8938 research outputs found
Sort by
Application of the Economic Order Quantity Method to Optimize Raw Material Inventory Control in Micro, Small and Medium Enterprises Cafe Kammari Gresik
Cafe Kammari Gresik is a business that operates in the food and beverage sector or selling
food and drinks. Cafe Kammari only uses traditional methods to control raw material supplies. The
Economic Order Quantity (EOQ) method can show an economical order quantity so that it can
stabilize the supply of raw materials for Malaysian milo powder, lemon powder and lychee powder.
This research uses descriptive qualitative research. Using the EOQ analysis method, Purchase
Frequency, Safety Stock, Reorder Point, and Total Inventory Cost. The research results show that the
EOQ method can minimize inventory costs. However, Cafe Kammari must pay attention to quantity
demand, if it is stable then safety stock and reorder point calculations can be carried out. Apart from
that, the results of calculations and implementation using the EOQ method show that it can minimize
total inventory costs when compared to the Cafe Kammari Gresik policy
Pengukuran Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan KM Express Bahari Rute Gresik - Bawean Dengan Metode Servqual Dan Importance Performance Analys
The services provided by marine transportation must meet customer expectations. Because the office does
not provide a suggestion box and passengers have never provided complaints and assessments of the services of
KM Express Bahari and from ticket sales data for the last 3 months. This study aims to measure the level of
customer satisfaction with KM Express Bahari services and provide input on priority improvements for services.
The SERVQUAL method reveals significant gaps based on 5 dimensions, while the IPA results show areas that
need to be prioritized for improvement. Analysis of the level of passenger satisfaction based on 5 dimensions, it
can be seen that the tangibles dimension gets the highest gap with -0.3750 which indicates that passengers are not
satisfied with the services provided in real term
Sistem Monitoring Kelayakan Kandang Dan Air Minum Otomatis Peternakan Kambing Berbasis Web
Kandang merupakan habitat hewan yang membuatnya merasa aman dan bebas dari gangguan luar. Kandang yang baik memiliki komponen internal seperti ukuran dan ventilasi yang tepat, Jika kandang tidak dirancang untuk memenuhi kebutuhan ternak, stres dapat terjadi dan berdampak Negatif terhadap kinerja produksi susu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan air minum otomatis pada peternakan kambing menggunakan sensor ultrasonik berbasis web. Sistem ini dirancang untuk mengukur ketinggian udara dalam ember secara real-time dan mengontrol pengisian udara secara otomatis menggunakan solenoid valve yang dikendalikan oleh mikrokontroler Wemos D1 R2. Data ketinggian udara yang dikirimkan ke server web melalui koneksi Wi-Fi, sehingga pengguna dapat menjaga kondisi secara langsung melalui antarmuka web yang ramah pengguna. Selain itu, sistem ini juga dilengkapi dengan sensor MQ-135 untuk mendeteksi kualitas udara, khususnya kadar amonia, yang merupakan indikator penting dalam menjaga kesehatan kambing. Jika kadar amonia terdeteksi tinggi, sistem akan mengaktifkan kipas DC untuk meningkatkan sirkulasi udara, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi hewan ternak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi operasional dalam pemeliharaan air minum, tetapi juga memastikan ketersediaan air minum yang konsisten bagi ternak, serta menjaga kualitas lingkungan di dalam kandang. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya
Modifikasi Perencanaan Desain Jalan Aspal Menggunakan Metode PKJI 2023 (Studi Kasus: Jln. Mayjend Sungkono – Jln. Kedanyang Kabupaten Gresik)
