Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
Not a member yet
    1509 research outputs found

    Pengaruh Media Film Animasi Larva Terhadap Kemampuan Menulis Paragraf Argumentasi pada Siswa Kelas IV SD Hang Tuah I Belawan Tahun Pembelajaran 2023/2024

    No full text
    Writing is a skill that rarely gets attention from teachers, even though writing activities are an effective form of training to help students use and master Indonesian correctly. Factors that can support the successful delivery of information are the use of media that is displayed in a simple and easy way for students to understand. Digital media that can be used to convey information is the animated film "Larva". The aim of this research is to determine the impact of using the animated larva film media when writing argumentative paragraphs. The method is to make observations first (pre-test) before being given treatment (treatment) and then carry out measurements again (post-test). The research results showed that the post-test score was 77.04 in the experimental class and 60.75 in the control class. The improvement from the post-test results can be concluded that the use of Larva cartoon media influences the ability to write argumentative paragraphs of class IV students at SD Hang Tuah I Belawan for the 2023/2024 academic year. Abstrak Menulis merupakan keterampilan yang jarang mendapatkan perhatian oleh guru, meskipun kegiatan menulis merupakan bentuk pelatihan yang efektif untuk membantu  siswa menggunakan dan menguasai bahasa Indonesia dengan benar. Faktor yang dapat mendukung keberhasilan penyampaian informasi yaitu penggunaan media yang ditampilkan dengan sederhana dan mudah untuk dipahami oleh siswa. Media digital yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi adalah film animasi “Larva”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan media film animasi larva ketika menulis paragraf argumentatif. Caramya dengan melakukan observasi terlebih dahulu (pre-test) sebelum diberikan perlakuan (treathment) dan kemudian dilakukan pengukuran kembali (post-test). Hasil penelitian didapatkan nilai post-test sebesar 77,04 pada kelas eksperimen dan 60,75 pada kelas kontrol. Peningkatan dari hasil post-test dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartun Larva mempengaruhi kemampuan menulis paragraf argumentasi siswa kelas IV SD Hang Tuah I Belawan Tahun Pembelajaran 2023/2024

    HIBRIDISASI TRADISI DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (Studi Kasus Intern Umat Islam di Jampirogo Sooko Mojokerto)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk identitas kultur lokal pada masyarakat Kedungpring; menganalisis konstruksi interpenetrasi kolektivitas identitas antar identitas lokalitas masyarakat Kedungpring, dan; menganalisis bingkai hibridisasi tradisi masyarakat Kedungpring dalam rangka membangun kerukunan intern umat Islam. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan menekankan pada analisis interpretatif terkait fenomena yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Bentuk dan perubahan identitas kultur lokal masyarakat Kedungpring-Jampirogo terjadi melalui ambivalensi identitas kultural, deterritorialisasi identitas kultural, modifikasi tradisi (manakib dan khataman), dan kreolisasi kultural (antara ganjaran dan maksiat, antara nasib dan ’nasab’, dan keluk; antara ibadah dan syirik). (2) Konstruksi interpenetrasi kolektivitas identitas antar identitas lokalitas terjadi melalui perubahan bahasa. (3) Bingkai hibridisasi tradisi terbangun melalui interaksi interpenetrasi antar identitas lokalitas; interaksi interpenetrasi antar identitas lokalitas terbangun identitas kolektif; dan melalui bangunan identitas kolektif inilah terbangun kerukunan intern umat Islam masyarakat Jampirogo, Sooko, Mojokerto. Abstract The purpose of this research is to describe the form of local cultural identity in Kedungpring community; analyze the construction of interpenetration of identity collectivity between local identity of Kedungpring community, and; analyze the frame of hybridization of Kedungpring community tradition in order to build internal harmony of Muslims. The research method used is qualitative method by emphasizing on interpretative analysis related to the observed phenomenon. The research results show: (1) Forms and changes of local cultural identity of Kedungpring-Jampirogo community occur through ambivalence of cultural identity, deterritorialization of cultural identity, modification of tradition (manakib and khataman), and cultural creolization (between reward and sin, between fate and \u27nasab\u27, and keluk; between worship and shirk). (2) The construction of identity collectivity interpenetration between locality identities occurs through language change. (3) The frame of hybridization of tradition is built through the interaction of interpenetration between locality identities; the interaction of interpenetration between locality identities builds collective identity; and through this collective identity building, the internal harmony of the Muslim community of Jampirogo, Sooko, Mojokerto is built

