Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
2089 research outputs found
Sort by
Efektivitas Media Papan Pintar Terhadap Pemahaman Konsep Materi Satuan Waktu di SD
This research is motivated by a problem of the low math skills of students in elementary schools. The purpose of this research is to find out how far the effectiveness of the smartboard media is in understanding the concept of the unit time material for students in elementary schools. The research method experimental which a quasi-experimental design (Quasy-experiment). The population of this study was an elementary school located in Tasikmalaya City, using a purposive sampling technique. The data collection technique used is in the form of a test given through the pre-test and post-test. Based on the results of the descriptive statistical analysis and the results of the inferential statistical analysis it was proven that the understanding of the experimental class that was given treatment was better than the control class. This is evidenced by the acquisition of an average value of Sig.(2-tailed) of 0.004, where 0.004 <0.05. This means that Ha is accepted and Ho is rejected, which means that the average post-test final score for the experimental class using smart board media is different from the average post-test final score for the control class without using smart board media. Based on the quality of understanding improvement in the experimental class is in the medium category, while the quality of understanding improvement in the control class is in the low category. So it was concluded that the smart board media effectively influenced the understanding of the concept of time unit material for third grade elementary school students
Analisis Asesmen Autentik (Kognitif, Psikomotorik Dan Afektif) Di Sekolah Dasar
Dalam penelitian ini akan dikaji tentang asesmen autentik (kognitif, psikomotorik dan afektif) disekolah dasar, yang ditinjau dari berbagai artikel penelitian yang membahas topik yang sama. Penelitian ini menggunakan metode Narrative Literature Review (NLR) dengan teknik Compare. Data dikumpulkan melalui artikel-artikel dari jurnal nasional yang diterbitkan selama delapan tahun terakhir yang menjadi sumber data penelitian ini, yaitu dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2022. Dari 15 artikel asesmen autentik di sekolah dasar, ditemukan bahwa guru telah melaksanakan penilaian autentik disekolah dasar dengan mencakup penilaian kognitif, psikomotorik dan afektif. Namun, dalam implementasi penilaian autentik masih ditemukan beberapa kendala yang dialami guru
Praktik Baik (Best Practice) Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Program Guru Penggerak
Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai kebijakan dan program sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya adalah Program Guru Penggerak yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui pengembangan kompetensi guru. Karena itulah tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat penerapan Program Guru Penggerak yang meliputi aspek nilai dan peran guru penggerak, tantangan atau hambatan yang dialami guru penggerak, dan best practice guru penggerak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi langsung kepada 6 guru penggerak di Kabupaten Bogor. Dari hasil yang didapatkan dapat dikatakan bahwa nilai yang didapat sebagai guru penggerak adalah nilai kolaboratif, kreatif, reflektif, mandiri, dan orientasi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Pada aspek peran, guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran, pendorong kolaborasi, penggerak komunitas praktisi, mewujudkan kepemimimpinan peserta didik, dan menjadi coach bagi rekan guru lainnya. Tantangan atau hambatan yang ditemui berasal dari faktor internal berupa sulitnya berkolaborasi, timbulnya rasa jenuh dan malas, dan perasaan terbebani dengan tugas-tugas. Sedangkan dari aspek eksternal adalah ekspektasi lingkungan yang tinggi, fasilitas yang kurang memadai, dan sulitnya menggerakan partisipasi warga sekolah. Best practice Guru Penggerak diantaranya adalah terciptanya program BULIA (Budaya Literasi Anak), Program LISA (Lihat Sampah Ambil), dan Pakar Moci (Pendidikan Karakter Moslem Community)
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model PBL di Kelas V SDIT Al-Fikri Kota Painan
