Universitas Muhammadiyah Gresik

University of Muhammadiyah Gresik: UMG Repository
Not a member yet
    8938 research outputs found

    Hubungan Usia, Pendidikan, Hubungan Usia, Pendidikan, Masa Kerja, Lama Paparan Bahan Kimia, Dan Apd Dengan Dermatitis Kontak Pada Pekerja Bengkel Di Kecamatan Lamongan

    Get PDF
    Perkembangan industri dan teknologi yang pesat meningkatkan risiko penyakit akibat kerja, terutama dermatitis kontak, yang mencakup 90% dari penyakit kulit akibat pekerjaan dan sering terjadi pada pekerja sektor informal seperti bengkel motor. Dermatitis kontak disebabkan oleh paparan bahan iritan / alergen di lingkungan kerja, dengan faktor risiko meliputi paparan bahan kimia, kebiasaan personal hygiene serta kurangnya penggunaan alat pelindung diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor individu dan lingkungan kerja terhadap kejadian dermatitis kontak pada pekerja bengkel di Kec. Lamongan, guna memberikan dasar intervensi kesehatan kerja yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan kuantitatif untuk menguji hubungan sebab-akibat antara faktor individu dan lingkungan kerja terhadap kejadian dermatitis kontak pada pekerja bengkel di Kec. Lamongan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara statistik menggunakan SPSS versi 27, dengan uji validitas, reliabilitas, serta analisis regresi linier berganda untuk mengevaluasi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa faktor individu dan lingkungan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian dermatitis kontak pada pekerja bengkel. Faktor individu, seperti usia, jenis kelamin, riwayat penyakit kulit, dan kebiasaan personal hygiene, berkontribusi besar dalam meningkatkan risiko dermatitis kontak. Selain itu, faktor lingkungan kerja, seperti paparan bahan kimia, suhu, kelembapan, dan minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD), juga menjadi penyebab utama yang memperburuk kondisi kulit pekerja. Kesimpulan berikutnya dari penelitian ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kedua faktor tersebut secara bersamaan untuk mencegah dermatitis kontak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi pekerja mengenai kebiasaan personal hygiene yang baik, penggunaan APD secara konsisten, serta perbaikan kondisi lingkungan kerja. Dengan langkah-langkah ini, risiko dermatitis kontak pada pekerja bengkel dapat diminimalkan, sehingga kesehatan dan produktivitas pekerja tetap terjag

    Implementasi Sistem Monitoring dan Pengendalian Hama Berang–Berang Bertenaga Surya dengan Integrasi Telegram

    Get PDF
    Karena porsi makan mereka 20% dari berat tubuhnya, berang-berang adalah salah satu hama yang paling merugikan petani ikan. Meskipun berbagai metode tradisional telah digunakan untuk membasmi hama ini, metode-metode ini dianggap tidak efektif dan tidak efisien. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membantu petani tambak mengawasi dan mengoptimalkan pengendalian hama berang-berang. Sistem ini menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama dan terintegrasi dengan Telegram, bersama dengan sensor ultrasonik HC-SR04 dan sensor PIR untuk mendeteksi hama. Selain itu, panel surya 10Wp dengan baterai 12V 5Ah berfungsi sebagai catu daya, yang memungkinkan sistem beroperasi secara mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor HC-SR04 dan PIR mendeteksi objek dengan akurat hingga 4 meter dengan eror rata-rata < 0,2% dibandingkan jarak sebenarnya. Selain itu, panel surya bekerja paling baik pada cuaca cerah dengan suhu 31°C, menghasilkan nilai tegangan tertinggi 12,2V, tetapi pada cuaca mendung, dengan suhu 26°C, nilai tegangan hanya 10,4V. Ini menunjukkan adanya korelasi antara tegangan yang diserap dan cuaca, dengan nilai tegangan yang lebih tinggi cenderung meningkat ketika suhu lebih tinggi dan sebaliknya. Efektivitas sistem ini dibuktikan dapat mengurangi keberadaan hama sebesar 83,33% dihitung berdasarkan berdasarkan pengamatan terhadap 6 ekor hama (jumlah data terbatas). Data yang dihasilkan dikirim dalam bentuk notifikasi melalui Telegram secara real-time

    Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Jsa (Job Safety Analysis) (Studi Kasus: Departemen Audit Internal Pt. Fokus Jasa Mitra)

    Get PDF

    Analisis Sistem Pendingin Menggunakan Heatsink dan Fan pada Solar Panel 135 Wp Terhadap Daya yang Dihasilkan

    Get PDF
    Indonesia adalah negara tropis yang dilewati oleh garis khatulistiwa sehingga sebagian daerah di Indonesia mendapatkan sinar matahari yang banyak setiap tahunnya. Hal tersebut mencerminkan bahwa Indonesia memiliki sumber energi surya yang berlimpah. Panel surya kerap dikenal dengan istilah sel fotovoltaik atau photovoltaic cell, yang secara harfiah berarti “cahaya-listrik”. Kinerja perpindahan elektron dalam sel surya sangat dipengaruhi oleh suhu karena material semikonduktor yang digunakan bersifat sensitif terhadap fluktuasi temperatur. Oleh karena itu, pengendalian suhu pada permukaan panel surya menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan keluaran daya listrik. Penelitian ini difokuskan pada identifikasi dan analisis pengaruh hasil penerapan prototype sistem pendinginan panel surya dengan menggunkan fan dan heatsink. Hasil perubahan serta perbandingan sebelum dan sesudah diterapkannya sistem pendinginan berfokus pada nilai intensitas cahaya, tegangan, arus, daya, dan perubahan suhu. Untuk mendapatkan nilai tersebut, metode yang digunakan yaitu dengan memvariasikan dua panel surya yang menggunakan sistem pendinginan menggunakan heatsink fan dan panel surya yang tidak menggunakan sistem pendinginan. Berdasar interpretasi data yang telah dikaji dalam penelitian ini, penerapan metode pendinginan dengan gabungan heatsink dan fan pada panel surya menunjukkan adanya penurunan rata-rata temperature sebesar 10.14˚C pada hari pertama, 5.21˚C pada hari kedua, dan 7.39˚C pada hari ketiga. Untuk selisih daya yang dihasilkan pada hari pertama yaitu 5W, hari kedua 1.49 W, dan hari ketiga 5.99 W. Rata-rata Nilai efisiensi yang didapatkan yaitu 0.5% pada hari pertama, 0.41% pada hari kedua, dan 0.85% pada hari ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa dengan penambahan sistem pendingin jika ditinjau dari analisis data yang telah dilakukan dapat menurunkan temperature, meningkatkan efisiensi, dan daya yang dihasilkan

    Optimalisasi Volume Media Dan Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis Melo L.)

    Get PDF
    Tanaman melon merupakan komoditi buah-buah semusim yang mempunyai keunggulan pada rasanya yang manis, tekstur daging renyah, warna daging yang bervariasi dan mempunyai aroma yang khas. Penurunan produksi tanaman melon diakibatkan oleh kualitas media tanam yang sedang menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan volume media dan dosis pupuk kandang ayam yang optimal pada pertumbuhan dan hasil tanaman melon. Penelitian dilaksanakan di polybag pada lahan terbuka Desa Baron, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dengan ketinggian tempat 15 meter di atas permukaan laut. Waktu pelaksanaan dimulai pada bulan November 2024 – Februari 2025. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri atas 3 ulangan. Faktor yang digunakan adalah volume media (P) dan dosis pupuk kandang ayam (A). Variabel yang diamati meliputi panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot buah tanaman, diameter buah, tingkat kemanisan buah dan bobot brangkasan basah. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam 5%, jika adanya perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji DMRT (duncan multiple range test) 5% dan uji korelasi untuk mengetahui keeratan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi di semua variabel perlakuan. Perlakuan tunggal volume media menunjukkan berbeda sangat nyata terhadap variabel bobot buah tanaman, diameter buah dan tingkat kemanisan buah. Perlakuan tunggal dosis pupuk kandang ayam menunjukkan berbeda sangat nyata terhadap semua variabel pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tunggal volume media terbaik ditunjukkan oleh perlakuan P3 (volume media 7kg/polybag), serta perlakuan tunggal dosis pupuk kandang ayam terbaik ditunjukkan oleh perlakuan A2 (dosis pupuk 20 ton/ha)

