Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
    1509 research outputs found

    Strategi Guru Kelas dalam Menghadapi Peserta Didik untuk Pengelolaan Kelas

    No full text
    Pengelolaan kelas inklusi pastinya berbeda dengan Pengelolaan kelas reguler, dimana dalam pengelolaan kelas inklusi ini guru mempunyai peran yang lebih ekstra lagi dalam pengelolaan kelasnya. Guru juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menjaga pengelolaan kelas, kegiatan yang menarik dalam belajar, dan lingkungan belajar yang kondusif. Dalam penelitian ini membahas tentang strategi guru dalam Pengelolaan kelas inklusi di Madrasah Ibtidaiyah Al Ma\u27arif 02 Jombang Kabupaten Jember. Dalam Madrasah Ibtidaiyah Al Ma\u27arif 02 Jombang memiliki kelas inklusi dengan anak berkebutuhan khusus, dan penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus untuk meneliti guru strategi dalam pengelolaan kelas inklusi. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan metode Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Dari hasil pengumpulan data menunjukkan pengelolaan kelas inklusi di Madrasah Ibtidaiyah Al Ma\u27arif 02 Jombang dari berbagai aspek seperti kondisi fisik, sosio-emosional, dan organisasional. Dalam pengelolaan kelas inklusi Guru menerapkan tipe kepemimpinan demokratis, memiliki sikap sabar dan telaten, serta menggunakan suara yang sesuai. Terdapat juga kendala dalam pengelolaan kelas inklusi seperti perbedaan dengan kelas reguler dan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus siswa, serta sarana dan prasarana untuk kelas inklusi

    Korelasi Antara Ekstrakurikuler Pramuka dengan Perkembangan Sosial Siswa di Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    The purpose of this study was to determine the correlation between extracurricular scouting and students\u27 social development. The number of respondents in this study were 30 students of MI Ma\u27arif NU Nurul Islam Yosowilangun Kidul and used quantitative correlation methods. Based on the results of the study, it is concluded that there is a correlation between extracurricular scouting and students\u27 social development. This can be seen from the results of hypothesis testing between the scout extracurricular variable (X) and the student social development variable (Y) which shows 0.796 (r count) greater than 0.334 (r table), namely 0.796> 0.334. The significance value is less than 0.05, namely 0.000 <0.05, which means Ha is accepted and Ho is rejected. This means that the increase in extracurricular scout participation will also increase the social development of students at MI Ma\u27arif NU Nurul Islam Yosowilangun Kidul

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas V di Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    The development of interactive learning media based on Augmented Reality was carried out with the aim of increasing the mathematics learning motivation of madrasah ibtidaiyah students. This interactive learning media was developed according to the digital era which makes Augmented Reality learning media effective, interesting and fun. Development research using the ADDIE procedure modified into five development stages has produced a learning media product in the form of interactive learning media based on Augmented Reality with mathematical material in the form of educational game learning media. The results of the analysis of the collected data have shown differences in the development of mathematics learning motivation in students between before and after using learning media. Augmented reality-based interactive learning media has been developed in accordance with the independent curriculum, so that it can improve learning outcomes for students

    Perkembangan pada Masa Sekolah Anak Usia 6-12 Tahun

    No full text
    This research explores the development of children aged 6-12 years at school. This study aims to understand the developments that occur during the school years of children aged 6-12 years. The research method used was in-depth interviews conducted by a mini research group. The results of mini research revealed that Irham had experienced physical development at the age of 12 years. This development starts with increasing weight and height, then changes teeth, brain growth and psychomotor development. Then they are able to carry out physical and psychomotor development activities such as writing, drawing and coloring. Emotional development in Irham is also able to express and control his emotions through imitation and habituation. Social development: Irham is able to socialize and interact with the surrounding community. In his moral development, Irham was able to distinguish between good and bad. In terms of educational implications, he is able to think normally in lessons at school

    Penerapan Model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Cerita Fiksi di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini membahas penerapan model  Problem Based Learning dalam pembelajaran cerita fiksi. Penelitian ini bertujuan dikhususkan untuk menguraikan hambatan dan solusi atas permasalahan guru dalam penggunaan model Problem Based Learning pembelajaran cerita fiksi di SD Negeri 01 Alastuwo Kebakkramat Karanganyar. Penelitian ini memanfaatkan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang dipakai penelitian ini yaitu dokumen, narasumber, tempat, dan peristiwa. Data penelitian ini berupa informasi yang terdapat di: perencanaan pembelajaran, prota, silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), pelaksanaan pembelajaran, data hambatan, dan data mengatasi hambatan. Teknik yang dipakai untuk pengumpulan data in-depth interview, observasi,serta analisis dokumen. Validitas data dilaksanakan menggunakan triangulasi metode dan sumber. Teknik analisis data menerapkan analisis interaktif dengan komponen reduksi data, sajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ditemukan hambatan-hambatan yang dialami guru pada: perencanaan pembelajaran belum maksimal, siswa kurang aktif dan belum percaya diri, sistem kegiatan belajar mengajar yang monoton serta kurang menarik.  Solusi yang dilakukan guru yaitu membuat perencanaan pembelajaran melalui forum KKG(Kelompok Kerja Guru), memperhatikan pembagian alokasi waktu. Kurangnya keberanian, keaktifan dan partisipasi siswa diatasi dengan memotivasi siswa untuk berani tampil dan aktif mengutarakan pendapat,memberikan jawaban serta usulan,memodifikasi kegiatan pembelajaran yang variatif dan menyenangkan

    Manajemen Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital

    No full text
    The development of information and communication technology (ICT) has changed the educational paradigm as a whole, including Islamic Religious Education (PAI). The digital era brings new opportunities as well as challenges that need to be overcome to maximize the potential of Islamic education. PAI curriculum management in the digital era requires appropriate strategies for integrating technology to increase the relevance and effectiveness of learning. The integration of technology in PAI curriculum management can increase interactivity and learning quality. Adequate technological infrastructure and solid digital skills are required from educators and students. Tailoring relevant content is key to delivering effective learning. Literature studies emphasize curriculum development that is responsive to technology, innovative learning methods, and technology-based evaluation. Policies that support the use of technology in PAI need to be improved to ensure safe and effective use. This research uses a qualitative approach to identify main themes in PAI curriculum management in the digital era, showing that ICT integration can strengthen the quality of PAI learning and prepare students to face global challenges in the digital era.   Abstrak Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah paradigma pendidikan secara menyeluruh, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Era digital membawa peluang baru sekaligus tantangan yang perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi pendidikan Islam. Manajemen kurikulum PAI di era digital memerlukan strategi yang tepat untuk mengintegrasikan teknologi guna meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran. Integrasi teknologi dalam manajemen kurikulum PAI dapat meningkatkan interaktivitas dan kualitas pembelajaran. Diperlukan infrastruktur teknologi yang memadai serta keterampilan digital yang solid dari pendidik dan peserta didik. Penyesuaian konten yang relevan merupakan kunci dalam menghadirkan pembelajaran yang efektif. Studi literatur menekankan pengembangan kurikulum yang responsif terhadap teknologi, metode pembelajaran inovatif, dan evaluasi berbasis teknologi. Kebijakan yang mendukung penggunaan teknologi dalam PAI perlu ditingkatkan untuk memastikan pemanfaatan yang aman dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi tema-tema utama dalam manajemen kurikulum PAI di era digital, menunjukkan bahwa integrasi TIK dapat memperkuat kualitas pembelajaran PAI dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global dalam era digital

    Random Cards Berbantuan Wordwall pada Materi transfer Energi Antar makhluk Hidup untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Self-Responsibility Siswa Kelas V UPT SDN Satriyan 03 Kabupaten Blitar

