Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
1509 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Pembelajaran Tipe STAD Terhadap Hasil Belajar IPA SMP PAB 10 Medan Estate
A teacher, especially a science subject teacher at SMP PAB 10 Medan Estate, is required to choose and use a variety of appropriate learning methods or strategies to help improve student learning outcomes. One of the efforts that can be made to improve biology learning outcomes and meet biology goals is to apply an appropriate learning model. In this study using quantitative research methods where in this study we conducted experiments on 2 classes of SMP PAB 10 Medan Estate. The conventional method of sampling technique used in this study is a random technique sampling where the population has an equal opportunity to become the research sample. The selection of this sample was carried out by drawing lots of three classes with the same major to take two classes that would be used as research samples (random class in parallel class). This research was conducted in class IX at SMP PAB 10 Medam Estate, academic year 2022/2023. The number of samples in this study were 64 students. This sample is divided into 2 classes where the first class is an experimental class which is taught using the STAD type cooperative learning method and the second group is a control class which is taught by the lecture method which only asks students to pay attention to the material provided by the teacher
Upaya Guru Menanamkan Nilai-nilai Akhlak pada Siswa Kelas XI di SMA Muhammadiyah Imam Syuhodo Tahun Ajaran 2022/2023
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan 1) Bagaimana upaya guru dalam menanamkan nilai nilai akhlak pada siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Imam Syuhodo 2) Apa saja hambatan guru dalam menanamkan nilai nilai akhlak pada siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Imam Syuhodo.
Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif, penelitian dilakukan di SMA Muhammadiyah Imam Syuhodo Polokarto Sukoharjo di mulai pada bulan Juni 2022 sampai bulan Juli 2022. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru BK, Wali Kelas XI IPA 3 dan informan penelitian yaitu siswi kelas XI IPA 3 SMA Muhammadiyah Imam Syuhodo. Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan Teknik meningkatkan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Analisis data dilakukan dalam menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini memperoleh kesimpulan : 1) Upaya guru menanamkan nilai nilai akhlak pada siswa yaitu dengan metode nasihat, pemberian hadiah dan juga pembiasaan. Pendekatan yang dilakukan guru kepada siswa berupa pengalaman, emosional, rasional, dan fungsional, dan 2) Hambatan guru dalam menanamkan nilai nilai akhlak pada siswa yaitu faktor orang tua, pergaulan, keasadaran para siswa dan lingkungan
Hak Atas Tanah sebagai Permukiman Penduduk di Daerah Aliran Sungai Kota Tanjungbalai
The riverbank area is an inseparable part of the water resources management area which cannot be owned and/or controlled by individuals, community groups, or business entities. Tanjungbalai City As a city flanked by 2 major rivers, namely the Silau river which empties into the Asahan river as a city that has many rivers. does not rule out the possibility to make the watershed as a place to live by the people of the city of Tanjungbalai. The purpose of this study is to see the response of the people of Tanjungbalai city who use the watershed as a place to live (housing) and the policies made by the local government to the events that occur. The method used in this study is the empirical juridical method and the observation technique is carried out by using the interview method and analyzing the results of the questionnaire on 35 (thirty five) households who choose the watershed as a place to live. The results in this study are people who live in the watershed due to middle to lower economic factors, as well as the lack of supervision from the local government. And there is no Tanjungbalai City Government Policy on housing and settlements that prohibits building housing in places that are at risk of causing danger
Tinjauan Terhadap Tanah Warisan yang Dijadikan Agunan Peminjaman Uang Tanpa Sepengetahuan Ahli Waris (Studi Putusan Pengadilan Negeri Kisaran No.65/Pdt.G/2022/Pn.Kis)
Indonesian inheritance law is still pluralistic, meaning that it is governed by several legal systems, namely customary inheritance law, Islamic inheritance law and civil inheritance law. The formulation of various types of inheritance laws was due to the needs of the people at that time to respond to the various types of interests they faced, so that their legality was officially justified by the country\u27s constitution for its application until now, without unification of laws. related to inheritance law, to fulfill the legal needs of the Indonesian people now and in the future in order to build a just and prosperous society based on Pancasila and the 1945 Constitution. This legal research uses empirical legal research, which gets references from primary legal materials, namely: Legislation, Judge\u27s Decision. Secondary legal materials, namely: law books, and legal dictionaries. Tertiary legal materials, namely: Big Indonesian Dictionary. The plaintiff stated in the argument for his lawsuit that is posita (pundamentatum petendi) number 3, arguing that under the Plaintiff\u27s rights were obtained from the late Nurhabibah who was married to Anuar with 6 sons and 1 daughter, the plaintiff should argue the plaintiff\u27s civil ties with Sahbudin, Ilham, Herman, Syafaruddin , Muhammad Suheru, Lilinah (Defendant II) and withdrew as a Party in this case with the intention of clarifying the problem and distribution of inheritance (legacy), because the plaintiff could not dissolve the plaintiff\u27s civil ties with 7 heirs and only revoked 1 part in this case and has not involving 5 disputing parties so that the lawsuit has a plurium litis consortium divide defect factor. The law of succession in the concept of civil law is one of the provisions that controls humans and humans in terms of inheritance (heritage). Not only that, the law of inheritance affects property if it is not finalized so that it will lead to disputes between the heirs