    Pengaruh Religiusitas, Nasionalisme dan Psychological Cost Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM

    Get PDF
    Observasi ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi serta menganalisis sejauh mana tingkat religiusitas, rasa nasionalisme, dan psychological cost berfaedah besar dalam mendorong eksalasi kepatuhan wajib pajak pajak, khususnya pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kepatuhan pajak menjadi isu strategis dalam mendukung penerimaan negara, sehingga faktor internal wajib pajak pajak seperti keyakinan agama, semangat cinta tanah air, serta kondisi psikologis ketika berhadapan dengan kewajib pajakan administrasi perpajakan dipandang relevan untuk diteliti lebih dalam.Pendekatan observasi yang digunakan adalah kuantitatif, karena memungkinkan peneliti menguji hubungan antarvariabel secara sistematis melalui data numerik yang dapat diolah secara statistik. Objek observasi difokuskan pada wajib pajak pajak orang pribadi yang memiliki usaha di sektor UMKM di Kabupaten Gresik, mengingat daerah tersebut memiliki potensi pajak yang cukup besar dari kontribusi UMKM. Sampel observasi ditentukan mengenakan teknik purposive sampling, yakni prosedur pemilihan responden beralaskan kriteria tertentu yang ditetapkan sebelumnya agar sesuai dengan kebutuhan observasi. Dari proses penyebaran instrumen observasi, berhasil dikumpulkan data dari 100 responden yang memenuhi syarat. Data yang digunakan dalam observasi ini merupakan data primer yang termaktub secara langsung melalui kuesioner berisi pernyataan-pernyataan terukur berdasarkan indikator setiap variabel. Untuk menganalisis data, peneliti menerapkan prosedur regresi linier berganda dengan asistensi perangkat lunak IBM SPSS Statistic versi 25. Analisis ini digunakan guna menginsafi seberapa besar pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan. Hasil pengolahan data membuktikan bahwa ketiga variabel yang diuji, yaitu religiusitas, nasionalisme, dan psychological cost, memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak pajak. Dengan kata lain, semakin tinggi tingkat religiusitas, semakin kuat rasa nasionalisme, serta semakin besar kesadaran wajib pajak pajak terhadap beban psikologis yang ditanggung, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajib pajakan perpajakan

    Effectiveness Analysis Using Overall Equipment Effectiveness (OEE) and Failure Modes And Effect Analysis (FMEA) Methods atPT. XYZ

    Get PDF
    PT.XYZ is a manufacturing company engaged in the production of NPK fertilizer. During its production process, the company frequently encounters machine downtime issues that significantly affect overall production effectiveness. This study aims to evaluate machine performance effectiveness using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method by assessing three key components: Availability, Performance, and Quality, as well as to identify the dominant sources of failure through Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data were analyzed using Microsoft Excel through descriptive and comparative approaches to calculate the average OEE value, identify the contribution of the Six Big Losses, and determine the Risk Priority Number (RPN) in FMEA.The results show that the average OEE value was 83%, consisting of Availability 76%, Performance 110%, and Quality 99.8%, which remains below the Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM) standard of 85%. The largest loss factor originated from idling and minor stoppages, contributing 38.2% of total production losses. FMEA analysis identified the most critical failure mode in the gearbox/fluid coupling of the conveyor, with the highest RPN value of 448.3, caused by mechanical wear and insufficient periodic inspections. Based on these findings, it is recommended to implement a scheduled preventive maintenance program, ensure the availability of critical spare parts, and enhance operator competence in machine operation and monitoring to improve the overall production system effectiveness