Jalan adalah sarana transportasi utama untuk mencapai suatu tujuan dari satu tempat ketempat lainnya bagi kehidupan manusia. Jalan adalah infrastruktur yang terdiri dari permukaan yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor, pejalan kaki, sepeda, dan transportasi umum. Jalan merupakan salah satu komponen penting dalam sistem transportasi yang memfasilitasi mobilitas manusia, barang, dan jasa di berbagai lingkungan, mulai dari perkotaan hingga pedesaan. Jalan raya adalah jalan utama yang menghubungkan antara suatu wilayah/kawasan dengan wilayah/kawasan lainnya dalam sektor perhubungan terutama untuk kesinambungan distribusi barang dan jasa. Penggunaan jalan raya sendiri juga telah diatur dalam Undang-Undang yang disepakati. Berdasarkan UU RI No 38 Tahun 2004 tentang Jalan, disebutkan jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/air serta di atas permukaan air kecuali jalan kereta api, jalan lari dan jalan kabel. Kegiatan perekonomian sangat didukung dengan tersedianya prasarana jalan. Jalan yang baik memperlancar hubungan antara berbagai daerah. Sebaliknya, jalan yang rusak pastinya akan menghambat kegiatan ekonomi. Kabupaten Gresik merupakan salah satu kabupaten yang terdapat di Provinsi Jawa Timur yang terbagi dlam 18 kecamatan, 330 desa, dan 26 kelurahan memiliki luas sekitar 1.194 Km2 dan dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur. Kerusakan jalan terjadi Salah satu contoh ada pada Jln. Mayjend Sungkono - Jln.Kedanyang Kabupaten Gresik. Jalan ini merupakan satu diantara jalan akses utama industri yang menghubungkan Kota Surabaya dan Kota Sidoarjo dan membuat banyaknya kendaraan-kendaraan berat yang membawa beban berlebih melalui jalan ini dikarenakan sepanjang jalan ini merupakan kawasan industri dan pergudangan logistik. Hasil dari penelitian Jalan Mayjend Sungkono menuju Jalan Kedanyang memiliki panjang total 2,5 km dengan lebar 6 meter. Jalan ini merupakan tipe dua lajur dua arah tanpa pembatas (2/2 UD). Beberapa jenis kerusakan ditemukan di ruas jalan tersebut, meliputi lubang, tambalan, dan alur. Kerusakan paling serius terjadi pada STA 0+500 hingga 0+600, dengan lubang pada tingkat keparahan tinggi dan alur dengan tingkat keparahan rendah. Volume lalu lintas harian tertinggi mencapai 2773 kendaraan per jam, yang tercatat pada pukul 16.00 hingga 17.00. Berdasarkan evaluasi menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), kondisi keseluruhan Jalan Raya Banjarsari mendapatkan skor rata-rata 28,4, yang termasuk dalam kategori buruk (poor). Oleh karena itu, direkomendasikan untuk dilakukan peningkatan jalan. Hasil perencanaan menunjukkan kebutuhan perkerasan rigid dengan ketebalan 350 mm pada struktur perkerasan AC-WC
Modifikasi Struktur Samaview Apartment Batu dengan Menggunakan Metode Beton Pracetak
Apartemen Samaview adalah salah satu apartemen yang terletak di Kota Malang, dengan total 12 lantai. Apartemen Samaview dibangun dengan struktur utama menggunakan beton bertulang dengan metode cor in-situ. Dalam tugas akhir ini dilakukan perencanaan untuk modifikasi struktur dari Apartemen Samaview dengan menggunakan beton pracetak dan memiliki kategori desain seismik C. Perencanaan dengan metode beton pracetak ini akan di terapkan pada pada balok dan pelat lantai. Sedangkan untuk perencanaan yang lain tetap menggunakan metode cor in-situ. Perencanaan elemen beton pracetak pada tugas akhir ini mengacu pada beberapa pedoman, seperti SNI 2847:2019, SNI 1726:2019, SNI 1727:2019, PCIJHandbook, dan beberapa sumber referensi lainnya. Proses perhitungan dan analisa struktur yang meliputi analisa pembebanan dan permodelan struktur akan menggunakan software SAP2000. Dari Analisa dan perhitungan digunakan tebal pelat lantai sebesar 14 cm, dimensi balok anak sebesar 35/50 cm, dimensi balok induk sebesar 40/60 cm, dan dimensi kolom sebesar 75/75 cm. untuk sambungan antar elemen pracetak menggunakan sambungan basah dan konsol pendek. Dari hasil perencanaan diatas akan diterapkan dalam bentuk gambar teknik
Pengaruh Stress Kerja, Lingkungan Kerja Non Fisik, Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Semen Indonesia Distributor
Penurunan kinerja karyawan di Semen Indonesia Distributor ini terjadi karena perusahaan kurang memahami karyawan yang mana dengan beban kerja yang bertambah akan meningkatkan stress kerja, dan kurangnya meningkatkan lingkungan non fisik dan kepuasan kerja karyawan seperti memberi motivasi
kepada karyawan seperti memberikan penghargaan atau kesempatan untuk berpromosi bagi mereka yang dapat melakukan tugas dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi pengaruh stres kerja, lingkungan kerja non fisik dan Kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Semen Indonesia Distributor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatidf dan mengunakan analisa regesi linear berganda Dengan melibatkan sebanyak 131 karyawan PT. Semen Indonesia
Distributor sebagai. Sampel penelitian ini dilakukan di PT Semen indonesia Distributor selama September – Oktober 2024.Variabel independen dalam penelitian ini adalah Stres kerja, lingkungan kerja non fisik dan kepuasan kerja.
