Kampung Jurnal IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Not a member yet
5201 research outputs found
Sort by
Persepsi Masyarakat terhadap Penanganan Kekerasan dalam Rumah Tangga: Studi Kasus di Kota Dumai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Dumai. Fenomena KDRT masih dianggap sebagai masalah pribadi oleh sebagian masyarakat, yang menyebabkan rendahnya angka pelaporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari warga Kota Dumai dengan berbagai latar belakang usia, jenis kelamin, dan status pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami bahwa KDRT tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga verbal, psikologis, dan ekonomi. Faktor utama pemicu KDRT adalah tekanan ekonomi, budaya patriarki, kurangnya komunikasi, dan pengaruh lingkungan. Masyarakat cenderung pasif dalam menanggapi KDRT karena adanya anggapan bahwa hal tersebut merupakan urusan pribadi. Namun, sebagian informan menunjukkan adanya kesadaran dan keinginan untuk membantu korban. Dampak yang dialami korban mencakup trauma, kehilangan kepercayaan diri, isolasi sosial, hingga ketergantungan ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi masyarakat, pelibatan tokoh masyarakat, serta akses yang lebih luas terhadap layanan perlindungan korban
Feminisme dan Pendidikan: Membangun Kesetaraan Gender di Lingkungan Sekolah Menengah Pertama
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai feminisme dalam konteks pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya membangun kesetaraan gender. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya ketimpangan gender dalam praktik pendidikan, baik dalam kurikulum, interaksi guru-siswa, maupun budaya sekolah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur yang menganalisis sumber-sumber sekunder seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan gender di sekolah muncul dalam bentuk bias materi ajar, stereotip dalam pembagian peran, serta minimnya pemahaman guru terhadap pendidikan sensitif gender. Upaya strategis seperti integrasi perspektif gender dalam kurikulum, penguatan budaya sekolah inklusif, serta pelatihan guru mengenai nilai-nilai feminisme menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang adil dan memberdayakan bagi seluruh peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan transformasi pedagogi yang kritis dan reflektif sebagai pendekatan yang relevan untuk membentuk kesadaran gender sejak usia dini
Program Psikoedukasi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Santri Buntet Pesantren Cirebon
Adolescent mental health, particularly among santri is a critical issue requiring serious attention. This community engagement initiative aimed to enhance mental health literacy at Pondok Buntet Pesantren using a Participatory Action Research (PAR) approach, comprising three main phases: initial assessment, psychoeducation, and counseling guidance. Thirty-six participants completed pre- and post-test evaluations using standardized instruments, specifically the Satisfaction with Life Scale and the Mental Health Literacy Scale. The results indicated a significant increase in students' life satisfaction following the intervention. Although improvements in positive emotions and mental health literacy were not statistically significant, the observed positive trends suggest the program's effectiveness in deepening understanding, reducing stigma, and serving as a crucial preventive measure for maintaining students' mental well-being
Implementasi Hukum Pencatatan Perkawinan (Pendekatan Kompilasi Hukum Islam dan Pembaharuan hukum kontemporer)
Pencatatan perkawinan menjadi salah satu aturan yang dibuat oleh Negara untuk menjawab permasalahan yang terjadi di masyarakat, sehingga dengan adanya pencatatan perkawinan bisa menjadi landasan dasar hukum yang akan melindungi kehidupan dalam berkeluarga. Begitupun sebaliknya, jika tidak mendaftarkan pernikahan kepada pemerintah setempat maka status pernikahannya tidak akan diakui oleh Negara dan tidak dapat perlindungan jika suatu saat terdapat permasalahan dalam rumah tangganya. Â Penelitian ini masuk ke dalam penelitian kualitatif dengan bentuk kajian pustaka, pengumpulan data yang diambil dibagi ke dalam beberapa bagian yaitu dari sumber primer dan sekunder, sumber primernya yaitu Undang-undang No 1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI), sedangkan sumber sekundernya dari kumpulan literatur ilmiah yang koprelatif sesuai dengan pokok pembahasan penelitian. Tujuan adanya penulisan ini yaitu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya peraturan pencatatan perkawinan dalam sebuah pernikahan, karena status pencatatan perkawinan dianggap sebagai penentu dalam pernikahan sehingga bisa dibilang layak menjadi salah satu syarat sahnya pernikahan, penetapan ini yang akan menghasilkan perlindungan hukum yang kuat serta memiliki alat bukti otentik (akta nikah) jika suatu saat terjadi permasalahan dalam rumah tangganya
