Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    2089 research outputs found

    ASSESSMENT FOR LEARNING DALAM MODEL PEMAHAMAN PIRIE & KIEREN

    Get PDF
    Selama ini asesmen pembelajaran yang berkembang di Sekolah Dasar hanya sebatas penilaian hasil belajar. Instrumen tes yang digunakan hanya mengukur kemampuan kognitif dan berujung pada skor-skor hasil belajar yang tidak dapat digunakan untuk mengukur kemampuan siswa secara komprehensif. Assessment for learning merupakan paradigma asesmen pembelajaran yang dapat menghasilkan gambaran kemampuan siswa secara komprehensif dan dapat digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk assessment for learning dalam model pemahaman Pirie & Kieren pada pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui pengamatan langsung terhadap peristiwa-peristiwa kritis, inspeksi dokumen hasil tes tertulis, dan wawancara semi-terstruktur terhadap subyek penelitian. Data tersebut akan dianalisis secara kualitatif meliputi pengumpulan kategori, interpretasi langsung, pembentukan pola, hingga generalisasi naturalistik. Kredibilitas data dalam penelitian ini akan diverifikasi dengan menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian berada pada lapisan formalizing dalam pembelajaran luas segiempat. Pada lapisan image having subyek penelitian mengalami hambatan dan melakukan folding back ke lapisan image making untuk mengkonstruksi kembali pemahamannya. Sayangnya pada lapisan formalizing subyek penelitian kembali mengalami hambatan yang mengakibatkannya tidak dapat tumbuh ke lapisan selanjutnya. Melalui model pemahaman Pirie & Kieren dapat diketahui kemampuan siswa secara komprehensif serta hambatan yang dialami selama proses pembelajaran berlangsung

    PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU AL-QUR’AN SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU

    Get PDF
    Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Izzah dan Al-Hanif merupakan sekolah yang menjadikan program Al-Qur’an sebagai program unggulan. Dalam proses penerapannya menemukan kendala dalam aspek profesionalisme guru. Atas dasar itu, lembaga melakukan upaya peningkatan profesionalisme guru Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profesionalisme guru Al-Qur’an, dan upaya peningkatan profesionalisme guru di SDIT Al-Izzah Serang dan SDIT Al-Hanif Cilegon sebanyak 50 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititaf dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, men-display, verifikasi, memaparkan dan mengambil simpulan.  Hasil peneletian menunjukkan bahwa profesionalisme guru Al-Qur’an di SDIT Al-Izzah dan Al-Hanif sudah baik dalam aspek landasan ilmu kependidikan, penyusunan program pembelajaran, pelaksanaan program pengajaran, penilaian hasil dan proses belajar mengajar, administrasi sekolah, layanan dan bimbingan konseling, self-concept, self-esteem yang baik, keyakinan guru terhadap kefektifan kemampuannya sendiri dalam membangkitkan gairah siswa dan sikap penerimaan terhadap diri sendiri dan orang lain, berkepribadian baik dan kesejahteraan guru. Sementara itu, Program peningkatan profesionalisme guru Al-Qur’an SDIT Al-Izzah adalah pembinaan izzati, pembinaan tahsin, simaan, sertifikasi guru, mukhoyyam Al-Qur’an, supervisi, kelompok kerja guru, studi banding, seminar dan bina pribadi Islami. Sementara itu, program peningkatan profesionalisme guru Al-Qur’an SDIT Al-Hanif adalah tashih, tahsin, sertifikasi guru, coach, supervisi, pembinaan tilawah, pembinaan koordinator, seminar dan kajian selasa siang

    IMPLEMENTASI LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATA KULIAH STATISTIKA DASAR

    Get PDF
    Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil tiap tahapan pengembangan LKM berbasis inkuiri terbimbing pada mata kuliah statistika dasar, (2) kelayakan LKM berbasis inkuiri terbimbing pada mata kuliah statistika dasar, (3) efektivitas LKM berbasis inkuiri terbimbing pada mata kuliah statistika dasar berdasar prestasi belajar mahasiswa. Penelitian dan pengembangan LKM menggunakan prosedur R&D Borg and Gall yang disederhanakan menjadi 9 tahapan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan: (1) Hasil setiap tahapan pengembangan produk melalui prosedur penelitian dan pengembangan (R&D) Borg and Gall adalah tersusunnya LKM berbasis inkuiri terbimbing pada mata kuliah statistika dasar telah di uji cobakan kepada para dosen dan juga mahasiswa secara bertahap. (2) LKM berbasis inkuiri terbimbing pada mata kuliah statistika dasar yang telah di validasi oleh ahli materi, ahli bahasa dan ahli media dan ahli pembelajaran menunjukan rata-rata cukup baik, (3) LKPD berbasis inkuiri terbimbing pada mata kuliah statistika dasar dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa

    Kepuasan Siswa terhadap Pembelajaran Daring Menggunakan Microsoft Teams dan Video Youtube pada Materi Program Linier

