Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
1509 research outputs found
Sort by
Sistem Informasi Pendukung Pengambilan Keputusan Manajemen Pendidikan
Education Management Information System is a combination of human resources and information technology applications to select, store, process, and retrieve in order to support the decision-making process in the field of education. Researchers realize the importance of adopting information systems practices combined with technological advances. The purpose of this study is to find out how information systems are meant as support for education management decision making. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The results of this study show that the information system supporting education management decision making greatly utilizes all the potential of facilities / facilities and infrastructure as a stepping stone in the application of education management information systems. Stages in Management Information Systems 1). Management Information System Data Collection Process, 2). Management of Management Information Systems, 3) Deployment of Management Information Systems. Specifically, the development of an education driver\u27s license can provide improvements in educational services, namely, policy-making considerations on the customer satisfaction process in a determination of meeting educational quality standards that include basic services and auxiliary services
Peran Mahasiswa KKN UINSU dan Perangkat Desa dalam Mengatasi Stunting dan Buta Huruf Al-Qur’an di Nagori Lingga Kec. Gunung Malela Kabupaten Simalungun
The role of uinsu KKN students and the Lingga village apparatus, Gunung Malela sub-district, Simalungun district in overcoming stunting and illiteracy of the Qur\u27an in children in Lingga village went very smoothly. Uinsu KKN students totaling 25 people. With 4 men and 21 women with village officials participating in disseminating information about the importance of preventing stunting from an early age, the village community also helps and collaborates with students in introducing and teaching the letters of the Qur\u27an. to children in the village, especially to children who do not know how to read the Qur\u27an at an old age. This happens because children from childhood have been given by their parents with smartphones and parents are also quite indifferent to their children\u27s religious education
Penerapan Metode Muraja’ah Shalati ila Mamati pada Program Tahfizh Ma’had ‘Aly Baitul Qur’an Wonogiri Tahun Ajaran 2021/2022
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti: 1) Penerapan metode muraja’ah pada program tahfizh Ma’had ‘Aly Baitul Qur’an Wonogiri 2021/2022. 2) Faktor pendukung apa saja yang ada selama proses penerapan metode muraja’ah pada program tahfizh Ma’had ‘Aly Baitul Qur’an Wonogiri 2021/2022. 3) Faktor penghambat apa saja yang ada selama proses penerapan metode muraja’ah pada program tahfizh Ma’had ‘Aly Baitul Qur’an Wonogiri 2021/2022.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Ma’had ‘Aly Baitul Qur’an Wonogiri pada bulan agustus 2022. Objek penelitiannya ialah metode muraja’ah shalati ila mamati. sedangkan informan penelitian yaitu mudiroh, usatadzah dan santri ma’had. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data situs individu (individual-site analysis) dan analisis data lintas situs (cross- site analysis). Keabsahan data dilakukan melalui credibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas.
Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa : 1) penerapan metode muraja’ah shalati ila mamati: a) Shalat sunnah tahajud, b) Shalat sunnah rawatib, c) Shalat sunnah dhuha, d) Shalat sunnah lainnya. 2) Faktor penghambat metode shalati ila mamati : a) Tidak mengerjakan shalat sunah, b) Beranggapan bahwa muraja’ah didalam shalat sunnah merupakan bukan suatu keharusan, c) Sakit, d) Lelah, e) Mengantuk, f) Malas, g) Futur. Faktor pendukung metode shalati ila mamati: a) Hadir di masjid sebelum masuk waktu shalat, b) Mengubah pola pikir terhadap muraja’ah pada shalat sunnah, c) Menjaga kesehatan, d) Mejaga pola makan, e) Menjaga jam tidur, f) Memberikan motivasi dan juga hiburan, g) Adanya dukungan dari keluarga dan orang sekitar
Konsep Pendidikan Multikultural dalam Pandangan James a Banks
James A. Banks, profesor kulit hitam pertama yang dipekerjakan oleh College of Education dikenal di seluruh dunia karena beasiswa perintisnya di bidang pendidikan multikultural. Menurut Banks ada 5 dimensi Pendidikan multikultural yang harus ada dalam Pendidikan multikultural. Pertama integrasi Pendidikan multikultural dalam kurikulum, kedua kontruksi ilmu pengetahuan. Ketiga pengurangan prasangka, keempat. An equity pedagogy (Pedagogi kesetaraan), kelima pemberdayaan budaya sekolah dan struktur social. Banks dengan lima dimensi tersebut membuka jalan terang dalam menjawab perdebatan barat soal disparitas dan pengelompokan sebuah etnis dan budaya. Pendidikan multikultural Banks sangat cocok diterapkan pada spirit pendidikan nasional di seluruh dunia
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Lokasi, dan Produk Pembiayaan terhadap Pengembangan UMKM Nasabah (Studi Bank Wakaf Mikro Pesantren Mawaridusallam)
Background: Indonesia as a country with the largest Muslim population in the world has a very large potential for cash waqf, but this has not been optimally developed. Purpose: This study aims to determine the effect of service quality, location, and financing products on the development of MSME customers. Methods: Quantitative research design with Cross Sectional study design. The research was conducted in June 2023. The population in this study were 86 customers. The sample in the study were 71 customers obtained using the slovin formula. Data analysis used the Kolmogorov-Smirnov test, multiple linear regression, Test F and Test R2. Result: the test results show that the value of Fcount (23.520) > Ftable (2.74) with a value of Sig F = 0.00 <0.05 means that the variables of Quality of Service, Location and Financing Product simultaneously (together) have a significant effect on the MSME Development variable. Conclusion: Service Quality, Location, and financing products have a significant impact on MSME development
Penerapan Teori Belajar Behavioristik dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Muttaqin Gunungsari Kabupaten Serang