    No full text
    This research aims to develop Random Cards assisted by Wordwall as a learning media on the material of energy transfer between living things to improve science literacy and self-responsibility of fifth-grade students at UPT SDN Satriyan 03, Blitar Regency. The research method used is Research and Development (R&D). The research stages include preliminary studies, product development, product validation, and product testing. The results show that the Random Cards assisted by Wordwall media is effective in improving science literacy and self-responsibility of students. The science literacy score increased from an average of 65.5 in the pretest to 82.3 in the posttest. The self-responsibility score also increased from an average of 73.4 in the pretest to 87.1 in the posttest. It can be concluded that the Random Cards assisted by Wordwall media is suitable for use as a learning media to improve science literacy and self-responsibility of fifth-grade students. &nbsp

    Peran Qiyas dalam Pengembangan Hukum Islam Modern: Perspektif Ushul Fiqh

    No full text
    Pengembangan hukum Islam dalam konteks modern menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan adaptasi dan penyesuaian. Qiyas, sebagai salah satu metode penting dalam Ushul Fiqh, memainkan peran krusial dalam proses ini. Artikel ini mengeksplorasi peran qiyas dalam pengembangan hukum Islam modern dari perspektif Ushul Fiqh, dengan fokus pada bagaimana qiyas dapat digunakan untuk menjawab isu-isu kontemporer dan menyelaraskan hukum syariah dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui analisis literatur dan studi kasus, artikel ini menunjukkan bagaimana qiyas berfungsi sebagai jembatan antara teks-teks klasik dan situasi modern. Selain itu, artikel ini juga membahas tantangan yang dihadapi dalam penerapan qiyas serta strategi untuk mengatasinya. Hasil studi ini mengungkapkan bahwa qiyas adalah alat yang sangat penting untuk memastikan relevansi hukum Islam dalam konteks yang berubah-ubah, meskipun penggunaannya memerlukan perhatian terhadap akurasi dan konteks sosial

    Hukum Keluarga Islam dan Kesetaraan Gender: Kajian atas Pengalaman Masyarakat Muslim di Indonesia

    No full text
    Hukum keluarga Islam di Indonesia berkembang dalam konteks sosial budaya yang dinamis, menghadapi tantangan dari perubahan paradigma mengenai kesetaraan gender. Kajian ini membahas bagaimana penerapan hukum keluarga Islam, khususnya dalam isu-isu pernikahan, perceraian, dan warisan, berinteraksi dengan prinsip-prinsip kesetaraan gender di masyarakat Muslim Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, artikel ini mengeksplorasi praktik-praktik lokal, interpretasi hukum Islam, serta peran lembaga negara dalam mendukung atau membatasi kesetaraan gender dalam konteks hukum keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terdapat hambatan normatif, upaya menuju kesetaraan gender dalam hukum keluarga Islam mulai menunjukkan perkembangan positif

    Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca dalam Teks Narasi Siswa Kelas IV SD Swasta PAB 29 Desa Manunggal Tahun Pelajaran 2024/2025

    No full text
    Based on the observations made by the researcher at SD Swasta PAB 29 in Manunggal Village, it discovered that the narrative essays still include punctuation mistakes of fourth-grade students in Class IV-A at SD Swasta PAB 29, Manunggal Village. The research problem is: how are the errors in the use of periods, commas, exclamation marks, and question marks present in the narrative essays of fourth-grade students in Class IV-A at SD Swasta PAB 29, Manunggal Village? The aim of this study is to analyze and describe the errors in punctuation usage in the students\u27 narrative essays. This is a qualitative study, and the subjects are the students of Class IV-A at SD Swasta PAB 29, Manunggal Village. Forcollection the data used random sampling, which is a technique of random selection. The results of this indicate that many students still make mistakes in punctuation usage. Variations in errors in the use of punctuation marks by students show this. Therefore, the researcher concluded that class IV-A students still had not mastered the use of punctuation marks in their essays

    0

    full texts

    1,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