STIKOM Institutional Repositories (Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya)
Not a member yet
8326 research outputs found
Sort by
LKP : Strategi Peningkatan Brand Awareness dengan Metode SOSTAC pada Koperasi Ki Dukuh Gede Meranggi
Laporan Kerja Praktik ini membahas Strategi peningkatan kesadaran merek (brand awareness) pada Koperasi Ki Dukuh Gede Meranggi melalui pendekatan pemasaran digital menggunakan metode SOSTAC. Dalam pelaksanaannya, penulis mengidentifikasi bahwa koperasi belum secara maksimal memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi. Oleh karena itu, penulis merancang strategi pemasaran digital dengan memanfaatkan Facebook sebagai media utama untuk menjangkau target pasar yang lebih luas, khususnya masyarakat dewasa. Metode SOSTAC yang digunakan terdiri dari enam tahap, yaitu Situation, Objectives, Strategy, Tactics, Action, dan Control. Setiap tahap dilakukan secara terstruktur, dimulai dari analisis kondisi koperasi hingga evaluasi kinerja strategi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari segi jumlah pengikut, jangkauan tayangan, hingga interaksi pengguna pada akun Facebook koperasi. Bahkan, terdapat bukti nyata dari calon nasabah yang datang langsung setelah melihat promosi melalui media sosial. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi digital menggunakan pendekatan SOSTAC efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap koperasi
LKP : Pengembangan Aplikasi Deeptalk dengan Penambahan Fitur Pengelolaan Layanan Konten dan Konseling pada PT Logos Indonesia
PT Logos Indonesia merupakan suatu perusahaan yang menyediakan layanan konseling dan psikologi. Saat ini Logos Indonesia sedang mengembangkan aplikasi konseling psikologis bernama DeepTalk untuk meningkatkan jangkauan dan efektivitas layanannya. Namun, dalam tahap pengembangan, muncul kendala dalam manajemen konten dan layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan fitur yang dapat membantu mengelola data layanan konten dan konseling aplikasi DeepTalk. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah fitur yang dapat membantu admin dalam mengelola produk, layanan, psikolog, dan media edukas. Dengan adanya dashboard ini, proses operasional menjadi lebih terintegrasi, efisiensi kerja meningkat, dan kualitas pelayanan psikologis melalui aplikasi DeepTalk dapat terjaga
TA : Penerapan User Centered Design pada UI/UX Aplikasi Penjualan Parfum Berbasis Mobile untuk Branding UMKM Wants
UMKM WANTS, produsen parfum berbahan minyak esensial, mengalami penurunan penjualan signifikan dari 325 botol pada 2023 menjadi 32 botol pada pertengahan 2025 akibat lemahnya strategi branding digital. Website resmi yang seharusnya menjadi media utama pemasaran belum optimal karena tampilan tidak user-friendly, navigasi membingungkan, dan informasi produk kurang lengkap. Masalah ini berdampak pada rendahnya kesadaran merek dan kepercayaan konsumen. Sebagai solusi, penelitian ini merancang UI/UX aplikasi penjualan parfum berbasis mobile untuk calon customer dan admin menggunakan metode User Centered Design (UCD) dan pengujian aplikasi menggunakan metode A/B Testing dan pengujian iterasi dari aplikasi menggunakan metode QUIM. Pendekatan ini melalui tahapan Understand Context of Use, Specify User Requirements, Design Solutions, dan Evaluation Against Requirements secara iteratif. Perancangan dimulai dengan analisis kompetitor, yaitu pada website Boura, Gucci, dan Mandalika. Berdasarkan hasil survei, website Mandalika menjadi acuan dalam perancangan desain dikarenakan memiliki nilai lebih tinggi (3,48). Elemen branding seperti nama brands, logo “WANTS”, warna navy blue–gold–beige, tipografi Poppins, halaman tentang kami, chatbox, foto produk & ilustrasi aroma, konsistensi tampilan admin & calon customer, dan tagline “LET US TELL YOUR STORY” diterapkan konsisten untuk membentuk identitas premium dan elegan. Fitur utama untuk calon customer meliputi beranda dengan slider promo, katalog produk lengkap (deskripsi aroma, foto, review), filter pencarian, keranjang dan transaksi, fitur chatbox, halaman tentang kami, serta switch language (ID/EN). Fitur untuk admin mencakup dashboard statistik, manajemen produk (CRUD), manajemen order, pengelolaan konten (tentang kami, blog, lowongan kerja), manajemen pengguna, dan chat monitor. Hasil A/B Testing dari desain aplikasi penjualan parfum terhadap 34 calon customer menunjukkan desain A lebih disukai, sedangkan untuk desain aplikasi admin yang diuji oleh 5 admin menunjukkan desain B lebih disukai. Iterasi dilakukan dengan menggabungkan keunggulan keduanya. Hasil iterasi diuji dengan QUIM yang menunjukkan skor rata-rata 3,48 (Baik) untuk aplikasi calon customer dan 3,97 (Sangat Baik) untuk aplikasi admin, menandakan desain telah memenuhi standar usability tanpa memerlukan perbaikan besar. Kesimpulannya, desain aplikasi ini efektif mendukung branding sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna. Aplikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi, tetapi juga memperkuat citra premium WANTS, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan berpotensi memperluas jangkauan pasar digital
