Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
2089 research outputs found
Sort by
THE EXISTING ROLES OF LITERACY TEACHERS IN THE ERA OF MULTILITERACIES: A SOCIOCULTURAL PERSPECTIVES
Abstract. Literacy is defined traditonally as ‘the ability to read and write’ and it is also regarded as the ability to understand every single iinformation in different contexts or fields. Nevertheless, the new literacy approach in the point of view of the post-structuralism covers the representation of  texts in context, different values, meanings and the principles of multiliteracies. Traditional and modern concepts of literacy have correlation with a number of sociocultural activities which occurs in the in the society as well as the classroom which represents a social space. This study focuses on explaining the term literacy and multiliteracies in the postmodern world and  also the existing roles of literacy teachers for the practical activities in Indonesian literacy classrooms. Keywords: Literacy Teachers, Multiliteracies, Sociocultural Perspective
UTILIZING CANVA AS DIGITAL TOOLS TO TEACH GRAMMAR IN REMOTE LEARNING PERIOD
The use of a digital tool in teaching and learning has significantly increased due to the remote learning period. Digital tools in education may be viewed as interference to learning. Still, its role in education is to increase students’ motivation and engagement, enhance visual skills, improve students’ interaction and collaboration abilities with their peers, and apply digital values in a real-world situation. This study aims to discuss the use of Canva as a digital tool in teaching grammar in the remote learning period. Ten third-year students were selected as the participant of this study. The instruments are observation and interview. The design of this study was a descriptive study. The results showed that Canva enhances students' visual skills, interactions, motivation, and engagement in learning grammar
Penerapan Peraturan dan Prosedur Kelas Guna Mendisiplinkan Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Virtual
Sikap disiplin merupakan hal yang penting sebagai salah satu pembentukan karakter bagi siswa. Perilaku disiplin siswa dapat terlihat dari siswa yang dapat menaati peraturan dan prosedur kelas. Siswa dalam proses pembelajaran diharapkan untuk dapat mengikuti setiap peraturan dan prosedur dalam kelas yang telah ditetapkan. Hasil pengamatan selama di lapangan, terdapat siswa yang melanggar peraturan dan prosedur kelas dan perilaku siswa ini merupakan perilaku yang tidak disiplin. Penerapan peraturan dan prosedur merupakan upaya yang dapat dilakukan guru dalam mendisiplinkan siswa, namun dalam pembelajaran virtual membutuhkan penyesuaian dengan konteks pembelajaran virtual. Perananan guru sangat penting dalam pembentukan karakter siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan upaya guru dalam menerapkan peraturan dan prosedur kelas guna menanamkan sikap disiplin pada siswa sekolah dasar. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa peraturan dan prosedur kelas dapat menjadi cara guru dalam menanamkan sikap disiplin kepada siswa sekolah dasar dengan memodifikasi berbagai upaya dan menyesuaikan dengan pembelajaran virtual. Oleh karena itu, guru perlu dapat mengupayakan berbagi tindakan seperti penerapan peraturan dan prosedur kelas dalam menanamkan sikap disiplin kepada siswa
Mewujudkan Motivasi Kemandirian Belajar Selama Penerapan Sistem Pembelajaran Online Era Covid-19
ABSTRAKCOVID-19 mengakibatkan petransformasian pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang semula secara tatap muka menjadi online. Banyak problematika dasar selama penerapan pembelajaran online, salah satunya adalah menurunnya motivasi siswa selama belajar di rumah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan kemandirian belajar. Tak dapat dipungkiri bahwasanya pembelajaran online memang menuntut siswa untuk mewujudkan kemandirian belajar pada dirinya. Namun rendahnya motivasi siswa menumbuhkan kemandirian belajar, itulah yang menjadi persoalan. Perlu suatu solusi untuk membantu siswa menanamkan kemandirian belajar pada dirinya, sehingga proses pembelajaran online dapat secara efektif terlaksana layaknya pembelajaran offline. Metode penelitian yang digunakan untuk penulisan artikel ini menggunakan studi literatur dengan fokus kajian bagaimana menumbuhkan sifat kemandirian belajar dalam diri siswa sebagai penunjang aktivitas belajar selama di rumah. Hasil penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi siswa serta memberikan gambaran untuk menumbuhkan kemandirian belajar dalam diri siswa selama pelaksanaan pembelajaran online era COVID-19