Studi ini membahas tentang pembentukan karakter religius pada siswa madrasah ibtidaiyah Al Muttaqin Gunungsari Kabupaten Serang – Banten ditinjau dari teori belajar behavioristik dimana teori ini mengedepankan perubahan prilaku yang nampak sebagai konsekuensi dari hasil belajar dengan polanya yang terkenal yaitu stimulus-respon. Pada studi ini peneliti fokus pada pola pembentukan karakter religius siswa yang dilaksanakan di sekolah yang dijadikan tempat penelitian, program-program dan pola pendidikan tersebut akan disandingkan dengan teori belajar behavioristik. peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitan ini dengan jenis penelitan deskriptif, peneliti melakukan pengamatan langsung (observasi), wawancara kepada kepala sekolah, guru-guru serta dokumentasi, data yang diperoleh dianalisis menggunakan triangulasi. Hasil penelitan menunjukan bahwa Penerapan pendidikan karakter religius siswa di madrasah ibtidaiyah Al Muttaqin menggunakan pola pembiasaan terhadap kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berulang dan terus menerus, nilai-nilai agama diajarkan melalui pembelajaran formal maupun non-formal, serta kolaborasi antara satuan pendidikan dan wali siswa. dari upaya tersebut menghasilkan terbentuknya sikap religius siswa terlihat dari taat beribadah seperti salat berjamaah, menghafal Alquran, dan selalu ikut serta kegiatan keagamaan
Peningkatan Sikap Sosial Peserta Didik pada Pembelajaran IPS SD Menggunakan Model Value Clarification Technique (VCT) Berbantuan Question Card
Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya sikap sosial peserta didik pada pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri 010 Langgini. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model value clarification technique (VCT) berbantuan question card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap sosial peserta didik dengan menggunakan model value clarification technique (VCT) berbantuan question card pada peserta didik kelas V SD Negeri 010 Langgini. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi dan waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2023. Subjek penelitian ini peserta didik kelas V yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan berupa dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model value clarification technique (VCT) berbantuan question card dapat meningkatkan sikap sosial pada kelas V SD Negeri 010 Langgini. Pada siklus 1 pertemuan I hasil sikap sosial 41,67% dan pada pertemuan II hasil sikap sosial 50%. Selanjutnya pada siklus 2 pertemuan I hasil sikap sosial 58,33% dan di pertemuan II dengan persentase 83,33%. Dari 12 orang peserta didik hanya 10 orang peserta didik yang tuntas dengan ketuntasan klasikal 83,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model value clarification technique (VCT) berbantuan question card dapat meningkatkan sikap sosial pada pembelajaran IPS peserta didik kelas V SD Negeri 010 Langgini
Implementasi Program Adiwiyata Mandiri untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa di Sekolah Dasar
This research aims to describe the Implementation of Adiwiyata Program in Elementary School. There are 2 focus problems, namely; (1) How is the implementation of the Adiwiyata Mandiri Program in improving students\u27 environmental care character in elementary schools? (2) What are the obstacles in the implementation of the implementation of the Adiwiyata Mandiri Program in improving students\u27 environmental care character in elementary schools? The type of research conducted is descriptive qualitative. Data collection techniques were conducted by interview, questionnaire, observation and documentation. The results obtained related to the implementation are generally implemented through four aspects, including aspects of environmentally sound policies, environmentally-based school curriculum, participatory-based activities and management of environmentally friendly supporting facilities. Students managed to implement the Adiwiyata Program independently based on each indicator of environmental care character. The obstacles faced include a non-uniform understanding of the objectives of the Adiwiyata Program and the lack of participation of some students in protecting the environment as a program to care for nature and themselves
Upaya Penanaman Nilai Moderasi Beragama pada Siswa SDN 105337 Pantai Labu Pekan
Indonesia is a country with various tribes, cultures and ethnicities among its people. Indonesia is also one of the countries with the largest population in the world, home to more than 250 million people. With the large number of people in Indonesia there are also many differences in ethnicity, culture and language. Therefore, it is important to instill the values ​​of religious moderation starting from an early age so that children are accustomed to existing differences and are able to understand any differences that exist. The aim of writing this journal is to find out what efforts are made to instill the values ​​of religious moderation in elementary school children, specifically at SDN 105337 Pantai Labu Pekan. The research method is descriptive qualitative because it is in accordance with the problems raised and the subject matter of this research, namely to find out what and how efforts are made to instill the values ​​of religious moderation in children, so data is needed to be described in detail and in depth and as it is. . The data collection technique is observation, interviews and documentation
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Komik untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak di SD IT Al-Anshar Tanjung Pura
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan pada bahan ajar komik untuk meningkatkan kreatifitas pada anak kelas III di SD IT Al Anhar Tanjung Pura. Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model desain pengembangan ADDIE. Model ini disusun secara terprogram dengan urutan-urutan kegiatan yang sistematis sebagai upaya pemecahan masalah belajar yang berkaitan dengan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Desain pengembangan model ini memiliki 5 langkah pengembangan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa produk bahan ajar berbasis media komik ini layak untuk digunakan dan efektif dalam meningkatkan kreatifitas siswa, secara khusus pada mata pelajaran Tematik Tema 7 Materi Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi