8938 research outputs found
Sort by
Analisis Pengaruh Shark Fin Terhadap Aerodinamika Mobil Jenis Urban Dengan Simulasi Computational Fluid Dynamics Pada Software Ansys Workbench
Penelitian ini membahas pengaruh aliran eksternal yang melintasi kendaraan mobil. Mobil memiliki karakteristik yang spesifisik dengan adanya tambahan aksesoris Shark Fin (SF) yang akan diletakkan dibagian depan atas mobil yang fungsinya sebagai penyeimbang dan pemecah aliran udara yang melintasi mobil. Tujuan utama nya agar mobil bisa melaju kencang tanpa hambatan udara. Sehingga sangat penting untuk mengetahui nilai Coefficient of Drag dan Coefficient of Lift pada mobil jenis urban tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Model mobil yang di simulasi menggunakan body urban car. Variasi yang akan diperbandingkan (a. Urban non Shark Fin (SF) b. Urban Shark Fin (SF) 58 mm c. Urban Shark Fin (SF) 68 d. Urban Shark Fin (SF) 78 mm). Variasi kecepatan yang akan digunakan (11.11 m/s, 16.66 m/s, 22.22 m/s, 27.77 m/s). Hasil simulasi menunjukkan bahwa urban dengan tambahan aksesoris Shark Fin (SF) ukuran 78 x 175 x 57 mm memiliki nilai Coefficient of Drag yang cukup baik dengan nilai 0,249 N pada kecepatan 22.22 m/s (kecepatan maksimal antar kota) lalu Shark Fin (SF) ukuran 68 x 153 x 50 mm yang memiliki kestabilan vertikal yang cukup baik dengan menurunkan Coefficient of Lift hingga nilai -0,1763 N pada kecepatan 11.11 m/s (kecepatan rata-rata pada pemukiman dan perkotaan)
Laporan Kerja Praktek Pengelompokan Ulang Tata Letak Gudang Dengan Metode Class-Based Storage Untuk Meningkatkan Efisiensi Penanganan Material (Studi Kasus: PT. Inhutani 1 UMI Gresik)
Analisis Faktor Keterlambatan Proyek Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) Dan Penjadwalan Ulang Dengan Critical Path Method (CPM) Pada Proyek Manufaktur Replace 54In Sea Water Line Di PT. SRK
Proyek manufaktur Replace 54in Sea Water Line di PT. SRK semula direncanakan selesai dalam 49 hari, tetapi terlambat 26 hari menjadi 75 hari. Penelitian ini menggunakan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi penyebab utama keterlambatan, yaitu pekerjaan drawing engineering, dan menghasilkan 4 langkah perbaikan bagi kontraktor. Penjadwalan ulang dengan Critical Path Method (CPM) menunjukkan bahwa penambahan jam kerja lembur 4 jam selama durasi proyek dapat mempercepat penyelesaian menjadi 32 hari dengan biaya tambahan sebesar Rp 16.000.000. Alternatif penambahan tenaga kerja mempercepat proyek menjadi 32 hari dengan biaya tambahan Rp 13.500.000. Kesimpulannya, penambahan tenaga kerja lebih efektif dari segi biaya untuk mencegah keterlambatan pada proyek Replace 54in Sea Water Line berikutnya
Pengaruh Sustainability Report, Free Cash Flow, dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Kinerja Keuangan
This study focuses on analyzing the influence of sustainability reports, free cash flow, and sales growth on the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. Financial performance is measured using Return on Assets (ROA) as the main indicator to assess a company's ability to generate profits from its total assets. This study uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis to examine the relationship between variables. The data used are documentary data with secondary data sources obtained from financial reports and company sustainability reports. A purposive sampling technique was applied to determine the research sample based on certain criteria, resulting in 95 observational data. The results show that free cash flow and sales growth have a significant influence on financial performance, indicating that the company's ability to generate free cash and increase sales directly contribute to performance improvements. Conversely, sustainability reports were not proven to have a significant effect on financial performance, so sustainability disclosure has not been a determining factor in increasing the ROA of energy sector companies during the study period
