Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
1509 research outputs found
Sort by
Pengembangan Model Sistem Pembelajaran PGDL
Tujuan pengembangan model dasar pendidikan jasmani lebih lanjut adalah untuk lebih meningkatkan efektifitas dan efisiensi belajar mengajar di sekolah. Berdasarkan analisis di atas, model pembelajaran PGDL memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif yaitu. H. Model PGDL adalah model yang menciptakan pembelajaran PJOK berbasis teori yang kuat, komponen model yang saling berhubungan. kedua, yang dapat dilaksanakan secara praktis di kelas maupun di lapangan, dapat meningkatkan minat dan kemampuan belajar siswa untuk berperan dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran PJOK di sekolah manapun. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah menghasilkan gambaran, gambaran atau lukisan yang sistematis, faktual dan tepat mengenai fakta, sifat-sifat dan hubungan-hubungan dari fenomena yang diteliti. atau instruksi wawancara, atau kuesioner, atau instruksi dokumen, tergantung pada metode yang digunakan
Efektivitas Kurikulum 13 dalam Proses Pembelajaran PAI di SD Negeri 060851
Kurikulum 2013 adalah suatu kumpulan perangkat pelajaran serta program pendidikan yang bertujuan untuk melahirkan generasi emas bangsa Indonesia. Pada Kurikulum 2013 ini, terdapat sebuah agenda yang menitik beratkan peserta didik alias siswa untuk lebih banyak menerapkan pembelajaran observasi, menggunakan alar, aktif bertanya, serta menunjuk segala hal yang diperoleh dari materi yang telah disampaikan oleh Guru. Tidak seperti kurikulum sebelumnya, Kurikulum ini mempunyai 3 aspek utama, diantaranya mampu melahirkan peserta didik dengan akhlak yang mulia (afektif), mempunyai keterampilan (psikomotorik), dan mempunyai pengetahuan yang irasional (kognitif)
Pentingnya Perdamaian dalam Kerukunan Umat Beragama di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara (Studi Kasus Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara)
Kerukunan umat beragama suatu merupakan kebutuhan manusia. Dengan adanya kerukunan antar umat beragama, maka akan terciptanya perdamaian antara pemeluk agama. Untuk menciptakan kerukunan dan toleransi antar umat beragama agar bisa menjadi alat pemersatu bangsa, kemajemukan harus dikelola dengan baik dan benar, maka diperlukan cara yang efektif yaitu dialog antar umat beragama untuk permasalahan yang mengganjal antar masing-masing kelompok umat beragama. Kemudian dalam hal demi menjaga kerukunan, faktor peran nilai agama atau faktor pertukaran sosial yang lebih memiliki peran dalam kerukunan umat beragama khususnya dalam masyarakat di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
Perancangan Aplikasi Sistem Informasi Absensi Online Berbasis Mobile (Studi Kasus : SMA Negeri 1 Dolok Masihul)
Absen merupakan salah satu komponen penilaian dalam dunia pendidikan, salah satunya adalah penggunaan teknologi absensi online berbasis mobile. Proses kehadiran manual masih tidak efisien dan dapat memakan waktu yang lama. Saat terjadi kesalahan, data kehadiran menjadi tidak terstruktur dan sulit dipantau. Memperbarui proses kehadiran manual menjadi sistem absensi online maka kehadiran akan lebih mudah digunakan kapan saja dan di mana saja. Perancangan sistem absensi online ini digunakan untuk memudahkan absensi melalui smartphone Android masing-masing siswa saja. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang aplikasi absensi di SMA N 1 Dolok Masihul. Digunakan untuk mencatat kehadiran siswa selama kegiatan belajar mengajar dan untuk melihat laporan kehadiran siswa. Alat pengembangan yang digunakan peneliti adalah Kodular dan metodologi pengembangan yang digunakan yaitu System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya sistem online berbasis mobile kemungkinan akan meningkatkan kedisiplinan siswa SMA N 1 Dolok Masihul
Penerapan Kurikulum Campuran (K-13 & Kurikulum Merdeka) di MAN Binjai
The Indonesian education system has undergone many curriculum revisions. The 2013 curriculum is now used as the main curriculum in schools. However, a number of schools use a unique curriculum known as the Independent Curriculum. The aims of this study were to: (1) find out the differences in implementation between the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum at MAN BINJAI; (2) comparing the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum at MAN BINJAI; and (3) examine the challenges related to the implementation of the 2013 curriculum and the independent curriculum in the classroom. The results of the research show that the implementation of a mixed curriculum can be implemented, but there are still obstacles that must be faced by both teachers and students. So there is still something that needs to be improved in the use of the mixed curriculum
Pelibatan Orang Tua di Sekolah Dasar: Upaya Kepala Sekolah dan Guru dalam Mencapai Tujuan Pendidikan
