Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
1509 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pembelajaran Terpadu Model Webbed Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one-grup pre-test-pos-ttest. Subyek penelitian ini yakni siswa kelas IV SD Negeri 14 Simpangampek yang berjumlah 19 orang, terdiri dari 10 laki-laki dan 9 perempuan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar tes dan lembar observasi. Tes kemampuan berpikir kritis dilakukan dengan dua tahap: pretest dan posttest. Dari penelitian diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada pretest adalah 72 dan posttest adalah 88. Analisis data menggunakan SPSS 26 for windows dengan uji Paired Sample t-test pada α (0,05), diperoleh nilai sig 0,018 < α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Selanjutnya diperoleh nilai N-gain sebesar 0.561 (kategori sedang). Hal ini berarti terdapat pengaruh penggunaan pembelajaran terpadu model Webbed terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan
Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pembiasaan Proses Belajar Peserta Didik di SD Ngaben Madura
Bahasa merupakan identitas seseorang dalam menerapkan budayanya, bahkan Bahasa merupakan bagian dari identitas yang melekat pada kalangan masyarakat yang dimulai dari kecil hingga besar. Tidak dapat dipungkiri bahwa Bahasa dapat mempengaruhi sistem lingkungan yang berlaku dalam kalangan peserta didik. Bahasa Indonesia merupakan Bahasa Nasional kenegaraan yang harus dipergunakan dalam proses pembelajaran berlangsung sebagai jembatan keragaman daerah yang dimiliki di Indonesia. Oleh sebab itu penelitian ini dilatarbelakangi beragamnya Bahasa yang dimiliki maka peneliti ingin mendeskripsikan akan pengaruh lingkungan sekolahan yang memiliki mayoritas penutur Bahasa madura sebagai Bahasa daerahnya untuk menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa pembiasaan dalam proses belajar mengajar berlangsung. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melibatkan peserta didik mulai kelas I – II di SD Ngaben Madura yang mayoritas pengguna tuturan Bahasa madura dalam kebiasaan sehari-hari. Dalam penelitian ini terdapat fakta berdasarkan hasil wawancara bahwa tingkat pemahaman belajar kurang efektif dikarenakan masih kurangnya pemahaman secara langsung terhadap pemaknaan Bahasa Indonesia. oleh sebab itu maka perlu untuk pembiasaan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai pembiasaan proses belajar mengajar dikelas agar memiliki tingkat keberhasilan yang meningkat terhadap materi yang di dapatkan ketika kegiatan belajar berlangsung
Minat Peserta Didik Kelas V pada Pembelajaran TIK di SD Muhammadiyah Pakel
The field of education is affected by the development of Information and Communication Technology. Causing the emergence of ICT lessons. The purpose of this research is to find out the phenomena that occur in students\u27 interest in learning ICT in fifth grade students of the Amanah class at SD Muhammadiyah Pakel Yogyakarta as many as 31 students. Contains 17 males and 14 females. Collect information by distributing questionnaires to students\u27 interest in learning subjects. The results of this study show that the average interest in ICT lessons at Muhammadiyah Pakel Elementary School is 75.39% with the indicator that students are interested in ICT subjects
Analisis Risiko Usaha Pada UMKM Kerupuk Udang Sri Rezeki Desa Simpang Marbau
Peran UMKM dalam bidang ekonomi salah satunya adalah menciptakan lapangan pekerjaan baru, pengembangan daerah, memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, memberikan ide-ide baru bagi dunia perdagangan di Indonesia. Analisis risiko adalah proses mengidentifikasi, menilai, dan mengelola potensi risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan atau hasil suatu proyek, usaha, atau kegiatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan studi lapangan (field research). Tujuan penulisan artikel ini untuk menambah wawasan serta pengetahuan kita tentang cara menganalisis resiko dan meminimalisir resiko pada pendapatan usaha UMKM. Dengan menggunakan studi lapangan yang bersumber dari pemilik pabrik UMKM kerupuk udang Sri Rezeki dusun II simpang Merbau, penelitian ini mendapat kesimpulan pentingnya untuk mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengelola resiko yang dapat mempengaruhi pendapatan dan keberlanjutan usaha
Pengaruh Penerapan Metode Talaqqi terhadap Keberhasilan Hafalan Al-Qur’an