    Problems and Learning Solutions for Islamic Culture History Subjects in Madrasah Ibtida’iyah

    No full text
    The aim of this research is to describe various forms of educational problems in learning the history of Islamic culture at MI along with problem solving or solutions. The method used for this research is a qualitative descriptive approach, examing various scientific papers, relevant booksand reports that are relevant to this research. The results of this research produced several problems experienced by educators when learning the history of Islamic culture, including: 1) the students’ different backgrounds. 2) The media, methods and strategies used are boring. 3) Limitations in infrastructure to support learning. 4) Lack of competence from educators, and 5) Limited time allocation for learning the history of Islamic culture. The solutions that can be applied for educators include: frist. Taking a differentiation approach. Second, educators can use CTL, cooperative learning and discovery learning. Third, educators can utilize facilities that are still suitable forb use. Fourth, educator can carry out training and competency development. Fifth, educators can optimize the time given by using several methods

    Model Perencanaan Pendidikan Berkelanjutan untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar

    No full text
    Perencanaan pendidikan berkelanjutan memainkan peran kunci dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi model perencanaan pendidikan berkelanjutan yang efektif dalam konteks pendidikan dasar, dengan fokus pada implementasi strategi yang dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Model ini mencakup komponen utama seperti pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan evaluasi berkelanjutan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model perencanaan yang berkelanjutan dapat meningkatkan motivasi siswa, keterampilan pedagogis guru, dan hasil akademik secara keseluruhan. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi praktis untuk implementasi model di lapangan serta arah penelitian selanjutnya

    Pembuatan Komik Digital sebagai PJBL di Kelas IV

    No full text
    Literasi membaca dan menulis sudah menjadi bagian kebutuhan yang sangat penting. Permasalahan utama terkait literasi membaca dan menulis yang terdapat di salah satu sekolah dasar di Kota Bandung pada peserta didik kelas IV, adalah kurang menariknya pembelajaran di kelas, dan kurang antusiasmenya peserta didik pada saat di kelas. Solusi yang ditawarkan oleh peneliti adalah dengan adanya penggunaan model PjBL (Project Based Learning). Penelitian yang dilakukan oleh peneliti menggunakan jenis pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian pre-experimental, dan dengan melakukan one-shot case study. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti yaitu uji satu sampel (one sample t-test). Hasil uji t satu sampel (one sample t-test) menunjukkan p-value hasil penilaian model PjBL peserta didik <0,001 yang artinya klaim diterima pada hipotesis H0 bahwa rata-rata nilai tidak sama dengan 75. Dengan perolehan rata-rata nilai keseluruhan siswa adalah 76,050. Hal ini menunjukan bahwa rata-rata nilai peserta didik melebihi KKM selama menggunakan model PjBL. Melalui data tersebut terlihat bahwa pengimplementasian model PjBL berpengaruh baik dalam kompetensi literasi baca-tulis peserta didik. Dalam PjBL, hasil proyek siswa cenderung bagus dan layak untuk mendapat skor tinggi. Mereka berpotensi untuk mampu mengembangkan proyek lain seperti membuat poster dan spanduk. Pembelajaran proyek digital sangat menarik bagi siswa yang menguatkan temuan agar pembelajaran didorong pada proyek digital

    Peran Pendidikan Agama Islam dalam Memerangi Intoleransi dan Ekstremisme di Indonesia

