E-Journal Universitas Muhammadiyah Buton
Not a member yet
2741 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENCAHAYAAN PADA PEMOTRETAN TEKSTUR URAT DAUN PADA IDENTIFIKASI JENIS BIBIT MANGGA DENGAN METODE PENGENALAN JST-PB DAN FITUR GLCM
Mangga adalah buah yang berasal dari pohon mangga (Mangifera indica), yang berasal dari Asia Selatan dan Tenggara. Buah ini memiliki ciri khas kulit yang berwarna-warni, dari hijau muda hingga kuning, oranye, atau merah, tergantung pada varietasnya. Daging buah mangga umumnya berwarna kuning, dengan biji yang besar di bagian tengahnya. Mangga memiliki rasa yang manis dan segar, serta tekstur yang lembut dan berair. Buah ini kaya akan nutrisi, termasuk vitamin C, vitamin A, serat, dan beberapa mineral penting seperti kalium dan magnesium. Mangga juga mengandung antioksidan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Budidaya mangga juga memiliki nilai ekonomi yang besar dalam perdagangan internasional dan kontribusi terhadap perekonomian banyak negara.Metode yang digunakan melibatkan pengenalan Jaringan Saraf Tiruan Propagasi Balik (JST-PB) dan fitur tekstur berupa Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Eksperimen dilakukan dengan variasi tingkat pencahayaan menggunakan lampu LED yaitu 1 lampu, 2 lampu, 3 lampu, 4 lampu, 5 lampu menggunakan dataset 1250 sebagai data latih dan 625 data uji. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan pencahayaan 5 lampu merupakan pencahayaan yang paling tinggi tingkat akurasi sebesar 92% dengan citra uji yang dikenali sebanyak 50 dari 1250 citr
Desain Slide PowerPoint yang Efektif untuk Presentasi Materi Sejarah Bahasa Indonesia
Penyusunan slide PowerPoint untuk presentasi materi Bahasa Indonesia, penting untuk memperhatikan desain yang menarik dan mudah dipahami. Slide yang terlalu padat dengan teks dapat mengurangi efektivitas penyampaian pesan. Metode dilakukan dengan desain slide PowerPoint yang efektif untuk presentasi materi Sejarah Bahasa Indonesia, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah perencanaan konten. Materi sejarah sering kali memiliki banyak informasi penting, sehingga pemilihan poin-poin utama sangat diperlukanHasil menunjukan bahwa penggunaan desain slide PowerPoint yang efektif dalam presentasi Sejarah Bahasa Indonesia sangat penting untuk mendukung pemahaman audiens, dengan desain sederhana, visual menarik, dan informasi terstruktur. Bahasa Indonesia, yang sejak Sumpah Pemuda 1928 berperan sebagai simbol persatuan, semakin dipertegas fungsinya pasca-kemerdekaan sebagai alat komunikasi nasional dan identitas bangsa. Namun, tantangan globalisasi dan pengaruh kosakata asing menuntut penguatan literasi bahasa serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan keaslian bahasa. Upaya pemerintah dan lembaga terkait sangat diperlukan untuk menjaga relevansi Bahasa Indonesia dan memperkuat identitas nasional di era modern
Perlindungan Hukum Hak Pekerja Klausul Dalam Perjanjian Kerja Bersama Dan Peraturan Perusahaan Tentang Alasan Mendesak Berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021
Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap hak pekerja dalam kaitannya dengan ketentuan PHK karena alasan mendesak sebagaimana diatur dalam PP Nomor 35 Tahun 2021 sebagai turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja. Dalam praktiknya, alasan mendesak sering digunakan pengusaha untuk melakukan PHK secara sepihak tanpa melalui mekanisme pembuktian atau perlindungan prosedural bagi pekerja. Permasalahan muncul akibat ketidakjelasan definisi dan batasan “alasan mendesak” dalam PKB dan Peraturan Perusahaan, sehingga berpotensi menghilangkan hak-hak pekerja secara sewenang-wenang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan ketentuan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan alasan mendesak sebagaimana diatur dalam Pasal 52 ayat (2) dan (3) Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 memberikan keleluasaan yang cukup besar kepada pengusaha untuk melakukan PHK tanpa melalui prosedur pembuktian yang ketat dan tanpa kewajiban untuk melakukan perundingan bipartit atau tripartit. Hal ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pekerja, mengingat alasan mendesak yang menjadi dasar PHK cenderung bersifat multitafsir dan tidak selalu dijabarkan secara rinci maupun konsisten dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan Peraturan Perusahaan (PP)
Strategi Finansial Menghadapi Inflasi Biaya Pendidikan: Edukasi bagi Masyarakat di RRI Pro 1 Banjarmasin