    Get PDF
    This study aims to describe the level of satisfaction of class X students of SMK Negeri 2 Salatiga with the use of Microsoft Teams and YouTube videos as a means of online learning on linear program material. This research is a qualitative research. Data were collected through: 1) filling out a questionnaire regarding the level of student satisfaction with media use, media accessibility, interactive nature of learning, understanding of material, achievement of learning outcomes, and remedial or enrichment services; and 2) whatsapp conversation to complete the questionnaire data. The questionnaire data were analyzed descriptively to obtain a category of student satisfaction levels and confirmed by whatsapp conversation data. The results of the research were the level of student satisfaction in all categories, namely 1) media use; 2) media accessibility; 3) the interactive nature of learning; 4) understanding of the material; 5) achievement of learning outcomes; and 6) remedial or enrichment services are in the satisfied category.Keywords: student satisfaction, microsoft teams, online learning, linear programming, youtube videoÂ

    PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI PERSAMAAN KUADRAT DENGAN METODE KERJA KELOMPOK

    Get PDF
    Matematika berfungsi mengembangkan kemampuan menghitung, mengukur, menurunkan dan menggunakan rumus matematika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari melalui materi pengukuran dan geometri, aljabar, dan trigonometri. Matematika juga berfungsi mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan gagasan dengan bahasa melalui model matematika yang dapat berupa kalimat dan persamaan matematika, diagram, grafik atau tabel. Metode pembelajaran kerja kelompok adalah metode pembelajaran yang dalam menyelesaikan masalah pelajaran dengan cara berkelompokRumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Adakah peningkatan kemampuan memahami persamaan kuadrat dengan metode kerja kelompok siswa semester 5 kelas 9K MTsN 2 Kota Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020?.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata.                Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar dengan pembelajaran kerja kelompok yang dihasilkan pada siklus I sebasar 67 dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 78. Ketuntasan belajar pada siklus I baru mencapai 40%, pada siklus II mencapai 81,08%. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan kemampuan memahami persamaan kuadrat dengan metode kerja kelompok siswa semester 5 kelas 9K MTsN 2 Kota Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020 Kata kunci: Memahami Persamaan Kuadrat, Metode kerja Kelompo

    ANALISIS LITERASI DIGITAL CALON GURU BIOLOGI PADA PERKULIAHAN BIOTEKNOLOGI DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Pandemi COVID-19 yang meluas ke seluruh penjuru dunia berdampak pada segala aspek, termasuk bidang pendidikan. Oleh karena itu, perkuliahan bioteknologi selama pandemi COVID-19 dilaksanakan secara daring. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat literasi digital calon guru biologi pada perkuliaa\han bioteknologi selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 120 mahasiswa Jurusan Tadris Biologi IAIN Syekh Nurhjati Cirebon yang mengontrak mata kuliah Bioteknologi. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen angket literasi digital yang mencakup lima dimensi, yaitu information, communication, content-creation, safety, dan problem-solving. Hasil penelitian menunjukkan literasi digital untuk dimensi information dan communication berada  pada kategori sangat baik, sedangkan untuk tiga dimensi lainnya yaitu safety, content-creator, dan problem solving pada kategori baik. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa literasi digital calon guru biologi pada perkuliahan bioteknologi di masa pandemi berada pada kategori baik

    STUDI SURVEI PELAKSANAAN ASESMEN PRAKTIKUM DAN KEMAMPUAN INKUIRI MAHASISWA CALON GURU BIOLOGI

    Get PDF
    This survey research is to determine the profile of the implementation of the practicum assessment carried out and the ability of inquiry of prospective Biology teacher students. The subjects of this study were 19 biology education students class 2017/2018 in semester 3 at UMMI who contracted the Invertebrate Zoology practicum course. The instruments used include observation sheets, questionnaires and interviews. Data analysis was performed through descriptive analysis using percentage techniques. The results showed that the implementation of the practicum assessment included: 1) the assessment carried out in the form of performance appraisals and pre-lab quizzes, summative tests 2) practicum learning that was carried out tended to be subjective in nature, which was a cook book; 3) assignments given in the practicum in the form of making journals and practicum reports. In addition, almost all of the students' inquiry abilities could be accessed in the practical assessment but it was not optimal

    Pola Larik pada Gurindam Duabelas Karya Raja Ali Haji

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji.  Rumusan masalah  penelitian ini  bagaimanakah pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji? Manfaat penelitian ini untuk menambah pemahaman dan pengetahuan pembaca mengenai pola larik Gurindam Duabelas karya Raja Ali Haji. Teori yang digunakan berfokus pada pola larik gurindam yang meliputi stilistika, frasa, klausa dan kalimat untuk menentukan pola larik Gurindam Duabelas. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data melalui tabel rekapitulasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini yakni dokumentasi. Teknik analisis Adapun teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini sebagai berikut 1) mencatat data yang telah diperoleh berupa jumlah kata dan struktur kalimat pada Gurindam Duabelas, 2) mencermati dan menganalisis kesesuaian jumlah kata dengan kaidah penulisan gurindam, 3) mencermati dan menganalisis struktur kalimat gurindam dengan kaidah penulisan gurindam, 4) mendeskripsikan data penelitian, 5) membahas hasil penelitian 6) menyimpulkan hasil penelitian