    No full text
    Islamic religious education plays a very important role in shaping the character of Muslims and preventing the spread of intolerance and extremism in Indonesia. The country of Indonesia, which is known for its diversity, faces big challenges in maintaining harmony between religious communities, especially related to the emergence of radical ideologies which often use the name of religion. This research aims to examine the role of Islamic religious education in fighting intolerance and extremism in Indonesia. It is hoped that the moderation approach (wasathiyah) in Islamic religious education can be a solution to overcome beliefs that lead to violence and injustice. Religious education based on peaceful Islamic teachings and respect for diversity can help the younger generation to avoid exclusive and radical attitudes. Apart from that, it is hoped that the integration of Pancasila values ??in Islamic religious education can strengthen the sense of nationality and strengthen commitment to tolerance between religious communities. Through good education, religious teachers have a key role in instilling attitudes of tolerance and moderation, as well as guiding students to understand religious teachings correctly. This research concludes that moderate Islamic religious education, based on the Islamic values ??of rahmatan lil-alamin, is very important to prevent radicalization and promote a peaceful, harmonious and inclusive life in Indonesia. Abstrak   Pendidikan agama Islam memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk karakter umat Muslim dan mencegah penyebaran intoleransi serta ekstremisme di Indonesia. Negara Indonesia, yang dikenal dengan keberagamannya, menghadapi tantangan besar dalam menjaga harmoni antarumat beragama, terutama terkait dengan munculnya paham radikal yang sering kali mengatasnamakan agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan agama Islam dalam memerangi intoleransi dan ekstremisme di Indonesia. Pendekatan moderasi (wasathiyah) dalam pendidikan agama Islam diharapkan dapat menjadi solusi untuk menanggulangi paham-paham yang mengarah pada kekerasan dan ketidakadilan. Pendidikan agama yang berbasis pada ajaran Islam yang damai dan menghargai keberagaman dapat membantu generasi muda untuk menghindari sikap eksklusif dan radikal. Selain itu, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan agama Islam diharapkan dapat memperkuat rasa kebangsaan dan memperkuat komitmen terhadap toleransi antarumat beragama. Melalui pendidikan yang baik, guru agama memiliki peran kunci dalam menanamkan sikap toleransi dan moderasi, serta membimbing siswa untuk memahami ajaran agama secara benar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama Islam yang moderat, berbasis pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil-alamin, sangat penting untuk mencegah radikalisasi dan mempromosikan kehidupan yang damai, harmonis, dan inklusif di Indonesia

    Pengaruh Peran Perempuan dalam Melestarikan Makanan Tradisional di Industri Kuliner

    No full text
    This study aims to analyze the influence of women\u27s roles in preserving traditional foods in the culinary industry. Traditional food not only serves as a cultural identity but also holds significant economic potential. Women often act as guardians of culinary traditions through their expertise, innovation, and the application of cultural values in production processes. This research employs a qualitative method with a case study approach focusing on several local culinary industry practitioners. The findings reveal that women play a central role in sustaining traditional recipes, enhancing creativity in presentation, and expanding market access through modern marketing strategies. In conclusion, women\u27s contributions to preserving traditional foods positively impact cultural sustainability and the development of the culinary industry. Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran perempuan dalam melestarikan makanan tradisional di industri kuliner. Makanan tradisional tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Perempuan sering kali menjadi penjaga tradisi kuliner melalui keahlian, inovasi, dan penerapan nilai-nilai budaya dalam proses produksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa pelaku industri kuliner lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga keberlanjutan resep tradisional, meningkatkan kreativitas dalam penyajian, serta memperluas akses pasar melalui strategi pemasaran modern. Kesimpulannya, kontribusi perempuan dalam pelestarian makanan tradisional berdampak positif terhadap keberlanjutan budaya dan perkembangan industri kuliner

    Efektivitas Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa pada Matakuliah Bakery Sebuah Meta-Analysis

