Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
2089 research outputs found
Sort by
COMMON SENTENCE ERRORS FOUND ON ONLINE DIARY OF 8TH BATCH SEA TEACHER BLOG WRITING
This study aimed to identify the common sentence errors that found on online diary of 8th batch SEA Teacher blog writing in University of Santo Tomas Philippines, to identify the most dominant errors found on online diary of 8th batch SEA teacher blog writing in University of Santo Tomas Philippines, to describe the problems faced by 8th batch SEA teacher in University of Santo Tomas Philippines in writing online diary. The research design of this study was descriptive qualitative. For collecting data, the writer used non-interactive techniques by analyzing nine online diaries and distributing questionnaire. Moreover, the writer employed three steps for analyzing the data, namely data reduction, data display, and drawing conclusion. The writer analyzed nine online diaries. The writer found the common sentence errors on nine online diaries written by 8th batch SEA teacher in University of Santo Tomas Philippines. The most dominant error was fragment (45%) followed by run-on sentence (31%), and dangling modifier (24%). Whereas, problems faced by 8th batch SEA teacher in University of Santo Tomas Philippines were the poor ability to arrange the good structure of writing, the lack of time management, the lack of experience in writing and designing or even using a blog and the lack of creativity to convert the diary into communicative one. Keywords: Common Sentence Errors, Fragment, Run-on Sentence, Dangling Modifier, Online Diary, Blog Writin
PENGARUH METODE QUANTUM TEACHING DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DAN MENYENANGKAN PADA ANAK SD
Metode pembelajaran yang aktif dan menyenangkan (fun and active learning) adalah metode pembelajaran yang menerapkan strategi-strategi pembelajaran untuk anak yang menyenangkan dan mampu membuat anak aktif belajar berkomunikasi. Hal ini karena bersifat ramah anak dan kegiatannya berbasis komunikasi yang intens antara guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) tujuan sejati pembelajaran; 2) komponen pembelajaran yang aktif dan menyenangkan; dan 3) Quantum Teaching sebagai pembelajaran yang aktif dan menyenangkan (fun and active learning). Metode yang digunakan dalam penyusunan jurnal ini adalah kajian pustaka dari buku-buku dan jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam jangka waktu 10 tahun terakhir. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pendidikan sebagai acuan untuk mengoreksi dan memperbaiki cara mengajar di sekolah dasar, agar dapat melaksanakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, serta mengoptimalkan kemampuan belajar siswa tanpa mengabaikan perbedaan individu. Sehingga diharapkan sekolah dapat menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, dimana siswa dapat mengeksplor diri mereka dengan hal-hal baru yang dekat dengan dunia mereka
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa permasalahan kompetensi pedagogik guru yang terjadi di SDN Kawunggirang I terutama dalam kualitas pembelajaran dapat diungkapkan bahwa sebagian guru cenderung melaksanakan pembelajaran dengan amat formal bahkan konvensional. Hal ini tampak dari rancangan pembelajaran dalam bentuk RPP dan hasil observasi KBM pada studi awal supervisi akademik yang peneliti lakukan, menunjukan masih perlunya pembinaan oleh kepala sekolah terhadap  kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang ideal di kelas sebagai upaya mendongkrak kualitas pembelajaran.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan:1) Perencanaan program supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. 2) Proses supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. 3) Tindak lanjut supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan tesis ini adalah deskriptif. Informan pada penelitian ini meliputi kepala sekolah, pengawas, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan Program Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di SDN Kawunggirang I Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa program supervisi akademik oleh kepala sekolah disusun merujuk kepada indetifikasi permasalahan yang dihadapi guru berdasarkan analisis hasil pengawasan tahun sebelumnya dan analisis lingkungan strategis melalui analisis SWOT, selanjutnya dituangkan dalam program Rencana Kepengawasan Akademik (RKA) dalam bentuk program semester pada tiap tahun. 2) Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di SDN Kawunggirang I Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akdemik oleh kepala sekolah dilakukan dengan tiga tahap yaitu; pertama melakukan pra-supervisi akademik, kedua pelaksanaan kunjungan kelas, dan tahap akhir resume pembahasan hasil kunjungan kelas melalui pelaksanaan supervisi yang demokratis, melibatkan secara aktif serta berbagi tanggung jawab untuk pengembangan pembelajaran. 3) Tindak Lanjut Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di SDN Kawunggirang I Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa kepala sekolah telah memiliki tanggung jawab yang besar dalam membantu segala permasalahan dan kebutuhan guru untuk mensukseskan proses pembelajaran yang bermutu di sekolah. Hal ini dapat terlihat dari identifikasi permasalahan guru dalam kaitan pembelajaran yang dijadikan bahan kontribusi dalam pembuatan kebijakan dan program kerja sekolah, baik terkait dengan peningkatan mutu SDM maupun terkait dengan upaya peningkatan mutu hasil belajar siswa