    Tuturan Adat, Upacara Ate Keda

    Get PDF
    Abstrak:Tuturan adalah bahasa entah berupa kata, frase, maupun kalimat yang maknanya tidak dapat ditarik dari kaidah-kaidah umum gramatika yang berlaku atau yang diramalkan dalam makna leksikal unsur-unsur yang membentuknya (Chaer, 1995:7). Tuturan adat Ate Keda di Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende merupakan sarana ekspresi diri dalam membangun hubungan anggota masyarakat, Leluhur dan Sang Khalik sebagai pengatur dan pemersatu kehidupan. Masalah dalam penelitian ini adalah 1) bagaimanakah bentuk tuturan adat dalam upacara Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende,  2) bagaimanakah makna tuturan adat dalam upacara Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende, 3) bagaimanakah fungsi tuturan adat dalam upacara Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Tujuan penelitian ini adalah sebagai upaya pendokumentasian bahasa sebagai sarana budaya masyarakat Lio sebelum punah termakan zaman. Selain tujuan di atas, ada tujuan khusus yakni untuk menemukan dan mendeskripsikan  bentuk, makna, dan fungsi tuturan upacara Ate Keda. Manfaat dari penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman  dan penghayatan terhadap warisan leluhur yang terdapat dalam tuturan adat Ate Keda pada masyarakat Desa Ranga Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah simak dan cakap. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, rekam, dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni; 1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan akhir. Teori yang digunakan adalah teori sosiolinguistik. Hasil penelitian Bentuk tuturan adat terdiri dari bentuk morfologi dan gaya bahasa. Bentuk morfologi antara lain: pronominal, nomina, verba, adjektif, numeralia, adverbial, dan repitisi. Dan bentuk gaya bahasa antara lain: paralelisme dan perumpamaan. Makna tuturan adat antara lain: makna kebersamaan, makna religius, makna pengharapan akan kesehatan. Fungsi tuturan adat antara lain: fungsi sosial, fungsi instrumental dan fungsi interaksional

    Proses Pemerolehan Bahasa Kedua pada Peserta Didik Sabah Malaysia di SMK Brantas Karangkates

    Get PDF
    Pemerolehan Bahasa kedua terjadi setelah seseorang memperoleh bahasa ibunya (B1). Berdasarkan teori behaviorisme dan kognitivisme dapat disimpulkan bahwa factor lingkungan berperan besar dalam pemerolehan bahasa kedua. Studi penelitian ini tentang proses pemerolehan Bahasa kedua peserta didik Sabah Malaysia di SMK Brantas Karangkates. Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif deskriptif yang nanti akan diuraikan secara terperinci tentang proses pemerolehan Bahasa kedua peserta didik Sabah Malaysia di SMK Brantas Karangkates. Dimana sumber data yang dipakai ialah peserta didik Sabah Malaysia itu sendiri. Pemerolehan bahasa kedua pada peserta didik Sabah Malaysia didapat melalui beberapa proses pemerolehan bahasa yang terdiri dari (a) adanya kemiripan antara B1 dengan B2, (b) pemerolehan bahasa kedua dari lingkugan SMK Brantas Karangkates yang diklasifikasikan menjadi dua yaitu di luar kelas dan di dalam kelas Mapel Bahasa Indonesia. Hailnya, Peserta didik Sabah Malysia mampu menguasai Bahasa kedua dengan baik di SMK Brantas Karangkates karena adanya beberpa faktor yang diantaranya adanya kesamaan B1 dengan B2, Interaksi komunikasi yang dilakukan setiap waktu dengan teman sekolah yakni pelajar asli dari penduduk Indonesia yang terjadi di luar kelas, dan inputan pengajar yang mendorong berlangsungnya proses pemerolehan Bahasa kedua yang terjadi di dalam kelas Mapel Bahasa.Kata kunci : Pemerolehan bahasa kedua, lingkungan sekolah The acquisition of a second language occurs after a person acquires his mother tongue (B1). Based on the theory of behaviorism and cognitivism, it can be concluded that environmental factors play a major role in the acquisition of a second language. This research study is about the process of acquiring the second language of Malaysian Sabah students at SMK Brantas Karangkates. This research is a descriptive qualitative research which will be described in detail about the process of acquiring the second language of Malaysian Sabah students at SMK Brantas Karangkates. Where the data source used is the Malaysian Sabah students themselves. The acquisition of a second language for Malaysian Sabah students is obtained through several language acquisition processes consisting of (a) the similarity between B1 and B2, (b) the acquisition of a second language from the Brantas Karangkates Vocational School environment which is classified into two, namely outside the classroom and inside the classroom. Indonesian Language Maple. As a result, Sabah Malysia students are able to master a second language well at SMK Brantas Karangkates because of several factors, including the similarities between B1 and B2, communication interactions that are carried out every time with school friends, namely native Indonesian students that occur outside the classroom, and teacher input that encourages the process of acquiring a second language that occurs in the Language Subject class.Keywords: Second language acquisition, school environmen

    1,892

    full texts

    2,089

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