikan Islam dapat mencakup pembelajaran adaptif, pengenalan bahasa alami, analisis data siswa, dan pembimbingan personal. AI mampu memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dan meningkatkan pemahaman siswa tentang literasi digital. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat membantu mengatasi tantangan literasi digital di lembaga pendidikan Islam.Literasi digital telah menjadi keterampilan penting dalam era digital saat ini. Di lembaga pendidikan Islam, peningkatan literasi digital menjadi suatu kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan teknologi. Kecerdasan buatan (AI) telah mendapat perhatian luas dalam konteks pendidikan, dan penggunaannya dalam meningkatkan literasi digital semakin menonjol. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana AI dapat digunakan untuk meningkatkan literasi digital di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan studi literatur yang melibatkan analisis dan sintesis berbagai sumber literatur terkait penggunaan AI dalam meningkatkan literasi digital. Penelitian dilakukan dengan mengeksplorasi berbagai artikel, buku, dan laporan terkait yang mencakup praktik terbaik, aplikasi, dan dampak penggunaan AI dalam konteks literasi digital di lembaga pendidikan Islam. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam lembaga pendidikan Islam dapat mencakup pembelajaran adaptif, pengenalan bahasa alami, analisis data siswa, dan pembimbingan personal. AI mampu memberikan pengalaman belajar yang disesuaikan dan meningkatkan pemahaman siswa tentang literasi digital. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat membantu mengatasi tantangan literasi digital di lembaga pendidikan Islam
Pranata Pakaian Dalam Islam dan Penggunaan Cadar Bagi Wanita Muslimah
This article is entitled Clothing Rules in Islam and the Use of the Veil for Muslim Women. The aim of this research is to find out the etiquette of clothing in Islam and the laws regarding the use of the veil for Muslim women. The type of research that the author uses is library research. The author uses a type of library research, namely by collecting information and data originating from previous journals and books related to the discussion of this research. The results of the findings are that the term clothing in the Koran is mentioned in various expressions. Among them are libas, tsiyab, sarabil, hijab, and zina. The function and purpose of clothing in Islam is to cover the private parts, adornment, protection and as an indication of identity. The criteria and etiquette for dressing for a Muslim woman are not sparse and strict, not like men, not like non-Muslims, appropriate and simple, not arrogant clothing. The command to wear the veil for Muslim women is not explained explicitly either in the Koran or in the hadith of the Prophet. What Islamic law commands for women is to wear the hijab. The law on wearing the veil for Muslim women is permissible, not obligatory and not mustahab, and it is the right of Muslim women to get used to it, and it is impossible for anyone to prohibit it, because that is only exercising their personal rights
Inovasi pembelajaran pendidikan islam (stadi kasus di smk mambaul ulum bondowoso)
This research aims to describe the PAI learning model in improving the quality of student learning outcomes through a learning innovation approach applied by PAI teachers at Mambaul Ulum Vocational School Wonosari Bondowoso. The research approach used is phenomenology with a qualitative research type. The results of data analysis found that the implementation of learning implemented by class Meanwhile, the innovation provides additional points for students who are active in understanding the lesson material. The learning methods applied are lecture and discussion methods. Meanwhile, the innovation implemented by class XII PAI teachers is Game Based Learning (GBL) and uses lecture and discussion methods. The supporting factor that influences learning innovation by class XI PAI teachers is providing advice to students. Meanwhile, the problem is that most students don't pay attention when the teacher explains the material. Supporting factors that influence learning innovation in class XII are teacher discipline, not being long-winded in explaining the material, and safe and peaceful class conditions. The problem is that there are similarities with other classes, namely students do not pay attention when the teacher explains the materia
Pergeseran Makna “اسْتَطَاعَ” Sebagai Prasyarat Menikah Bagi Calon Mempelai Laki-Laki Dalam Shahih Bukhari No 1905