Pengembangan Media Big Book Pada Materi Indra Penglihatan Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Big Book pada materi Indra Penglihatan di Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas V UPT SDN 18 Gresik. Media Big Book divalidasi oleh 2 ahli materi dan 2 ahli media, kemudian diuji cobakan kepada peserta didik. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak dengan persentase validasi ahli media sebesar 95,38% dan validasi ahli materi sebesar 98,33%. Efektivitas media ditunjukkan melalui ketuntasan hasil belajar klasikal sebesar 92,59%. Respon peserta didik terhadap media termasuk kategori sangat baik dengan 12 aspek penilaian memperoleh skor kategori
sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book efektif meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi Indra Penglihatan dan layak digunakan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar
Development of Magic Disc Media for Flat Shapes in Fourth Grade Elementary School
Berdasarkan wawancara dengan guru wali kelas IV UPT SD NEGERI 135
GRESIK, informasi yang diperoleh peneliti mengenai permasalahan yang ada di
kelas IV pada materi bangun datar adalah dalam proses pembelajaran Matematika
banyak mengalami kesulitan dalam memahami materi, salah satunya peserta didik
mengalami kesulitan pada materi bangun datar yakni dalam memahami ciricirinya. Hal tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan
untuk mengembangkan media magic disc untuk menambah pemahaman peserta
didik pada materi bangun datar segiempat.
Jenis penelitian pengembangan dengan metode Research and Developmen
(R&D) dengan menggunakan model ADDIE dengan melalui 5 tahapan yaitu
Analysis (analisis), Desain (desain). Development (pengembangan),
Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Jumlah peserta didik
15 peserta didik.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menghasilkan suatu produk berupa
media magic disc pada materi bangun datar. Hasil penelitian dari validasi media
memperoleh rata – rata 98% “sangat valid”, validasi materi memperoleh 96%
“sangat valid”, respon peserta didik memperoleh rata –rata 95% “sangat baik”.
Berdasarkan hasil di atas maka produk yang di kembangkan oleh peneliti ini di
harapkan dapat menjadikan pembelajaran yang lebih menyenangkan untuk peserta
didik, sebagai tambahan media bagi pendidik, dan untuk peneliti selanjutnya,
diharap dapat lebih menyempurnakan media magic disc agar lebih menarik dan di
minati
Pengaruh Usia, Masa Kerja Dan Sikap Kerja Terhadap Perilaku Tidak Aman Pada Pekerja (Di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Plant Margomulyo)
Latar Belakang: Terdapat peningkatan kejadian perilaku tidak aman dalam 3 tahun terakhir. Hal itu dapat terlihat dari kejadian kecelakan kerja minor dan temuan kondisi nearmiss di tiap area produksi Tujuan: Penelitian ini secara umum bertujuan menganalisis pengaruh usia, masa kerja dn sikap kerja, terhadap perilaku tidak aman pada pekerja PT JCI Plant Margomulyo. Metode: Penelitian ini kuantitatif analitik dengan rancang bangun potong lintang. Populasi pada penelitian ini adalah pekerja di area produksi PT JCI Plant Margomulyo sebanyak 93. Teknik pengambilan sampel menggunakan slovin dengan jumlah 76. Variabel penelitian ini meliputi variabel bebas (usia, masa kerja, sikap kerja), dan variabel terikat (perilaku tidak aman). Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas sebelumnya. Analisis dalam penelitian ini menggunakan chi square dan regresi logistik berganda. Hasil: Nilai p value dari chi square test pada variabel usia dengan perilaku tidak aman menunjukkan nilai 1,000 sedangkan untuk variabel masa kerja dengan perilaku tidak aman sebesar 0,004 dan sikap kerja dengan perilaku tidak aman sebesar 0,000. Nilai p-value dari uji regresi logistik berganda sebesar 0,000 pada variabel masa kerja dan sikap kerja terhadap perilaku kerja. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara variabel usia dan perilaku, sedangkan masa kerja dan sikap kerja berhubungan dengan perilaku tidak aman. Terdapat pengaruh masa kerja dan sikap terhadap perilaku tidak aman sedangkan usia tidak berpengaruh terhadap perilaku tidak aman
