IAI Al-Qolam E-Journal Portal
Not a member yet
989 research outputs found
Sort by
ANALISIS DAMPAK DAN KONTROVERSI PENERAPAN PERDA SYARIAT: Aceh Indonesia
Abstrak
Fenomena penerapan Peraturan Daerah (Perda) Syariat di beberapa wilayah Indonesia telah menjadi topik yang memicu berbagai reaksi publik, terutama karena perda syariat ini dianggap sebagai upaya daerah untuk mempertahankan nilai-nilai Islam di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Kebijakan ini muncul seiring diberlakukannya otonomi daerah pada tahun 1999, yang memberi wewenang lebih besar kepada pemerintah daerah untuk mengatur wilayah mereka sesuai dengan aspirasi masyarakat setempat. Salah satu daerah yang menonjol dalam penerapan perda syariat adalah Aceh, yang mendapat hak istimewa untuk menerapkan hukum syariah melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006. Fenomena ini menimbulkan berbagai pandangan dan perdebatan, baik dari pendukung yang menganggap perda syariat sebagai upaya untuk menjaga moralitas publik maupun dari kritik yang menilai aturan ini berpotensi mendiskriminasi kelompok minoritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak, tantangan, dan kontroversi yang terkait dengan penerapan perda syariat di Indonesia, khususnya di Aceh. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif, penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap perda syariat, efektivitas aturan, serta implikasi hukumnya terhadap hak-hak dasar warga negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perda syariat dapat menciptakan ketertiban sosial yang sesuai dengan norma-norma mayoritas, aturan ini juga menghadapi tantangan dalam bentuk inkonsistensi penegakan hukum dan berpotensi bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia, terutama bagi kelompok masyarakat non-Muslim
TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG ISTRI MENJADI TENAGA KERJA WANITA (TKW)
Istri bekerja sebagai TKW di luar negeri untuk menghidupi keluarga namun berdampak buruk bagi kehidupan rumah tangga bahkan marak kasus pelecehan dan kekerasan oleh majikan asing sehingga Islam mengatur bagaimana menghukum dan memberikan solusi terhadap pekerjaan tersebut, maka penulis menetapkan 5 rumusan masalah diantaranya: Apa saja definisi dan sistem menjadi TKW?; Apa saja Faktor yang Mengharuskan Istri Menjadi TKW?; Bagaimana pandangan Islam terhadap Istri yang bekerja di luar rumah?; Bagaimana Pandangan Islam terhadap Istri yang Menjadi TKW di Luar Negeri?; Apa saja dampak menjadi TKW? Metode yang digunakan adalah studi pustaka dimana penelitian ini menganalisis berbagai sumber hukum Islam seperti Al-Quran, Hadits, dan pendapat ulama tentang kedudukan hukum, hak, dan kewajiban seorang istri yang bekerja di luar negeri. Temuan/hasil yang diperoleh bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam pada prinsipnya memperbolehkan wanita untuk bekerja di luar rumah dengan syarat-syarat tertentu, seperti harus seizin suami dan menjaga kehormatan dirinya. Akan tetapi, bekerjanya TKW di luar negeri dalam jangka waktu lama tanpa mahram, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Sebagian besar ulama melarang hal tersebut, namun sebagian lainnya membolehkannya dalam keadaan darurat. Kajian ini menyimpulkan bahwa keputusan seorang perempuan untuk menjadi TKW harus mempertimbangkan aspek hukum Islam, sosial, dan ekonomi
PENERAPAN MEDIA “TEBAK GAMBAR” BERBANTUAN ADIKSIMBA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS NARASI PESERTA DIDIK KELAS IV SDN LIDAH KULON I KOTA SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media “Tebak Gambar” untuk meningkatkan keterampilan menulis teks narasi peserta didik kelas IV SDN Lidah Kulon I, untuk mendeskripsikan hasil belajar keterampilan menulis narasi peserta didik kelas IV dengan menerapkan media “Tebak Gambar”, dan untuk mendeskripsikan kendala selama penerapan media “Tebak Gambar” untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dan terdapat empat tahapan pada setiap siklusnya yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, tes, dan wawancara Kemudian instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar tes, dan lembar wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pelaksanaan pembelajaran menulis narasi dengan menerapkan media “Tebak Gambar” dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi peserta didik kelas IV SDN Lidah Kulon I. Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I adalah 79,9% meningkat menjadi 85,9% pada siklus II. Kemudian, hasil observasi aktivitas peserta didik pada siklus I adalah 80,5 meningkat menjadi 85,2 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar peserta didik secara individu pada siklus I menunjukkan bahwa peserta didik yang tuntas belajar adalah 17 orang peserta didik dan meningkat menjadi 12 orang peserta didik pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar peserta didik secara klasikal pada siklus I menunjukkan bahwa persentase peserta didik yang tuntas belajar adalah 58,6% dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Kendala-kendala yang dihadapi pada siklus I dan siklus II dapat diatasi dengan baik.
