Politeknik META Industri: E-Journals
Not a member yet
174 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN KUALITAS PADA CHEMICAL INDUSTRY MENGGUNAKAN METODE PDCA DAN QC SEVEN TOOLS
PT. ABC adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang chemical industry. Salah satu produk yang dihasilkan oleh PT. ABC adalah biji plastik dengan kode TCP999C untuk kebutuhan industri otomotif. Data produk cacat periode Januari – April 2023 produk TCP999C telah melampaui toleransi perusahaan yaitu lebih dari dari 2% untuk setiap jenis defect; defect pada colour 4,9%, density 3,9%, dan melt flow 3,75%. Hal tersebut menunjukan kualitas produksi dari produk TCP999C mengalami penurunan, sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan yang tepat untuk mengurangi jumlah defect dan agar tidak terjadi defect yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA) dan QC Seven Tools. Pada tahap plan diketahui jenis defect yang paling dominan adalah jenis defect pada colour, sehingga penelitian ini berfokus untuk memperbaiki jenis defect pada colour. Terdapat empat faktor penyebab colour defect, yaitu manusia, metode, material, dan mesin. Tindakan perbaikan dilakukan dengan menggunakan tools 5W+1H dan telah diimplementasikan berupa standarisasi dengan melakukan pengawasan dan pemeriksaan, melakukan solialisasi SOP, dan pembuatan check sheet raw materia. Hasil Implementasi pengendalian kualitas memberikan hasil presentase colour defect pada Juni 2023 sebesar 1.75% atau mengalami penurunan sebesar 3,2%.Kata Kunci: PDCA, QC Seven Tools, Defect, Biji plastik, Implementasi Pengendalian Kualita
SISTEM MONITORING SUHU BLOCK HEATER SEALING PADA MESIN PACKAGING BERBASIS IOT MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ESP32
Mesin packaging merupakan suatu mesin yang umum di industri khususnya industri makanan (food bavarage). di PT. XYZ mesin packaging difungsikan untuk mengemas produk. Mesin packaging yang terdapat pada PT. XYZ tersebut terdapat block heater yang berguna dalam proses sealing kemasan. Block heater merupakan block pemanas untuk menjaga temperatur suhu yang digunakan pada proses seal pada kemasan atau produk tertentu. Monitoring suhu menjadi suatu hal yang penting untuk memastikan proses sealing mampu mengemas produk dengan baik. Monitoring suhu pada mesin packaging di PT. XYZ saat ini dipandang kurang efisien dikarenakan proses monitoring masih menggunakan metode manual satu per satu. Pada penelitian ini membahas mengenai implementasi pembacaan suhu mesin secara real time dan dapat dimonitor dari jarak jauh. Alat ini memiliki spesifikasi yakni menggunakan empat sensor termokopel Type-K. Data dari sensor tersebut dibaca oleh mikrokontroler ESP32. Setelah data diterima oleh mikrokontroler akan ditampilkan pada dashboard sistem berbasis Android. Data pembacaan kemudian disimpan sebagai database dengan menggunakan PHP-MyAdmin. Node-Red untuk membuat interface dashboard untuk menampilkan data suhu. Pengujian unjuk kerja sistem dilakukan dengan membandingkan suhu bacaan pada dashboard monitoring yang dibuat dengan pembacaan pada HMI Mesin yang sudah ada. Dari hasil pengujian nilai gallat error ketidaksesuaian suhu keempat sensor yang terpasang pada block heater mesin yakni Sensor Termokopel pada Centre Left sebesar 3,15%, Sensor Termokopel pada Centre Right sebesar 0.54 % Sensor Termokopel pada End Outside sebesar 0.77 % dan Sensor Termokopel pada End Inside sebesar 0.15 %
VALIDASI METODE ANALISIS SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA MORINGA OLEIFERA LAM., DAN EUCALYPTUS GLOBULUS LABILL.
Beberapa tanaman Indonesia seperti Moringa oleifera Lam. dan Eucalyptus globulus Labill.
mengandung senyawa aktif yang dapat memberikan aktifitas farmakologis seperti antibakteri,
antioksidan, antidiabetes, anti-kanker dan juga anti-inflamasi. Penelitian ini merupakan studi pustaka
yang meninjau validasi metode dalam analisis senyawa aktif yang terdapat pada tanaman Moringa
oleifera Lam. dan Eucalyptus globulus Labill. Adapun parameter yang terdapat pada dalam suatu
validasi metode yaitu akurasi, linearitas, presisi, batas nilai deteksi, dan batas nilai akurasi. Sumber
informasi yang digunakan pada kajian pustaka ini diperoleh dengan menggunakan search engine seperti
Science direct, Google Scholar, dan PubMed. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian, tema artikel
mengenai analisis metabolit sekunder Moringa oleifera Lam. dan Eucalyptus globulus Labill. Untuk
kriteria eksklusi adalah artikel metode analisis metabolit sekunder selain Moringa oleifera Lam. dan
Eucalyptus globulus Labill., tidak memuat data validasi, serta tidak memuat prosedur lengkap analisis.
