Media Publikasi Ilmiah UNIKA (Universitas Katolik) Santo Thomas Medan
Not a member yet
    3235 research outputs found

    PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BANDAR SITUS JUDI ONLINE SEBAGAI SARANA PENCUCIAN UANG: (Studi Putusan Pengadilan Tinggi Sumatera Utara No. 1018/Pid/2023/PT Mdn)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana bandar situs judi online yang berperan sebagai sarana pencucian uang, berdasarkan studi kasus putusan Pengadilan Tinggi Sumatera Utara No. 1018/PID/2023/PT MDN. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan analisis data kualitatif, yang mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta studi kasus keputusan pengadilan. Dalam penelitian ini, melalui wawancara dengan Hakim Bapak Dr. Dahlan Sinaga S.H., M.H., peran bandar situs judi online dalam mengoperasikan platform perjudian yang berkontribusi terhadap praktik pencucian uang dengan omset yang besar, serta menganalisis landasan hukum yang mendasari pertanggungjawaban pidana mereka. Penelitian ini juga mendalami karakteristik pelanggaran hukum yang dilakukan oleh bandar, serta implikasi hukum bagi mereka, terutama mengenai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bandar situs judi online tidak hanya melanggar ketentuan perjudian, tetapi juga terlibat dalam pencucian uang dengan memanfaatkan transaksi ilegal untuk menyamarkan asal usul dana. Putusan yang dianalisis menggarisbawahi pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap praktik perjudian online dan pencucian uang, serta tawaran solusi kebijakan untuk memperkuat kerangka hukum yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran terhadap pengembangan hukum pidana di Indonesia serta meningkatkan kesadaran akan bahaya perjudian online dan pencucian uang

    Evaluasi Logistic Regression dan Neural Network pada Klasifikasi Gagal Jantung Berbasis Threshold

    Full text link
    Kardiovaskular adalah sistem jantung dan pembuluh darah dalam tubuh manusia yang bertanggung jawab atas sirkulasi darah dalam jantung, pembuluh darah, dan darah sendiri. Gangguan pada fungsi sistem ini dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, seperti gagal jantung, yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Kematian yang disebabkan oleh gagal jantung mempengaruhi 1.5 juta pasien di seluruh dunia. Dikarenakan oleh data statistik tersebut, maka ada kebutuhan untuk dapat memprediksi dampak gagal jantung untuk membantu tingkat kelangsungan hidup pasien. Sebagai bentuk kontribusi terhadap kebutuhan tersebut, penelitian ini akan menganalisis sebuah dataset pelayanan kesehatan, yaitu dataset rekam gagal jantung dari UCI. Dataset tersebut akan digunakan untuk mengklasifikasi dan memprediksi peluang kematian dari pasien gagal jantung. Kami akan membandingkan antara dua metode klasifikasi dari machine learning, yaitu Logistic Regression (LR), dan deep learning, yaitu Shallow Neural Network (SNN). Mutual Information (MI) dipilih sebagai metode pemilihan fitur. Hasil menunjukkan bahwa SNN menghasilkan akurasi lebih tinggi dengan skor 0.75, dibandingkan LR dengan akurasi sebesar 0.63

    SEGREGASI PADA ELEMEN-ELEMEN PERKOTAAN ANTARA PERUMAHAN-PERUMAHAN FORMAL DAN KAMPUNG PONDOK JENGKOL, TANGERANG

    Full text link
    Segregation between formal housing and existing villages can be found in new town areas in Indonesia, such as the differences in planning and design in BSD and Gading Serpong new towns and the surrounding village areas in Tangerang, Banten. This phenomenon is evident in places like Pondok Jengkol Village. The contrasting planning and design between BSD City and Gading Serpong and Kampung Pondok Jengkol result in minimal regional continuity and lack of harmony between the areas. This research aims to identify segregation on urban elements in existing village and new town development areas. The study employs descriptive qualitative research methods by analyzing existing data through case studies. The results indicate spatial segregation on land use element and physical segregation on building mass form, circulation and parking, open space, pedestrian areas, activity support, signage, and preservation elements between village and formal settlements

