Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
1509 research outputs found
Sort by
Pelaksanaan Penilaian Autentik Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran PAI di SMP PAB 8 Sampali
Planning, implementing, and evaluating it is part of the learning process. One tool to assess the extent to which the planned learning objectives have been met is an assessment. Authentic assessment is one of the evaluations used in education. Tests that combine learning processes and objectives are called authentic assessments. The purpose of this study was to provide an overview of the use of authentic assessment in the Islamic Religious Education subject at SMP PAB 8 Sampali as evidenced by the use of authentic assessment on the elements of attitude, knowledge and skills. This research is qualitative with a descriptive approach. Data collection in this study was carried out using interview techniques, field observations (observations), and collection, as well as using data collection techniques in the form of library research. The subjects in this study were teachers of Islamic Religious Education at SMP PAB 8 Sampali. The results of the research that the researchers conducted at SMP PAB 8 Sampali, namely that even though it was not fully in accordance with the assessment guidelines, authentic assessments had been carried out
Kemampuan Guru dalam Melaksanakan Pembelajaran PAI dengan Pendekatan Saintifik Learning pada Kurikulum 2013 di SMP Bina Siswa Kabupaten Deli Serdang
The problem analyzed in this study is the teacher\u27s ability to carry out PAI learning with a scientific learning approach in the 2013 curriculum at SMP Bina Siswa, Deli Serdang Regency. This research was conducted with the aim of describing the problems faced by PAI teachers at SMP Bina Students in Deli Serdang Regency in the application of scientific learning-based learning to PAI learning. The research method used is using qualitative research methods and descriptive approaches. This research was conducted at SMP Bina Siswa, Deli Serdang Regency, using data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation and library research. The subjects of the study were school principals, Islamic religious teachers and several student representatives from grades 7 to 9 at SMP Bina Siswa, Deli Serdang Regency. The results of the research obtained are: (1) Teachers who teach PAI subjects at Bina Siswa Middle School still experience difficulties in planning the implementation of learning, because the rules that change frequently make teachers confused, so there are teachers we study who still use lesson plans. long. Policies that often change also make teachers who initially understand do not understand anymore and have to learn from the beginning. (2) PAI teachers who do not understand the concept of a scientific approach, so PAI teachers have difficulty presenting material for students to easily understand, sometimes they often find it difficult to manage classes which are part of class management skills. (3) PAI teachers at SMP Bina Siswa, Deli Serdang Regency, still use a conventional approach in the learning process, learning activities use approach considering the teacher
Peningkatan Mutu Pendidikan Perspektif Kepemimpinan dan Kebijakan Kepala Madrasah di Madrasah Ibtidaiyah
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan mutu pendidikan perspektif kepemimpinan dan kebijakan kepala madrasah. Pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah yang ada di Sumatera Selatan. Sumber data menggunakan sumber primer dan sekunder teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Adapun teknik menjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian yaitu pendekatan mutu pada lembaga pendidikan tersebut baik dari segi bidang SDM, dan lain-lainnya tergolong baik. Adapun usaha yang dilakukan oleh kepala madrasah dalam peningkatan mutu pendidikan di lembaga tersebut yaitu dengan loyalitas kepala lembaga, berintegritas, dan berkomitmen dalam menjalankan amanah yang diemban
Pengembangan Karater Percaya Diri Siswa Kelas IV Melalui Metode Diskusi di SDN Bareng Krajan 2 Krian
The research was conducted with the aim of describing the application of the discussion method in cultivating a confident character and to show an increase in the value of self-confidence in thematic learning in class IV B students at SDN Bareng Krajan 2 Krian. In this study the method used was classroom action research which was applied in 2 cycles. The subjects in this study were students of class IV B SD Bareng Krajan 2. The data collection technique in this study was obtained from the results of a questionnaire related to the value of the character of self-confidence in each cycle. The data analysis technique used in this study was carried out descriptively. The results obtained from the application of this discussion method can increase the value of the character of self-confidence which is shown from the average value obtained. The average self-confidence score of students in class IV B was 56.90 then in cycle I it became 64.25 and in cycle II it became 76.30 with an average score above the KKM which was 75.0 which had been determined by the researcher. The value of the character of self-confidence in class IV B students based on the acquisition of values ​​from the results of the questionnaire found an increase with the application of the discussion method to learning activities
Analisis Soal dalam Meningkatan Ketuntasan Belajar Materi Eksponen dan Logaritma melalui Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketuntasan belajar materi bentuk pangkat, akar, dan logaritma melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MM-1 SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto yang berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, tes, dan pengamatan proses pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: validasi data, pembijian (scoring) data, analisis data dengan perhitungan distribusi frekuensi skor, rekapitulasi hasil analisis dan penyimpulan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus I ke siklus II meningkat