Pkm Pendampingan Warga Stunting untuk Menurunkan Angka Stunting Sesuai Amanah Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting
Stunting is a disruption in the growth and development of children due to chronic malnutrition and recurrent infections, which is characterized by their length or height being below the standards set by the minister who handles government affairs in the health sector. The number of stunted children under five in Indonesia will decrease to 21.6% in 2022. The factors of stunting are maternal education, family income, maternal knowledge about nutrition, exclusive breastfeeding, age at complementary feeding, zinc and iron adequacy levels, history of infectious diseases and genetic factors. By considering these factors, it can be concluded that if the decline that occurs in 2022 is not controlled as well as possible, there could be another increase in the number of stunting sufferers in 2023. This community-based empowerment aims to continue the success that has been achieved in reducing stunting rates in 2022 and to spread and expand education for the community regarding stunting. The output of this empowerment is none other than to help and contribute to reducing the stunting rate which can be obtained by increasing mothers\u27 knowledge about the important nutrients needed by their children, not only mothers. It is hoped that by carrying out this empowerment, people\u27s knowledge about stunting will no longer be just scientific knowledge but has become a habit and general knowledge. Outputs in the field of scientific publications in this service will be published in sinta-4 indexed journals in service journals. So that through this community service and the output that will later be published we can provide real knowledge to society
PKM Pendampingan Bantuan Hukum bagi Masyarakat Desa Perjuangan
Bantuan hukum adalah dukungan yang diberikan kepada individu yang membutuhkan pertolongan dalam masalah hukum. Ini bisa mencakup berbagai hal, seperti saran hukum, representasi hukum di pengadilan, dan layanan hukum lainnya. Jenis bantuan hukum yang tersedia dapat berbeda di setiap negara, dan tergantung pada sistem hukum yang berlaku. Sebagai contoh, beberapa negara memiliki sistem hukum yang memberikan hak bantuan hukum bagi setiap warga yang memenuhi syarat secara finansial. Pemberian bantuan hukum merupakan proses yang melibatkan pihak atau organisasi yang memberikan dukungan hukum kepada individu atau kelompok yang membutuhkan pertolongan dalam masalah hukum. Tujuan dari pemberian bantuan hukum adalah untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke sistem hukum dan dapat mempertahankan hak-haknya, terlepas dari status ekonomi atau sosial mereka. Individu yang membutuhkan bantuan hukum harus mencari organisasi atau lembaga yang menyediakan layanan tersebut. Ini bisa dilakukan dengan mencari informasi melalui internet, kantor pemerintah, atau menghubungi kelompok masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat yang menawarkan bantuan hukum. Bantuan hukum disediakan secara gratis atau berbiaya rendah bagi mereka yang tidak mampu secara finansial. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa orang-orang yang kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlindungan hukum yang layak. Penting untuk diingat bahwa pemberian bantuan hukum dapat berbeda di setiap negara atau wilayah, tergantung pada sistem hukum yang berlaku dan ketersediaan sumber daya. Jika Anda memerlukan bantuan hukum, disarankan untuk segera mencari bantuan dari lembaga atau organisasi hukum yang terpercaya untuk mendapatkan panduan yang tepat sesuai dengan kebutuhan. Metode dalam penelitian ini melakukan kegiatan sosialisasi bagi masyarakat Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batubara. Luaran yang ditargetkan yaitu terciptanya artikel pengabdian dengan lauaran jurnal bersinta
Dinamika Peluang dan Tantangan Kurikukulum Merdeka pada Sekolah Dasar
Penelitian ini membahas tentang dinamika peluang dan tantangan kurikulum merdeka pada sekolah tingkat dasar yang ada pada sekolah dasar dan juga madrasah ibtida’iyah, Menghadapi era saat ini, yaitu era society 5.0, dimana kemajuan dari era, dari zamannya seharusnya memberikan tambahan gunaa memudahkan para pendidik untuk memberikan wawasan ilmu yang lebih mudah dan jangkauan keilmuan yang berbeda dari kurikulum sebelumnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni library research, yang mana data-data dikumpulkan melalui beberapa artikel-artikel, buku, website, dan penunjang lain. Pemerintah menggagas ini utamanya dengan tujuan memberikan pendidikan yang berkualitas. Konsep ini sejalan dengan era saat ini, yaitu era society 5.0, yangmana memadukan antara perkembangan pada teknologi dengan memdaukan skill pendidik, guru, ataupun dosen, memang pada era society 5.0 ini guru dituntut untuk memiliki keterampilan, guru mmberikan pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan peserta didik, Untuk mewadahi itu semua pemerintah memberikan solusi dengan menyediakan platform merdeka untuk berbagai akses terkait kurikulum merdeka yang mana tersedia bahan ajar, macam-macam pelatihan, untuk itu guru difasilitasi hal tersebut guna mengembangkan kreativitas dan inovatif dalam mengembangkan bahan ajar. Dan yang terakhir dari tantangan dan peluang pada kurikulum merdeka sekolah dasar tentu harus didukung semua elemen sekolah, kepala sekolah atau kepala madrasah, waka kurikulum, guru, orang tua wali murid saling bekerjasama untuk kemajuan
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTEGRASI MATEMATIKA DAN AL-QURAN UNTUK SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH KELAS IV
Matematika merupakan pelajaran yang sulit bagi sebagian besar siswa khususnya tingkat sekolah dasar, akan tetapi kurikulum pendidikan kita tidak bisa terlepas dari mata pelajaran matematika, selain itu dalam pelaksanaannya pendidikan umum seperti matematika masih belum terintegrasi dengan pendidikan agama. Oleh karena itu, dengan adanya bahan ajar matematika berbasis al-Quran membantu siswa memahami konsep materi dan menanamkan nilai islami yang ada di dalam al-Quran melalui matematika.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), dengan desain pengembangan bahan ajar ADDIE. Subyek penilaian produk untuk kelayakan bahan ajar terbatas pada 6 ahli.
