Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
1509 research outputs found
Sort by
Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Small Group Discussion Siswa Sekolah Dasar
This research is motivated by the low learning activity of fifth grade students at UPT SDN 005 Bukit Ranah. One of the solution to solve this problem is to use the small group discussion model. This study aims to improve the learning activity of fifth grade students at UPT SDN 005 Bukit Ranah with 34 students, with a of 18 male students ang 17 female students. The research method was classroom action research (PTK) implemented in two learning cycle consists of two meetings and four learning stages, namely: planning, implementing, observing, and reflecting. The time of the research was carried out in May 2023. Data collection technique using qualitative analysis and quantitative analysis. Based on the result of the learning activity of the fifth grade students at UPT SDN 005 Bukit Ranah in the pre-ativity with a learning mastery percentage of 41,17%. In the first n cycle I meeting I with a percentage of study completion of 44,11%, students who completed only 15 students and cycle I of meeting II increased with a percentage of learning completion of 52,94%, students who completed only 18 students. In cycle II meeting I also increased with a percentage of learning completion of 85,29%, students who completed only 29 students and cycle II of meeting II experienced another increase with a percentage of study completion of 91.17%, students who completed 31 students. So it can be concluded that by using the small group discussion model it can improve learning activity of fitft grade students at UPT SDN 005 Bukit Ranah.
Keywords: Stedents Learning Activity, Small Group Discussion, Classroom Action Research
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit ISPA di Kelurahan Nelayan Indah
Humans and the environment are an inseparable unit, interact with each other, and in a good environment harmonious and balanced interactions are established. The research location is in the Village of Nelayan Indah, Medan Labuhan District. The type of research used is descriptive quantitative with a cross sectional research design, which aims to determine what factors influence the incidence of ARI disease in Nelayan Indah Village. The sample in this study amounted to 210 people. Analysis of research data using univariate and bivariate data analysis, this study uses chi square statistical test to find out. The results showed that there was no significant effect between sex on ARI disease in Nelayan Indah Village (P Value = 0.106 > = 0.05), there was no significant effect between age on ARI disease in Nelayan Indah Village (P Value = 817 > = 0.05), there is a significant effect between environmental health on ARI disease in Nelayan Indah Village (P Value = 0.000 < = 0.05), there is no significant effect between behavior/PKIP on ARI disease in Nelayan Indah Village (P Value = 0.968 > = 0.05), there is a significant effect between MCH (mother and child health) on ARI disease in Nelayan Indah Village (P Value = 0.000 < = 0.05)
Analisis Penerapan Kurikulum 2013 dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MTs Al Ittihadiyah Laut Dendang
The implementation of the 2013 curriculum requires teachers to professionally design effective and meaningful (fun) learning, organize learning, choose the right approach, determine learning procedures and build competence effectively, and set success criteria. In implementing the 2013 Curriculum, learning achievement can be integrated into all learning in every field of study contained in the curriculum. This makes teachers who have used traditional evaluations have to change their evaluations, namely to become authentic evaluations based on curriculum demands. In accordance with the problem, this study aims to analyze "How to Apply the 2013 Curriculum in Improving Student Achievement at MTs Al-Ittihadiyah Laut Dendang". The method used is to use a descriptive method to find out the planning and implementation of the 2013 curriculum carried out by the teacher in implementing and increasing student achievement
Terminologi Evaluasi Pendidikan Dalam Surat Al-‘Ankabu>t Ayat 2-3 dan Al-Zalzalah Ayat 7-8 (Studi Komparasi Tafsir Al-Qura>n Al-‘Az}im Karya Ibnu Kas\i>r dan Tafsir Al-Azha>r Karya Buya Hamka)