Kata Kunci: Media “Tebak Gambar”, Menulis Tek Narasi, Peserta didik Kelas IV
KONSEP MOTIVASI BELAJAR PERSPEKTIF AL-QURAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM
Currently, Indonesia ranks as the fourth most populous country globally, with 86% of the population being predominantly Muslim. Paradoxically, the literacy rate in Indonesia does not match its high population index. The latest report from the Program for International Student Assessment (PISA) survey revealed that Indonesia's literacy rate ranked 62nd out of 70 countries in 2019. Meanwhile, Islamic education faces the challenge of nurturing a generation capable of critical thinking for their livelihoods. On the other hand, literacy is highly encouraged in Islam, as stated in the Quran. The initial verses of the holy book, such as Al-'Alaq: 1-5, encourage humans to learn and read. However, literacy in the context of Islamic education is often perceived merely as physical skill training, without understanding the essence and purpose of the process. Therefore, the aim of this research is to delve deeper into the concept of learning motivation in the Quran, specifically related to the verses discussing it, using Library Research methods and employing thematic and semantic analysis approaches. The research identifies two varieties of Quranic strategies: Intrinsic and Extrinsic, each with different patterns and motifs. These strategies encompass directives and prohibitions, inspirational stories, titles and self-actualization, as well as rewards and punishments. All of these aspects are interconnected with motivating individuals to engage in learning activities, spanning visual, oral, listening, writing, drawing, and mental activities. This concept is crucial for family environments, school settings, and study groups
STRATEGI PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN UNTUK MENYOKONG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMA BAKTI MULYA 400
Pengembangan koleksi perpustakaan sekolah memiliki peran krusial dalam memperkaya pengetahuan dan meningkatkan sekaligus memberikan stimultan terhadap minat baca siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang terstruktur dan mempertimbangan kelemahan serta kekuatan dari sumber daya yang dimiliki perpustakaan. Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan menggunakan tiga tahap dari lima tahapan umum perencanaan strategis untuk pengembangan koleksi di perpustakaan sekolah SMA Bakti Mulya 400. Tahap awal melibatkan penilaian kondisi internal dan eksternal, di mana observasi dan wawancara digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang kondisi-kondisi yang ada. Langkah berikutnya melibatkan identifikasi isu-isu strategis dengan menggunakan analisis SWOT. Dengan pendekatan ini, peneliti berusaha mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dapat memengaruhi pengembangan koleksi di perpustakaan sekolah SMA Bakti Mulya 400. Terakhir, tahap ketiga melibatkan analisis implementasi dan evaluasi dari upaya pengembangan koleksi di perpustakaan Sekolah SMA Bakti Mulya 400. Dengan menerapkan metode kualitatif jenis deskriptif dengan penerapan pendekatan studi kasus. Penelitian bertujuan membentuk pemahaman yang mendalam mengenai kondisi lingkungan internal dan eksternal Perpustakaan Sekolah SMA Bakti Mulya 400. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, penelitian ini berusaha menggambarkan secara rinci karakteristik, dinamika, serta faktor-faktor yang memengaruhi perpustakaan tersebut. Hasil kajian diharapkan dapat memberikan saran yang dapat diterima oleh semua pihak terkait, serta menjadi bahan diskusi lanjutan dalam konteks yang sama pada masa yang akan datang
MODEL PEMBELAJARAN MENULIS SASTRA WISATA DI PERGURUAN TINGGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran menulis sastra wisata yang dapat diterapkan di perguruan tinggi. Model ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan menulis kreatif mahasiswa dengan memanfaatkan tema wisata sebagai sumber inspirasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, yang melibatkan analisis kritis dan mendalam terhadap berbagai literatur yang relevan, termasuk teori sastra, prinsipprinsip pariwisata, dan metodologi pengajaran. Langkah-langkah pembelajaran dalam model ini mencakup pengenalan konsep dan teori, eksplorasi destinasi wisata melalui kunjungan lapangan atau tur virtual, pengumpulan informasi dan data, pengembangan ide cerita, penulisan draf awal, revisi dan penyuntingan, publikasi dan presentasi karya, serta refleksi dan evaluasi. Setiap langkah dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan mendalam, membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam menulis sastra wisata. Sintaks pembelajaran menulis sastra wisata terdiri dari delapan langkah utama: (1) pengenalan konsep dan teori, (2) eksplorasi destinasi wisata, (3) pengumpulan informasi dan data, (4) pengembangan ide dan brainstorming, (5) penulisan draf awal, (6) revisi dan penyuntingan, (7) publikasi dan presentasi, dan (8) refleksi dan evaluasi. Pedoman peranan dalam pembelajaran ini menetapkan tugas dosen sebagai fasilitator, pembimbing, dan evaluator, sementara mahasiswa berperan sebagai pembelajar aktif, penulis, peneliti, kolaborator, dan evaluator. Penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran menulis sastra wisata yang terstruktur dan komprehensif tidak hanya dapat meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa, tetapi juga memperkaya pemahaman mereka tentang budaya, sejarah, dan dinamika pariwisata
