Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
    1509 research outputs found

    Analisis Model Pembelajaran Mind Mapping untuk Meningkat Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghadapi tantangan kurangnya kepuasan dalam prestasi belajar siswa yang diakibatkan oleh kurangnya kecakapan pengajaran di kalangan pendidik. Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka (LR), penelitian ini menyelidiki beragam bahan bacaan terkait pendekatan pembelajaran mind mapping untuk memperbaiki prestasi belajar siswa. Penelitian ini menyoroti urgensi penggunaan media, model, dan strategi yang cocok dengan latar belakang peserta didik guna memfasilitasi kegiatan belajar mengajar yang efisien. Pendekatan pembelajaran mind mapping muncul sebagai alternatif yang menjanjikan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menyediakan cara yang mudah bagi mereka dalam memahami informasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mind mapping sangat berhasil dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, karena mampu memacu motivasi dan menambah daya tarik dalam proses belajar mereka. Abstract This study aims to address the challenge of insufficient satisfaction in student learning achievement attributed to the lack of teaching skills among educators. Utilizing the literature review (LR) method, this research investigates various literature concerning the mind mapping learning model to enhance student learning achievement. The study underscores the importance of employing suitable media, models, and approaches tailored to the backgrounds of learners to facilitate effective teaching and learning activities. The mind mapping learning model emerges as a promising solution to improve student learning achievement by providing ease of information assimilation for learners. Findings indicate that the mind mapping learning model is highly successful in enhancing student learning achievement as it stimulates motivation and increases the attractiveness of their learning process

    Penyalahgunaan Media Sosial dan Dampaknya bagi Pembentukan Moralitas Siswa SMAN 4 Kota Bima

    No full text
    Penulis menelaah mengenai dampak  sosial media terhadap moral anak di sekolah SMA Negeri 4 Kota Bima, hal ini sangat menarik   karena   banyaknya   anak   yang   menyalahgunakan   media   sosial.   Karya   ini menganalisa tentang penggunaan sosial media yang berdampak pada pendidikan akhlak anak (moralitas). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui karya literatur lain, peneliti juga menginterview kepala sekolah dan siswa serta melakukan observasi di  sekolah  tersebut.  Berdasarkan  analisis  yang  sudah  dilakukan  maka  dapat  diketahui dampak positif  dan  negatif  penggunaan  sosial  media  terhadap  pendidikan  akhlak  anak (moralitas). Adapun dampak positif perkembangan sosial media terhadap pendidikan akhlak anak diantaranya anak dapat beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan, serta membuat anak mudah menyelesaikan tugas-tugasnya, sedangkan dampak negatif perkembangan sosial media terhadap moralitas anak sangat banyak diantaranya dapat membuat kelalaian pada anak sehingga anak-anak kurang displin dan bersifat malas, membuat anak-anak dengan mudah untuk menyontek karya-karya orang lain, tidak sopan baik dalam berpakaian maupun berbicara, sering bertengkar akibat adegan- adegan  yang  berbahaya  seperti  adegan  pornografi,  kekerasan,  peperangan  dan  lain sebagainya, serta membuat anak bolos sekolah karena mereka merasa lebih nyaman berada di warnet dari pada belajar di sekolah, bukan hanya itu sosial media juga membuat anak- anak menghabiskan uang jajan anak sehingga anak mengambil uang orangtuanya secara diam-diam untuk mengaksesnya di warnet. Oleh karena itu sosial media dapat menyebabkan kemorosatan pendidikan akhlak anak (moralitas)

    Strategi Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama Nasima Kota Semarang

    No full text
    Sub fokus penelitian ini adalah perencanaan strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka, pelaksanaan strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka dan evaluasi strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Pertama Nasima Kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Pertama Nasima Kota Semarang.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Desain penelitian kualitatif melalui tiga tahapan yaitu: orientasi, eksplorasi fokus, dan analisis data. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) perencanaan strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka dilakukan dengan meliputi identifikasi kebutuhan, penetapan program sekolah dan sosialisasi program. 2) Pelaksanaan strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka dengan menciptakan pembelajaran yang inovatif, merancang program P5 sesuai dengan tema yang ditentukan, membentuk team dan penanggung jawab pelaksanaan program sekolah. 3) evaluasi strategi kepala sekolah dalam implementasi kurikulum merdeka dengan menentukan instrumen penilaian berupa angket dan lembar observasi

    Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Budaya Sekolah di SMAN 1 Gedangan

    No full text
    This study aims to analyze the management of character education strengthening (PPK) in realizing school culture at SMAN 1 Gedangan. The method used is a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. The results of the study indicate that PPK planning is designed systematically based on the school\u27s vision and mission by involving all stakeholders. Implementation is carried out through the integration of character values ??in learning, extracurricular activities, daily habits, and teacher role models. Program evaluation is carried out continuously and participatively by involving internal and external elements of the school. This study concludes that PPK management at SMAN 1 Gedangan is able to create a positive and character-based school culture through a holistic and collaborative approach. The implications of these findings emphasize the importance of strategic planning and multi-party synergy in building an effective and sustainable character education ecosystem. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penguatan pendidikan karakter (PPK) dalam mewujudkan budaya sekolah di SMAN 1 Gedangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PPK dirancang secara sistematis berdasarkan visi dan misi sekolah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Implementasi dilakukan melalui integrasi nilai karakter dalam pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan harian, serta keteladanan guru. Evaluasi program dilakukan secara berkelanjutan dan partisipatif dengan melibatkan unsur internal dan eksternal sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen PPK di SMAN 1 Gedangan mampu menciptakan budaya sekolah yang positif dan berkarakter melalui pendekatan holistik dan kolaboratif. Implikasi dari temuan ini menegaskan pentingnya perencanaan strategis dan sinergi multipihak dalam membangun ekosistem pendidikan karakter yang efektif dan berkelanjutan

    Efektivitas Model Pembelajaran PBL dengan Pendekatan TARL terhadap Keaktifan Belajar Peserta Didik

    No full text
    Keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI masih menjadi permasalahan yang signifikan, terutama karena proses pembelajaran di sekolah cenderung didominasi metode ceramah, kurangnya penggunaan media pembelajaran, dan partisipasi peserta didik yang rendah. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa indikator keaktifan dalam mengajukan pertanyaan hanya mencapai 23%, sehingga kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi masih jauh dari optimal. Meskipun penelitian sebelumnya telah membuktikan efektivitas PBL, belum banyak penelitian yang mengintegrasikan pendekatan TARL, khususnya pada pembelajaran PAI tingkat SMP, sehingga terdapat banyak penelitian (research gap ) yang menjadi kebaruan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan efektivitas model pembelajaran PBL dengan pendekatan TARL terhadap keaktifan belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Posttest-Only Control Group , yang melibatkan dua kelas VII di SMP Negeri 1 Jati Agung, masing-masing sebagai kelompok eksperimen (PBL-TARL) dan kontrol ( konvensional ). Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dan model PBL-TARL efektif meningkatkan keaktifan belajar. Kesimpulannya, integrasi PBL dan TARL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan inklusif, sehingga meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan melalui inovasi desain pembelajaran yang responsif dan relevan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran PAI

    Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Guru Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Pecahan Siswa Kelas IV SD

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mencari tau tentang pengaruh latar belakang pendidikan guru terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi pecahan siswa kelas IV SD di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Latar belakang pendidikan guru diduga memiliki perana penting dalam kualitas pembelajaran serta hasil belajar peserta didik baik dilihat dari kesesuaian bidang studi yang linier maupun yang tidak linier dengan bidang yang diajarkan. Pada konteks pecahan yang sering dianggap sulit oleh siswa. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Ex Post Facto. Objek penelitian ini adalah para guru kelas IV beserta murid-muridnya yang ada di dalam daerah penelitian. Pemilihan sempel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitan ini berupa tes untuk pemecahan masalah matematika pada peserta didik sd kelas 4, serta mencari tahu latar belakang pendidikan guru. Data analisis menggunakan regresi sederhana dengan tujuan menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.Hasil penelitian mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan antara latar belakang pendidikan guru dengan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematika pada materi pecahan. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuaian latar belakang pendidikan sangat penting untuk kebutuhan peserta didik pada pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa latar belakang pendidikan guru merupakan faktor penting yang memengaruhi hasil belajar matematika peserta didik