Basically the purpose of education is to produce generations of people who believe and fear God Almighty. In Islam, one of the ways to increase your faith and devotion to Allah SWT is by studying and memorizing the Al-Qur\u27an. Of the many different methods used for studying the Qur\u27an, one of which is the talaqqi method. The talaqqi method aims to facilitate students in learning and memorizing the Qur\u27an. In articles This paper will discuss the effect of the application of the talaqqi method on the success of memorizing the Al-Qur\u27an. Which is where this study aims to determine whether there is any effect of applying the talaqqi method to the success of memorizing the Al-Qur\u27an. This study uses a quantitative approach with research subjects at the Basic Level Tahfidzul Qur\u27an Islamic Boarding School Tarbiyatul Ummah Sukoharjo. The independent variable (Variable X) in this study is the application of the talaqqi method, while the dependent variable (Variable Y) is memorizing the Al-Qur\u27an. The results of this study indicate that the application of the talaqqi method is quite good with a percentage of 94.4%. The results of testing the hypothesis using the sig. (2-tailed) obtained a small significance value from the probability value (0.000 <0.05), obtained a Pearson Correlation value of 0.0856 and it can be said to be positive based on the known t value of the calculation results of 0.840 or 0.856 > 0.840, so it can be concluded that the variable X affects variable Y
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Pengembangan Kurikulum 2013 di MTs.S Madrisatul Ikbar Medan Tembung Percut Sei Tuan
The curriculum reform became part of the improvement of the education system in Indonesia. The study describes the principal\u27s role in implementation of the 2013 curriculum (K-13) ini di MTS.Madrisatul iqbar medan tembung percuma sei tuan. The framing of curriculum and the theory of professionalism to investigate the impact of principal professionalism in the implementation process. Research is of a descriptive qualitative type with phenomenologicalanalysis. Data was collected from the results of interviews against principals, teachers and some randomly selected pupils. The results of the study showed that implementation of K-13 provides autonomy to teachers in curriculum development. The 2013 curriculum demanded an active role thus becoming a stimulus in improving teacher professionalism. K-13 has the potential to form a professional and competitive teacher character. Whereas the principal\u27s role among others became a teacher\u27s participation mediator in curriculum training; the principal became a supervisor; the principal became a participator in regular meetings. The factor that the principal faces consists of a lack of means of K-13-based learning support infrastructure; a lack of student participation in the learning process at the school. The expected implication, for theoretical constructs of research results to be the subject of decision- making considerations in terms of increased quality of education through the curriculum k-13
Pengaruh Media Pembelajaran Google Classroom Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran google classroom terhadap motivasi belajar Mahasiswa Semester IV Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Sorong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain One Shot Case Study. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Semester IV yang sedang memprogramkan mata kuliah Konsep Dasar IPS Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Sorong yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa tes hasil belajar dan lembar angket motivasi belajar Mahasiswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t-test dengan bantuan SPSS for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar mahasiswa setelah diterapkan pembelajaran google classroom. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung = 43,116 dengan nilai-p = 0,000 < α = 0,05. Selain itu, nilai skor rata- rata hasil belajar mahasiswa dan persentase nilai respon mahasiswa masing-masing sebesar 79,6 yang berada pada kategori tinggi dan 88% yang berada pada kategori sangat baik
Analisis Guru dalam Perencanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Kelas IV SDN 18 Pekanbaru