Profil Konten HOTS dan LOTS dalam Buku Teks Siswa Kelas V Kurikulum 2013
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi konten HOTS dan LOTS serta menjelaskan dimensi kognitif yang digunakan dalam buku teks siswa kelas V tema makanan sehat kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis konten terhadap buku teks siswa kelas V tema makanan sehat. Teknik analisis data yang dilakukan yakni reduksi data, display data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konten HOTS dengan persentase 80% sedangkan konten LOTS mendapatkan persentase 20%. Adapun persentase muatan HOTS pada aspek keterampilan menganalisis (C4) sebesar 27%, mengevaluasi (C5) sebesar 40%, dan mencipta (C6) sebesar 33%. Adapun muatan LOTS pada aspek keterampilan mengingat (C1) sebesar 21%, memahami (C2) sebesar 62%, dan mengaplikasikan (C3) sebesar 17%. Hasil penelitian ini memberikan informasi tentang bagian-bagian pada konten buku teks yang masih terdapat muatan LOTS, sehingga pada bagian tersebut, guru dapat mendesain pembelajaran, memperkaya materi ajar, serta membuat konten evaluasi yang berorientasi pada HOTS
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning dan Keterampilan Kolaborasi terhadap Hasil Belajar IPA Siswa
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang diakibatkan oleh kurang tepatnya metode pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran dan lemahnya keterampilan kolaborasi siswa sebagai modal dalam belajar IPA. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh project based learning tehadap hasil belajar pada mata pelajaran IPA dan mendeskripsikan perbedaan hasil belajar IPA pada tingkat keterampilan kolaborasi siswa yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pola pretest-posttest control group design yang dilakukan pada siswa kelas IV SDN Kecamatan Damar, Â data hasil penelitian diperloeh dengan menggunakan instrumen berupa lembar tes hasil belajar siswa dan lembar observasi keterampilan kolaborasi, data dianalisis dengan menggunakan uji two way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan mengguunakan project based learning dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan project based learning. Rata-rata hasil belajar siswa yang memiliki keterampilan kolaborasi tinggi cenderung lebih besar jika dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa yang memiliki keterampilan kolaborasi rendah yang dipengaruhi oleh penggunaan model project based learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa
PENGARUH LATIHAN BEBAN TERHADAP KEBERHASILAN SERVIS OVERHEAD FLOAT DALAM PERMAINAN BOLA VOLI
ABSTRACT. Volleyball is a complex sport with demands on technical, tactical and physical abilities. One of the basic techniques that are very important in volleyball is serving, a volleyball team must have a good service ability to support points and wins. However, this is not seen in the Extracurricular Team of SMAN 26 Bandung. About 30% of athletes who master the overhead float service well, and the rest are still lacking so that during the competition many numbers are wasted due to errors / failures to serve overhead floats. The purpose of this study was to increase the success in performing overhead float services by providing a weight training program. The research method used is Pre-Experimental Design with One-Group Pre-Post Test Design. The weight training program was given for 8 weeks with a total of 16 meetings. Subjects were selected using saturated sample technique with a total of 10 female athletes of volleyball extracurricular at SMAN 26 Bandung. The pre and post test data were obtained by using the top service skill test in volleyball. The results obtained in this study (12,829> 2,262), then Ho is rejected, meaning that HI is accepted, in other words that there is a significant increase between the initial test and the final test so that giving weight training can increase the success of overhead float services. The notes in giving exercise are given on an ongoing basis, regularly and use practice principles.Keywords: Volleyball; Serve; Overhead Float; Weight Training; Extracurricular.ABSTRAK. Bola voli adalah olahraga yang kompleks dengan tuntutan teknis, taktis, dan kemampuan fisik. Salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan bola voli adalah servis, sebuah tim bola voli harus memilki kemampuan servis yang baik untuk menunjang perolehan poin dan kemenangan, Akan tetapi, tidak terlihat pada tim Ekstrakulikuler SMAN 26 Bandung. Sekitar 30% atlet yang menguasai servis overhead float dengan baik, dan sisanya masih kurang sehingga pada saat pertandingan banyak angka terbuang karena kesalahan/kegagalan melakukan servis overhead float. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keberhasilan dalam melakukan servis overhead float dengan memberikan program latihan beban. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan One-Group Pre-Post Test Design. Pemberian program latihan beban dilakukan selama 8 minggu dengan total 16 kali pertemuan. Subjek dipilih dengan menggunakan Teknik sampel jenuh dengan total 10 atlet putri ekstrakulikuler bola voli SMAN 26 Bandung. Data pre dan post-test diperoleh dengan menggunakan tes keterampilan servis atas dalam permainan bola voli. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini (12,829 > 2,262), maka Ho di tolak artinya HI diterima, dengan kata lain bahwa terdapat peningkatan yang signifikan antara tes awal dan tes akhir sehingga pemberian latihan beban dapat meningkatkan keberhasilan servis overhead float. Yang menjadi catatan dalam pemberian latihan diberikan secara berkelanjutan, teratur dan menggunakan prinsip-prinsip latihan.Kata Kunci: Bola Voli; Servis; Overhead Float; Latihan Beban; Ekstrakulikule
Komunikasi Interpersonal Pada Komunitas dalam Mencapai Aktualisasi Diri Orangtua tunggal Perempuan Dikala Pandemi
ABSTRACT Being a single female parent is a challenge in itself. It is not uncommon for the stigma of society to underestimate or degrade women who are divorced or separated because they are not meant for each other or losing their spouse due to death. The condition of being a single parent who is required to be able to raise children and play a dual role sometimes presents its own problems. Social conditions that label widows make female single parents increasingly trapped in negative views. As social human beings, single parents also need self-actualization in order to be strong and empowered for their families. The presence of the Purple Women Community as a forum for single female parents is one way to shape the self-actualization of its members. Communication that goes through social media makes it easier for members to strengthen each other, share, and solve problems. During this pandemic, members communicate more often both in the form of conversations and attending various virtual seminars. Maslow divides the stages of human needs into 5 which lead to self-actualization. Through qualitative data that is strengthened by quantitative data, it is found that members of the Purple Women Community do feel that the communication that has been established helps the formation of self-actualization. Feeling comfortable in expressing their feelings and discussing both through forums and private channels using internet platforms occurs and forms self-actualization. Keywords: Maslow, Self-Actualization, Community, Pandemic  ABSTRAK (Times New Roman 11, ditebalkan)Menjadi orang tua tunggal perempuan adalah sebuah tantangan tersendiri. Tidak jarang stigma masyarakat yang memandang sebelah mata atau merendahkan perempuan yang berstatus bercerai atau berpisah karena pasangannya meninggal dunia. Kondisi menjadi orang tua tunggal dituntut untuk mampu membesarkan anak dan berperan ganda terkadang mendatangkan masalah tersendiri. Kondisi lingkungan sosial yang memberikan label janda membuat orang tua tunggal perempuan semakin sering terjebak dalam pandangan negatif. Sebagai manusia, orang tua tunggal perempuan juga memerlukan aktualisasi diri agar mampu tegar dan berdaya upaya bagi keluarganya. Kehadiran Komunitas Perempuan Ungu (KPU) sebagai wadah bagi orang tua tunggal perempuan menjadi salah satu cara dalam membentuk aktualisasi diri anggotanya. Komunikasi yang berjalan melalui media sosial mempermudah anggota untuk saling menguatkan, berbagi, dan memecahkan masalah. Pada masa pandemi ini para anggota menjadi lebih sering berkomunikasi baik dalam bentuk percakapan, maupun menghadiri beragam seminar virtual. Komunikasi interpersonal menjadi penting dalam membantu anggotanya dalam mencapai aktualisasi diri. Penelitian ini mengadopsi pola Maslow membagi tahapan kebutuhan manusia menjadi 5 yang berujung pada aktualisasi diri. Melalui data kualitatif yang diperkuat dengan data kuantitatif maka ditemukan bahwa anggota KPU memang merasa komunikasi yang terjalin membantu mencapai aktualisasi diri. Rasa nyaman mengungkapkan perasaan serta mendiskusikan baik melalui forum maupun jalur pribadi menggunakan platform internet terjadi dan membentuk aktualisasi diri mereka. Kata-kata Kunci: Maslow, Aktualisasi Diri, Komunitas, Pandemi Â
Peran Customer Service PT. Sriwijaya Air dalam Meningkatkan Pelayanan Di Bandara Soekarno-Hatta