TA : Rancang Bangun Aplikasi Laporan Keuangan Yayasan Masjid Berdasarkan Psak 109 dan Isak 35 pada Divisi Ketakmiran, Ambulans, dan Usaha Lain
Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel merupakan kebutuhan utama bagi yayasan masjid sebagai organisasi nirlaba yang mengelola dana sosial, zakat, infak, dan sedekah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi laporan keuangan yayasan masjid berbasis website yang sesuai dengan standar akuntansi PSAK 109 dan ISAK 35. Metode pengembangan yang digunakan meliputi tahapan communication, modelling, dan construction. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengurus yayasan masjid dan studi literatur terkait sistem informasi dan standar akuntansi yang sesuai untuk yayasan masjid. Hasil penelitian ini berupa prototype aplikasi yang mampu menghasilkan laporan keuangan sesuai standar ISAK 35 dan PSAK 109 untuk setiap divisi atau amal usaha yang ada pada yayasan masjid. Selain itu, aplikasi juga mampu membuatkan laporan konsolidasi keuangan yayasan secara keseluruhan. Pengujian sistem dilakukan dengan metode Black Box Testing dengan presentase keberhasilan 100%, yang menunjukkan bahwa seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Implementasi dari aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akuntabilitas keuangan yayasan masjid serta memenuhi kewajiban yayasan masjid sebagai organisasi nirlaba untuk melaporkan keuangan sesuai standar akuntansi yang berlaku
LKP: Pembuatan Konten Visual untuk Media Sosial dan E-commerce PT.Start Friday Asia
PT. Start Friday Asia, sebuah perusahaan konsultan kreatif yang bergerak di bidang strategi bisnis dan pengembangan identitas merek. Fokus utama kegiatan magang adalah pada pembuatan konten visual untuk kebutuhan media sosial dan platform e-commerce, dengan tujuan mendukung strategi komunikasi visual perusahaan klien. Selama masa magang, penulis terlibat dalam proses perancangan desain feed dan story Instagram, serta pembuatan tampilan homepage untuk marketplace seperti Shopee. Seluruh kegiatan dilakukan dengan memperhatikan prinsip desain yang komunikatif, estetika visual, serta konsistensi terhadap identitas brand yang ditangani. Melalui bimbingan dari tim profesional, penulis memperoleh pengalaman nyata dalam dunia industri kreatif, meningkatkan keterampilan teknis di bidang desain komunikasi visual, serta memahami alur kerja dalam proses branding secara menyeluruh. Kegiatan magang ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap praktik profesional perusahaan serta menjadi bekal berharga bagi pengembangan karier di bidang desain dan komunikasi visual
TA :Perancangan Media Kampanye Sosial Motion Graphic tentang Bahaya Rokok Elektrik untuk Remaja
Dalam era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi, rokok elektrik semakin populer di kalangan remaja, meskipun memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan. Data menunjukkan bahwa penggunaan rokok elektrik di Indonesia meningkat, dengan 7,4% perokok aktif berasal dari kelompok usia 10-18 tahun. Melalui pendekatan kampanye sosial yang terencana, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang risiko kesehatan yang terkait dengan rokok elektrik. Metode yang digunakan mencakup wawancara, observasi, dan studi literatur, dengan penerapan model Design Thinking untuk merancang motion graphic yang menarik dan informatif. Hasil diharapkan dapat memberikan edukasi yang efektif untuk mencegah penggunaan rokok elektrik di kalangan remaja, serta memberikan kontribusi positif bagi kesehatan masyarakat secara keseluruhan
TA : Alat Pembelajaran Bentuk dan Warna dengan Metode Montessori Berbasis Artificial Intelligence Menggunakan Flashcard dan ESP32-CAM
Pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam pengembangan kognitif anak, khususnya dalam pengenalan bentuk dan warna. Penelitian ini berfokus pada pengembangan alat pembelajaran berbasis metode Montessori yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), flashcard, dan modul ESP32-CAM. Alat ini dirancang untuk mengenali tiga bentuk geometri dasar (segitiga, persegi, lingkaran) dan empat warna primer (merah, kuning, hijau, biru) menggunakan model FOMO (Faster Objects, More Objects) dari platform Edge Impulse. Hasil pengujian sistem menunjukkan tingkat akurasi yang berbeda-beda tergantung kondisi lingkungan. Dalam ruangan tertutup tanpa pengaturan pencahayaan khusus, alat mencapai akurasi sempurna (100%) untuk semua bentuk dan warna kecuali persegi kuning yang sama sekali tidak terdeteksi (0%). Ketika pencahayaan di ruangan tertutup dikondisikan secara optimal, akurasi untuk persegi kuning meningkat signifikan menjadi 90% (27 deteksi benar dari 30 percobaan). Sementara itu, pada kondisi ruangan terbuka dengan pencahayaan alami, persegi kuning tetap menunjukkan akurasi terendah sebesar 77% (23 deteksi benar dari 30 percobaan). Sistem ini dilengkapi dengan modul DFPlayer Mini untuk memberikan umpan balik suara dan dirancang dengan ergonomi yang sesuai untuk anak usia dini. Implementasi alat ini secara efektif memadukan prinsip pembelajaran Montessori dengan teknologi terkini, menciptakan pengalaman belajar yang interaktif dan mandiri bagi pengguna
TA : Rancang Bangun Sistem Kontrol dan Monitoring Suhu dan Kelembapan Inkubator Fermentasi Tempe menggunakan Proportional Integral Derivative (PID)
Tempe merupakan makanan tradisional Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Namun, proses fermentasi tempe yang masih dilakukan secara tradisional sering menghasilkan kualitas produk yang tidak konsisten akibat suhu dan kelembapan lingkungan yang tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol dan monitoring suhu serta kelembapan pada inkubator fermentasi tempe menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung ke platform Internet of Things (IoT). Sistem ini dilengkapi dengan sensor DHT22 untuk pemantauan suhu dan kelembapan secara real-time, modul dimmer AC untuk mengatur intensitas pemanas lampu pijar, serta mist maker dan kipas DC yang dikendalikan melalui relay untuk menjaga kelembapan dan sirkulasi udara. Pengendalian suhu dilakukan dengan metode Proportional Integral Derivative (PID) untuk menghasilkan suhu yang stabil pada titik setel (set point) dan mengurangi overshoot. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menjaga suhu inkubasi stabil pada set point 35°C dengan rata-rata error pengukuran suhu sebesar 0,69% dan rata-rata error kelembapan sebesar 3,6%. Selain itu, waktu fermentasi tempe dengan inkubator hanya memerlukan waktu selama 20 jam, sedangkan fermentasi secara alami membutuhkan waktu yang lebih lama yaitu selama 26 jam. Proses pertumbuhan jamur pada inkubator juga lebih merata dan konsisten, serta dapat dipantau dan dikontrol secara real-time dari jarak jauh melalui IoT
TA : Pengembangan Bisnis Usaha Meira Hijab
Meira Hijab merupakan usaha lokal yang bergerak di bidang fesyen muslimah, khususnya hijab, yang berfokus pada kualitas produk dan pelayanan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi bisnis Meira Hijab dengan menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) guna meningkatkan omzet penjualan dan memperluas jangkauan pasar. Permasalahan utama yang dihadapi adalah fluktuasi penjualan setiap bulan yang sangat tergantung pada momen tertentu serta minimnya optimalisasi media pemasaran digital.
Metode yang digunakan dalam pengembangan bisnis ini meliputi identifikasi permasalahan, perencanaan strategi Business Model Canvas (BMC), implementasi enam strategi utama (strategi konten Instagram, program loyalitas membership, kerjasama supplier, bundling produk, diferensiasi kostumisasi, optimalisasi channel), serta evaluasi hasil. Hasil pengembangan usaha menunjukkan bahwa empat strategi paling berpengaruh dalam meningkatkan omzet adalah optimalisasi channel, strategi bundling, loyalitas pelanggan, dan konten Instagram. Sementara itu, strategi kostumisasi dan kerjasama supplier dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap penjualan. Serta berhasil menaikkan omzet penjualan sebesar 55,4% selama periode tersebut
LKP : Rancang Bangun Website Absensi Karyawan dengan menggunakan Metode Prototype.
Dengan adanya sistem absensi berbasis website ini, diharapkan proses administrasi kehadiran karyawan di PT. Semen Indonesia dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan terintegrasi, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan internal perusahaan. Proses pengembangan dilakukan melalui tahapan observasi, wawancara, analisis kebutuhan, dan perancangan sistem yang meliputi pembuatan Data Flow Diagram (DFD), struktur basis data, serta desain antarmuka pengguna. Sistem ini dirancang untuk mendukung tiga jenis pengguna utama, yaitu pegawai, admin, dan atasan, dengan masing-masing memiliki hak akses dan fungsi yang berbeda. Hasil dari uji coba sistem menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan kemudahan dalam proses absensi serta manajemen data karyawan secara digital. Sistem absensi manual dan keterbatasan fitur pada aplikasi “E-procurement” yang sebelumnya digunakan menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain tidak tersedianya fitur check-in dan check-out yang efisien, tidak adanya fasilitas untuk pengisian CV karyawan, serta tampilan antarmuka (UI/UX) yang kurang optimal. Oleh karena itu, solusi yang diajukan adalah membangun sistem baru yang dirancang khusus untuk kebutuhan internal perusahaan