Pendidikan merupakan suatu hal terpenting ketika menjamin kualitas SDM serta kemajuaan suatu negara. Proses pendidikan bisa menghadirkan konsep baru dan kreatif yang relevan dengan lingkungan saat ini. Pengembangan kurikulum yakni cara mengembangkan standar pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan projek penguatan profil pelajar pancasila oleh guru dikelas IV SD Negeri 18 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan motode naturalistic inquiry. Penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah menurut Meles and Hubermand yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau hasil verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat guru dalam perencanaan projek penguatan profil pelajar pancasila di kelas IV SDN 18 Pekanbaru telah berusaha melaksanakan setiap tahapan perencanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila untuk mewujudkan program di sekolah
Strategi Penerapan Disiplin dan Etos Kerja Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dalam Membentuk Generasi Z Islami
Penelitian ini dilatar-belakangi bahwa nilai-nilai agama yang dahulu kental ditanamkan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sudah mulai tergerus arus globalisasi. Di tengah masalah krisis moral bangsa yang hari ini terjadi, dan ketika pendidikan umum sudah tidak lagi memadai untuk dapat memenuhi tuntutan perbaikan karakter dan moral bangsa, pendidikan agama Islam yang justru seharusnya menjadi ujung tombak dalam pembentukan karakter Generasi Z menuju generasi Islami pada masa depan. Kesadaran pemangku kebijakan dan pengelola Madrasah Aliyah (kepala sekolah, guru dan karyawan) untuk membentuk karakter Generasi Z menuju generasi Islam modern menjadi sangat penting. Generasi Islam modern menurut pandangan peneliti adalah generasi yang menguasai teknologi informasi dan agama sekaligus. Ketika ilmu pengetahuan berperan dalam pengembangan teknologi secara empiris (hard skill) Generasi Z, maka ilmu agama berperan dalam pengembangan kualitas kemanusiaan (soft skill) Generasi Z. Jika hal ini terjadi, maka cita-cita untuk mencetak Generasi Z yang Islami sudah tercapai. Generasi Z yang mahir dalam teknologi sekaligus Generasi Z yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sementara tugas Madrasah Aliyah sebagai ujung tombak pembentukan karakter Generasi Z Islami telah sukses dilaksanakan.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pendekatan penelitian mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ada 2 yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data yang utama dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan kepala sekolah. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul melalui tiga teknik tersebut kemudian diperiksa keabsahannya dengan pengecekan kreadibilitas. Pelaksanaan kreadibilitas data mengunakan teknik trianggulasi. Teknik analisis data yang digunakan mengunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, bahwa strategi penerapan disiplin dan etos kerja siswa dalam membentuk generasi z yang Islami di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser yaitu melalui penerapan tata tertib dan percontohan guru, sedangkan untuk etos kerja siswa adalah memiliki orientasi kemasa depan, sanggup kerja keras serta menghargai waktu, bertanggung jawab, hemat dan sederhana, tekun dan ulet dan berkompetensi secara jujur dan sehat
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V dalam Pembelajaran Tematik di MI Semesta Mojokerto
This article aims to find out how to increase the learning motivation of class V students in thematic learning at MI Semesta Mojokerto. The research method used is descriptive qualitative. Data collection in this research used observation instruments, interviews, questionnaires, and documentation and experimental methods. The subjects of this research were class V students, teachers (class V homeroom teachers) and school principals. This research was carried out at MI Semesta Mojokerto which is located in Kedungmaling Village, Sooko District, Mojokerto Regency. Problem Based Learning is a learning model which involves students trying to solve problems by going through several scientific stages. The learning steps include; a) presenting problems, b) organizing groups, c) searching for information, d) group discussions, e) preparing solutions, f) presenting solutions, g) reflection, h) improving critical and creative thinking skills. After implementing Problem Based Learning, changes in class student behavior at MI Semesta were visible during question-and-answer activities. Students did not hesitate when answering teacher questions, in discussion activities and making presentations, students were able to provide input, respond, be critical and the learning atmosphere becomes more enjoyable. The research results show that before implementing the Problem Based Learning learning model, the pre-test results for class V students averaged 43.2‰, whereas after implementing the Problem Based Learning learning model, learning motivation increased to an average of 84‰