    PERTOLONGAN PERTAMA PADA BANGUNAN CAGAR BUDAYA DI LASEM STUDI KASUS: KLENTENG CU AN KIONG

    Full text link
    Kelenteng Cu An Kiong di Lasem merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang memiliki nilai historis dan arsitektural tinggi. Sebagai salah satu kelenteng tertua di Indonesia, bangunan ini mencerminkan perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa, yang terlihat dari ornamen khas, ukiran kayu yang indah, serta struktur bangunan yang masih mempertahankan gaya tradisional. Namun, seiring berjalannya waktu, kelenteng ini mengalami berbagai bentuk kerusakan akibat faktor usia, cuaca, kelembaban, serta kurangnya perawatan yang memadai. Kerusakan yang terjadi tidak hanya berpotensi mengurangi nilai estetika bangunan, tetapi juga dapat membahayakan keberlanjutannya sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada Kelenteng Cu An Kiong serta menyusun rekomendasi perbaikan berdasarkan tingkat keparahan kerusakan yang ditemukan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, meliputi survei lapangan, dokumentasi bagian bangunan yang mengalami kerusakan, wawancara dengan pengelola kelenteng, serta studi literatur terkait konservasi bangunan bersejarah. Analisis terhadap kondisi bangunan dilakukan untuk memahami faktor penyebab kerusakan serta menentukan langkah-langkah konservasi yang tepat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi teknis untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, sehingga kelestarian Kelenteng Cu An Kiong sebagai salah satu peninggalan budaya yang berharga dapat terus terjaga untuk generasi mendatang

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUASAN ANGGOTA PADA CREDIT UNION BAHAGIA KABANJAHE

    Full text link
    Service quality is something that is desired by customers in receiving products or services provided by service providers so that they are in accordance with customer expectations. While trust is the consumer's expectation that providers of goods and services can be trusted or relied on to fulfill their promises. This study provides empirical evidence of the influence of service quality and trust on member satisfaction at CU. Bahagia Kabanjahe. The population in this study was 13,441 people where the number of samples was 100 people. The analysis method used was multiple linear regression and conducted t-tests and F-tests. The results of the study showed that service quality and trust together (simultaneously) had a positive and significant effect on member satisfaction at CU. Bahagia Kabanjahe. Likewise, partially it shows that service quality and trust have a positive and significant effect on member satisfaction

    AGAMA CINTA DI ERA POST-SEKULARISME: Deskripsi Kritis Atas Pandangan JOHN D. CAPUTO

    Full text link
    Sebelum zaman modern, agama dan Tuhan memiliki peran sentral dalam kehidupan manusia. Selanjutnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menggeser pusat kehidupan manusia dari teosentris menjadi antroposentris, yang menjauhkan manusia dari hal-hal transenden dan menyebabkan agama tersingkir dari ruang publik. Inilah yang disebut sekularisasi, yaitu manusia tidak lagi menempatkan Tuhan sebagai pusat, melainkan dirinya sendiri. Namun, sekularisme tidak mampu menjawab persoalan kontemporer manusia, sehingga agama kembali hadir di ruang publik. Kembalinya agama ini disebut era post-sekularisme, yaitu saat agama kembali tampil setelah sebelumnya disingkirkan. John D. Caputo—filsuf dan teolog Amerika—melalui pendekatan dekonstruktif ala Derrida, menawarkan gagasan “agama cinta”, yang menekankan bahwa inti agama bukan pada klaim kebenaran, melainkan pada tindakan kasih. Seseorang harus terlebih dahulu memahami apa arti mencintai sesuatu sebelum sampai pada pemahaman mencintai Tuhan. Agustinus berkata: “Apa yang aku cintai ketika aku mencintai Tuhanku?” Hal utama dalam beragama adalah perjumpaan dengan Tuhan, yang diwujudkan dalam cinta kasih dan pemaknaan atas nama Tuhan. Caputo mengajukan pendekatan ignorantia sebagai “agama tanpa agama”, yang terdiri dari tiga tahap: (1) “Saya tidak tahu apakah saya percaya kepada Tuhan”, (2) “Saya tidak tahu apakah yang saya percayai itu Tuhan atau bukan”, dan (3) “Apa yang saya cintai ketika saya mencintai Tuhan?” Ketiga pertanyaan ini membawa manusia ke kondisi tidak tahu yang reflektif, hingga mengenal Tuhan dan mengubah arah cintanya dari vertikal menjadi horizontal. Maka, pertanyaannya berubah, yitu bukan lagi “apa yang aku cintai ketika aku mencintai Tuhanku?”, melainkan “bagaimana aku mencintai ketika aku mencintai Tuhanku?” Dari sinilah nama Allah memperoleh makna bukan melalui ancaman, melainkan melalui cinta kasih yang nyata karena Tuhan adalah cinta

