Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
2089 research outputs found
Sort by
Efektivitas Model Pembelajaran Multiliterasi Terhadap Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Realitas menunjukan bahwa kemampuan literasi siswa sekolah dasar masih rendah. Rendahnya kemampuan literasi sains ini ditengarai berhubungan dengan proses pembelajaran sains yang belum memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbuat dan bernalar secara kritis, sehingga siswa tidak mampu mengaitkan pengetahuan sains yang dipelajarinya dengan fenomena-fenomena yang terjadi. Untuk memperbaiki keaadaan ini guru hendaknya mendesain pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran multiliterasi terhadap kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar. Penelitian ini mennggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di Kelas V SD Negeri Cijurey II dan SD Negeri Cibentar III. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan kemampuan literasi sains antara siswa dengan pembelajaran multiliterasi dan siswa dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajaran multilterasi efektif meningkatkan kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar
Pengembangan RPP Berorientasi Pembelajaran Abad 21 dengan Model Contextual Teaching and Learning Berbasis Tri Kaya Parisudha
Proses pembelajaran khususnya di sekolah dasar secara aplikatif belum menerapkan model pembelajaran inovatif sehingga kualitas proses pembelajaran masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan agar proses pembelajaran berjalan dengan optimal melalui suatu penelitian pengembangan yang bertujuan untuk: (i) mengembangkan RPP Kurikulum 2013 berorientasi pembelajaran abad 21 dengan model contextual and teaching learning (CTL) berbasis Tri Kaya Parisudha; (ii) mengetahui validitas pengembangan RPP Kurikulum 2013 berorientasi pembelajaran abad 21 dengan model Contextual and Teaching Learning berbasis Tri Kaya Parisudha. Penelitian ini merupakan hasil pengembangan desain dan produk (Design and Development) dengan menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek pada penelitian ini terdiri dari 2 orang ahli, 6 orang mahasiswa, dan 8 orang guru sekolah dasar. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i) RPP Kurikulum 2013 berorientasi pembelajaran abad 21 dengan model Contextual and Teaching Learning (CTL) berbasis Tri Kaya Parisudha. Hasil uji validitas ahli maupun respons guru SD dan mahasiswa PGSD menunjukkan kategori sangat baik, sehingga pengembangan RPP Kurikulum 2013 dengan model Contextual and Teaching Learning (CTL) berbasis Tri Kaya Parisudha layak untuk diterapkan pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Problematıka Pembelajaran Darıng di Masa Pandemı Covıd-19
Adanya kondisi pandemi Covid-19 yang memaksa Indonesia merubah sistem pembelajaran menjadi daring. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari tau apa hambatan dari pembelajaran daring dilihat dari sudut pandang mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data melalui survey dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa angket terbuka. Hasil analisis data menunjukan ada beberapa permaslahan yang menghambat pembelajaran daring Hambatan tersebut oleh penulis diklasifikasikan berdasarkan faktor internal dan eksternal. Faktor Internal adalah faktor penghambat yang muncul diakibatkan adanya gangguan dari diri sendiri. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor penghambat yang munculnya dari luar atau lingkungan sekitar. Berdasarkan jawaban responden yang sangat beragam dapat dirangkum menjadi 6 poin yaitu minat 28%, motivasi 10%, pemahaman 62%, perangkat IT 52%, tanaga pendidik 24% dan suasana belajar 22%. Dapat disimpulkan bahwa ada dua faktor hambatan dalam pembelajaran daring yaitu faktor eksternal dan internal. Dari faktor internal penghambat yang paling besar adalah pemahaman mahasiswa yang kurang maksimal akibat dari pembelajaran daring sebesar 62% dari faktor internal. Sedamgkan dari faktor eksternal penghambar tersebar adalah perangkat IT sebesar 52%
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PETUALANGAN TERHADAP PENINGKATAN GERAK DASAR LOKOMOTOR
ABSTRACT. Basic locomotor movements are movements that cause the haste or skill used to move the body from one place to another. The research method is research and development. This research is a development that aims to produce a product in the form of an adventure-based learning model on locomotor basic motion at SDN 2 Panyingkiran Kidul. The sample in the small-scale study was 10 students and the large scale was 20 students. The data from the analysis of teacher evaluation data obtained an average proportion of 83.3% and expert evaluation of 80.6%. From the recap of the value of the questionnaire results that were filled in by 10 students in total, the average proportion was 90%, meaning that students could complete the exercise in a good category. The results of the small-scale trial recap were 2.5% who answered difficult, 25% who answered medium, and 72.5% who answered easy. The results of the large-scale trial data analysis of 20 students as a whole obtained an average proportion of 88%, meaning that students can complete the exercises in a good category. The results of the large-scale trial recap were 6.25% who answered difficult, 23.75% who answered medium, and 70% who answered easy. Thus, it can be denied that the development of an adventure-based learning model is acceptable and improves the basic locomotor movement abilities of students at SDN 2 Panyingkiran Kidul.Keywords: Model Development; Learning; Basic Locomotor movementsABSTRAK. Gerakan dasar lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan terjadinya perpindahan tempat atau keterampilan yang digunakan memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat lainny. Metode penelitian ini adalah research and development. Penelitian ini merupakan pengembangan yang bertujuan menghasilkan produk berupa model pembelajaran berbasis petualangan pada gerak dasar lokomotor di SDN 2 Panyingkiran Kidul. Sampel dalam penelitian pada skala kecil 10 siswa dan skala besar 20 siswa.Data hasil analisis data evaluasi guru penjas didapat rata-rata persentase 83.3% sedangkan evaluasi dosen ahli 80.6%. Adapun dari rekap nilai hasil angket yang di isi oleh 10 siswa secara keseluruhan didapat rata-rata persentase 90% artinya siswa dapat menuntaskan latihan dengan kategori baik. Adapun hasil rekap angket uji coba skala kecil adalah adalah 2,5% yang menjawab sulit, 25% yang menjawab sedang, dan 72,5% yang menjawab mudah. Hasil analisis data uji coba skala besar 20 siswa secara keseluruhan didapat rata-rata persentase 88% artinya siswa dapat menuntaskan latihan dengan kategori baik. Adapun hasil rekap angket uji coba skala besar adalah adalah 6.25% yang menjawab sulit, 23.75% yang menjawab sedang, dan 70% yang menjawab mudah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran berbasis petualangan dapat diterima dan meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor siswa di SDN 2 Panyingkiran KidulKata Kunci: Pengembangan Model; Pembelajaran; Gerak Dasar Lokomotor
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS III PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Salah satu unsur yang sangat penting dalam proses belajar mengajar adalah media pembelajaran. Penggunaan media permainan dapat membuat siswa lebih aktif dan antusias dalam belajar. Namun, pembelajaran Pendidikan Agama Islam belum memanfaatkan media yang menarik dan masih memakai metode konvensional.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan Media Permainan Ular Tangga, kemudian mengetahui Minat Belajar siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam serta mengetahui besar pengaruh penggunaan Media Permainan Ular Tangga terhadap Minat Belajar siswa kelas III pada pembelajaran PAI di SDN Cicurug I Majalengka.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Sampel yang diambil adalah sebanyak 41 siswa menggunakan rumus Suharsimi Arikunto. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana untuk mengetahui besaran pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Pengolahan data menggunakan bantuan Microsoft Excel dan SPSS.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh Penggunaan Media Permainan Ular Tangga terhadap Minat Belajar siswa sebesar 70,7%. Hal ini terbukti dari perolehan skor angket yang tinggi dimana mayoritas siswa menjawab sangat setuju pada pernyataan Media Permaianan Ular Tangga dan Minat Belajar. Kemudian untuk uji hipotesis diperoleh hasil thitung > ttabel yaitu 9,073 > 2,022. Maka, Ha diterima dan H0 ditolak
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PRAKTIKUM MATERI MAKANAN SEHAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS KELAS V
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengembangan lembar kerja siswa berbasis praktikum materi makanan sehat terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa kelas V. Bentuk penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model penelitian dan pengembangan ini mengacu pada model Borg dan Gall. Subjek uji coba dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa kelas V terdiri atas 16 siswa kelas kontrol dan 16 siswa kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan agket, tes pencapaian keterampilan proses sains, dan hasil belajar. Angket ini digunakan untuk menilai bahan ajar yang dikembangkan dari segi tampilan fisik, materi serta kemenarikan bahan ajar. Tes pencapaian keterampilan proses sains dan hasil belajar digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKS berbasis praktikum terhadap perkembangan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Hasil pengembangan dan penelitian ini yaitu (1) Produk yang dikembangkan telah memenuhi komponen sebagai bahan ajar yang baik untuk digunakan dan memenuhi kriteria valid dengan hasil uji ahli materi mencapai tingkat kevalidan 98%, nilai ahli desain 94%, dan praktisi pembelajaran 96%. (2) Hasil Nilai Keterampilan Proses Sains tertinggi pada aspek mengklasifikasi dengan persentase 95% dan terendah pada aspek memprediksi dengan persentase 78%.  Kata Kunci : Lembar Kerja Siswa Berbasis Praktikum, Makanan Sehat, dan KeterampilanÂ
Millennial Multiliteracy Genre Handbook Model to Improve English Student’s Achievement
It focusses on improving student’s English achievement assisted by media namely millennial multiliteracy genre handbook model. It plays research and development model consisting of 6 stages, as follows (1) preliminary study; (2) research planning; (3) product design; (4) product validation; (5) product trials carried out at three stages of the individual, small, and limited scaled and; (6) the final product. Three different colleges (STAI Tasikmalaya, LP3I Tasikmalaya and Politeknik Triguna Tasikmalaya) becomes the places obtaining the data. The media validation result by the book expert obtained 84.6% and by the material expert resulted 85.3%. The developed media was valid and did not need any revision. The research finds that the total students’ respond on individual scale is 81 %, the total students’ respond on small scale is 79 %, and the total students’ respond on limited scale is 82%. It indicates that millennial multiliteracy genre handbook model strongly valid and it can be used as media to teach English at colleges or universities level. Furthermore, millennial multiliteracy genre handbook model gives positive contribution on the students’ English learning achievement because the significant level is 0.000 less than 0.5
Pengaruh Country Image Terhadap Minat Berkunjung Ke Korea Selatan Pada Komunitas Korean Jjang Garut
ABSTRACTThis research is motivated by the increasing number of Indonesian tourists visiting South Korea every year and the growing popularity of the phenomenon of South Korean popular culture in Indonesia. The purpose of this study is to explain the effect of country image on interest in visiting South Korea, explain the effect of cognitive country image on South Korea's affective country image, explain the respective effects of cognitive country image and affective country image on interest in visiting South Korea. This research approach is quantitative with hypothesis testing using path analysis technique. The subjects in this study were members of the Korean Jjang Community Garut with a total sampling of 77 people, so this research is a population study. The data collection uses an online questionnaire with the help of Google Form media. The results showed that country image consisting of cognitive country image and affective country image influenced the interest in visiting South Korea at the Korean Jjang Community Garut by 49.8%. If further reviewed, cognitive country image has an effect on the formation of South Korea's affective country image by 32.9%, then the influence of cognitive country image on interest in visiting South Korea is 17.4% and affective country image has an influence on interest in visiting South Korea by 32.4%. while the effect of cognitive country image through affective country image on interest in visiting South Korea is 16.2%. Keywords: Affective Country Image; Cognitive Country Image; South Korea; Interest to visit ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya wisatawan Indonesia yang mengunjungi Korea Selatan setiap tahunnya serta semakin populernya fenomena budaya popular Korea Selatan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh country image terhadap minat berkunjung ke Korea Selatan, menjelaskan pengaruh cognitive country image terhadap affective country image Korea Selatan, menjelaskan masing-masing pengaruh dari cognitive country image dan affective country image terhadap minat berkunjung ke Korea Selatan. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengujian hipotesis menggunakan teknik path analysis. Subjek dalam penelitian adalah anggota Korean Jjang Community Garut dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 77 orang sehingga penelitian ini adalah penelitian populasi. Adapun pengumpulan data menggunakan kuesioner online dengan bantuan media Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa country image yang terdiri dari cognitive country image dan affective country image berpengaruh terhadap minat berkunjung ke Korea Selatan pada Korean Jjang Community Garut sebesar 49.8%. juka ditinjau lebih lanjut, cognitive country image berpengaruh terhadap pembentukan affective country image Korea Selatan sebesar 32.9%, lalu pengaruh cognitive country image terhadap minat berkunjung ke Korea Selatan sebesar17.4% dan affective country image memberikan pengaruh terhadap minat berkunjung ke Korea Selatan sebesar 32.4% sedangkan pengaruh cognitive country image melalui affective country image terhadap minat berkunjung ke Korea Selatan adalah sebesar 16.2%. Kata-kata Kunci: Affective Country Image; Cognitive Country Image; Korea Selatan; Minat Berkunjun
STRATEGI KOMUNIKASI FOODGRAM DALAM KONTEN REVIEW KULINER DI INSTAGRAM TV
The Instagram account @kulinercirebon is one of the foodgrams that presents various kinds of culinary information which is quite famous among Cirebon culinary hunters, many people use it to find recommendations for places to sell food or drinks in Cirebon with a number of followers reaching 163,000 Instagram users (March 2021) targeting viewers from among the people of Cirebon and tourists from outside Cirebon who are looking for a culinary place for food and drinks. Communication strategies are very important for the development of culinary review video content on Instagram social media, the strategies used in content are used to attract the number of followers and viewers. This research is qualitative which aims to analyze using Harold D. Lasswell's communication theory and use swot analysis to analyze the strengths, weaknesses, opportunities, and threats in the communication strategy used by the @kulinercirebon instagram account.The data collection method that the author uses in this study is the interview method as the main method, while other methods that support to complete this research use the method of observation and documentation.The conclusion in this study is that the role of the @kulinercirebon instagram account is as a medium for disseminating information about recommendations for culinary places to communicants to increase sales of companies or culinary business actors who have collaborated to advertise through the @kulinercirebon instagram account. In formulating a strategy, it is quite interesting so that the contents in the Instagram content can be easily understood by the audience so that it can influence the attitude of the audience who are interested in visiting and trying the culinary that he has recommended. In promoting culinary places in culinary review video content using Instagram TV, because Instagram TV is considered more effective in showing videos because in its use it is better and maximal. Keywords: Communication Strategy, Instagram, SWOT Analysi
Social Media Facebook Analysis Broadcasts Ecclesiastical Activities At GMIM Baitani Paslaten During The 2020 Covid-19 Pandemic
ABSTRACTThe Digital Era is a situation where technology provides convenience for the Global community, especially during the Covid-19 pandemic. Thus, happened to the GMIM Baitani Paslaten congregation, where the use of social media, especially Facebook, became a medium that provided convenience in carrying out worship services. This research uses Two-Step Flow Communication Theory according to Paul Lazarsfeld's models. This research explains how the analysis of Social Media, specifically Facebook, broadcasts ecclesiastical activities at GMIM Baitani Paslaten during the 2020 Covid-19 pandemic. GMIM Baitani Paslaten uses Facebook features such as live streaming as an alternative for congregations in carrying out ecclesiastical services. This study uses a qualitative analysis approach with explanatory descriptive writing methods and uses primary and secondary data sources. The results and conclusions of this study are The use of Facebook in church services during the Covid-19 pandemic, The use of Facebook during the pandemic, The impact of live streaming which Consists of attendance screening, Network connections, Broad coverage, Freedom of expression for the congregation, and Analysis of the occurrence of two step flow communication theory on the implementation of ecclesiastical activities. In this case, it is analyzed from the response of the GMIM Baitani Paslaten congregation when worshiping online using social media Facebook.Keywords: Covid-19 pandemic; GMIM Baitani Paslaten; facebook; live streaming; two step flow communication theoryABSTRAKEra Digital merupakan sebuah keadaan dimana teknologi memberikan kemudahan bagi masyarakat Global terutama di masa pandemi Covid-19. Demikian yang terjadi pada jemaat GMIM Baitani Paslaten, dimana pemanfaatan media sosial khususnya facebook menjadi media yang memberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah. Penelitian ini menggunakan Teori Komunikasi Dua Arah menurut model Paul Lazarsfeld. Penelitian ini menjelaskan bagaimana analisis Media Sosial, khususnya Facebook, menyiarkan kegiatan kegerejaan di GMIM Baitani Paslaten selama masa pandemi Covid-19 2020. GMIM Baitani Paslaten menggunakan fitur Facebook seperti live streaming sebagai salah satu alternatif jemaat dalam menjalankan ibadah. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dengan metode penulisan deskriptif eksplanasi dan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemanfaatan facebook dalam pelayanan gereja di masa pandemi, Penggunaan facebook di masa pandemi, Dampak live streaming yang terdiri dari Screening kehadiran, Koneksi jaringan, Jangkauan luas, Kebebasan berpendapat jemaat, dan Analisis terjadinya komunikasi dua arah dalam melaksanakan kegiatan gerejawi. Dalam hal tersebut di analisis dari tanggapan jemaat GMIM Baitani Paslaten saat beribadah online menggunakan media sosial facebookKata-kata Kunci: Pandemi Covid-19; GMIM Baitani Paslaten; facebook; live streaming; teori komunikasi dua ara