    IMPLEMENTASI WORKSHEET DALAM PEMBELAJARAN CALISTUNG DI KELAS MAIN HARMONI

    No full text
    Media worksheet dalam mengenalkan calistung untuk anak usia dini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang dapat menarik minat anak untuk mengenal calistung sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden atau informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, guru, orangtua dan peserta didik dikelas main harmoni. Hasil dari penelitian ini meliputi: 1) kegiatan perencanaan pembelajaran dan keberhasilan rencana pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik di Kelas Main Harmoni; 2) penggunaan dan penerapan worksheet yang diharapkan mampu memberikan stimulasi kognitif, motorik, dan sosial kepada anak usia dini di Kelas Main Harmoni; 3) evaluasi dan penilaian dalam penggunaan worksheet untuk anak usia dini di Kelas Main Harmoni. Dalam pelaksanaan pembelajarannya Kelas Main Harmoni mendesain khusus pelaksanaan kegiatannya yaitu dilaksanakannya dirumah dengan melibatkan peran orangtua peserta didik. Penggunaan worksheet dalam pembelajaran calistung untuk anak usia dini dapat memberikan dampak positif jika dirancang sesuai dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka. Dalam penerapan worksheet memberikan variasi metode pembelajaran yang melibatkan peran orangtua, sehingga orang tua dapat menginspirasi anak untuk menghargai pentingnya pendidikan. Karena orangtua berperan aktif dalam mendampingi kegiatan belajar anak di rumah

    PEMBELAJARAN SAINS YANG MENYENANGKAN BAGI ANAK USIA DINI BERBASIS EKSPERIMEN

    No full text
    Perkembangan anak usia dini sejak lahir hingga umur enam tahun, merupakan masa emas yang sangat penting bagi pembentukan fondasi perkembangan fisik, emosional, sosial, dan kognitif anak. Pembelajaran sains berbasis eksperimen menjadi salah satu metode yang efektif untuk merangsang rasa ingin tahu, kreativitas, serta keterampilan berpikir kritis anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pembelajaran sains yang menyenangkan dapat diterapkan pada anak usia dini melalui pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif berbasis studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah yang membahas pembelajaran sains pada anak usia dini dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen dapat memberikan pengalaman langsung yang memperkuat pemahaman anak terhadap konsep-konsep dasar sains. Aktivitas seperti mencampur warna, mengamati pertumbuhan tanaman, hingga percobaan gunung berapi mini dapat menstimulasi rasa ingin tahu anak sekaligus membangun keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, metode eksperimen juga meningkatkan keterampilan sosial melalui kerja sama dalam kelompok dan membantu anak memahami konsep-konsep ilmiah secara lebih mendalam. Pendekatan ini tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik, tetapi juga mendukung perkembangan holistik anak, termasuk aspek kognitif, sosial, dan emosional

    PENGARUH MEDIA LOOSE PARTS PADA PENGEMBANGAN NUMERASI ANAK KELOMPOK A DI TK MA\u27ARIF II DESA LEMAHBANG KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PASURUAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Loose Parts terhadap pengembangan numerasi anak usia dini. Penelitian dilakukan pada anak kelompok A TK Ma\u27arif II menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif  dengan desain Pretest-Posttest Group. Sampel penelitian terdiri dari 23 anak. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis SPSS menggunakan uji-t. Sampel penelitian terdiri dari 23 anak berusia 4-5 tahun. Berdasarkan hasil penelitian, dengan media Loose Part pengembangan Numerasi anak cenderung meningkat dan memiliki rata-rata kemampuan numerasi lebih baik Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggunaan media Loose Parts meningkatkan kemampuan numerasi secara signifikan, dengan peningkatan kategori tinggi dari 15% menjadi 46,8% dan kategori sangat tinggi dari 5% menjadi 37,63%. Hasil uji-t dengan nilai sig 0,000 < 0,05 mendukung efektivitas media ini. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini

    Pemanfaatan Bahan Alam Dalam Mengembangkan Kognitif Anak di KB Telkom Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan bahan alam dapat mengembangkan kognitif anak usia dini di KB Telkom, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan alam seperti daun, batu, dan pasir efektif dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak. Melalui kegiatan yang menggabungkan pembelajaran dan permainan, anak-anak dapat mengenal angka, mengelompokkan objek, dan memahami konsep dasar dengan lebih menyenangkan

    0

    full texts

    1,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