Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
    1509 research outputs found

    Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Kelas 1 SD Mardi Putera Surabaya dengan Menggunakan Pakem (Pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan)

    No full text
    Pembelajaran di kelas 1 SD merupakan pembelajaran tahap awal atau disebut membaca permulaan. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, namun tiga dari empat siswa kelas 1 SD Mardi Putera Surabaya belum bisa membaca lancar. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca permulaan kelas 1 SD Mardi Putera Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SD Mardi Putera yang belum bisa membaca permulaan. Subjek penelitian didapatkan dari hasil observasi dan wawancara. Kemudian subjek penelitian diberikan intervensi berupa pembelajaran membaca permulaan dengan pendekatan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM). Kegiatan pembelajaran berlangsung dalam delapan tahapan atau siklus. Penggalian data dalam penelitian ini menggunakan observasi partisipatif, wawancara informal, dan portofolio hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAKEM dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas 1 SD Mardi Putera Surabaya sebesar 12% pada subjek PT dan AU, sedangkan subjek GY mengalami peningkatan sebesar 20%. Keberhasilan pendekatan ini tergantung pada kemampuan guru dalam membuat pembelajaran yang melibatkan keaktifan siswa, kekreatifitasan guru dalam menggunakan alat dan bahan pembelajaran, keefektivan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai yang kesemuanya itu terintegrasi menimbulkan efek menyenangkan pada murid

    Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Gaya pada Anak Tunarungu Kelas IV di Sekolah Berkebutuhan Khusus Tunas Kasih Surabaya

    No full text
    Konsep gaya adalah salah satu pokok materi dalam pelajaran IPA Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil observasi, siswa tunarungu kelas IV di Sekolah Berkebutuhan Khusus Tunas Kasih Surabaya, peneliti menjumpai permasalahan bahwa kurangnya penguasaan pembelajaran IPA materi konsep gaya saat di kelas dengan nilai prosentase 40%. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan ada tidaknya pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan mengenal konsep gaya pada anak tunarungu kelas IV di Sekolah Berkebutuhan Khusus Tunas Kasih Surabaya. Penelitian ini merupakan desain “the one group pre–test and post–test designâ€. Subyek dalam penelitian ini adalah anak tunarungu kelas IV Sekolah Berkebutuhan Khusus Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan metode observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik non parametrik Sign Test (ZÊœ). Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini pada nilai Ho ditolak ZÊœ > +1,96 atau ZÊœ < -1,96 = 2,04 > 1,96 yang berarti hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan mengenal konsep gaya pada anak tunarungu kelas IV di Sekolah Berkebutuhan Khusus Tunas Kasih Surabaya setelah diberikan intervensi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri yaitu melalui kegiatan eksperimen gaya dapat mengubah bentuk benda, tampak ada perubahan yang lebih baik dari hasil pre test dan post test. Maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan model pembelajaran inkuiri berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mengenal konsep gaya pada anak tunarungu kelas IV di Sekolah Berkebutuhan Khusus Tunas Kasih Surabaya dengan taraf presentase 5% yaitu nilai ZÊœ = 2,04 > Z½ α = 1,96

    Meningkatkan Proses Pembelajaran melalui Moving Class

    No full text
    Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktifitas belajar siswa adalah dengan mengubah kegiatan belajar yang monoton yaitu dengan mengadakan program pembelajaran Moving Class (perpindahan kelas) dari kelas satu ke kelas yang lain yang disesuaikan dengan materi pelajaran. Kegiatan belajar yang monoton akan menimbulkan tragedi learning shut down bagi siswa, karenanya Moving Class merupakan alternative pemecahan masalah dalam proses pembelajaran. Perpindahan kelas di sini bukan hanya diartikan sebagai perpindahan antara ruang kelas saja, tetapi dapat juga meliputi kegiatan belajar yang dilakukan dihalaman sekolah, diskusi di Masjid, atau mencari literatur di perpustakaan. Dari pengamatan sementara, pelaksanaan Moving Class masih belum banyak diterapkan oleh sekolah tetapi ada juga sekolah yang sudah menerapkan sistem ini. Untuk itu penulis akan menjelaskan tentang moving class sehingga para guru, pembaca dan pemerhati dibidang pendidikan mempunyai gambaran tentang moving class dan bagaimana menerapkannya