Variable dependen adalah kinerja karyawan. Hasil penelitian memperlihatkan bawasanya secara parsial stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja non fisik berpengaruh signifikan terhadap kinerja
karyawan dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Kesimpulan dalam penelitian bahwa Ada pengaruh sres kerja, lingkungan kerja non fisik dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PT Semen Indonesia
Distributor
Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Melalui Media Puzzle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Bangun Datar Di Kelas III SDN Pelangkidul 3 Ngawi
Dalam belajar mengajar peran media pembelajaran juga penting untuk membantu proses belajar. sehingga peneliti ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada mata Pelajaran matematika menggunakan media Puzzle. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ). PTK ini dilakukan melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di SDN Pelangkidul 3. Instrument yang digunakan penelitian ini mengunakan lembar observasi guru untuk mengamati keterlaksanaan proses belajar menggunakan media Puzzle dan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan menggunakan instrument tes yang digunakan untuk melihat hasil belajar yang digunakan untuk melihat hasil belajar yang diperoleh siswa setelah pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari dua pertemuan, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media Puzzle dan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) mampu meningkatkan hasil belajar siswa mata Pelajaran Matematika materi Bangun datar di kelas III SDN Pelangkidul 3. Hal tersebut ditunjukan dengan jumlah siswa yang nilainya meningkat dari masing-masing siklus. Pada siklus I pertemuan pertama dengan persentase ketunasan 43,0% atau 3 siswa dari 7 siswa yang sudah faham materi bangun datar dengan nilai rata-rata 75. Kemudian pada siklus II pertemuan kedua hasil persentase ketuntasan naik menjadi 100% atau 7 siswa dari 7 siswa yang sudah faham materi bangun datar dengan nilai ratarata 82,87. Berdasarkan hasil penelitian Tindakan kelas dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat deskripsikan dan disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media pembelajaran media Puzzle dan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) mampu meningkatkan hasil belajar siswa mata Pelajaran Matematika materi Bangun datar
Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Bangun Datar Kelas II MI Miftahul Huda
This research aims to determine the implementation of the Missouri Mathematics Project (MMP) learning model and the influence of the Missouri Mathematics Project (MMP) learning model on the concept understanding ability of class II MI Miftahul Huda students in the 2024/2025 academic year. The method used in this research is an experimental method with a quasi-experimental type. The design in this research is a nonequivalent control group design. This research design involved two classes, the experimental class, namely class II A using the missouri mathematics project learning model and control class II C using the conventional learning model. Data collection techniques use the results of concept understanding tests. Based on the results of research on the Independent Sample T-test which shows that the significance (2-tailed) is 0.000 < 0.05, which means less than 0.05, so H0is rejected and Hais accepted, which means there is an influence of the missouri mathematics project learning model on understanding ability. MI Miftahul Huda class II flat shape concept
Analisis Variasi Campuran Resin Dengan Graphite Terhadap Konduktivitas Elektrik Pada Electroplating 3D Printing Stereolithography (SLA)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi campuran resin dan graphite
terhadap konduktivitas elektrik pada proses electroplating pada 3D Printing
Stereolithography dan pengaruh dari variasi waktu pada proses electroplating.
metode penelitian ini melibatkan percobaan dengan mengatur berbagai komposisi
campuran resin dan grafit, serta menentukan parameter elektroplating yang tepat.
Selanjutnya, dilakukan pengukuran konduktivitas elektrik pada benda cetak 3D
yang dihasilkan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan resistensi menurun seiring
penambahan lebih banyak grafit, hasil dari pengaruh waktu pada penelitian ini
mendapatkan selisih nilai yang tidak begitu jauh hanya selisih 0.01 gram pada berat
hasil electroplating, namun berat yang lebih menonjol ditunjukkan pada spesimen
8 dan 12 dengan berat menambah menjadi 0.03 gram. Kesimpulan pada penelitian
ini, bahwa grafit memiliki sifat konduktivitas yang sangat baik dan berperan
sebagai konduktor yang membuat campuran dapat menghantarkan listrik lebih
mudah, selama proses electroplating semua spesimen menunjukkan peningkatan
berat setelah dilapisi lapisan cat karbon dan setelah proses electroplating