Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
1509 research outputs found
Sort by
Pendidikan Dasar Islam Sebagai Fondasi Pembangunan Moral dan Sosial di Era Globalisasi
Pendidikan dasar Islam memegang peranan penting dalam membentuk moral dan sosial individu sejak usia dini. Di era globalisasi yang ditandai oleh perkembangan teknologi dan pergeseran nilai-nilai budaya, pendidikan berbasis nilai-nilai Islam menjadi instrumen strategis untuk menjaga identitas moral dan sosial masyarakat. Artikel ini membahas konsep pendidikan dasar Islam, pentingnya penerapannya dalam pembentukan karakter, serta tantangan yang dihadapi dalam dunia yang terus berubah. Dengan pendekatan literatur dan analisis konseptual, artikel ini menyoroti bagaimana pendidikan dasar Islam dapat menjadi fondasi pembangunan moral dan sosial di era globalisasi
Manajemen Strategi Bersaing Sekolah Dasar Swasta
Dengan bertambahnya jumlah sekolah, sekolah dasar swasta sebagai salah satu lembaga pendidikan dihadapkan pada persaingan yang semakin kompleks. Oleh karena itu sekolah harus memiliki keunggulan bersaing agar tetap sustainable. Implementasi manajemen strategik dalam pendidikan dirasa penting untuk menumbuhkan keunggulan bersaing setiap lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi keunggulan bersaing di Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen. Sekolah baru yang mampu eksis di tengah kompetisi dengan sekolah lain yang sudah ada maupun yang berdiri setelahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah kepala sekolah Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi yaitu triangulasi sumber, teknik pengumpulan informasi, dan waktu. Analisis data dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen menerapkan manajemen strategi keunggulan bersaing. Diawali dengan pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi, dan evaluasi. Dari proses manajemen strategi ini, ditetapkan beberapa strategi yang menunjang keunggulan bersaing sekolah, yang berfokus pada strategi diferensiasi. Sekolah Dasar Islam Terpadu Az Zahra 2 Sragen mendiferensiasikan dirinya dengan cara memakai kurikulum khas, menjaga kualifikasi dan mutu Sumber Daya Manusia yang mereka miliki, prestasi yang dihasilkan, penetapan biaya pendidikan yang lebih layak, serta kemudahan dalam aturan pembiayaan
Penerapan program rutin shalat dhuha Terhadap Penumbuhan sikap tanggung jawab di SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo
Tiang agama dan sarana komunikasi efektif antara hamba dengan sang khalik adalah melakukan shalat wajib maupun sunnah. Di samping shalat dapat membentuk karakter diantaranya karakter tanggung jawab. Penelitian untuk mengetahui penerapan program rutin shalat dhuha terhadap penumbuhan sikap tanggung jawab di SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarjo.Penelitian menggunakan metode kuantitatif yang bersifar korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP Bilingual Terpadu Sidoarjo kelas VIII berjumlah 252 dan dibagi 25% dari 252 hingga didapat hasil sampel sejumlah 63 siswa. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling karena pengambilan sampel secara tidak teratur dari populasi tanpa melihat derajat, kepandaian dan lainnya yang ada dalam populasi.Analisis data hasil Uji korelasi menggunakan Uji Person Corelation diketahui tingkat signifikan P value 0,000 < ? 0,05 maka H1 diterima artinya ada korelasi Penerapan program rutin shalat dhuha Terhadap Penumbuhan sikap tanggung jawab di SMP Bilingual Terpadu Krian Sidoarj
Methods of Anti-Corruption Education According to Sheikh Al-Usaimin\u27s Perspective
Corruption has become a common thing we hear everyday, as if it has become a culture that will continue to exist in society. Various efforts have been made by the government to eliminate this disease, but it seems that the drugs given are only painkillers, not disease removers, that\u27s why the disease has not disappeared until now, even tends to get bigger. This research uses qualitative research methods with the type of library research, the data comes from related literature that is relevant to the anti-corruption education method in the perspective of Sheikh Al-Usaimin. The results of this study indicate that Sheikh Al-Usaimin\u27s concept includes direction to school principals, teachers and students. The three of them must go hand in hand together. Leaders and teachers provide examples and role models to students, namely in practicing Islamic teachings, including in terms of devotion, being qanaah and staying away from extravagant attitudes or hedonism styles. Leaders apply rules, control and supervise as well as provide guidance and direction. Teachers instill noble values in learners. Learners follow the direction of the school, namely increasing devotion, always feeling with Allah and the Prophet, always being qanaah, maintaining authority and honor, staying away from a luxurious lifestyle, inviting people to practice Islamic teachings
Dampak Supervisi Akademik terhadap Profesionalisme Guru PAI dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak supervisi akademik terhadap profesionalisme guru PAI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian terdiri dari guru-guru PAI yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesionalisme guru PAI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan supervisi akademik
Implementasi Kegiatan Kaligrafi terhadap Nilai-nilai Edukasi Pada Siswa MTs Nur Ibrahimy Rantau Prapat
This study examines the implementation of calligraphy activities on educational values ??in students of MTS Nur Ibrahimy Rantau Prapat. Calligraphy in Islam is not only an expression of art, but also a medium of education and character building. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques are observation, interview, and documentation techniques. The validity of the data in this study uses triangulation techniques. Data analysis techniques in this study include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of calligraphy activities is carried out routinely as part of the madrasah\u27s extracurricular activities with the support of facilities and guidance from experienced teachers. The educational values ??that develop through this activity include spiritual values, motor skills, discipline, patience, creativity, and appreciation for Islamic cultural heritage. The impact of calligraphy activities is seen in increasing students\u27 spirituality, character development, concentration skills, and aesthetic sense. This study concludes that calligraphy is an effective means of forming character and Islamic values ??in students, not only developing beautiful writing skills but also instilling comprehensive educational values. It is recommended that this activity continue to be developed with special training for teachers and the provision of more adequate media.