Hasil dari penelitian dan pengembangan bahan ajar matematika berbasis al-Quran memenuhi kriteria valid dengan hasil uji ahli matematika mencapai tingkat kevalidan 90%, ahli pendidikan matematikamencapai 82%, ahli al-Quran mencapai 91%, ahli desain dan media mencapai 92%, ahli bahasa mencapai 94%, dan ahli praktisi mencapai 94%. Hasil uji kemenarikan dari MI Salafiyah Syafi’iyah mencapai 95,5%, sedangkan untuk MI Amiruddin mencapai 95%. Hasil uji efektivitas didapatkan hasil rata-rata 85,68 dari MI Salafiyah Syafi’iyah dan 78,12 dari MI Amiruddin, sedangkan hasil perhitungan uji-t dari pre-test dan post-test mendapatkan hasil sign. 0.000 untuk MI Salafiyah Syafi’iyah dan 0.000 untuk MI Amiruddin. Sehingga dapat ditarik kesimpulan terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar matematika berbasis al-Quran terhadap hasil belajar siswa
Hubungan Antara Pelaksanaan Sholat Dhuha dengan Kedisplinan Siswa Kelas VII di SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo
Setiap muslim diwajibkan melaksanakan ibadah shalat karena shalat merupakan tiang agama dan sebagai sarana komunikasi antara hamba dengan Allah swt, selain itu juga dapat membentuk akhaq positif diantaranya kedisiplinan. Penelitian untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan shalat dhuha dengan kedisiplinan siswa kelas VII SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo.Penelitian menggunakan metode kuantitatif yang bersifar korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP Bilingual Terpadu Sidoarjo kelas VII berjumlah 270 dan dibagi 20% dari 270 hingga diperoleh hasil sampel sejumlah 54 siswa. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling karena pengambilan sampel secara acak dari anggota populasi tanpa melihat kedudukan, kepintaran dan lain lain yang ada dalam populasi.Analisis data hasil Uji korelasi menggunakan Uji Chi Square didapatkan nilai signifikan 0,000 < 0,05 artinya terdapat hubungan antara pelaksanaan Sholat Dhuha Dengan Kedisplinan Siswa Kelas VII di SMP Bilingual Terpadu Sidoarjo
Implementasi Digitalisasi Madrasah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di MI Bustanul Ulum Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang
Educational digitalization is part of the learning transformation in the Industrial Revolution 4.0 era, aiming to improve the quality of education, including in madrasahs. This study aims to analyze the implementation of digitalization at MI Bustanul Ulum Badas, Sumobito District, Jombang Regency, in enhancing the quality of learning. The research method used is a descriptive qualitative approach with interview, observation, and documentation techniques. The findings indicate that the implementation of madrasah digitalization has a positive impact on learning effectiveness, particularly in student engagement, access to a broader range of learning resources, and the improvement of teachers\u27 competence in utilizing technology. However, challenges such as limited technological infrastructure and the readiness of human resources in adapting to digitalized learning still exist. Therefore, a more comprehensive strategy is needed to support the implementation of madrasah digitalization to enhance education quality in the digital era.
Abstrak
Digitalisasi pendidikan merupakan bagian dari transformasi pembelajaran dalam era Revolusi Industri 4.0 yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi digitalisasi di MI Bustanul Ulum Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi madrasah memberikan dampak positif terhadap efektivitas pembelajaran, terutama dalam aspek keterlibatan siswa, akses terhadap sumber belajar yang lebih luas, serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kesiapan sumber daya manusia dalam mengadaptasi digitalisasi pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih komprehensif dalam mendukung implementasi digitalisasi madrasah guna meningkatkan mutu pendidikan di era digital