UJI AKURASI AZIMUT BANGUNAN DAN ARAH KIBLAT MASJID DI KELURAHAN KARYA MULYA KECAMATAN KESAMBI KOTA CIREBON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana azimuth arah bangunan dan arah kiblat masjid yang ada di Kel. Karyamulya Kec. Kesambi Kota Cirebon. Penelitian yang akan dilakukan dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang dipraktikkan dalam penelitian ini melibatkan metode dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif statistic. Adapun hasil penelitian adalah azimut arah kiblat dan bangunan masjid di kelurahan Karyamulya bervariasi. Kemelencengan terbesar terdapat pada masjid Masjid At-Taubah yaitu sebesar 20,990 ke arah selatan diikuti oleh masjid Sabilul Huda sebesar 20,990 ke arah Selatan. Sedangkan kemelencengan terkecil diperoleh pada masjid Al-Muhajirin sebesar 1°44"12” ke arah Utara diikuti oleh masjid Al-Maghfirah sebesar 6.99° ke arah selatan. Adapun apabila dibuat rata-rata maka akan diperoleh data kemelencengan sebesar 12.57310. Namun demikian, Pengurus masjid di kelurahan Karyamulya telah merubah azimut arah kiblat dengan tidak mengikuti azimut bangunan masjid, tapi sesuai dengan hasil pengukuran arah kiblat yang sebenarnya dengan merubah shof sholat miring ke kanan/kiri sesuai dengan hasil perhitungan.Rasakan keseruan bermain di om88 dengan peluang menang yang lebih besar. Nikmati pengalaman bermain yang seru, aman, dan penuh tantangan. Segera coba dan raih kemenangan besarmu
ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENOLAKAN CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA PASURUAN TAHUN 2024 ( Studi Kasus Pada Perkara Nomor 0151 Pdt G 2024 Pengadilan Agama Pasuruan )
Abstrak:Masalah dalam rumah tangga merupakan fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti sosial, ekonomi, budaya, dan psikologis. Modernisasi dan globalisasi telah mengubah nilai dan norma dalam pernikahan, sehingga memicu konflik akibat perbedaan persepsi. Studi sosiologi keluarga dan penelitian mengenai dukungan sosial dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika ini.Dalam konteks hukum, gugatan cerai seringkali didasarkan pada Undang-Undang Perkawinan. Namun, hubungan antara alasan gugatan dan putusan hakim bukanlah hubungan sebab-akibat yang sederhana. Putusan hakim merupakan hasil dari proses pertimbangan yang kompleks, melibatkan evaluasi bukti dan penerapan hukum. Kekuatan bukti dan kemampuan pihak penggugat dalam meyakinkan hakim menjadi faktor penentu dalam keberhasilan gugatan
Peran Pengawasan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehtan di Madrasah Ibtidaiyah An-Nur
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan memberikan penjelasan mengenai peran pengawasan kepala nadrasah di MI An-Nur, khususnya bagi guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus melalui pengamatan kegiatan pengawasan yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di MI An-Nur Kota Cirebon. Hasil temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Kinerja guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan memiliki sedikit kendala, yaitu kurangnya fasilitas pembelajaran. (2) Pelaksanaan pengawasan kepala madrasah terhadap guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan rutin dilaksanakan secara berkala agar mengetahui kualitas pembelajaran dan kinerja guru. (3) Hasil pelaksanaan pengawasan kepala madrasah terhadap guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di MI An-Nur Kota Cirebon adalah cukup baik yang diimbangi dengan pelaksanaan dan dokumen-dokumen yang lengkap. This study aims to understand and provide an explanation of the supervisory role of the headmaster at Islamic Elementary School An-Nur, especially for Physical Education Sports and Health (PJOK) teachers. This study used a qualitative descriptive method using a case study approach through observing supervisory activities carried out by the headmaster in improving the performance of Physical Education Sports and Health at Islamic Elementary School An-Nur teachers in Cirebon City. The results of this study can be concluded that: (1) The performance of Physical Education Sports and Health teachers has a few obstacles, namely the lack of learning facilities. (2) The supervision of the headmaster for Physical Education Sports and Health teachers is routinely carried out periodically in order to determine the quality of learning and teacher performance. (3) The results of the implementation of the headmaster supervision of Physical Education Sports and Health teachers at MI An-Nur, Cirebon City are quite good, which is balanced with complete implementation and documents
Character Ambiguity: Searching For New Approach To Islamic Education Textbooks