Berhasil dikumpulkan dan dianalisis sebanyak 45 artikel dan hasilnya validasi metode secara umum
menggunakan instrumen RP-HPLC/HPTLC, Spektrofotometri UV-Vis, GC-FID, GC, dan UHPLCDAD.
Kata Kunci: Validasi metode, Moringa oleifera Lam., Eucalyptus globulus Labill., Metabolit sekunde
ANALISIS HUMAN ERROR DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHERPA DAN HEART PADA PRODUKSI MINUMAN SARI BUAH
Penelitian di PT Amanah Prima Indonesia bertujuan untuk menganalisa tingkat kesalahan pada proses produksi minuman sari buah menggunakan metode SHERPA dan HEART. Hasil analisis menunjukkan potensi human error tertinggi pada setting nomor batch dan exp date dengan Human Error Probability (HEP) mencapai 0,72. Studi ini mengacu pada jurnal-jurnal terkait analisis human error sebagai referensi. Metode SHERPA digunakan untuk memprediksi human error melalui Hierarchical Task Analysis, Human Error Identification, dan Consequence Analysis, sedangkan metode HEART digunakan untuk menghitung Human Error Probability melalui langkah-langkah klasifikasi aktivitas, menemukan Error Production Conditions, menentukan Proporsi EPC Langkah, menentukan nilai Assesed Proportional Of Effect, dan menghitung nilai Human Error Probability
IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING DAN KONTROL AIR CONDITIONER MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS
Air conditioner is an electronic device for setting the room’ temperature which is controlled by a device from a short distance. The air conditioner is turned on when the room is in use, otherwise the air conditioner is turned off when the room is not in use. For turning on or turning off the air conditioner, the housekeeper must be in short distance to the air conditioner. There is moment when the housekeeper is not in short distance to the air conditioner but the air conditioner is turned on even though the room is not in use. The researcher overcomes this possibility by utilizing device control air conditioner from long distance based on internet of things. The device is Bardi On Off Breaker with maximum load 10 ampere. The device is installed on the air conditioner. The test results from this research is the housekeeper can monitor and control the air conditioner through a smartphone connected to the network internet without need short distance to the air conditione
IMPLEMENTASI PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK X MEDAN BERDASARKAN PERMENKES NOMOR 73 TAHUN 2016 TENTANG STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK
Obat yang akan diberikan kepada pasien harus dijaga kualitasnya agar memenuhi syarat keamanan dan khasiat obat. Salah satu faktor dalam menjaga kualitas obat adalah dari sisi penyimpanan obat. Setiap obat memiliki karakteristik yang memerlukan penyimpanan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui impelementasi penyimpanan obat di apotek X Medan ditinjau dari Permenkes No 73 tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di apotek. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yaitu dengan menelaah peraturan yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunderAnalisa data yang digunakan yaitu analisa data kualitatif yaitu dengan cara menafsirkan data-data yang dikaji dengan dengan teori dan peraturan hukum yang berkaitan dengan penelitian. Berdasarkan hasil pengamatan checklist observasi yang dilakukan di apotek X Medan, terdapat tujuh poin yang sudah sesuai dengan Permenkes No 73 tahun 2016. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyimpanan obat di apotek X sudah sesuai Permenkes No 73 tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di apotek
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SWAMEDIKASI OBAT INFLUENZA PADA MASYARAKAT PERUMAHAN TELAGA PASIRAYA BLOK F RT.005 RW.011 DESA SUKASARI KECAMATAN SERANG BARU KABUPATEN BEKASI
AbstrakSwamedikasi merupakan upaya pengobatan sendiri tanpa didasari resep dokter. Kegiatan swamedikasi banyak dilakukan oleh masyarakat, salah satu penyakit yang pengobatannya dapat dilakukan sendiri adalah influenza. Influenza ditularkan melalui udara lewat batuk atau bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Influenza juga dapat ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi, melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi dan jika menghirup virus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Obat Influenza Pada Masyarakat Perumahan Telaga Pasiraya Blok F RT.005 RW.011 Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, menggunakan alat ukur kuesioner. Pengambilan sampel yang dilakukan dengan metode purposive sampling yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 72 responden. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak yaitu laki-laki dengan frekuensi 42 responden (58,3%), usia yang paling banyak yaitu 17-25 tahun dengan frekuensi 24 responden (33,3%), pendidikan yang paling banyak yaitu SMA dengan frekuensi 28 responden (38,9%), dan untuk sumber informasi obat yang sering digunakan yaitu melalui iklan, media cetak atau elektronik dengan frekuensi 69 responden (95,8%). Frekuensi responden menurut tingkat pengetahuan masyarakat di lingkungan tersebut dikatakan baik dengan frekuensi 42 responden (58%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan swamedikasi obat influenza pada masyarakat Perumahan Telaga Pasiraya Blok F RT.005 RW.011 Desa Sukasari Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi tergolong ke dalam tingkat pengetahuan kategori baik artinya sudah memiliki pengetahuan tentang swamedikasi obat influenza.Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Swamedikasi, Obat Influenza, Pasiraya Blok F RT.005 RW.01
Analisis Pengendalian Kualitas AMDK Cup 220 ML Menggunakan Metode Six Sigma Di PT. Taubah Jaya Abadi Berau, Kalimantan Timur
PT. Taubah Jaya Abadi is a company who production of Bottled Drinking Water (AMDK) with the Destine brand, producing 220 ml cups, 250 ml and 600 ml bottles, and 19 liter gallons. The highest problems occurred in 220 ml cup packaging products, namely reduced product volume, dented cups, slanted lids, leaky lids, and trimming. Purpose of this study was to determine the level of DPMO defects and sigma values for the factors that cause product defects. Method used six sigma with the Define, Measure, Analyze, Improve and Control (DMAIC) stages. Results showed that the causes of product defects came from 5 causes of human factors, 9 causes of machine factors, 5 causes of method factors, 6 causes of material factors, and 1 causes of environmental factors. Proposed improvements using the FMEA method, inspection of of raw materials sample and operator training on operating process the equipment and workings
EVALUASI PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI PERUMAHAN DE GREEN VALLEY KABUPATEN BEKASI
Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping berupa resistensi mikroba sehingga antibotik tidak dapat menghambat mikroba patogen yang terdapat didalam tubuh. Pengetahuan masyarakat yang kurang baik terkait penggunaan antibiotik merupakan salah satu masalah utama dalam penggunaan antiobiotik yang tidak tepat.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pengetahuan masyakat terhadap penggunaan antibotik yang baik dan benar. Desain penelitian yang digunakan adalah survei dengan instrumen berupa angket yang dilakukan secara online. Penelitian dilakukan di perumahan De Green Valley Kabupaten Bekasi pada bulan Juni 2023 dengan jumlah responden sebanyak 40 orang. Adapun data penelitian diolah menggunakan Excel.Hasil penelitian menunjukan bahwa warga De Green Valley sudah memilliki pengetahuan dasar terkait penggunaan obat antibiotik yang baik dan benar yang dapat dilihat dari hasil responden yaitu obat didapatkan berdasarkan resep dari tenaga medis dan dikonsumsi berdasarkan petunjuk tenaga medis.KataKunci : Antibiotik, Perumahan De Green Valle
MINIMASI JARAK PADA PENENTUAN RUTE PENGANGKUTAN LIMBAH MEDIS RUMAH SAKIT STUDI KASUS DI KOTA YOGYAKARTA
Limbah aktivitas medis di rumah sakit menjadi permasalahan yang sedang dihadapi pemerintah Kota Yogyakarta. Sampah medis perlu dikelola agar tidak menyebabkan pencemaran dan penyebaran virus penyakit. Saat ini, pengelolaan limbah medis dikelola oleh pihak ketiga tetapi pemerintah Kota Yogyakarta mulai merancang pengolahan sendiri di sekitar TPA Piyungan. Penentuan rute dapat dilakukan dengan metode Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF) dengan Nearest Neighbor Algorithm untuk menentukan node berikutnya agar dapat meminimasi jarak pengangkutan, menghemat jumlah kendaraan, tenaga kerja pengangkutan serta waktu pengangkutan.Hasil Penelitian menyatakan bahwa aktivitas pengangkutan sampah limbah medis ini memerlukan lima kendaraan. Kendaraan 1 (k=1) menempuh 34640 m untuk mengambil sampah limbah medis di Rumah Sakit dengan rute 0-21-17-18-1-6-15-a-19-a-0. Kendaraan 2 (k=2) menempuh jarak 44968 m dengan rute 0-20-16-12-7-9-a-0. Kendaraan 3 (k=3) menempuh jarak 51291 m dengan rute pengangkutan 0-10-5-8-a-0. Kendaraan 4 (k=4) menempuh rute 0-3-11-14-a-0 dengan jarak 58619 m. Sedangkan terakhir (k=5) menempuh jarak sepanjang 58799 m untuk rute 0-2-13-4-a-0. Penentuan rute pengangkutan tersebut dipengaruhi oleh kapasitas kendaraan, jarak tempuh serta jam kerja.Kata Kunci: Vehicle Routing Problem with Multiple Trips and Intermediate Facility (VRPMTIF), Nearest Neighbor Algorith