    Hubungan Keharmonisan Keluarga dengan Perkembangan Moral Siswa Kelas IV dan V di MI Darul Falah Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri

    No full text
    Communities in Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri, low education, no awareness of education, being married young, there is no maturity in the household, the child eventually become victims. Question of how the family harmony, moral development of students and whether there are relationships with family harmony moral development of students grade IV and V MI Darul Falah Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri? The purpose knows the family harmony, moral development of students and there is relationship family harmony with moral development of students grade IV and V MI Darul Falah Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri. This research, field research to see the relationship of family harmony with moral development of students, sample student grade IV and V is 47 MI students of Darul Falah Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri, the analytical techniques coefficient product moment correlation of Karl Pearson. Conclusion there is relationship to the family harmony with moral development of students, because the harmony of the family support factor determining the moral development of students even though there are other factors influencing it. Results in MI Darul Falah Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri, the value of 0.99 r count> r table 0.334 (5%) and 0.99 count r> 0.430 (1%), very significant meaning accepted working hypothesis, "there is a relationship of family harmony with moral development of students MI Darul Falah Ngrangkok Klampisan Kandangan Kediri

    Interferensi Fonologis dan Leksikal Bahasa Arab terhadap Bahasa Indonesia dalam Terjemahan Buku Washoya Al-Abaa’ Lil-Abnaa’

    No full text
    Berkembang pesatnya dunia penerjemahan karya-karya berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia pada awal abad 21 merupakan suatu kemajuan yang patut disyukuri. Perkembangan pesat ini terutama dalam penerjemahan karya ilmu-ilmu keislaman dan juga sastra, namun yang patut masih disayangkan adalah hal ini diikuti dengan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh penerjemah. Interferensi merupakan salah satu gejala ketidakberterimaan berbahasa akibat adanya kontak dua bahasa atau lebih. Penelitian ini didasari asumsi bahwa seorang penerjemah cenderung mentransfer bentuk dan sistem dari Tsu ke dalam Tsa. Transfer yang dimaksud terbatas pada kecenderungan untuk menyamakan butir-butir atau unsur-unsur Tsu yang tidak diterima dalam Tsa, tanpa memperdulikan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) bahasa sasaran. Berdasarkan asumsi di atas, timbul sebuah pertanyaan mendasar pertanyaan yaitu: bagaimanakah bentuk interferensi fononologis dan leksikal bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia pada terjemahan buku washoya al-Abaa’ lil-Abna’? Bertolak dari pertanyaan di atas, maka untuk menjawabnya digunakan beberapa teori yang dapat memberikan gambaran yang jelas tentang bentuk Interferensi. Teori yang dimaksud adalah teori penerjemahan, analisis kontrastif, dan juga interferensi. Teori penerjemahan dimaksudkan untuk menjelaskan proses penerjemahan dari Tsu ke dalam Tsa, Analisis kontrastif digunakan untuk membandingkan antara fonologi bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Sesuai dengan penelitian yang hendak dicapai, maka metode yang digunakan adalah analisis isi. Dengan metode ini penyebab kesalahan bahasa yang dilakukan penerjemah dapat dijelaskan, yaitu ketidak berterimaan bahasa yang terdapat dalam korpus data berupa interferensi fonem. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku terjemahan Washoya al-Abaa’ lil-Abna’

    Aspek Pedadogis dalam Dakwah Rasulullah SAW: Studi Analitis Atas Q.S. Al-Jumu’ah 62: 2

    No full text
    Kitab suci al-Qur`an menyebutkan bahwa dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik (QS. Al-Ahzab 33: 21). Sebagai sosok yang dijadikan percontohan, Rasulullah memiliki kapasitas beragam sehingga setiap individu yang bermaksud meneladani beliau dapat menemukan gambaran ideal sesuai kapasitas pribadinya. Salah satu kapasitas yang melekat pada beliau adalah sebagai guru bagi para Sahabatnya. Adapun materi yang disampaikan berwujud wahyu Ilahi yang ditindaklanjuti dengan penjelasan yang dengan sendirinya menjelma menjadi al-Sunnah. Sisi ini menjadi menarik untuk dikaji sebab, sudah jamak diketahui, beliau adalah seorang revolusioner yang sukses dalam membumikan risalah Ilahiah yang diembannya dalam jangka waktu yang amat singkat hanya sekitar 23 tahun. Barangkali tidak berlebihan manakala ada asumsi tentang bagaimana dahsyatnya pola dakwah serta nuansa pendidikan yang digoreskan beliau dalam setiap dakwahnya tersebut sehingga menghasilkan output yang demikian cemerlang, jika diaplikasikan dalam proses belajar mengajar yang selama ini berjalan. Fokus pembahasan akan diarahkan pada QS. Al-Jumu’ah 62: 2 dengan menggunakan pendekatan analitis atau yang biasa disebut metode tahliliy dalam tafsir