ABSTRACTSoekarno-Hatta International Airport is the main airport that serves flights to Jakarta, Indonesia. Theairport is the most important means of air transportation for the sake of transportation both betweenislands and between countries. Soekarno-Hatta Airport is one of the gateways for the entry ofdomestic or international tourists. Limitation The problem in this study is the role of CustomerService in improving services at Soekarno-Hatta Airport. The purpose of this study is to explain howimportant the task of PT. Sriwijaya Air's Customer Service is in improving services at SoekarnoHattaAirport. The method in this research is a case study for 2 months. The research is CustomerService in serving passengers. Customer Service has a role which is very important in the operationof airport activities, where Customer Service must provide information regarding departureschedules, arrivals, departure delays and departure cancellations. Customer Service in improvingservices must also know all the information needed by Soekarno-Hatta Airport users. efforts incarrying out their duties in order to improve services.Keywords: Improving Service, Role of PT. Sriwijaya Air Customer ServiceABSTRAK Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Merupakan sebuah Bandar udara utama yang melayanipenerbangan untuk Jakarta,Indonesia.Bandar udara merupakan sarana terpenting dalam transportasiudara untuk kepentingan perhubungan baik antar pulau maupun antar negara. Bandara SoekarnoHattamerupakansalahsatupintugerbangmasuknyawisatawandomestikatauinternasional.BatasanMasalahdalam penelitian ini adalah peran Customer Service dalam meningkatkan pelayanan diBandara Soekarno-Hatta. adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan bagaimanapentingnya tugas Customer Service PT.Sriwijaya Air dalam meningkatkan Pelayanan di BandaraSoekarno-Hatta.Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus selama 2 bulan.adapun halpenelitiannya adalah Customer Service dalam melayani Penumpang.Customer Service Memilikiperan yang sangat penting dalam berjalannya aktifitas bandara , dimana Customer Service harusmemberikan informasi mengenai jadwal keberangkatan, kedatangan,penundaan keberangkatan danpembatalan keberangkatan.Customer Service dalam meningkatkan pelayanan juga harus mengetahuiseluruh informasi yang dibutuhkan oleh pengguna Bandara Soekarno-Hatta.Customer Service jugamelakukan beberapa upaya dalam pelaksanaan tugasnya guna meningkatkan pelayanan.Kata Kunci : Peran Customer Service PT.Sriwijaya Air, Meningkatkan Pelayana
PENERAPAN METODE TALAQQI AYAT AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN DAYA HAFALAN SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN TAHFIDZUL QUR’AN KELAS VII DI SMP IT AZZAKIYATUSHOLIHAH
Memorizing the Qur'an is a very noble act and is closely related to one's memory (memory) and is very dependent on the ability of reason. By memorizing the Qur'an a person will get used to remembering every letter, word and sentence, it becomes easy to understand its contents. But in reality there are still many students who find it hard and difficult to memorize so that guidance from a teacher is still needed to justify makhraj, and tajwid, and there are still many students who often forget the memorization that has been memorized because of the student's ability to memorize the Qur'an. Therefore, it is necessary to have the right method from the many methods of memorizing the Qur'an. One of the schools that has subjects to memorize the Qur'an using the talaqqi method is SMP IT Azzakiyatussholihah, where the requirement for graduating from school is to memorize at least 5 juz of the Qur'an.This research uses qualitative research with descriptive method, where this research is used to investigate, find, describe, and explain something data obtained from observations, interviews and documentation. The location of this research is IT Azzakiyatussholihah Middle School, Campaga Village, Talaga District, Majalengka Regency with data sources from the principal, tahfidz teacher.The results of the study after conducting research using several of the methods above, the authors concluded that the application of the talaqqi method in improving students' memorization power for learning tahfidzul Qur'an at SMP IT Azzakiyatussholihah was carried out in several steps, namely: adding new memorization, muroja'ah memorization and evaluation. The memorization process using the talaqqi method is the most appropriate method to use, this is evidenced by the repetition of readings and examples read by the teacher so that the strength and memorization power will be stronger, and the results are very good, so students are very enthusiastic in participating in the learning process, even though There are still weaknesses and strengths of several factors, but they are not used as an obstacle to the learning process