Evaluation is a very important part of measuring the success of the learning process. The purpose of holding a learning assessment is to understand the extent to which students have experienced development or progress in three dimensions, namely cognitive, affective and psychomotor. The evaluation carried out by teachers when viewed from the fact that the world of education carried out by teachers that often occurs is not true. For example, when educators give exam questions to their students, but the questions given are not all in accordance with the material that educators have delivered to their students in the classroom during learning. This can result in low student learning outcomes. This study aims to provide an analysis of the principles of evaluation and types of evaluation in Sura Al-\u27Ankabut verses 2-3 and Sura Al-Zalzalah verses 7-8, as well as their relevance in education today. To obtain valid data, researchers use a qualitative paradigm with a muqaran interpretation approach, data collection techniques using documentation (document studies) with descriptive-analytical data analysis. The principles of evaluation in these two letters can be concluded including 1) The Hadaf Principle 2) the Al-kamal principle 3) the istimrar principle 4) the maudhuiyyah principle 5) the alfariq principle, and 6) the \u27adula principle. The type of evaluation contained in these two surahs is the first that the evaluation carried out includes all the use of the force that in man begins to produce a work or deed. The two types of evaluation used are evaluations to test human abilities against various aspects of life problems experienced by humans
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Outdoor Learning terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Mata Pelajaran IPA SD Kelas IV
This study aims to examine whether there is an effect of outdoor learning-based inquiry learning models on students\u27 conceptual understanding in class IV of SDN SUKO 1. This type of research is a quantitative experiment with a one group pretest-posttest design. The sample used in class IV research was 30 students. Data collection techniques used are pretest and posttest. The data obtained had an average pretest score of 63 and a posttest score had an average of 75. The results of the nonparametric Wilcoxon test statistical data obtained the number 0.00 <0.05, it was found that there was a difference before being given treatment and after being given treatment. It can be concluded that there is an influence of outdoor learning-based inquiry learning on the understanding of the concepts of fourth grade students at SDN SUKO 1 in learning natural science about plants and their functions
Analisis Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa pada Pembelajaran IPS
Latar belakang penelitian ini dimana keterampilan sosial siswa dalam kelas sangat kurang seperti kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mendengarkan pendapat orang lain, berintraksi, dan berempati. Penelitian ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dikalangan guru akan pentingnya penggunaan media dalam menunjang pengajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini ialah bahwa kompetensi guru dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa, sekolah dan guru sudah berupaya semaksimal mungkin dalam membantu membentuk perkembangan keterampilan social siswa dengan baik melalui memberikan pelatihan, seminar/workshop kepada guru sebagai bekal atau bahan untuk disampaikan dan diterapkan dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa
E-Learning Bebasis Wordpress Mobile solusi Media Belajar
Dalam melaksanakan Pembelajaran banyak sekali hambatan yang dihadapi oleh Dosen dan Mahasiswa pada saat pelaksanaan pembelajaran saat menggunakan e-learning. Tujuan penelitian ini adalah merancang e-learning berbasis wordpress mobile sebagai solusi media Belajar Mahasiswa pada Mata Pelajaran Media Pembelajaran, kemudian mengujinya, dan menganalisis tingkat validitas, baik efektif dan praktis. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan model Borg and Gall. Desain penelitian ini diantaranya: masalah, informasi, produk, validasi, perbaikan, uji coba pemakaian, dan produk final. Instrumen penelitian ini adalah angket validasi ahli media dan ahli materi, angket kepraktisan pada uji coba terbatas dan uji coba pemakaian serta hasil belajar mahasiswa. Data dianalisis dengan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah validasi ahli media nilai 0,902 (valid), ahli materi nilai 0,842 (valid). Diuji coba terbatas, e-learning berbasis wordpress mendapat nilai 80% (praktis) dari mahasiswa dan mendapat nilai 88, 75% (praktis) dari dosen. Pada uji coba pemakaian nilainya 82, 83% (praktis) dari mahasiswa. Untuk uji coba efektivitas diuji coba pemakaian, 86, 67% mahasiswa dapat nilai ≥ 70 (efektivitas secara klasikal). Dan ditinjau secara Gain Score mendapat nilai 54, 25% (sedang). Jadi, e-learning berbasis wordpress mobile layak, praktis dan efektif sebagai solusi media belajar