    Hubungan Antara Bimbingan Belajar dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa di MI Nidhomiyah Jombang

    No full text
    With many appearing tutoring then expected to increase learning achievement student. Achievement of learning achieved by student is influenced by several factors, among them tutoring and motivation learning. The problem in this research is the relationship between tutoring and motivation learning to learning achievement student MI Nidhomiyah Jombang. The purpose of this study was to determine the relationship between tutoring and motivation learning to learning achievement student MI Nidhomiyah Jombang. This research is taking the entire population of the sixth grade students at MI Nidhomiyah Jombang academic years 2011/2012, amounting to 30 students, the data sampling technique used in this study is a questionnaire technique and documentation, with using SPS Sutrisno Hadi and Yuni Pamardiningsih, Psychology UGM Yogyakarta. Conclusion simultaneously with R2 = 0.312 F = 6.131 with p=0.007 (p 0.05, and X2Y there is correlation very significant r = 0.556 with p = 0,002 where p<0.01

    Implementasi Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah melalui Flash Card Bahasa Arab pada Kelompok A di RA al Hikmah Ngampungan Bareng Jombang

    No full text
    Arabic flash card media is a card learning media that is used by teachers to learn learning in children in reading hijaiyah letters correctly and correctly, related to the development of RA age children (4-6 years) included in pre-operational walls while children cannot Think abstractly about an event or event, so the child understands it better. With the aim of this study to determine the implications of the use of Arabic flash card media in the ability to read group A hijaiyah letters at RA Al Hikmah Ngampungan Bareng Jombang. this research is a qualitative method with data analysis techniques using data collection on the results of children\u27s assessment through a grid of research instruments which are then summarized in the results of the study. The population in this study were group A RA Al Hikmah students who collected 27 children with a sample of 6 children. the results can be seen by the increase in the score of the ability to read the hijaiyah letters in group A children so that the results of the study entitled "the ability to read hijaiyah letters through Arabic flash cards in group A in RA Al Hikmah Ngampungan Bareng Jombang" have been implicated in the results of children\u27s activities

    Peran Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kecerdasan Siswa di SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik

    No full text
    Pembahasan tentang profesionalitas guru saat ini masih banyak dibahas oleh orang dan masih saja diperdebatkan orang, baik kalangan para pakar ahli Pendidikan maupun di luar kalangan tersebut. Bahkan banyak yang menyepelehkan kewibawaan seseorang guru. Orang tua siswa pun kadang menghakimi dan mengintervensi seorang guru karena kurang profesional, tidak berkualitas, ketika siswa tersebut tidak dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi sendiri atau tidak sesuai dengan keinginan anaknya atas kemampuannya. Guru harus mempunyai keprofesionalitasan atas keguruannya karena menuntun sebuah kecerdasan spiritual siswa. Yang mana harus disorot dan diperhatikan oleh seorang guru apabila siswa yang tidak mempunyai kecerdasan spiritual akan mengalami rasa yang hampa pada dirinya dengan diibaratkan seperti tembok tidak ada tiang penyangga meskipun juga siswa mempunyai banyak prestasi yang telah diraihnya. Dikarenakan kecerdasan spiritual mempunyai tingkatan yang tertinggi diantara kecerdasan-kecerdasan yang lainnya. Kecerdasan spiritual dapat membantu mengatasi dari semua beban yang dirasa paling berat menjadi ringan.dan beberapa disebutkan kiat untukk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa tersebut. Dan jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Selanjutnya, yang akan digaris bawahi adalah berapa kiat dalam meningkatkan kecerdasan spiritual yang telah ditanamkan pada stakeholder sekolah SPEMDALAS ini antara lain Guru menjadi teladan, membimbing, menyerukan, mengembangkan kecerdasan spiritual tersebut

    0

    full texts

    1,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