This research is based on the reality that character education in Islamic education textbooks remains inadequate, even though character education is crucial in shaping students with noble character and the ability to face moral challenges in the modern era. Character, as part of affective competence, must be taught clearly and consistently, just as cognitive and psychomotor competencies, to achieve balance in forming a complete and ideal personality. This study was conducted on Islamic Education textbooks for 11th grade used in schools across Indonesia, published by the Ministry of Education, Erlangga, Grafindo, and Tiga Serangkai. Using a qualitative approach, these textbooks were analyzed through content analysis to identify the extent to which character education values are integrated into them. The results show that all textbooks used as subjects in this study have not fully integrated character education optimally. Character education must be implemented by considering appropriate objectives, materials, methods, media, and evaluation.Keywords: Character Education, Affective Domain, Learning Components
Strengthening the Religious Moderation Literacy Model in the Implementation of the Independent Curriculum (IKM)
Strengthening religious moderation literacy is one of the important efforts in strengthening the spirit of diversity and tolerance in Indonesia. The ability to access, understand, and utilize information is an important foundation in a balanced moderation attitude. Along with strengthening religious moderation literacy in education units and the implementation of the independent curriculum, the synergy between the two is becoming increasingly important. Each educational unit has its own unique curriculum and characteristics. This research is carried out through a descriptive qualitative approach by tracing religious literacy and local wisdom in the community that has a part in strengthening religious moderation. In this case, the researcher will further examine religious moderation literacy in the independent learning curriculum at SMK ITSI Surakarta. In the context of 21st century learning, learning that applies religious moderation literacy continues to be developed to achieve the Pancasila student profile. Concrete actions to overcome obstacles in strengthening the religious literacy model in the implementation of the independent curriculum at SMK ITSI Surakarta include strengthening human resources, self-training/IHT, proposing fees to the Foundation, prohibiting students from bringing cellphones in schools/dormitories, and strengthening moderate and tolerant religious literacy.Keywords: Literacy, Moderation, Implementation of the Independent Curriculum (IKM
Personifikasi sebagai Basis Rekonstruksi Dramaturgi Idalupa Alue Glong Naga di Aceh Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan pertunjukan Sanggar Seni Alue Glong Naga dengan grup Dalupa lain dengan jalan menelusuri cerita yang melatarbelakanginya. Penelitian kualitatif ini berfokus pada asal-usul kemunculan grup, varian kisah yang dibawakan, dan alasan perbedaan bentuk pertunjukannya dibanding grup lain. Proses penelitian dilaksanakan dari April hingga November 2023 melalui tiga tahap: (1) prapenelitian, (2) penelitian lapangan, dan (3) pascapenelitian. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Idalupa versi Sanggar Seni Alue Glong Naga berlatar peristiwa peperangan antara Raja Badar dengan Raja Namrud. Raja Badar merupakan personifikasi dari peristiwa Perang Badar antara umat Islam dengan kaum Quraisy. Raja Namrud merupakan tokoh yang terdapat dalam kitab-kitab suci agama samawi yang hidup di masa Nabi Ibrahim. Dua latar masa yang terpaut jauh, tetapi direkonstruksi ke dalam satu kisah. Oleh karena itu, pentingnya pendokumentasian dan dukungan berkelanjutan bagi sanggar seni tradisional seperti Alue Glong Naga, mengingat tantangan akses dan regenerasi serta menyoroti perlunya kebijakan budaya yang responsif terhadap kelestarian seni lokal.Personification as a Basis for Reconstructing the Dramaturgy of Idalupa Alue Glong Naga in West AcehThis study aims to describe the differences between the performances of the Alue Glong Naga Art Studio and other Dalupa groups by tracing the stories behind them. This qualitative research focuses on the origins of the group, the variants of the stories they present, and the reasons for the differences in the form of their performances compared to other groups. The research process was carried out from April to November 2023 through three stages: (1) pre-research, (2) field research, and (3) post-research. Data validity was strengthened through source triangulation. The results of the study show that the story of Idalupa, according to the Alue Glong Naga Art Studio, is set during the war between King Badar and King Namrud. King Badar is the personification of the Battle of Badr between Muslims and the Quraysh. King Namrud is a figure found in the holy books of the monotheistic religions who lived during the time of the Prophet Ibrahim. Two time settings that are far apart, but are reconstructed into one story. Hence, the importance of documentation and ongoing support for traditional art studios such as Alue Glong Naga, given the challenges of access and regeneration, and highlighting the need for cultural policies that are responsive to the sustainability of local arts