8938 research outputs found
Sort by
Sosiologi Pertanian
Buku ini hadir sebagai respons atas kebutuhan akan perspektif
sosiologis dalam memahami dan menyikapi dinamika sosial dalam
pembangunan pertanian dan pedesaan di Indonesia. Sebagai negara
agraris dengan keragaman sosio-budaya yang luas, Indonesia
menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan sistem pertanian
yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Tantangan-tantangan ini tidak hanya bersifat teknis atau ekonomi, tetapi juga terkait dengan relasi sosial, kelembagaan, atau budaya yang kompleks dan dinamis
Quality Control on Packing Process of Willarine Margarine Products at PT. XYZ with FMEA and FTA Methods
PT. XYZ is a company engaged in the crude palm oil processing sector, one of which is willarine margarine which is exported to various countries. In maintaining global competitiveness, the company strives to produce high-quality products. However, in practice there are still obstacles that need to be overcome. One of them is during the packing process there are three types of product defects identified, namely leakage in the pouch packaging, lack of margarine volume, and damage to the pouch carton. So this research uses the FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) method used to determine and transfer the severity, occurrence, and detection levels, so that it is obtained with the highest total RPN, namely leaky pouch packaging of 904, and FTA (Fault Tree Analysis) as a clue with the root of the problem tree, so that it is known that the root causes are lack of rest time, lack of supervision, no concern for the importance of track setting instructions, and no worker concern for cleanliness. After the results are known, improvement proposals are given, namely providing sufficient rest time and always rechecking, providing track setting instructions, and always doing routine cleaning at the beginning and end of work
The Relationship between Supervision and Attitude to Compliance with the Use of Personal Protective Equipment for Industrial Workers.
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek kritis dalam lingkungan kerja, terutama di sektor industri yang berisiko tinggi. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara tepat dan sesuai standar merupakan upaya penting untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD di PT X Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional, populasi karyawan bagian Produksi. Sampel diambil secara random sampling menggunakan rumus Slovin, menghasilkan 80 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan kepatuhan penggunaan APD. Hasil: Karakteristik responden didominasi oleh laki-laki (72,5%), dengan mayoritas berpendidikan SMA (62,5%) dan berusia di atas 30 tahun (62,5%). Sebanyak 58% memiliki pengalaman kerja kurang dari 5 tahun. Tingkat pengetahuan responden tentang APD tergolong rendah (52,5% pengetahuan kurang), meskipun sikap terhadap APD cenderung positif (58,75% sikap baik). Namun, kepatuhan penggunaan APD masih rendah (22,5% patuh). Analisis menunjukkan hubungan lemah antara pengetahuan dan kepatuhan (r: 0,267; p-value: 0,013), sedangkan hubungan sikap dengan kepatuhan lebih kuat (r: 0,624; p-value: 0,000), mengindikasikan bahwa sikap memainkan peran lebih signifikan dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan: tingkat pengetahuan responden tentang penggunaan APD masih rendah, meskipun sikap mereka cenderung positif. Kepatuhan penggunaan APD juga rendah, dengan sikap menunjukkan hubungan yang lebih kuat terhadap kepatuhan dibandingkan pengetahuan, Saran : Perlu dikembangkan peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap positif melalui pelatihan berkelanjutan dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan APD secara berkelanjuta
The Effect of Lighting on Unsafe Conditions at PT. X
Occupational Safety and Health (OHS) is an important component in supporting protection for workers. Lighting is an essential physical element in the implementation of the Occupational Safety and Health (OHS) program. Light intensity that does not meet standards can cause visual fatigue, decrease worker concentration levels, and increase the risk of unsafe conditions in the workplace. This study aims to determine the effect of lighting on unsafe conditions at PT. X. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 80 respondents who were randomly selected using a simple random sampling technique. Data were collected through observation and questionnaires, then analyzed using a simple logistic regression test assisted by SPSS software. The results showed a statistically significant relationship between lighting and unsafe conditions (p = 0.002). Workers who work in areas with lighting levels that do not meet standards are 4.95 times more likely to experience unsafe conditions compared to those who work in areas with lighting according to regulations (Exp(B) = 4.951). Based on these findings, it is concluded that non-standard lighting significantly affects the occurrence of unsafe conditions, so it is necessary to adjust the lighting intensity in accordance with the Regulation of the Minister of Manpower No. 5 of 2018 in order to create a safer and more comfortable working environment
Analisis Kegagalan Pada Hasil Pengelasan Di PT. Autokorindo Pratama
PT AUTOKORINDO PRATAMA adalah salah satu perusahaan yang mampu memproduksi lebih dari 600.000 velgsetiap tahunnya. Pada proses pengelasan velg sering kali terjadi proses cacat pada tahap pengelasan seperti pinhole, Overlap, Blow Hole, Over Rim, dan Over Disc. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisjenis defect yang sering muncul, mengetahui faktor penyebab serta memberikan solusi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode DMIC (Defne, Measure, Improve , Control). berdasarkan pengolahan data diperoleh cacat pada hasil pengelasan yang sering muncul yakni pinhole, Overlap, Blow Hole, Over Rim, dan Over Disc. Faktor penyebab terjadinya cacat (defect) pada hasil pengelasan yang ditinjau dari aspek mesin, manusia, metode, material dan lingkungan yaitu ampere pada mesin yang tidak stabil, operator yang kelelahan, operator kurang terampil, penyetelan ampere pada pengelasan yang terlalu besar, kurangnya pembersihan, jarak busur yang terlalu jauh, material kotor, material basah, lingkungan yang kurang nyaman dan terjadinya hembusan angin disekitar area pengelasan. Beberapa perbaikan yang dapat dilakukan adalah pengecekan peralatan sebelum pekerjaan dimulai, perbaikan preparation pra pengelasan berupa dilakukannya pembersihan terhadapmaterial yang akan dilakukan pekerjaan pengelasan , perbaikan teknikpengelasan