    Analisis Kegagalan Sistem Ship Unloader 2 Menggunakan Metode FMEA dan FTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kegagalan sistem ship unloader 2 di PT ABC dengan mengintegrasikan metode failure mode and effect analysis (FMEA) dan fault tree analysis (FTA). Data penelitian diperoleh dari catatan breakdown periode November 2024 – April 2025 serta kuesioner kepada enam responden berpengalaman. FMEA digunakan untuk mengidentifikasi mode kegagalan dan menghitung risk priority number (RPN) berdasarkan parameter severity, occurrence, dan detection. Hasil analisis menunjukkan empat komponen dengan nilai RPN tertinggi, yaitu motor vertikal 2M2 (152), gear pinion inlet device (119), baut shaft vertikal No.1 (110), dan motor vertikal 2M1 (103). Komponen tersebut selanjutnya dianalisis dengan FTA guna menelusuri akar penyebab kegagalan melalui struktur logika AND/OR hingga ke basic events. Hasil FTA mengungkap bahwa faktor dominan pemicu kerusakan adalah beban berlebih, material scaling, vibrasi berlebih, kelelahan material, serta keausan mekanis akibat usia dan benturan. Berdasarkan temuan ini, disusun rekomendasi mitigasi berupa pengendalian beban material, pemasangan sensor monitoring, inspeksi rutin, dan penguatan prosedur operasional. Kontribusi penelitian ini bersifat teoritis, dengan menunjukkan efektivitas integrasi FMEA dan FTA dalam menganalisis kegagalan peralatan bongkar muat curah, serta praktis, melalui usulan strategi mitigasi yang dapat diimplementasikan langsung oleh PT ABC untuk menekan downtime dan meningkatkan keandalan sistem

    Analisis Pengendalian Kualitas Defect Produk Sandal Kulit Dengan Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analiysis (FMEA) Dan Root Cause Analiysis (RCA) (Studi Kasus di UMKM Chellbie)

    Get PDF
    UMKM Chellbie merupakan industri rumahan yang bergerak di bidang produksi sandal kulit dengan skala menengah. Dalam proses produksinya, perusahaan sering menghadapi masalah kecacatan produk (defect) yang melebihi batas toleransi maksimal sebesar 5%, sehingga berdampak pada penurunan efisiensi, peningkatan biaya produksi, dan penurunan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengendalikan jenis-jenis kecacatan produk sandal kulit dengan menerapkan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Root Cause Analysis (RCA). Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi mode kegagalan dan menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) berdasarkan tiga parameter utama: Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D). Sementara itu, metode RCA digunakan untuk menelusuri akar penyebab dari jenis kegagalan dengan pendekatan 5 Whys dan diagram tulang ikan (fishbone diagram). Data yang digunakan diperoleh dari produksi bulan Juni hingga Desember 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis defect yang paling dominan meliputi: aksesoris sandal rusak, sisa lem meluber di sisi sandal, katoan tidak melekat, sablon meluber, dan upper yang tidak melekat sempurna dengan sol. Nilai RPN tertinggi ditemukan pada faktor material dan manusia, dengan nilai mencapai 900. Berdasarkan RCA, penyebab utama dari kegagalan tersebut berasal dari rendahnya kualitas bahan baku, tidak digunakannya SOP, serta kurangnya pelatihan operator. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi perbaikan berupa penerapan SOP secara konsisten, pengawasan terhadap bahan baku dan supplier, perawatan mesin secara berkala, serta pengendalian lingkungan kerja. Implementasi metode FMEA dan RCA secara terpadu terbukti mampu menurunkan potensi defect dan meningkatkan mutu produk sandal kulit di UMKM Chellbie

    8,714

    full texts

    8,938

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Muhammadiyah Gresik: UMG Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