Media Publikasi Ilmiah UNIKA (Universitas Katolik) Santo Thomas Medan
Not a member yet
3235 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 060884 KECAMATAN MEDAN BARU TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025
This study aims to determine the effect of the problem based learning model on students' critical thinking skills in the Science subject on the topic of My Region, My Pride, class V of Elementary School 060884, Medan Baru District, 2024/2025 Academic Year. The research method used is a quantitative method and the number of research samples is 30 based on the saturated sample technique. The results of this study indicate that the results of the critical thinking ability test with an average of 80. The results of this study indicate that the results of the correlation test r count 0.827 with a significance level of 5% with the number of respondents 30 so that r table 0.361. From these results it shows r count (0.827) > r table (0.361) then Ha is accepted. So there is a strong influence between the problem based learning model on the critical thinking skills of fifth grade students of Elementary School 060884 Medan Baru District. It can also be seen from the t-test where t count> t table is 7.787 > 1.701 so Ha is accepted. This shows a significant positive influence of the use of the problem-based learning model on the critical thinking skills of grade V students of Elementary School 060884, Medan Baru District, 2024/2025 Academic Year
PENGARUH MEDIA POP UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD NEGERI 121142 PEMATANGSIANTAR
Dalam proses pembelajaran yang diterapkan dimasa sekarang ini, menuntut guru untuk lebih bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan didukung dengan bantuan media pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran yang ada di sekolah. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui apakah ada pengaruh pop-up pook terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V pada Pembelajaran IPA di SD Negeri 121142 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian Pre-Experiment Designs. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 121142 Pematangsiantar, Propinsi Sumatera Utara.Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampling jenuh dan sampel yang digunakan adalah kelas V yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil tes dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran, uji daya pembeda.Berdasarkan hasil penelitian. Dari hasil tes siswa diperoleh thitung sebesar 33,623 dan ttabel sebesar 2,05183. Dengan demikian thitung > ttabel = 33,623 > 2,05183 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima yang menandakan bahwa adanya pengaruh Media Pop-Up Book terhadap hasil belajar siswa dengan pembelajaran biasa.
Kata Kunci: Media; Pop-Up Book; Hasil Belaja
EFEK MEDIA PEMBELAJARAN VIRTUAL PHET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA
This study aims to examine the effect of using PhET Interactive Simulations as a virtual learning medium on students’ science learning outcomes in senior high school. A quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design was employed. The sample consisted of two randomly selected Grade XI classes, one assigned as the experimental group (using PhET) and the other as the control group (using conventional instruction). The research instrument was an essay test comprising 10 items, which had been validated and tested for reliability (KR-20 = 0.78). Data were analyzed using the Shapiro-Wilk test for normality, Levene’s test for homogeneity, paired sample t-test, and independent sample t-test. The results showed a significant improvement in science learning outcomes for the experimental group, with an average pretest score of 28.00 increasing to 57.41 in the posttest. The paired t-test revealed a significance value of 0.000 (p < 0.05), and the normalized gain score was 0.40, indicating a moderate level of effectiveness. These findings suggest that the PhET-based virtual learning media effectively enhances students' conceptual understanding in science, supporting active, constructivist learning principles in line with the Indonesian "Merdeka Belajar" policy
PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA MEDAN TAHUN 2025-2029
Perangkat Daerah wajib menyusun Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) yang merupakan dokumen perencanaan perangkat daerah untuk periode lima tahun. Renstra PD disusun sebagai penjabaran atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Renstra PD ini memuat tujuan, sasaran, program, kegiatan dan subkegiatan pembangunan dalam rangka pelaksanaan urusan Pemerintahan Wajib, Pemerintahan Pilihan Urusan Pemerintahan, Unsur Kewilayahan dan Urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang sesuai tugas dan fungsi perangkat daerah. Sejalan dengan telah terpilihnya Wali Kota dan Wakil Walikota Medan periode tahun 2025-2029, maka dilakukan proses penyusunan RPJMD sesuai dengan visi dan misinya. Maka bersamaan dengan itu, perangkat daerah juga menyusun Renstra PD untuk periode tahun 2025-2029 dengan mengacu pada RPJMD Kota Medan dengan memperhatikan penjabaran visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yakni Mewujudkan Medan BERTUAH yang Inklusif, Maju dan Berkelanjutan melalui