Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
2089 research outputs found
Sort by
ANALISIS KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING
Pemberian tugas portofolio kepada siswa Sekolah Dasar di masa pandemik merupakan salah satu pembelajaran yang efektif, nilai karakter tanggung jawab merupakan suatu proses yang utama yang perlu diperhatikan pada saat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakter tanggung jawab siswa di masa belajar daring pada sekolah dasar di kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan populasi penelitian adalah orang tua siswa yang memiliki anak usia sekolah dasar dengan 65 responden yang dilaksanakan melalui google form. Teknik pengolahan data dilakukan melalui 5 tahapan yaitu editing, coding, skoring, tabulasi, dan penyajian data tersusun. Adapun hasil penelitian ini menyatakan bahwa 10 indikator karakter tanggung jawab menunjukan persentase lebih banyak memilih selalu. Maka berdasarkan hasil analisis karakter tanggung jawab selalu di laksanakan pada saat kegiatan belajar daring
URGENSI MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ARTS, AND MATH (STEAM) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR
Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas guna bertahan serta menjalani kehidupan di era global dengan penuh persaingan, dengan demikian dibutuhkan pola pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran berbasis teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan manfaat terkait model science, technology, engineering, arts, and Math dalam pembelajaran d sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literature dengan mengkaji referensi teori yang relevan dengan kasus atau masalah yang ditemukan. Pembelajaran science, technology, engineering, arts, and Math merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi siswa untuk menyelesaikan permasalahan- permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari melalui pemanfaatan teknologi dan kemampuan berpikir tingkat tinggi
MAKNA SYAIR LEDI TUA PADA MASYARAKAT KABUPATEN ROTE NDAO
Tujuan penelitian ini untuk menemukan, menganalisis dan mendeskripkan makna syair ledi tua agar dapat dijadikan sebagai pedoman hidup masyarakat Rote Ndao. Disamping itu sebagai upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal masyarakat setempat terhadap ancaman kepunahan akibat tuntutan modernisasi dan globalisasi. Keterampilan menyadap lontar (ledi tua) oleh leluhur yang diwariskan secara turun-temurun perlahan mulai tergerus akibat gengsi generasi muda Rote Ndao dengan alasan tidak atau kurang kekinian. Mereka lebih memilih menjadi tukang ojek, buruh, kurir, dan sebagainya bahkan di negeri rantauan. Kalaupun masih ada segelintir orang muda Rote Ndao yang tertarik untuk menyadap lontar namun tidak lagi disertai dengan syair. Padahal syair ledi tua tidak saja bernuansa estetis namun mengandung berbagai makna atau pesan kehidupan yang mestinya dihayati dan diamalkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa makna yang terkandung dalam syair ledi tua adalah makna religius yang merujuk kepada ketaatan dan keyakinan kepada Tuhan sebagai kausaprima, makna didaktis yang menekankan pada bagaimana bersikap dan berperilaku dalam konteks kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, makna sosiologis bertautan dengan hubungan antar individu dalam konteks kehidupan bermasyarakat, makna ekonomis bertautan dengan pengungkapan informasi mengenai sistem ekonomi dan mata pencarian masyarakat Rote yang sebagian besar berprofesi sebagai petani, makna politis sebagai ajang mengingatkan dan membangkitkan semangat juang masyarakat Rote Ndao bahwa untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik perlu perjuangan dan kerja keras serta ketekunan, kegigihan dan kedisiplinan, dan makna reflektif membimbing masyarakat pemiliknya untuk menghargai gagasan dan nilai kebenaran. Melalui syair ledi tua masyarakat disadarkan pentingnya penghormatan kepada Tuhan dan sesama
Implementasi Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas IV MI Selama Masa Pandemi Covid-19
Pembelajaran yang dilakukan selama masa pandemi menuntut guru untuk tetap melaksanakan penilaian secara komprehensif. Salah satunya adalah dalam melaksanakan penilaian autentik pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penilaian autentik pada ranah afektif, kognitif dan psikomotor pada pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV MI Al Islamiyah Grojogan. Subjek yang diteliti yaitu guru kelas IV A, Kepala Sekolah dan lima peserta didik. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif melalui reduksi data, pengolahan data dan interpretasi data. Sumber data pada penelitian ini adalah peserta didik, kepala sekolah, dan guru Bahasa Infonesia kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penilaian autentik ranah afektif pada pembelajaran Bahasa Indonesia diawali tahap perencanaan dengan menentukan sikap yang akan diamati, menyusun indikator sikap, dan menentukan format penilaian. Teknik penilaian yang digunakan yaitu observasi dan jurnal. Pada penilaian autentik ranah kognitif pada pembelajaran diawali dengan tahap perencanaan melalui perancangan prota, prosem, silabus. Teknik penilaian yang digunakan yaitu tes tulis, tes lisan dan penugasan. Pada penilaian autentik ranah psikomotor diawali dengan tahap perencanaan penilaian psikomotor yang dilakukan secara terpadu dengan penilaian kognitif. Teknik penilaian yang dilakukan yaitu unjuk kerja, proyek dan portofolio. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penilaian autentik yang dilakukan meliputi ranah afektif, kognitif, dan psikomotor. Diharapkan selama masa pandemi, guru tetap melaksanakan penilaian autentik karena melalui penilaian autentik, guru tetap dapat mencapai target tujuan pembelajaran bukan hanya dari sisi pengetahuan tetapi juga sikap dan keterampilan siswa
Strategi Pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE) Terhadap Hasil Belajar Matematika Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penerapan strategi Rotating Trio Exchange dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar. Hal tersebut dilatar belakangi oleh rendahnya hasil matematika siswa, siswa merasa bosan dan takut dalam mengikuti pelajaran matematika, serta guru masih banyak yang menerapkan pembelajaran konvensional. Dari banyaknya solusi yang diterapkan pada penelitian sebelumnya salah satunya adalah menerapkan strategi Rotating Trio Exchange. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review, penelitian ini dilakukan dengan cara menilai dan mengidentifikasi jurnal secara sistematis. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah jurnal yang memiliki kriteria inklusi yaitu: jurnal membahas tentang strategi Rotating Trio Exchange dan hasil belajar matematika, jurnal 10 tahun terakhir (2012-2022), subjek siswa sekolah dasar, dan jurnal berbahasa Indonesia. Berdasarkan kriteria inklusi tersebut memperoleh hasil 9 jurnal, 3 jurnal menggunakan metode eksperimen semu dan 6 jurnal lainnya menggunakan metode PTK, jurnal dengan subjek penelitian kelas rendah yaitu 2 jurnal serta 7 jurnal lainnya kelas atas, sedangkan hasil nilai rata-rata siswa mencapai 65,676, pada siklus II nilai rata-rata keseluruhan meningkat menjadi 81,684. Sehingga terdapat selisih peningkatan antara siklus I dan siklus II secara keseluruhan mencapai 16,008. Sehingga strategi Rotating Trio Exchange dapat meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar
ANALISIS DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH DASAR
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi mendapatkan informasi kendala proses belajar mengajar secara online di rumah akibat dari adanya pandemic COVID-19. Penelitian menggunakan metode studi kasus eksplorasi dan pendekatan penelitiannya menggunakan metode studi kasus kualitatif yang digunakan untuk mendapatkan informasi kendala dan akibat dari pandemic COVID-19 terhadap kegiatan proses belajar mengajar di sekolah dasar.Dalam penelitian ini, responden sebanyak 10 orang guru dan 5orang tua murid di SDN Jati dan SDN Sarimukti Kec. Cipatat Kab. Bandung Barat. Untuk tujuan kerahasiaan, responden diberi inisial GR1, GR2, GR3, GR4, GR5, GR6, GR7, GR8, GR9, GR10, OT1, OT2, OT3, OT4, OT5. Wawancara semi-terstruktur dilakukan dan daftar pertanyaan disusun untuk wawancara dikembangkan berdasarkan literatur terkait. Responden untuk penelitian ini adalah para guru dan orang tua murid di sebuah sekolah dasar di SDN Jati dan SDN Sarimukti Kec. Cipatat Kab. Bandung Barat. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa kendala yang dialami oleh murid, guru dan orang tua dalam kegiatan belajar mengajar online yaitu penguasaan teknologi masih kurang, penambahan biaya kuota internet, adanya pekerjan tambahan bagi orang tua dalam mendampingi anak belajar, komunikasi dan sosialisasi antar siswa, guru dan orang tua menjadi berkurang dan Jam kerja yang menjadi tidak terbatas bagi guru karena harus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan orang tua, guru lain, dan kepala sekolah
Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Pada Materi Segiempat Dan Segitiga
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai kemampuan komunikasi matematis peserta didik di salah satu SMP di Kabupaten Karawang pada materi segitiga dan segiempat. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan instrumen soal tes kemampuan komunikasi matematis dalam bentuk uraian sebanyak 5 butir soal. Subjek penelitian adalah 10 peserta didik kelas VIII. Adapun indikator kemampuan komunikasi matematis dalam penelitian ini yaitu: 1) Menulis (Written Text); 2) Menggambar (Drawing Text); 3) Ekspresi Matematika (Mathematical Expression). Hasil analisis berdasarkan indikator kemampuan komunikasi matematis menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis peserta didik tergolong rendah. Terlihat dari jumlah peserta didik yang mampu mencapai nilai KKM hanya terdapat 2 peserta didik, yaitu dengan nilai lebih dari 73. Selebihnya, untuk 8 peserta didik lainnya belum mampu mencapai nilai KKM karena memiliki nilai yang kurang dari 73
ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA SD NEGERI BONISARI
Kemampuan membaca pemahaman sangat krusial bagi penguasaan, peningkatan, dan pengetahuan siswa. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah (1) Bagaimana kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas V SD Negeri Bonisari (2) Bagaimana kendala yang dialami peserta didik pada membaca pemahaman (3) Bagaimana cara yang dilakukan pendidik untuk  menaikkan kemampuan membaca pemahaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana subjeknya merupakan peserta didik kelas V. Instrumen penelitian ini menggunakan tes serta wawancara. Menurut hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Hasil tes kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V SD Negeri Bonisari memperoleh nilai umumnya 67 termasuk ke dalam kategori relatif. (2) Dari hasil wawancara faktor yang menjadi penghalang pada kemampuan membaca pemahaman yaitu motivasi serta minat, kebiasaan, keadaan dari peserta didik, dampak lingkungan, serta bahan bacaan. (3) dari hasil wawancara usaha yang dilakukan yaitu memotivasi peserta didik pada membaca, memilih tujuan membaca, kepekaan pengajar terhadap peserta didik yang sulit pada membaca, penggunaan metode serta media pada mengajar, penggunaan wahana serta prasarana.Kata Kunci : Kemampuan Membaca Pemahama
ANALISIS SOSIOLOGI CERITA PENDEK DALAM MAJALAH HORISON TAHUN 2015
Penelitian ini mendeskripsikan aspek-aspek sosial meliputi : cinta kasih, perekonomian dan solidaritas dalam cerita pendek edisi Majalah Horison tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis isi yang bersifat kualitatif. Subjek penelitian ini adalah teks cerita pendek edisi Majalah Horison tahun 2015. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik pustaka dan Teknik catat. Teknik Pustaka yaitu dengan menggunakan buku-buku, sumber yang relevan dan teori-teori yang membahas tentang struktural dan sosiologi. Teknik catatnya yaitu dengan mencatat data-data berupa kutipan yang telah ditemukan dalam nota pencatat data. Dalam teknik analisis data yang di gunakan Teknik analisis isi yang mengkaji dan membahas unsur struktural dan sosiologi dalam cerita pendek edisi Majalah Horison tahun 2015. Dari pembahasan data, diperoleh hasil bahwa aspek-aspek sosial dalam cerita pendek edisi Majalah Horison tahun 2015 meliputi (1) aspek cinta kasih terhadap keluarga, (2) aspek perekonomian (3) aspek solidaritas.Kata Kunci : Sosiologi sastra, aspek sosial  This study describes social aspects including: love, economy and solidarity in the 2015 Horison Magazine issue of short stories. The method used in this research is a qualitative content analysis method. The subject of this research is the short story text of the 2015 Horison Magazine edition. The data collection techniques in this study used library techniques and note-taking techniques. The library technique uses books, relevant journals and theories that discuss structural and sociology. The note-taking technique is to record data in the form of quotes that have been found in the data note notes. In the data analysis technique used, the content analysis technique examines and discusses structural and sociological elements in the 2015 Horison Magazine issue of short stories. From the discussion of the data, the results show that the social aspects in the 2015 Horison Magazine short stories include (1) aspects of love for the family, (2) economic aspects (3) aspects of solidarity.Keywords: sociology of literature, social aspect
ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19
Kondisi pendidikan di Masa Pandemi Covid-19 mengalami banyak sekali perbedaan yang signifikan yang dirasakan langsung oleh pelaku pendidikan, didalamnya Guru dan juga Siswa. Ada yang sudah siap menghadapi perubahan, tetapi ada juga yang belum. Hal ini terjadi juga pada salah satu Sekolah Negeri yang ada di daerah terpelosok di Kabupaten Maluku Barat Daya. Dimana melalui sistem pembelajaran Daring sekolah mengalami banyak sekali kendala saat proses pembelajaran, baik dari segi ketersediaan sarana prasarana, guru dan siswa yang kurang terampil dalam melaksanakan pembelajaran daring, minimnya jaringan akses internet, kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anak dan lain sebagainya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa jauh ke efektifan pelaksanaan pembelajaran daring yang dilakukan selama masa pandemi covid-19. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode kualitatif, tipe deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi terhadap data primer dan sekunder. Dari hasil analisis data yang dilakukan, maka diperoleh hasil penelitian diantaranya, minimnya kemampuan siswa dan guru dalam memahami proses belajar daring, kesulitan guru dalam melaksanakan proses penilaian terhadap siswa dengan situasi yang tidak bertatap muka secara langsung, kurangnya ketersediaan IT dan siswa yang kurang puas belajar daring karena menghadapi beberapa kendala saat belajar. Namun disisi lain, jika proses pembelajaran daring dilakukan tanpa ada halangan, tentu saat proses pelaksanaan akan sangat efektif, karena dapat efektif jarak, tenaga, waktu dan juga efisien dan ekonomis. Oleh karena itu pembelajaran daring dapat dipandang sebagai salah satu keunggulan kompetitif suatu institusi pendidikan