DESKRIPSI ANALISIS MARKETING MIX SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH DI KABUPATEN PURWOREJO
Penyediaan layanan pemasaran sangat penting dalam mempertahankan keberlangsungan lembaga pendidikan seperti halnya SD Muhammadiyah di kabupaten Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh marketing yakni produk, harga, promosi, tempat terhadap minat masyarakat dalam menyekolahkan anaknya di sekolah dasar Muhammadiyah Purworejo. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Tempat penelitian Kabupaten Purworejo Populasi penelitian ini berjumlah 357 dengan Sampel berjumlah 100 responden. Dengan menggunakan analisis regresi liner berganda dilakukan menggunakan program SPSS. Dalam penelitian ini, analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh Produk, Harga, Promosi dan Tempat terhadap keputusan pembelian.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Produk, dengan nilai sig. 0,006 (< 0,05) artinya berpengaruh. Harga, dengan nilai sig. 0,002 (<0,05) artinya berpengaruh. Promosi, dengan nilai sig. 0,185 (>0,05) artinya tidak berpengaruh. Tempat, dengan nilai sig. 0,426 (>0,05) artinya tidak berpengaruh. Sehingga dapat di simpulkan bahwa penyediaan produk, harga, promosi dan tempat yang memadai sangat berpengaruh terhadap minat orang tua dalam menyekolahkan anaknya di SD Muhammadiyah kabupaten Purworejo
MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA SISWA SD DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA ANAK DENGAN METODE DISKUSI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendapat ahli dan hasil penelitian yang menyatakan bahwa masih rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar di Indonesia. Dalam upaya mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan membaca pemahaman, peneliti menggunakan Metode Diskusi yang memiliki prinsip dasar melibatkan keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan pembelajaran Bahasa Indonesia yang menggunakan metode diskusi dalam pembelajaran terhadap hasil belajar peserta didik; (2)Menganalisis dampak penggunaan metode diskusi dalam pembelajaran terhadap pemahaman materi dan keaktifan peserta didik; (3) Meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun ataupun melaksanakan pembelajaran serta perbaikan pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran membaca Metode Diskusi efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman Teks Cerita Pendek siswa sekolah dasar. Hal ini terlihat dari Hasil dari perbaikan mata pelajaran bahasa Indonesia dibuktikan dengan peningkatan rata-rata hasil nilai evaluasi peserta didik. Dari 18 peserta didik pada siklus I mendapatkan rata-rata nilai 65.55. Pada siklus II perbaikan pembelajaran mendapat nilai rata-rata 71.11, dan pada siklus III rata-rata nilai peserta didik adalah 76,6%
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KIP IPA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Sesuai dengan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA menunjukkan bahwa pembelajaran kurang berhasil. Rendahnya penguasaan materi dalam pebelajaran tersebut dikarenakan kurang  tepatnya  guru  memilih metode yang tepat dalam melaksanakan  pembelajaran, sehingga siswa menjadi tidak aktif, mudah bosan, dan kurang memperhatikan penjelasan guru. Oleh karena itu untuk meningkatkan pemahaman siswa diperlukan menggunakan media KIT IPA. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa pada mata  pelajaran  IPA  materi  energi  dan  kegunaanya   kelas  IV  SD Negeri Sinarjati dapat  ditingkatkan  melalui  penggunaan  KIP  IPA.  Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi energi dan kegunaannya melalui penggunaan KIP IPA, dengan jumlah siswa 27 Orang, 14 orang laki-laki dan perempuan 13 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi tindakan, dan hasil evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan:  (1)  menyusun  rencana  kegiatan,  (2)  melaksanakan  tindakan, (3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut hasil observasi awal peneliti dalam pembelajaran siswa kurang aktif, mudah jenuh, dan perhatian siswa pada penjelasan guru sangat kecil. Dan setelah dilaksanakan tindakan pada pada tindakan siklus 1 hasil belajar siswa dari 27 orang siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 15 orang atau 57,15% dan nilai rata-rata 67,85, sedangkan pada siklus 2 mengalami peningkatan yaitu dari 27 orang siswa yang mencapai nilai KKM sebanyak 23 orang atau 85,71% dan nilai rata-rata 80,71. Berdasar hasil penelitian di atas  dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media KIT IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS V SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode pembelajaran problem solvingpada materi pembelajaran Keanekaragaman Suku Budaya di kelas V SD Negeri 1 Paya Bujok Tunong Langsa. Metode penelitian ini menggunakan metode experiment model quasi experimentaldesaign yang bertujuan untukmenggetahui pengaruh metode pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi pembelajaran Keanekaragaman Suku Budaya. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri 1 Paya Bujuk Tunong Langsa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh yaitu seluruh siswa kelas V di SD Negeri 1 Paya bujok Tunong Langsa yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa pada materi pembelajaran Keanekaragaman Suku Budayadi kelas experiment lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, terdapat penggaruh hasil belajar kognitif siswa yang menggunakan metode problem solving
PENGARUH MEDIA PETA BERBASIS KONSTRUKTIVISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SEKOLAH DASAR
Media pembelajaran dapat membantu kinerja guru secara maksimal. Media pembelajaran memberi stimulus siswa untuk keterampilan berpikir, memotivasi, dan minat belajar. Peta menjadi alternatif media pembelajaran untuk mempermudah dan memperlancar belajar yang berkaitan dengan keruangan. Pembelajaran IPS selama ini monoton, karena guru menerapkan metode atau model itu-itu saja, dan belum menggunakan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media peta berbasis konstruktivistik terhadap hasil belajar IPS siswa SD. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasy eksperiment. Subjek penelitian ini kelas VI SDN Banyu Urip 9 Surabaya. Kelas 4A sebagai kelompok eksperimen menggunakan media peta berbasis konstruktivistik. Kelas 4B sebagai kelompok kontrol menggunakan media gambar yang ada di buku siswa. Penelitian ini menggunakan instrument berupa pretest dan posttest dalam bentuk essai berjumlah 20 butir soal. Analisis data penelitian ini menggunakan uji t. Hasil uji t diperoleh 0,06>0,05, dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi daripada kontrol sebesar 6,97. hal itu menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media peta berbasis konstruktivistik terhadap hasil belajar IPS SD
Pengaruh Model Predict Observe Explain (POE) Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah diantaranya siswa tidak berperan aktif dalam proses pembelajaran, belum terlihat kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan hasil belajar matematika siswa belum maksimal serta siswa belum mampu memecahkan persoalan yang diberikan. Dengan demikian diperlukan solusi kegiatan pembelajaran yang dapat mendorong keaktifan siswa serta membantu siswa untuk menemukan dan mengembangkan pengetahuannya dalam menyelesaikan persoalan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan hasil belajar matematika siswa kelas III SD Negeri Cijati tahun pelajaran 2019/2020 setelah diterapkannya model POE. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif tipe kuasi eksperimen jenis nonequivalent control group design. Menggunakan dua kelompok yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan membandingkan keduanya. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri Cijati yang berjumlah 40 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh dengan menggunakan mean skor terhadap hasil belajar Matematika diperoleh mean hasil posttest kelas eksperimen adalah sebesar 65,60 dan mean hasil posttest kelas kontrol adalah sebesar 54,90 maka terlihat perbedaan sebesar 10,7. Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis menggunakan paired sample t-test dengan tarafsig. 0,05 yaitu sebesar p= 0,000 < 0,05 = α sehingga H0 ditolak. Hasil analisis dengan menggunakan uji independet sample t-test dengan taraf sig. 0,05 yaitu sebesar p= ,0008 < 0,05 = α sehingga Ha ditolak. Artinya terdapat perbedaan pada hasil postest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar Matematika dengan menggunakan model POE. Dengan demikian disimpulkan terdapat pengaruh perbedaan model POE terhadap hasil belajar siswa
Penggunaan Media Garis Bilangan dalam Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya pemahaman matematis siswa sekolah dasar. Penulis mencoba menggunakan media pembelajaran garis bilangan yang dipandang tepat dalam memudahkan siswa memahami konsep bilangan bulat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas IV SDN Majalengka Kulon III melalui Media Garis Bilangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Majalengka Kulon III, sebanyak 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Media Garis Bilangan dalam pelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SDN Majalengka Kulon III. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa serta persentase ketuntasan siswa dari sebelum pemberian tindakan hingga siklus 2. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan penggunaan Media Garis Bilangan dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas IV SDN Majalengka Kulon III