Analisis Kadar Kuersetin Dan Mutu Sensori Pada Formulasi Minuman Seduhan Berbahan Dasar Daun Kelor Dan Buah Belimbing Wuluh
Radikal bebas dapat dinetralisir oleh antioksidan seperti kuersetin, yang terkandung dalam kelor dan belimbing wuluh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan minuman herbal dari keduanya untuk meningkatkan penerimaan masyarakat dan mempertahankan kuersetin sebagai antioksidan alami. Metode yang digunakan adalah teknik infusa dengan lima formulasi, F163 (100% daun kelor), F927 (100% buah belimbing wuluh), F385 (75% daun kelor + 25% belimbing wuluh), F749 (25% daun kelor + 75% belimbing wuluh), dan F501 (50% daun kelor + 50% belimbing wuluh). Kadar kuersetin dianalisis dengan HPLC, dan penerimaan masyarakat diuji melalui uji organoleptik menggunakan metode Kruskal Wallis. Hasil kadar kuersetin bervariasi menunjukkan antara 0,011 – 0,902 ppm. Untuk uji organoleptik menunjukkan warna tidak berpengaruh signifikan, sedangkan aroma dan rasa berpengaruh signifikan, sehingga dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Perlakuan terbaik ditemukan pada formulasi F495, yang menggabungkan 25% daun kelor dan 75% buah belimbing wuluh, dengan kadar kuersetin tertinggi yaitu 0,902 ppm dan penilaian rasa tertinggi dengan nilai hedonik rata-rata 2,60, yang masih tergolong kurang disukai. Dapat dilakukan ekstraksi cair (infusa) dengan penguapan menggunakan rotary vakum evaporator, serta penambahan aroma dan rasa lain pada minuman daun kelor dan belimbing wuluh, sambil tetap mempertahankan kadar kuersetin dan melakukan analisis ulang kadar kuersetin
Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Perilaku dan Asupan Gizi Balita Gizi Kurang di Wilayah Puskesmas Dermolemahbang
Asupan zat gizi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh langsung terhadap gizi kurang. Asupan zat gizi dipengaruhi oleh perilaku ibu. Konseling gizi merupakan suatu cara memperbaiki perilaku ibu sehingga asupan zat gizi dapat diperbaiki. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap perilaku dan asupan gizi Balita gizi kurang usia 6-59 di Wilayah Puskesmas Dermolemahbang. Metode Penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain one group pre test-post test design dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian ini yaitu Balita gizi usia 6-59 bulan yang terdaftar di Posyandu di Wilayah Puskesmas Dermolemahbang Besaran sampel 32 balita gizi kurang. Hasil penelitian menunjukkan konseling gizi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku dan asupan energi (p0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara konseling gizi dengan perilaku dan asupan energi, akan tetapi tidak terdapat pengaruh terhadap asupan protein
Implementasi K-Means Untuk Pengelompokan Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Sambogunung Kecamatan Dukun
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bantuan sosial bersyarat bagi keluarga miskin (KM) yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat. Namun, dalam pelaksanaannya, distribusi bantuan ini masih belum merata dan kurang tepat sasaran. Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan data PKH adalah bagaimana memetakan potensi penerima bantuan secara objektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi penerima bantuan PKH di Desa Sambogunung, Kecamatan Dukun, dengan menerapkan metode KMeans Clustering. Teknologi data mining digunakan untuk menganalisis data dalam jumlah besar guna menemukan pola-pola yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data penerima bantuan dapat dikelompokkan menjadi tiga klaster, yaitu klaster potensi tinggi, potensi menengah, dan potensi rendah. Validasi hasil klasterisasi menggunakan Silhouette Score menghasilkan nilai sebesar 0,5976 yang menunjukkan bahwa hasil struktur baik, meskipun masih dapat dioptimalkan. Penelitian ini diharapkan
dapat menjadi referensi dalam pemetaan calon penerima bantuan PKH sehingga proses penyaluran dapat dilakukan dengan lebih terarah dan tepat sasaran