Abstrak: Secara tegas Islam membatasi hubungan lawan jenis kecuali setelah terjadinya pernikahan yang disahkan melalui akad nikah. Dalam hadisnya, Nabi Muhammad saw menganjurkan kepada para pemuda untuk menyegerakan pernikahan ketika “mampu” untuk menjalankannya. Ada indikasi kemudahan yang ditawarkan oleh Nabi Muhammad bagi umatnya, sebab menurut ulama’ salaf, indikator mampu dengan shighat istatho’a dalam hadis mengerucut kepada istatho’a al jasmaniyah. Namun seiring dengan berjalannya waktu, semakin ke sini interpretasi istatho’a mengalami pergeseran makna. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pergeseran interpretasi istatho’a semenjak ulama’ salaf, ulama’ khalaf serta realita yang terjadi di masyarakat modern sekarang ini. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan library research (kajian pustaka) dengan teknik kajian matan pada hadis Nabi Muhammad tentang anjuran menikah bagi para pemuda. Peneliti melakukan kajian mendalam dengan merujuk kepada pendapat para ulama’ salaf maupun khalaf yang secara intens membahas maksud dari hadis tersebut serta mengkorelasikannya dengan fenomena yang terjadi saat ini. Hasilnya menunjukkan bahwa pada masa ulama’ salaf, pemaknaan lafal istatho’a mengerucut kepada pemaknaan istatho’a al jasmaniyah, yaitu pubertas dan kemampuan untuk melakukan jima’; pada masa ulama’ khalaf pemaknaan lafal istatho’a selain bermakna istatho’a al jasmaniyah juga bermakna istatho’a al ruhaniyah yaitu kedewasaan, kestabilan mental dan kemampuan dalam mengelola harta; dan praktek yang terjadi di masyarakat modern bertambah indikator menjadi mustawa at ta’lim (status pendidikan), istatho’a al kasabiyah (status pekerjaan) dan istatho’a al maaliyah (status ekonomi
Strategi Pemasaran Pendidikan MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto
Marketing strategy is a series of important activities that must be carried out in the marketing process, especially the marketing of educational institutions that sell educational services. Marketing that is right on target and effective is able to influence consumers to be interested in buying and using educational services. The purpose of this study was to determine the educational marketing strategy of MI Nurul Huda 2 Mojokerto City. This research uses qualitative methods, purposive sampling techniques, data collection techniques Observation, Interview, and Documentation. Data analysis using the Milles and Huberman method, source triangulation data validity. The results of the study focus on extracurricular development by utilising marketing communication through seven mixes including advertising, promotions, events and experiences, news, public relations, sales promotion, public relations, personal selling, direct marketing. To maintain consumer purchasing power, prioritise trust and improve educational services.Marketing strategy is a series of important activities that must be carried out in the marketing process, especially the marketing of educational institutions that sell educational services. Marketing that is right on target and effective is able to influence consumers to be interested in buying and using educational services. The purpose of this study was to determine the educational marketing strategy of MI Nurul Huda 2 Mojokerto City. This research uses qualitative methods, purposive sampling techniques, data collection techniques Observation, Interview, and Documentation. Data analysis using the Milles and Huberman method, source triangulation data validity. The results of the study focus on extracurricular development by utilising marketing communication through seven mixes including advertising, promotions, events and experiences, news, public relations, sales promotion, public relations, personal selling, direct marketing. To maintain consumer purchasing power, prioritise trust and improve educational services
Transformation of Islamic Law: The Case of Malaysia and Qatar In Comparative Context
This comparative study investigates the transformations taking place within the Islamic legal framework in Malaysia and Qatar, examining in depth the evolution of the law and the impact of socio-cultural factors. It undertakes a detailed mapping of the complex legal developments in the two countries by analyzing legal codes, delving into historical perspectives, and examining contemporary adaptations. Through this approach, the research reveals how Malaysia and Qatar have reconceptualized their Islamic legal systems. By focusing on similarities, differences and significant transitions in the realm of Islamic law, this study highlights the diverse approaches adopted by the two countries in interpreting and implementing Islamic law, explaining the differences in interpretation and application of the law. The main objective of this study is to provide a comprehensive overview of the evolution of Islamic law in Malaysia and Qatar