Implementasi Model Pembelajaran Window Shopping dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya hasil belajar siswa kelas 2 pada mata pelajaran Aqidah Akhlak. Penerapan model pembelajaran Window Shopping bertujuan untuk mengetahui penerapan dan pengaruh model tersebut terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Pretest-Posttest Design. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 57,09 dan rata-rata posttest sebesar 87,04. Sehingga terdapat peningkatan sebesar 29,97. Hasil analisis menggunakan uji non parametrik (Uji Wilcoxon) menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran Window Shopping terhadap hasil belajar Aqidah Akhlak siswa kelas 2
Efektivitas Penggunaan Media Kartu Gambar Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Bilangan Siswa Kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Ta’mirul Islam Surakarta
Matematika adalah mata pelajaran yang wajib disetiap jenjang pendidikan. Karena mata pelajaran matematika merupakan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bilangan-bilangan, dan konsep-konsep yang bersifat abstrak. Tidak hanya sekedar berisi tentang hafalan rumus-rumus saja akan tetapi bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektiv atau tidaknya dalam penggunaan media kartu gambar pada pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yakni data penelitian berupa angka-angka yang akan diukur menggunakan statistik sebagai alat uji perhitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti untuk menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini penulis menngunakan sampel 2 kelas dari 3 kelas yang ada, yang masing-masing berjumlah 25 siswa. Kelas Umar sebagai kelas konvensional dan kelas Ustman sebagai kelas eksprimen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penilaian ulangan harian kelas Umar dan Kelas Ustman. Sedangkan analisis data pada penelitian ini adalahh pemusatan data, deskripsi, uji stistik menggunakan program SPSS versi 26. Hasil penelitian di kelas 1 MI Ta’mirul Islam Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 menunjukkan bahwa media kartu gambar efektif terhadap hasil belajar matematika materi bilangan. Dengan menggunakan uji independent sample t test nilai sig (2-tailed) sebesar 0,013 > 0,05, sehingga terdapat signifikansi pada hasil belajar matematika materi bilangan menggunakan media kartu gambar
Dimensi dan Prinsip-prinsip Hubungan Interpersonal menurut Bebee dan Redmond
Artikel ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana dimensi dan prinsip-prinsip hubungan interpersonal serta pendekatan-pendekatan komunikasi yang dilakukan seseorang. Kita juga dapat membedakan antara hubungan dengan melihat tingkat kepercayaan, keintiman, dan kekuatan yang ada dalam hubungan. Meskipun ada banyak jenis kepercayaan, kepercayaan antarpribadi umumnya melibatkan keyakinan bahwa individu dapat mengungkapkan informasi tentang dirinya kepada orang lain karena orang lain menerima siapa dirinya dan berkomitmen pada hubungan tersebut. Keintiman adalah tingkat di mana rasa diri seseorang diterima dan dikonfirmasi oleh orang lain. Kekuatan adalah tingkat di mana seseorang dapat memengaruhi orang lain dalam arah keinginan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen serta teknik analisis data deskriptif dengan presentase. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang ada, maka yang dapat disimpulkan dalam penelitian ini sehubungan dengan Peranan Komunikasi Interpersonal adalah sebagai berikut: (1). Secara keseluruhan peranan komuikasi interpersonal dalam meningkatkan pengetahuan disimpulkan cukup baik. (2). Bahasa yang digunakan oleh sudah sangat tepat dalam berkomunikasi.(3). Komunikasi non verbal yang dilakukan dalam berinteraksi adalah dengan menggunakan gerakan, objek tambahan, isyarat, raut dan ekspresi wajah, simbol serta intonasi suara yang bervariasi.(4). Pesan yang disampaikan dalam Komunikasi interpersonal lebih kepada konsep dan juga motivasi
Pengaruh Globalisasi pada Eksistensi Pendengar Radio di Era Digital
Di era digitalisasi saat ini, radio adalah salah satu saluran massa yang banyak digunakan untuk menyampaikan informasi. Alasan untuk ini adalah karena radio memiliki tiga keunggulan dibandingkan bentuk media lainnya, yaitu mobilitas tinggi, realitas, dan kesegaran informasi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi komunikasi yang digunakan di era digital untuk mempertahankan loyalitas pendengar. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, maka ada 3 hasil yang didapat yaitu Pertama, radio berkembang melalui sosial media dan melakukan konvergensi media. Kedua, menyapa pendengar dan memberikan perhatian kepada komunitas pendengar. Ketiga, merencanakan strategi komunikasi yang dimulai dengan riset sampai evaluasi
????? ?????? ?? ?????? ?????? (????? ??????? ??????? ?????????)
??????? ??? ????? ??: 1) ?????? ??? ???? ?????? ?? ?????? ??????? 2) ?????? ?????? ? ????? ???? ???? ???? ???? ?????? ?? ?????? ??????, 3) ?????? ??????? ???? ?????. ??????? ?????? ?? ??? ????? ???????? ????????? ?? ???????? ?????????. ????? ??????? ????????? ?? ??? ???????? ???? ?????? ???????? ??????? ???????. ??? ????? ????? ????????? ?? ??? ????? ??? ?????? ????????? ??????? ???????????? ??????? ???????? ???????? ?????????. ????? ??? ????? ?? ????? ??????? ?????? ???????. ?????? ??? ????? ??: 1) ??? ???? ?????? ?? ?????? ?????? ???? 48 ???. 2) ????? ?? ???? ??????? ????? 31 ?40? ???? ??????? ????? 34 ?187? ???? ?????? ????? 117? ???? ????? 45 ?49? ???? ????? 107? ????? ????? 85? ????? ????? 61 ?77? ????? ????? 21 ?37? ???? ????? 75? ?? ????? 15? ???????? ????? 49? ???? ????? 1? 7 ? 55? ??????? ????? 11? ????? ????? 12? 14 ?55? ????? ????? 34? ??????? ????? 63? ??? ????? 3 ?30? ???? ????? 46 ?59? ???? ????? 47 ?50? ?????? ????? 17 ?18? ?????? ????? 61? 66 ?85? ??????? ????? 27 ?32? ??????? ????? 35? ???? ????? 18? ????? ????? 1 ?46? ???????? ????? 42. 3) ???? ?????? ???? ????? ????????? ????? "?????" ???? 8 ??? ?? ?????? ??????, ????? "???????" ???? 40 ??? ?? ?????? ??????