Inflasi biaya pendidikan merupakan tantangan yang signifikan bagi para orang tua di Indonesia, seringkali melebihi tingkat inflasi umum. Pada bulan Agustus 2024, inflasi pada kelompok pendidikan tercatat sebesar 0,65%, yang berdampak pada kenaikan biaya kuliah dan sekolah. Kenaikan biaya ini bahkan dapat mencapai 10 hingga 15% per tahun. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai strategi finansial yang tepat dalam menghadapi inflasi biaya pendidikan. Program Mozaik Indonesia RRI Pro 1 Banjarmasin memberikan edukasi terkait langkah-langkah penting, termasuk perencanaan dan persiapan dana pendidikan secara matang. Diskusi interaktif bersama pendengar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap topik ini. Dengan perencanaan yang baik, diharapkan para orang tua dapat memastikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak mereka tanpa terjebak dalam utang, terutama di tengah maraknya penggunaan pinjaman daring (online). Kegiatan ini menekankan pentingnya kesadaran finansial dan strategi diversifikasi sumber dana pendidikan sebagai langkah preventif dalam mengatasi dampak inflasi. Evaluasi interaktif menunjukkan adanya peningkatan kesadaran finansial di kalangan orang tua
Development of Social Economic Education Materials through Powerpoint
Socio-economic education plays an important role in shaping students' understanding of social realities and economic dynamics in society. However, learning is often still conventional, making it less interesting and less maximizing the potential of students. This activity aims to develop socio-economic learning materials by utilizing PowerPoint media as an interactive and interesting visual aid. The activity method used is a development approach through several stages, namely: needs analysis, material planning, PowerPoint media design, limited trials, and evaluation of results. This activity was carried out in an elementary school involving teachers and fifth grade students as trial subjects. The results of the activity showed that the use of PowerPoint was able to increase students' interest in learning, understanding of the material, and active participation in the learning process. The material presented in the form of visuals, animations, and systematic flows proved to be easier for students to understand than the usual lecture method. In conclusion, the development of socio-economic education materials through PowerPoint is an effective innovation in improving the quality of learning, and can be used as an alternative teaching media that is in accordance with current learning needs
Implementasi Restorative Justice Perkara Narkotika di Kejaksaan Agung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait pelaksanaan Restorative Justice di Kejaksaaan Agung. Kejaksaan Agung adalah lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan yang diharuskan memiliki kepastian hukum untuk menegakkan keadilan bagi masyarakat. Implementasi keadilan restoratif, bertujuan untuk memulihkan keadaan semula yang dilakukan dengan memulihkan hak pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang bersifat Victimless Crime. Metode yang digunakan yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan. Dalam penyelesaian perkara narkotika melalui restoratif justice mengacu pada Peraturan Kejakasaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 dan Penuntutan Pedoman Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang penanganan perkara tindak penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan restoratif sebagai pengaplikasian asas dominus litis jaksa. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyelesaian perkara restorative justice mengedepankan penyembuhan kepada para pengguna dan mengurangi resiko dari over crowding yang terjadi di lapas.penyelesaian ini pun memberikan manfaat yang banyak tidak hanya kepada negara melainkan kepada setiap para pengguna untuk sembuh total dari ketergantungan penggunaan narkotika secara illegal. Dari penegakan peraturan tersebut memiliki harapan jangka panjang untuk membasmi penyebaran narkotika di Indonesia
Upaya Meningkatkan Literasi Desa dalam Mempersiapkan Generasi Muda dengan Gerakan “Buaran Cerdas”