Banyak orang tua yang kurang aktif dalam mengikuti perkembangan pendidikan anaknya di sekolah sehingga kepala sekolah dan guru di sekolah dasar harus memiliki strategi yang efektif untuk melibatkan orang tua dalam proses pendidikan anak. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan upaya kepala sekolah dan guru dalam mencapai tujuan pendidikan dengan pelibatan orang tua di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan wawancara pada lima orang guru. Penelitian ini memiliki tiga prosedur, yaitu: orientasi, reduksi, dan seleksi. Ada tiga tahap dalam menganalisis data, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa upaya yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah dan guru dalam melibatkan orang tua untuk mencapai tujuan pendidikan di antaranya: membuat program keterlibatan orang tua secara berkala, komunikasi yang efektif, melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, memperkuat kepercayaan, mempertimbangkan kebutuhan orang tua, menyediakan kesempatan untuk memberikan umpan balik, memanfaatkan teknologi. Diharapkan dengan kerja sama antara kepala sekolah, guru, dan orang tua, dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak sehingga mampu mencapai tujuan pembelajaran
Analisis Implementasi Program Bimbingan Konseling pada Bidang Bimbingan Belajar di Kurikulum Merdeka
The application of the learning curriculum also affects the perspectives obtained by students, both their understanding of education and the involvement of guidance and counseling in the school itself. As an inseparable part of the learning process in schools, guidance and counseling services are expected to be able to help achieve the goals of the independent curriculum. The purpose of this study was to determine the implementation of the guidance and counseling program in the field of tutoring in the independent curriculum. This research method is qualitative research with a phenomenological approach. The implementation of the counseling guidance program at SDN 03 Pakan Labuh is based on what the teacher does, namely that the teacher has carried out the function of a class teacher who is also a student counseling teacher. One of the services that teachers have provided related to the field of tutoring is to provide learning guidance services and also consulting services. However, several counseling guidance services have not been carried out related to the field of tutoring. So in this case the counseling teacher needs to pay more attention to the role they have so that the role of counseling as a profession can help the successful implementation of the independent curriculum in elementary schools
Nilai Pendidikan Profetik dalam Buku Al-Azkar An-Nawawi
Moral manusia yang kita temui belakangan ini mulai mengkikis dari mulianya akhlaq al-karimah, terlebih pada manusia yang berstatus peserta didik, kemunduran moral yang mencolok ini dikarenakan minimnya pengetahuan yang tertanam dalam diri mereka. Minimnya mereka juga tidak dapat dipojokkan atau disalahakan, westernisasi-lah yang sangat mempengaruhi peradaban sekarang, Âmedia sosial yang marak dan dapat ditemukan di setiap mata memandang memiliki peran aktif dan berpengaruh besar terhadap kemunduran moral ini. Salah satu cara dengan mendalami ajaran Nabi Muhammad yang tertuang dalam karya-karya ulama Islam dengan model Tematik akan lebih memudahkan para peserta didik dalam memperbaiki kepribadiannya. Pendidikan profetik bertujuan memperbaiki moral dan peradaban manusia pada akhir zaman ini, yang pada akhirnya para manusia dapat menerapkan nilai-nilai pada pendidikan profetik
Implementasi Strategi Inkuiri Berbasis Metode Brainstorming pada Mata Pelajaran PAI di SMK PGRI Pandaan – Pasuruan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi inkuiri berbasis metode brainstorming pada mata pelajaran PAI di SMK PGRI Pandaan-Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah penggunaan strategi inkuiri berbasis brainstorming dapat dikatakan berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan observasi yang dilakukan peneliti langsung, dan hasil wawancara dengan guru PAI, waka kurikulum, serta peserta didik yang telah dilaksanakan oleh peneliti
Penerapan Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa di kelas III UPT SDN 013 Kumantan. Yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas III. Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 11 orang siswa, sedangkan objeknya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar dokumentasi dan lembar tes belajar selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan melalui 2 siklus, pada pertemuan kedua siklus I kemampuan pemahaman konsep Hasil tes pada siklus I pertemuan 1 dan 2 menunjukkan ada 6 orang siswa (54, 55%) dari 11 siswa yang tuntas dengan kategori rendah (≤55%), sedangkan pada siklus 2 pertemuan 1 menunjukkan ada 7 orang siswa (64%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategori cukup (≤70%), dan pada siklus II pertemuan 2 menunjukkan ada 9 orang siswa (81%) dari 11 orang siswa yang tuntas dengan kategoti tinggi (≤85%). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila menggunakan model pembelajaran Aptitudetreatment Interactiaon (ATI). Maka dapat meningkatkan Kemampuan pemahaman kosep matematika siswa kelas III UPT SDN 013 Kumantan