Interfaith Dialogue Dalam Pendidikan Agama Islam (Studi di Kabupaten Sumenep)
Tulisan ini mendeskripsikan tentang harmonisasi kehidupan antar umat beragama, yang berlandaskan adanya fastabiqul khairat dan menjaga tradisi etika dalam berdialog antar umat beragama. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis studi kasus. Analisis data yang digunakan analisis kualitatif, dengan lokasi penelitian di kabupaten Sumenep, tepatnya di desa Pabian dan di desa Dungkek. Kesimpulan penelitian ini adalah kesepakatan universal kehidupan bermasyarakat dikarenakan adanya dialog antar agama, hal tersebut menjadi solusi dalam menyelesaikan kesalahpahaman dalam interaksi sosial kemasyarakatan. Di samping itu, perlu juga mendapatkan perhatian yang besar atas etika dalam berdialog, yang mengedepankan kepada nilai-nilai pluralitas dan toleransi. Sebagaimana di desa Pabian dan desa Dungkek di Kabupaten Sumenep, kemudian tercipta masyarakat harmonis karena adanya fastabiqul khairat
Analisis Problematika Guru dan Orangtua Anak Usia Dini dalam Pembelajaran Daring di TK Batik Sidoarjo
Wabah virus corona menyebabkan perubahan dalam kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar yang semula dilakukan pembelajaran tatap muka berubah signifikan pembelajaran daring. Terutama pendidikan anak usia dini. Orangtua memiliki peranan penting untuk mendampingi anak belajar terutama anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika guru dan orangtua anak usia dini dalam pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pada 4 guru dan 3 orangtua anak usia dini yang bersekolah di TK batik jalan Kwadengan Barat no 68A, Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika guru di TK Batik Sidoarjo diantaranya kurangnya pemahaman guru dalam penggunaan aplikasi, keterbatasan media, jaringan internet yang lemah, keterbatasan waktu mengajar pembelajaran daring berlangsung, peserta didik mudah bosan selama pembelajaran daring, kurangnya fokus belajar anak, kesulitan mengkondisi peserta didik dan kurangnya sosialisasi antara guru dengan peserta didik dan teman sedangkan problematika orangtua di TK Batik yaitu kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dengan mendampingi anak selama pembelajaran daring yaitu kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dengan mendampingi anak selama pembelajaran daring, adanya sinyal dan internet yang lemah, kurangnya fokus belajar anak, anak mudah bosan selama pembelajaran daring, sarana dan prasarana yang tidak mendukung seperti kuota internet dan minimnya keahlian mengajar anak selama pembelajaran daring
Peran Orangtua dalam Menanamkan Literasi Lingkungan Anak Usia Dini
Perilaku ketidakpedulian lingkungan di Indonesia diukur menggunakan indeks yang mengukur tingkat ketidakpedulian suatu wilayah terhadap lingkungan hidup.. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menyelamatkan lingkungan dari kerusakan melalui penanaman literasi lingkungan sejak usia dini. Peran orangtua di masa usia dini sangat besar karena orangtua menjadi model bagi anak dalam berperilaku dan menyelesaikan masalah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur bagaimana orang tua terlibat dalam menanamkan literasi lingkungan pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan modifikasi instrumen Janina Iwaniec yang berisi indikator pengetahuan, sikap, perilaku orangtua yang melibatkan anak dalam literasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan orang tua belum terlibat secara optimal dalam perannya sebagai agen literasi lingkungan bagi anak karena masih berada dalam kriteria jarang. Penelitian dapat ditindaklanjuti dengan pengembangan model pengasuhan yang bisa mendorong orangtua supaya lebih terlibat dalam pendidikan literasi lingkungan