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V
Kurangnya variasi metode pembelajaran mengakibatkan murid tidak aktif dan nilai keahlian berpikir kritis murid minim. Dengan adanya masalah tersebut perlu Upaya guru menggunakan sebuah model belajar yang membangun ialah model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikur kritis murid. Pengkajian ini bertarget gune mengamati dampak model belajar problem based learning pada kemampuan berpikir kritis murid. Pengkajian ini bermetode kuantitaf secara berdesain pre-experimental dan pengkajian ini bersampel murid kelas V SD Islam Darussalam Surakarta. Untuk penghimpunan datanya memakai tes, observasi, serta dokumen. Perolehan pengkajian ini ditarik simpulan bila dengan memakai model belajar problem based learning ada pengaruh pada kemampuan berpikir kritis murid kelas V Mata Pelajaran IPAS SD Islam Darussalam Surakarta. Diberi fakta dari sig (2 tailed) < 0,05 ialah 0,000 dan perolehan thitung sebesar 12,295 > ttabel sebesar > 2,055. Diasumsikan Ho ditolak serta Ha diterima, sebutan lainnya membenarkan hipotesis bila terdapat dampak signifikan pemakain model belajar problem based learning pada kemampuan berpikir kritis kelas V SD Islam Darussalam Surakarta tahun pelajaran 2023/2024
Penggunaan Bahasa Iklan di Media Sosial Aplikasi Tiktok: Analisis Pragmatik pada Iklan Pruduk Kecantikan Skintific
This study examines the use of language in beauty product advertisements on TikTok, specifically focusing on the Skintific brand. The research aims to analyze how the language in these advertisements affects the audience's reception of the message. Utilizing a pragmatic approach, the study investigates the persuasive language techniques employed in TikTok advertisements, such as the use of imperative sentences, persuasive claims, and product comparisons. Through a qualitative analysis of selected Skintific ads, this research identifies key linguistic strategies that enhance product appeal and motivate audience behavior, particularly in relation to purchase decisions. The findings reveal that the use of persuasive language, such as terms highlighting product effectiveness and safety, along with calls to action like "buy now" and "click the link in bio," plays a significant role in influencing consumer perceptions and encouraging immediate purchases. The study suggests that advertisers can further optimize their use of persuasive language to strengthen consumer trust and drive engagement on social media platforms like TikTok
PENINGKATAN KEDISIPLINAN ANAK DENGAN TEKNIK MODELLING KELOMPOK A1 RA AL HUDA SIMOJAYAN AMPELGADING DAMPIT-MALANG
PThe increasing discipline in early childhood through modeling techniques by paying attention to aspects of the teacher's role and school culture at RA Al Huda Simojayan is running optimally. The aim of the research is to describe improving discipline through modeling techniques for children. The research methodology used is PTK (Classroom Action Research) with cycle stages produced in six meetings through observation data collection techniques, cycle instrument assessment, and documentation. This increase in ability can be seen from the results of the evaluation percentage obtained from each cycle, including the pre-cycle discipline aspect, 47%. In cycle I, the disciplinary aspect was 68.7% at the third meeting. After carrying out Cycle II, children's discipline increased to 93.4% for the average percentage of 4 variables from achieving an average value of 3.7 from 4 variables and with the highest value being 4. Suggestions that can be given include instilling discipline in early childhood using modeling techniques, children's development is in the imitative phase, so we as educators must be good models for them. Furthermore, it is hoped that we can provide discipline learning to children without having to force or pressure them, and use several innovations so that children's discipline research does not feel boring and stressful
PENGEMBANGAN MEDIA TRANSFORMASI GEOMETRI UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM MENGENAL SIMBOL GEOMETRI DI KELOMPOK A RA AL-AZHAR DAMPIT MALANG
PProduct development is made using interactive video techniques with animated nuances and mathematical concept forms. The purpose of the study is to describe the form of the product made, analyze the content of the breadth of material in the product, and the results of the development of the Geometric Transformation animation video in learning materials to recognize geometric symbols at RA Al-Azhar Dampit-Malang. Using the research and development (R&D) method, and using the development stage of the Borg & Gall research model. The results of the study utilize the Canva Pro application for visual design and Capcut for adding voice overs and backsound in the manufacturing process. Innovation in children's mathematics learning using the Geometric Transformation media is found in learning activities using mathematical games that contain children's mathematics indicators related to the classification of geometric symbols and number operations. Media experts get 97.5%. The results of material experts I get 94%, the results of material experts II get 100%. The results of small group trials get 64%, the results of large group trials get 80%. From the results of these studies, the Geometric Transformation media is a media that has innovation and creativity, so it is worthy of being used as a mathematics learning media for early childhood