Hasil belajar yang baik yang diperoleh peserta didik selama pembelajaran tidak terlepas dari kemampuan atau kompetensi guru dalam menerapkan model-model pembelajaran yang berorientasi pada proses pembelajaran efektif. Oleh karena itu, ini menjadi perhatian peneliti untuk menggunakan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar di kelas V SDIT Al-Fikri Kota Painan. Tujuan penelitian adalah untuk menerapkan model pembelajaran problem based learning guna meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas V SDIT Al-Fikri Kota Painan. Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas V SDIT Al-Fikri Kota Painan semester II TA 2022-2023. Dengan jumlah peserta didik 20 orang. Berdasarkan hasil analisis dari data penelitian diperoleh hasil (1) PenilaianΓΒ RPP pada setiap siklus meningkat, siklus I 83,19% meningkat di siklus II menjadi 94,53%. (2) Pelaksanaan pembelajaran juga meninggkat, dilihat dari aktivitas guru pada siklus I memperoleh hasil 86,45% dan siklus II 93,75 %. Ditinjau dari aktivitas peserta didik, pada siklus I 88,22% meningkat pada siklus II menjadi 96,25%. (3) Hasil belajar peserta didik menggunakan model problem based learning juga meningkat, siklus I memperoleh rata-rata skor 81,44, siklus II rata-rata skor menjadi 92,83
BAHASA SATIRE DALAM REELS INSTAGRAM @HAMBAASAHAYA666 DAN KONOTASINYA DALAM PEMBELAJARAN GAYA BAHASA DI SMA
Penelitian ini mengambil data dari video pada reels instagram @hambaasahaya666 sebagai dasar penelitian bahasa satire dan konotasinya dalam pembelajaran gaya bahasa di jenjang SMA. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini meliputi analisis gaya bahasa satire yang terdapat dalam video Beginilah kalo punya circle yang negatif serta kaitannya sebagai contoh sindiran dalam proses pembelajaran gaya bahasa di SMA. Tujuan dari penelitian ini yakni (1) Menganalisis bahasa satire pada video reels instagram Beginilah kalo punya circle yang negatif, (2) Mendeskripsikan hubungan bahasa satire yang telah dianalisis dalam pembelajaran gaya bahasa di SMA. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan yakni metode kualitatif yang penetapannya bersifat deskriptif. Data yang didapatkan berupa kutipan berdasarkan video yang telah dicatat bentuk transkripnya untuk memudahkan proses penelitian. Hasil dari penelitian yang dilakukan meliputi (1) hasil analisis bahasa satire dalam video reels instagram Beginilah kalo punya circle yang negatif, (2) konotasi dari bahasa satire dalam video reels instagram dengan pembelajaran gaya bahasa di SMA
Desain Pembelajaran Bangun Ruang untuk Siswa Kelas V Menggunakan Pendekatan Inkuiri
Education that is carried out as well as possible will get optimal results. Education plays an important role in preparing a quality and competitive society in facing developments in science, technology and the influence of globalization. Success in education cannot be separated from the role of teachers who can manage learning well. In mathematics learning, it focuses on the topic of properties and nets of spatial shapes for grade V elementary school students. The learning approach and design applied is an inquiry approach starting with the Learning Obstacles method and the presence of prerequisite material. This research uses a qualitative approach. The data collection process was carried out through tests, literary studies, interviews, observations and documentation studies. The research results show that there are ontogenic barriers and didactic barriers. These two obstacles are caused by the unpreparedness of prerequisite materials and inappropriate implementation of learning designs by teachers. Therefore, in this learning a learning design is applied that focuses on students with an inquiry approach. Based on the research results, it can be concluded that the inquiry approach applied to mathematics learning design can create student enthusiasm. However, as an effort to create better understanding, it is necessary to revise the learning design by distributing questionnaires to students and teachers
Strategi Komunikasi Dakwah K.H Didin Misbahudin Tentang Ajaran Tarekat Qadirriyah Naqsabandiyyah di Pondok Pesantren At-Tadzkir
The Dakwah Communication carried out by K.H Didin Misbahudin About the Teachings of the Qadirriyah Naqsabandiyyah Order at the At-Tadzkir Islamic Boarding School is still not good where there are many obstacles, especially unfavorable assumptions about the tarekat teachings. This study aims to determine Da'wah Communication Strategies, obstacles and solutions K.H Didin Misabahudin, M.Ag in Overcoming Obstacles When Conveying the Teachings of the Qadiriyyah Naqsabandiyyah Order. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques are observation, interviews and documentation where the main informant is the owner of the At-Tadzkir Islamic boarding school K.H Didin Misbahudin. The results of the study can be concluded that K.H Didin Misbahudin's da'wah communication strategy in conveying the Qadiriyyah Naqsabandiyyah Order at the At-Tadzkir Islamic Boarding School, namely First, getting to know the audience by interviewing students about the background of the students. Second, determine the goal, namely the formation of noble individuals who have al-Karimah morals, are knowledgeable and charitable and are able to preach for the sake of the realization of the Khairu Ummah. Third, compiling messages, namely with words (Qaulan) which are ma'rufa, sadida, layyina, maysur, baligha and karima. Fourth, determine the method of repeating messages and canalizing matching da'wah messages by knowing the audience according to the personality, attitudes, and motives of the audience, while according to the form of the contents KH. Didin Misbahuddin M.Ag uses informative, persuasive and educative methods. The five selections of media are Manaqiban media. The obstacles are external factors from the attitude and treatment of the general public towards lectures and the factor of public knowledge that is still low, especially regarding the teachings of the solution tarekat in overcoming obstacles, namely interspersing dzikir amaliyah activities with rest, hadroh, marawis, and eating together
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA KELAS IX MTS PADA MATERI FUNGSI KUADRAT
Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis yang dimiliki siswa kelas IX MTs Negeri Tanjungpinang pada materi fungsi kuadrat. Metode yang digunakan penelitian ini ialah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 3 siswa yang dipilih dari 29 siswa kelas IX 1 di MTs Negeri Tanjungpinang. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan purposive sampling yakni berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan berupa soal tes pada materi fungsi kuadrat sebanyak 3 soal uraian. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa dengan kategori kemampuan tinggi mampu memenuhi tiga indikator representasi matematis yakni visual, verbal, dan simbolik. Siswa dengan kategori kemampuan sedang mampu memenuhi dua indikator representasi matematis yakni verbal dan simbolik, siswa tidak mampu memenuhi indikator visual karena kurang memahami cara penyelesaiannya dari soal yang diberikan. Siswa dengan kategori kemampuan rendah hanya mampu memenuhi satu indikator representasi matematis yakni verbal, siswa tidak memenuhi indikator visual dan simbolik karena tidak memahami informasi yang diberikan pada soal dan tidak memahami cara penyelesaiannya
ANALISIS PROSES BERPIKIR KONVERGEN DAN HAMBATAN EPISTEMOLOGI DITINJAU DARI SELF-AWARENESS KATEGORI OBJEKTIF
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir konvergen dan hambatan epistemologi peserta didik dalam pemecahan masalah matematika ditinjau dari self-awareness. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif dengan metode eksploratif. Instrumen penelitian terdiri dari soal pemecahan masalah berpikir konvergen, angket self-awareness dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari dua orang peserta didik dari kelas XI SMA KHz Musthafa Sukamanah yang memiliki kategori self-awareness objektif (Oj). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses berpikir konvergen subjek kategori self-awareness objektif memenuhi semua tahapan berpikir konvergen pada masalah yang berkaitan dengan barisan aritmatika dimana subjek diminta untuk mencari banyaknya kursi pada baris tertentu jika diketahui banyaknya kursi dalam bentuk sistem persamaan linear satu variabel, sedangkan pada masalah yang berkaitan dengan deret aritmatika subjek diminta untuk menentukan penghasilan jika diketahui rata-rata produksinya ternyata masih ada subjek yang tidak memenuhi tahapan berpikir konvergen. 2) Subjek tidak mengalami hambatan epistemologi pada masalah barisan aritmatika. Sedangkan pada deret aritmatika subjek mengalami hambatan epistemologi yaitu hambatan teknik operasional dan secara umum mengalami hambatan konseptual, prosedural
HUBUNGAN REGULASI DIRI DENGAN KECEMASAN BELAJAR MATEMATIKA YANG DIMILIKI PESERTA DIDIK KELAS VII MTs
Regulasi diri merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk mengendalikan kecemasan belajar yang dimiliki siswa, khususnya matematika. Hal tersebut tampak pada siswa kelas VII MTs Negeri Tanjungpinang yang kurang akan regulasi pada dirinya yang menyebabkan kecemasan selama belajar matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan regulasi diri dengan kecemasan belajar matematika yang dimiliki siswa MTs. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswi MTs Negeri Tanjungpinang tahun ajaran 2022/2023 dan sampel penelitian kelas VII sebanyak 31 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket regulasi diri dan angket kecemasan. Metode penelitian menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian yaitu nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,007 < 0,05 dan nilai pearson correlation sebesar 0,478 ΓΒ sehingga terdapat hubungan yang sedang antara regulasi diri dengan kecemasan belajar matematika yang dimiliki siswa kelas VII MTs Negeri Tanjungpinan