Semangat Transformasi Menuju Medan Satu Data serta tupoksi perangkat daerah. Penyusunan Renstra Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Medan Tahun 2025-2029 telah melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan melalui tahapan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Renstra ini selanjutnya akan dijabarkan ke dalam Rencana Kerja Tahunan Perangkat Daerah. Disamping itu dokumen perencanaan ini berorientasi pada hasil yang akan dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada atau mungkin timbul. Berdasarkan uraian di atas, maka Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Medan sebagai salah satu PD di lingkungan Pemerintah Medan menyusun dan menetapkan Rencana Strategis Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Medan Tahun 2025-2029
HEGEMONY IN UNTOUCHABLE BY MULK RAJ ANAND
This study aims to analyze the social hierarchy and marginalization in Mulk Raj Anand's Untouchable through the theory of Cultural Marxism, especially Antonio Gramsci's concept of hegemony. This study uses a qualitative narrative method with a descriptive approach. The method used is descriptive qualitative. Data collection was conducted through several steps, namely reading and understanding the novel thoroughly, noting relevant quotations, collecting supporting theoretical references, and classifying the data into categories. Data analysis used the Miles and Huberman framework, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study show that the social hierarchy in the novel is reflected through the caste system that places the main character, Bakha, as an "untouchable." Marginalization is seen in the restrictions on Bakha's access to education, work, health services, and places of worship. Hegemony is formed through the dominance of ideology and cultural institutions that make injustice accepted as normal, even by those who are oppressed. This study shows that Untouchable not only depicts social inequality, but also makes readers aware of how ideology works to maintain an unequal power structure. Through this study, readers are expected to be more critical of social injustice that is hidden in culture and social systems
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI TINJAU DARI HUKUM ADAT
Law enforcement is an effort to implement the law and prevent discrimination in society, in order to achieve legal certainty in tracing whether this law is working well or not. And how this law provides protection for victims of violence. This research uses normative legal research methods with a conceptual and statutory approach. The research results show that law enforcement against domestic violence in terms of customary law is still inadequate. Therefore, strict law enforcement is very necessary to provide protection to victims, provide preventive action against perpetrators, and carry out rehabilitation to stop the cycle of violence. Enforcement of this law has not had a deterrent effect on perpetrators while there is already a PKDRT law. If we look at it from customary law, it depends on customary law, which is more about providing education to victims of domestic violence and giving fines to perpetrators. The laws and regulations should be enforced in accordance with the crimes committed. According to customary law, it is adequate, from the fines to the punishments that apply in each custom
PEMBATALAN/PENGHAPUSAN PATEN TERDAFTAR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 65 TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN KETIGA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2016 TENTANG PATEN: (Studi Putusan Nomor 11/Pdt.Sus-HKI/Paten/2023/PN Niaga Surabaya)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan hukum terkait pembatalan/penghapusan paten terdaftar menurut Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten dan untuk mengetahui dasar hukum dan pertimbangan hakim dalam memutus perkara pembatalan/penghapusan paten terdaftar dalam putusan Nomor 11/Pdt.Sus-HKI/Paten/2023/PN Niaga Surabaya. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder, sebagai sumber data yang utama. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan studi dokumen yaitu penelitian yang dilakukan dengan mencari data berupa putusan Nomor 11/Pdt.Sus-HKI/Paten/2023/PN Niaga Surabaya. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara deskriptif, normatif, logis dan sistematis. Penarikan kesimpulan dilakukan dengan metode yang bersifat deduktif, artinya penulis menarik kesimpulan dari umum ke khusus. Hasil penelitian menunjukkan pengaturan hukum terkait pembatalan/penghapusan paten menurut Undang-Undang Nomor 65 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten bahwa pembatalan paten diajukan oleh pihak ketiga yang memiliki kepentingan dengan paten yang digugat pembatalan/penghapusannya melalui Pengadilan Niaga sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 132 ayat (2). pertimbangan hakim dalam memutus perkara pembatalan/penghapusan paten dalam putusan Nomor 11/Pdt.Sus-HKI/Paten/2023/PN Niaga Surabaya telah memberikan amar putusan yang adil dan benar yaitu mengabulkan gugatan untuk seluruhnya dengan membatalkan/menghapuskan paten Nomor IDP000037360 dengan Judul Invensi “Sistem dan Metode Memanajemen Transaksi Pelanggan dengan Penyedia Layanan”.  