    No full text
    The education sector, particularly in vocational fields, demands a learning system that can produce graduates with competencies aligned with industry requirements. One approach that has been implemented to achieve this goal is Outcome-Based Education (OBE), which focuses on achieving measurable learning outcomes relevant to workforce needs. This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Outcome-Based Education (OBE) curriculum in improving students\u27 competencies in the Bakery course. Using a meta-analysis approach, this study collected data from various research conducted at educational institutions that applied OBE in Bakery learning. The analysis results indicate that OBE implementation significantly enhances students\u27 understanding of fundamental concepts in baking and practical skills needed in the bakery industry. Furthermore, OBE has been proven to improve critical thinking skills and teamwork abilities, which are highly relevant to the demands of the workforce in this sector. This study also found that employing an outcome-based approach in the curriculum positively impacts students\u27 learning motivation by emphasizing clear and measurable learning goals. Based on this meta-analysis, it can be concluded that OBE is an effective approach to improving students\u27 competencies in the Bakery course, particularly in enhancing practical skills and job readiness. Abstrak   Dunia pendidikan, khususnya pada bidang vokasi, menuntut adanya sistem pembelajaran yang dapat menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan industri. Salah satu pendekatan yang telah diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah Outcome-Based Education (OBE), yang berfokus pada pencapaian hasil belajar yang terukur dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dalam meningkatkan kompetensi siswa pada matakuliah Bakery. Dengan pendekatan meta-analisis, studi ini mengumpulkan data dari berbagai penelitian yang telah dilakukan di berbagai institusi pendidikan yang menerapkan OBE dalam pembelajaran Bakery. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan OBE secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar dalam pembuatan roti dan kue, serta kemampuan praktis yang diperlukan dalam industri bakery. Selain itu, OBE juga terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kerja tim, yang sangat relevan dengan tuntutan dunia kerja di sektor ini. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan pendekatan berbasis hasil dalam kurikulum memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa, dengan adanya penekanan pada pencapaian tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur. Berdasarkan hasil meta-analisis ini, dapat disimpulkan bahwa OBE adalah pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam matakuliah Bakery, terutama dalam meningkatkan keterampilan praktis dan kesiapan kerja mereka

    Strategi Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter dalam Meningkatkan Kualitas Moral Siswa di MTs NWDI Rensing Bat

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hasil kajian terkait penerapan Pendidikan Agama Islam berbasis karakter di MTs NWDI Rensing Bat. Data diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji kredibilitasnya. Proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs NWDI Rensing Bat menitikberatkan pada pendidikan karakter yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa di sekolah ini menunjukkan kesadaran, kedewasaan, dan kecerdasan dalam bertindak, dengan pemahaman bahwa teori semata tidak cukup jika tidak diimplementasikan dalam praktik nyata. Faktor pendukung utama penerapan Pendidikan Agama Islam berbasis karakter meliputi visi dan misi sekolah yang jelas, yang mendorong terbentuknya budaya sekolah yang berkarakter. Faktor lainnya mencakup pemanfaatan waktu secara optimal, pengelolaan finansial yang baik, ketersediaan fasilitas yang mendukung, serta keterlibatan seluruh tenaga pendidik dan karyawan dalam membangun karakter tidak hanya pada siswa tetapi juga pada lingkungan sekolah secara keseluruhan. Selain itu, jaringan sekolah yang luas, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengelolaan yang unggul menjadi kelebihan yang mendukung keberhasilan implementasi ini

    The Impact of Short-Form Content TikTok on English Language Learning Development among Generation Z: A Case Study of Students at Institut Elkatarie"

    No full text
    This study investigates the impact of TikTok’s short-form content on the development of English language skills among students at Institut Elkatarie. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental design, the research compares two groups of students: an experimental group using TikTok as a supplementary learning tool and a control group following traditional classroom methods. The findings reveal that the experimental group showed significant improvement in listening comprehension, pronunciation, and vocabulary acquisition, with a 22.9% increase in their post-test scores compared to only an 8.2% improvement in the control group. Data were collected through pre- and post-tests, a TikTok usage questionnaire, and in-depth interviews. The study confirms that TikTok’s engaging, authentic content motivated students, aligning with constructivist learning theory and intrinsic motivation theory, which emphasize contextual and enjoyable learning experiences. The results suggest that TikTok can be a valuable tool in enhancing language learning, particularly in areas where traditional methods may fall short, such as informal language use and listening skills. This research contributes to the growing body of knowledge on digital platforms in education, offering insights into how social media can be effectively integrated into language learning practices

    0

    full texts

    1,509

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jutnal STITNU Al-Hikmah Mojokerto
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