Pembangunan masyarakat yang berkelanjutan bergantung pada peningkatan literasi desa, terutama dalam hal menyiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan literasi desa melalui gerakan "Buaran Cerdas". Kegiatan ini merupakan upaya kerja sama antara perguruan tinggi, komunitas lokal, dan pemangku kepentingan lainnya. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan generasi muda di Kelurahan Buaran. Program ini memanfaatkan perpustakaan desa, pelatihan literasi, kelompok diskusi buku, dan kegiatan komunitas lainnya. Artikel ini menggambarkan manfaat gerakan "Buaran Cerdas" dalam meningkatkan literasi desa, termasuk meningkatkan minat baca, keterampilan menulis, dan pemahaman tentang masalah sosial yang penting. Artikel ini juga menjelaskan proses evaluasi yang digunakan untuk mengevaluasi seberapa efektif gerakan "Buaran Cerdas" dalam meningkatkan literasi desa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa generasi muda seperti anak anak usia sekolah dasar dan menengah sedikit demi sedikit telah memperbaiki tingkat literasi mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesadaran masyarakat di Kelurahan Buaran. Hasil pengabdian masyarakat ini memberikan wawasan serta warisan berharga seperti komunitas Taman Baca dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat. Selain itu, kolaborasi dari stakeholder berbeda untuk memulai gerakan literasi yang berkelanjutan yang memiliki dampak positif bagi generasi muda
Strategi Tni dalam Menanggulangi Gerakan Saparatis Papua Guna Mewujudkan Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Papua
Gerakan Saparatis Papua telah menyebabkan ketidakstabilan keamanan dan kesejahteraan dengan aksi kekerasan bersenjata seperti penyerangan terhadap aparat keamanan dan warga sipil. TNI turut dilibatkan dalam konteks Bantuan Operasi yang digelar oleh Polri dalam menumpas KSP. Akan tetapi, pengerahan TNI dalam penyelesaian konflik di Papua selalu dikaitakan dengan HAM. Penelitian ini bertujuan untuk membahas pendekatan strategi penyelesaian konflik yang terjadi di Papua melalui konsep pendekatan Smart Power, yang melibatkan semua elemen bangsa untuk membantu mencari jalan penyelesaian yang terbaik terhadap konflik di Papua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa TNI berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan Otsus melalui berbagai pendekatan strategis. TNI juga menghadapi beberapa tantangan seperti penggunaan kekuatan berlebihan yang telah menimbulkan korban jiwa dan pelanggaran HAM. Strategi TNI menangani konflik di Papua memiliki dampak yang kompleks dan bervariasi. Meskipun telah memberikan beberapa kemajuan, masih ada tantangan yang perlu diatasi dalam rangka mencapai perdamaian yang berkelanjutan. Kesimpulan yaitu strategi Smart Power yang diterapkan oleh TNI dalam menanggulangi konflik di Papua merupakan pendekatan yang menggabungkan elemen "Hard Power" dan "Soft Power" untuk mencapai stabilitas dan kesejahteraan di wilayah tersebut. Strategi ini dirancang untuk menangani kompleksitas konflik dengan cara yang lebih holistik dan efektif
ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DESA WOLOWA KECAMATAN WOLOWA KABUPATEN BUTON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Pengelolaan Dana Desa Terhadap Kepuasan Masyarakat Di Desa Wolowa Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), Wawancara dan penelitian kepustakaan (library research), Metode analisis data yang digunakan penulis adalah deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian yang diperoleh menjelaskan bahwa, peran pengelolaan dana Desa terhadap kepuasan Masyarakat telah sesuai dengan prinsip transparan, maupun prinsip akuntabilitas, sekalipun belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang ada. Namun berdasarkan laporan keuangan terkait dengan pengunaan dana desa masyarakat sangat puas dengan hasil yang program pemerintah desa Wolowa, Kecamatan Wolowa Kabupaten Buton. Dengan adanya Dana Desa membangun kesejahteraan masyarakat, baik dibidang kesehteraan perekonomian maupun kesejahteraan social. Karena itu perlu dilakukan perbaikan dan penyempurnaan terus-menerus dengan tetap menyesuaikan dan mengadaptasi pada situasi dan kondisi serta pengembangan hukum dan peraturan perundang-undangan
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPA Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui metode eksperimen pada materi magnet dan kegunaannya di kelas V mata Pelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Desain penelitian yang digunakan adalah PTK model Kemmis dan Taggart melalui empat tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 2 Lowu-Lowu pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 21 siswa, yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, siklus I dan siklus II diperoleh data sebagai berikut: prasiklus sampai akhir tindakan yaitu siklus II. Nilai ketuntasan siswa yang diperoleh pada prasiklus yaitu 4 orang siswa dengan nilai rata-rata 45 dan ketuntasan klasikal 19%. Sedangkan nilai ketuntasan siswa yang diperoleh pada siklus I yaitu 13 orang siswa dengan nilai rata-rata 67 dan ketuntasan secara klasikal 62%. Sedangkan untuk siklus II nilai ketuntasan siswa yang diperoleh yaitu 18 orang siswa sedangkan nilai rata-rata 80,2 dan ketuntasan belajar klasikal yaitu 85%