Optimalisasi Desain Penerangan Jalan Umum (PJU) Akses Gudang PT Petrokimia Gresik Dengan Metode Fuzzy Logic
This study aims to analyze the planning of Public Street Lighting (PJU) using the fuzzy logic method according to the SNI 7391:2008 standard, which stipulates the technical requirements for street lighting to ensure the safety and comfort of users. The existing design of PJU is known to be less than optimal in terms of energy efficiency and cost, with an excessive number of lamps and ineffective arrangements. The fuzzy logic model is designed to overcome this problem, with input parameters including road length, road width, and lamp power, while the output includes the distance between lamp poles, the height of the lamp pole, and the number of lamps required. This model is developed and simulated using MATLAB with a zigzag lamp installation approach on the right and left sides of the road. The simulation results show that this method produces a more optimal design, meets the SNI 7391:2008 standard, while offering a more efficient and effective solution than the existing design. By reducing the number of lamps from 46 to 21 units, power consumption and investment costs have been optimized without sacrificing lighting quality. This study makes a significant contribution to the development of a smart technology-based street lighting system, which not only meets technical standards but also supports sustainability and operational efficiency
Penerapan Metode Regresi Linear Sederhana Untuk Prediksi Stok Almamater Di SMK Jaya
Ketersediaan stok almamater yang tepat sangat penting untuk menghindari kekurangan atau kelebihan persediaan di sekolah. Namun, di SMK JAYA proses estimasi kebutuhan almamater masih dilakukan secara manual tanpa dukungan metode perhitungan yang terukur, sehingga sering menimbulkan ketidaksesuaian antara stok yang tersedia dengan kebutuhan aktual siswa. Penelitian ini mengusulkan pembangunan sistem prediksi kebutuhan stok almamater berbasis web menggunakan metode Regresi Linear Sederhana. Metode ini diterapkan untuk memprediksi jumlah kebutuhan stok berdasarkan data historis jumlah siswa dan almamater selama lima tahun terakhir. Sistem dirancang menggunakan framework Laravel versi 11 dan dilengkapi fitur perhitungan otomatis berdasarkan persamaan regresi. Pengujian akurasi dilakukan menggunakan metode Mean Absolute Error (MAE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil pengujian menunjukkan tingkat rata-rata akurasi prediksi mencapai 98.13% untuk seluruh ukuran almamater, sehingga sistem ini dinilai dapat membantu sekolah dalam merencanakan kebutuhan stok secara lebih efisien dan tepat. Dengan adanya sistem ini, proses pengadaan almamater menjadi lebih terukur dan dapat meminimalkan risiko kelebihan maupun kekurangan stok sebelum memasuki tahun ajaran baru
Simulasi dan Analisa Time Motion Robot Lengan 6-Axis Pada Proyek Otomasi Heating Line untuk Manufaktur Pegas Daun di PT.XYZ
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kelayakan berbasis simulasi terhadap penerapan sistem otomasi menggunakan robot lengan 6-axis pada lini produksi heating di industri manufaktur pegas daun. Studi kelayakan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Roboguide untuk menganalisis kelayakan teknis, waktu siklus, dan produktivitas dari sistem yang diusulkan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem robotik mampu mengurangi waktu siklus transfer material sebesar 50%, di mana waktu siklus transfer robot tercatat 17 detik, dibandingkan dengan 34 detik pada transfer manual. Penggunaan robot juga berhasil mengoptimalkan suhu pemanasan material, dengan suhu yang tercatat 920°C, lebih rendah 5% dibandingkan dengan transfer manual 970°C, yang berdampak pada efisiensi bahan bakar dari heating furnace. Dalam hal produktivitas, sistem robotik meningkatkan output produksi hingga 200%, dengan biaya operasional yang berkurang 64%, serta biaya manufaktur per unit yang turun hingga 82%. Secara keseluruhan, simulasi ini mengindikasikan bahwa integrasi robot lengan dalam sistem otomasi dapat meningkatkan efisiensi biaya, kualitas produk, serta daya saing industri manufaktur
Implementasi Penyortiran Buah Tomat Berdasarkan Tingkat Kematangan Menggunakan Sensor Warna TCS3200 Berbasis Arduino Uno
Sebagai salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi, tomat sering dianggap sebagai sayuran di bawah kategori pertanian. Mengingat tomat adalah komoditas yang sering ditanam untuk tujuan komersial, baik petani maupun pengolah makanan perlu mempertimbangkan kualitas. Sensor warna TCS3200 digunakan untuk secara otomatis menentukan tingkat kematangan tomat. Intensitas cahaya merah, hijau, dan biru (RGB) nantinya dapat diukur oleh sensor ini dihubungkan dengan tingkat kematangan tomat. Dengan bantuan sensor TCS3200 untuk deteksi warna, mikrokontroler Arduino Uno, motor servo untuk pergerakan tomat, motor DC, dan driver L298N yang berfungsi untuk menggerakkan ban berjalan yang akan menjadi lintasan tomat, penelitian ini bertujuan untuk merancang pemilahan tomat berdasarkan tingkat kematangan. Sensor inframerah akan menghitung jumlah tomat yang telah disortir secara kolektif, dan hasil pembacaan akan tertampil pada monitoring LCD 20x4 beserta tingkat kematangan buah serta waktu. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam proses sortir tomat secara otomatis dan mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh penilaian manual