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PELAKU PEMBUANGAN BAYI DARI HUBUNGAN DILUAR PERKAWINAN: (Studi Putusan Nomor 240/Pid.B/2024/PN Bln)
Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pemidanaan terhadap pelaku pembuangan bayi hasil hubungan diluar nikah, dan untuk mengetahui dasar hakim menjatuhkan pidana kepada pelaku pembuangan bayi diluar perkawinan dalam Putusan Nomor 240/Pid.B/2024/PN Bln. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan studi kasus putusan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan pembuangan bayi dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam pasal 305 dan pasal 308 KUHP. Meskipun pelaku kerap sekali adalah ibu kandung yang mengalami tekanan mental, pertimbangan hukum tetap mengutamakan perlindungan terhadap hak hidup dan kesalamatan bayi. Namun, dalam praktiknya, hakim seringkali memperhatikan kondisi psikologis dan sosial pelaku sebagai faktor yang meringankan dalam putusan ini. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi dan akses layanan kesehatan reproduksi, serta penegakan hukum yang berkeadilan dan berpihak pada perlindungan
Peningkatan Layanan Informasi BRT Trans Jateng berbasis Chatbot Telegram menggunakan Framework Rasa
Minimnya ketersediaan informasi terkait moda transportasi BRT Transjateng, terutama BRT Transjateng rute Terminal mangkang – Terminal bahurekso. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem yang mampu memberikan tanggapan secara otomatis, cepat, akurat terhadap pertanyaan pengguna dengan menyediakan informasi yang relevan, khususnya informasi mengenai Brt Trans Jateng rute Terminal Mangkang hingga Terminal Bahurekso dan berkontribusi dalam upaya Peningkatan pelayanan informasi kepada pengguna. Salah satunya adalah dengan menggunakan chatbot dengan Framework Rasa, Framework Rasa merupakan sebuah kerangka kerja (framework) dalam bidang machine learning yang bersifat open source, yang digunakan untuk mengotomatisasi pemrosesan teks dan percakapan berbasis suara, dengan metode pengujian menggunakan metode Blackbox Testing dan User Aceptance Test (UAT). Hasil pengujian menggunakan metode Blackbox Testing menghasilkan tingkat validasi yang tinggi dan pengujian menggunakan metode User Aceptance Test (UAT) menghasilkan 89% dari 30 responden yang terdiri dari mahasiswa dan Masyarakat yang hampir setiap harinya menggunakan moda Transportasi BRT Transjateng rute Terminal Mangkang – Terminal Bahurekso menyatakan bahwa aplikasi chatbot telegram ini dapat membantu pelayanan yang terkait dengan informasi pada moda transportasi BRT Transjateng rute terminal mangkang-terminal bahurekso menjadi lebih cepat, fleksibel dan efisie
Penerapan Teknik Masking dan Augmentasi pada Arsitektur CNN dan MobileNetV2 untuk Klasifikasi Fase Pertumbuhan Tomat
Tanaman tomat mengalami beberapa fase pertumbuhan yang menentukan kualitas dan hasil panen. Pengenalan fase-fase secara visual sangat penting untuk membantu petani mengambil keputusan budidaya yang tepat waktu. Penelitian ini membandingkan 2 (dua) metode deep learning yakni CNN konvensional dan MobileNetV2 berbasis Transfer Learning dalam klasifikasi dua tahap pertemuan tomat dari citra RGB. Sebelum menggunakan citra, citra dilakukan teknik masking sederhana berbasis threshold untuk menonjolkan objek utama tanaman dan meminimalkan background citra. Selanjutnya dilakukan augmentasi lanjutan guna menambah variasi data pelatihan. Data dibagi menjadi data latih dan data uji dengan rasio 80:20. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model CNN menghasilkan akurasi 91,01 %, sedangkan MobileNetV2 memberikan akurasi lebih tinggi sebesar 93,26 %. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan transfer learning mampu melakukan generalisasi pada dataset yang terbatas. Secara keseluruhan integrasi masking dan augmentasi terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi dalam klasifikasi fase pertumbuhan tanaman tomat. Dalam hal ini berpotensi diterapkannya sistem monitoring tanaman berbasis citra untuk membantu pengembalian keputusan dalam pertanian digital