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji implementasi kegiatan kaligrafi terhadap nilai-nilai edukasi pada siswa MTS Nur Ibrahimy Rantau Prapat. Kaligrafi dalam Islam tidak hanya sebagai ekspresi seni, tetapi juga media pendidikan dan pembentukan karakter. Penelitian ini Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kegiatan kaligrafi dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari ekstrakurikuler madrasah dengan dukungan fasilitas dan bimbingan guru yang berpengalaman. Nilai-nilai edukasi yang berkembang melalui kegiatan ini mencakup nilai spiritual, keterampilan motorik, kedisiplinan, kesabaran, kreativitas, dan penghargaan terhadap warisan budaya Islam. Dampak kegiatan kaligrafi terlihat pada peningkatan spiritualitas siswa, perkembangan karakter, kemampuan konsentrasi, dan rasa estetika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kaligrafi merupakan sarana efektif dalam membentuk karakter dan nilai-nilai Islami pada siswa, tidak hanya mengembangkan keterampilan menulis indah tetapi juga menanamkan nilai-nilai pendidikan yang komprehensif. Disarankan agar kegiatan ini terus dikembangkan dengan pelatihan khusus bagi guru dan penyediaan media yang lebih memadai
The Practice of Implementing Dhuha Prayer Before Learning Activities and it\u27s Impact on Student\u27s Religious Character at SD Negeri 215 Bengkulu Utara
This study aims to examine the implementation of the daily Salat Dhuha routine before classroom activities and its impact on the development of students’ religious character at SD Negeri 215 Bengkulu Utara. The academic concern driving this research lies in the limited exploration of routine worship practices as a character-building strategy within public elementary schools. Employing a descriptive qualitative approach, the study involved teachers, the principal, and students as key informants. Data were collected through observations, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, display, and verification. The findings reveal that the Salat Dhuha routine strengthens discipline, enhances worship consistency, fosters emotional calmness, and cultivates responsibility, all of which are reflected in students’ behaviors during the learning process. Teachers’ exemplary conduct, supportive school culture, and established habituation programs further contribute to the effectiveness of the initiative. Despite its strengths, the program faces challenges including students’ varying developmental levels, limited facilities, and the need for continuous teacher development. These findings highlight the importance of integrating religious practices into daily learning structures as a sustainable strategy for nurturing students’ spiritual and behavioral growth
Subjective Well Being Guru Raudhatul Athfal Non Sarjana di Kabupaten Pati
Subjective well being disebut sebagai kondisi seseorang yang memiliki perasaan bahagia dan puas dengan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami topik terkait kondisi SWB guru RA non sarjana di Kabupaten Pati serta faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukungnya. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi serta penyebaran angket terbuka, yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dalam bentuk interaktif secara terus menerus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi Subjective well being guru RA non sarjana di Kabupaten Pati termasuk dalam kategori sangat baik. Ini terbukti dari 30 guru RA non sarjana yang mengisi jawaban dari pertanyaan yang penulis berikan, seluruh responden menjawab jika mereka semua senang mengajar di RA. Rasa senang ini bukan menjadi suatu hal yang kebetulan, tapi bentuk dari implementasi strategi atau angkah-langkah yang mereka lalui, seperti memantapkan niat, memiliki motivasi untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak, Memiliki pekerjaan atau usaha lain di luar jam sekolah, Memupuk optimisme terhadap status guru RA. Adapun faktor-faktor yang memengaruhinya ialah: faktor kepribadian, optimisme, lingkungan dan harga diri. Sedangkan dalam perspektif islam kondisi tersebut telah sesuai dengan kaidah sabar dan rasa syukur
Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Putra Sekolah Menengah Kejuruan
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kebugaran siswa SMK melalui Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase EF yaitu tes kebugaran jasmani untuk anak sekolah SMA/SMK. Tes yang digunakan yaitu hand and eye coordination test, vertical jump test, T-Test, hand touch reaction test, dipping test dan Bleep Test. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif, analisis data yang digunakan dari penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Dengan tes hasil kordinasi mata tangan (Hand and eye) dengan nilai rata rata sebesar 18 tangkapan detik tergolong kategori baik, tes melompat secara tegak lurus ke atas (vertical jump)dan nilai rata rata sebesar 46,45 cm dalam kategori sedang,T-test dengan nilai rata rata sebesar 12,68 detik tergolong dalam kategori sedang, hand touch reaction test dengan nilai rata rata sebesar 0,987 detik tergolong kategori baik,diping test dengan nilai rata rata sebesar 20,3 repetisi tergolong kategori baik, bleep test dengan persentase 69% dalam kategori kurang.bahwa hasil dari penelitian tingkat kebugran jasmani siswa putra sekolah menengah kejuruan adalah sedang
Pembelajaran Berbasis TPACK untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi dan Hasil Belajar Peserta Didik
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan hasil belajar dan peningkatan pemahaman berhitung siswa melalui pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan berbasis TPACK di sekolah. Sejalan dengan pandangan dunia modern pembelajaran abad 21, yang mengharuskan pengajar mampu menampilkan pembelajaran yang dapat mendorong pergerakan siswa di dalam kelas pada saat persiapan pembelajaran. Strategi yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah strategi pertimbangan penulisan atau audit penulisan. Hasil dari renungan penulisan ini dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman berhitung dan peningkatan hasil belajar anggota