    INTERPRETASI RELASI FUNGSI-BENTUK-MAKNA PADA MASJID SULAIMANIYAH PANTAI CERMIN SEBAGAI REPRESENTASI BUDAYA

    Full text link
    Penelitian ini membahas Masjid Sulaimaniyah Pantai Cermin sebagai objek studi, dengan tujuan menginterpretasi relasi antara Fungsi, Bentuk, dan Makna (FBM) bangunan masjid sebagai representasi budaya. Pendekatan penelitian yang  digunakan adalah kualitatif-interpretatif dalam kerangka paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui observasi langsung dengan pendekatan close-reading terhadap bangunan sebagai artefak budaya, wawancara dengan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), serta referensi pustaka terkait. Analisis dilakukan dalam dua tahap, yaitu 1) identifikasi elemen arsitektural berdasarkan kategori FBM, dan 2) interpretasi yang mengaitkan hasil identifikasi dengan hasil wawancara dan referensi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi FBM pada Masjid Sulaimaniyah bersifat hidup dan dinamis, mencerminkan representasi budaya yang terus berkembang. Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat kegiatan sosial-budaya, khususnya bagi komunitas Muslim di Pantai Cermin. Sebagai artefak budaya, Masjid Sulaimaniyah Pantai Cermin hadir sebagai bagian penting dari warisan arsitektur Melayu-Serdang

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERINTEGRASI INKUIRI TERBIMBING PADA PELAJARAN KIMIA LARUTAN DI SMA KELAS XI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA

    Full text link
    This study aims to analyze the effectiveness of the Problem-Based Learning (PBL) model integrated with Guided Inquiry in improving students' chemistry learning outcomes on the topic of solutions among 11th-grade senior high school students. The research was motivated by the low conceptual understanding and critical thinking skills among students, often attributed to the predominance of conventional teaching methods. A quantitative approach with a quasi-experimental design, specifically the non-equivalent control group design, was employed. The participants included two randomly selected classes from SMA Negeri 2 Pematang Siantar: one experimental class (n = 34) and one control class (n = 34). A learning achievement test was used as the main instrument, comprising pre-test and post-test items. The results showed that both groups experienced learning gains; however, the experimental class demonstrated a significantly higher gain score of 0.71 (high category), while the control class achieved a gain score of 0.58 (moderate category). An independent samples t-test revealed a significant difference between the two groups (p = 0.000 < 0.05), indicating that the integrated PBL and guided inquiry model had a substantial impact on students' learning outcomes. These findings suggest that the implementation of PBL integrated with guided inquiry is an effective pedagogical approach to enhance conceptual mastery and should be considered in the teaching of complex chemistry topics

    BELAJAR JURNAL

    No full text
    Belajar mengupload jurna

    Evaluasi Sistem Pelacakan Resi Pada Website Shopee Express Menggunakan Pendekatan Pieces

    Full text link
    This study uses the PIECES framework, which has six important aspects: Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service, to assess the shipment tracking system on the Shopee Express website.  Direct observation and system testing serve as the foundation for the study's qualitative descriptive methodology.  The system's accuracy in displaying real-time tracking information and its performance on stable networks are demonstrated by the results.  However, a number of drawbacks are discovered, including restricted service responsiveness on sluggish connections, no progress feedback during data loading, and no input validation.  The system lacks user assistance features like history tracking and interactive guidance, despite being cost-effective and available without a login. The PIECES framework is a useful tool for determining web-based logistic tracking systems' advantages and shortcomings

    3,092

    full texts

    3,235

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Media Publikasi Ilmiah UNIKA (Universitas Katolik) Santo Thomas Medan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