E-Journal Undana Universitas Nusa Cendana Kupang
Not a member yet
171 research outputs found
Sort by
Komunikasi Antarpribadi Pelatih dan Penari
Sanggar Tari Exotic Flobamora sebagai salah satu komunitas seni tari di Nusa Tenggara timur, sehingga perlu memperhatikan Komunikasi Antarpribadi Pelatih dan Penari agar hubungan antar individu semakin dalam dan mempererat relasi dalam sebuah kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi atarpribadi Pelatih dan Penari di Sanggar Tari Exotic Flobamora serta faktor-faktor pemicu penari berlatih dan berhenti berlatih menari. Penelitian ini dikaji menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan dianalisis menggunakan teori Fundamental Interpersonal Relation Orientation (FIRO) yang dikemukakan oleh William Schutz . Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi antarpribadi di Sanggar Tari Exotic Flobamora terjadi antara Pelatih dan Penari saat rutinitas berlatih menari berlangsung mulai dari pemanasan hingga briefing diakhir latihan serta pementasan tari dan acara perayaan. Dalam penelitian ini telah ditemukan bahwa model komunikasi yang diterapkan Pelatih dan Penari ialah model interaktif. Adapun faktor pemicu mengapa ada penari yang masih berlatih menari dan ada yang berhenti berlatih menari disebabkan oleh manajemen konflik dalam bentuk positif dan negatif serta rasa nyaman dan tidak nyaman yang akan berdampak bagi performa serta keputusan berlatih atau berhenti berlatih menari di Sanggar Tari Exotic Flobamora
Komunikasi Antar Budaya dalam Konteks Pernikahan Dini di Kepulauan Provinsi Bangka Belitung
Adanya fenomena pernikahan di usia dini pada Masyarakat di provinsi kepulauan Bangka Belitung menjadi sesuatu yang menarik untuk diperhatikan. Tidak hanya dalam usaha untuk mengatasinya, namun kita dapat melihat hal ini dalam segala aspeknya yang lebih jauh. Pernikahan usia dini memang memilki sejumlah risiko yang dapat terjadi, oleh sebab itu dalam perspektif komunikasi antar budaya kita dapat melihat pemahaman secara terpadu Elisabeth Beck-Gernsheim, dalam konteks Masyarakat risiko. Dengan hal yang dapat dilihat secara menyeluruh, Beck-Gernsheim menjelaskan dengan komprehensif mengenai usaha melihat sebuah fenomena pernikahan di abad 21 ini. Maka, sejumlah jalan Tengah yang ditawarkan diharapkan mampu menghadirkan pemahaman yang baik dan menyeluruh. Sehingga pada akhinya terbentuk kesadaran untuk secara terbuka menerima dan memahamai mengenai pernikahan tersebut, bahwa didalam membangun masyarakat yang berbudaya pernikahan merupakan sebuah proses yang bertanggung jawab dalam membentuk dan menghadirkan Masyarakat yang memiliki kecakapan pengetahuan dan sikap yang dewasa dalam berjuang dan mempertahankan sebuah perniakan yang sudah ditentukannya bersama pasangan hidupnya
Pengalaman Komunikasi Santri Waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta
Interaksi antar santri waria atau santri waria dengan lingkungannya akan memberikan pengalaman dan menciptakan bangunan makna pada setiap individu. Penelitian ini berfokus untuk mengetahui dan memahami pengalaman komunikasi santri waria di Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggali pengalaman individu santri waria untuk mengetahui motif waria menjadi santri, dan makna dirinya sebagai seorang santri waria. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan motif yang melatarbelakangi waria menjadi santri dikarenakan motif masa lalu yang memperoleh stigma, tertekan, mendapatkan nasihat. Disisi lain sejumlah waria memutuskan menjadi santri bertujuan untuk memperoleh ketenangan, produktivitas memperluas jaringan dan beribadah. Santri waria juga memaknai dirinya sebagai pembelajar keagamaan, orang yang membutuhkan bimbingan, dan orang yang beriman. Peneliti menyimpulkan bahwa motif tindakan dan pemaknaan diri berkesinambungan pada pengalaman komunikasi santri waria
Pengaruh Paparan Konten Tiktok Pandawara Group terhadap Perilaku Sadar Lingkungan
Sampah masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan secara optimal dalam masyarakat. Data-data menunjukkan rendahnya perilaku kepedulian masyarakat Indonesia terkait lingkungan dan masalah sampah. Pada kondisi tersebut, mulai muncul pihak-pihak yang berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai kebersihan lingkungan, salah satunya konten Pandawara Grup di media TikTok yang kemudian banyak diikuti dengan jumlah penonton mencapai 37 juta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan konten terhadap tingkat kognitif, afektif dan konatif yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dari Masyarakat Jawa Tengah pengguna aplikasi TikTok. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian dengan berorientasi pada hasil survei yang dilakukan. Teori uses and effect menjadi teori utama yang dimanfaatkan untuk melihat pengaruh dari penggunaan media sekaligus conseffects yang mungkin dapat terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial TikTok berpengaruh untuk menghasilkan efek bagi penggunanya. Efek media meliputi efek kognitif, afektif, dan konatif mulai dari memberikan informasi seputar lingkungan, memunculkan ransangan emosional kepedulian, hingga perilaku prososial terlibat dalam menjaga kebersihan. Dua proses yang serempak terjadi yakni gabungan antara konsekuensi (dalam teori uses dan gratification) dan efek atau disebut conseffects. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok Pandawara Group berpengaruh terhadap perilaku sadar lingkungan masyarakat
Social Criticism through Ghost Storytelling on Tirto.id Podcast Contents
This research aims to identify the pattern of ghost storytelling in podcasts produced by Tirto.id journalists. It attempts to answer the question whether ghost storytelling on the Tirto.id podcast channel is a means of audience entertainment or whether it truly reflects the function that journalists play in educating the public and actualising societal criticism. Implementing a qualitative content analysis method, this study explores five ghost episodes on Tirto.id’s INSENTIF podcast channel. We argue that the selected podcast episodes exemplify the hybridity of journalism which amalgamates information with elements of fiction. We conclude that these podcast episodes on ghosts serve a deeper purpose than just telling stories about ghosts. They aim to entertain the audience while subtly engaging them in discussions surrounding social issues, such as patriarchy, parental love, relationships, and colonialism. This study supports Baym’s idea to perceive journalism as orientation, rather than just as information.  
User Privacy Preservation in AI-Powered Digital Communication Systems
In an era dominated by AI-powered digital communication systems, concerns about user privacy have taken center stage. This research aims to understand and assess the strategies employed to preserve user privacy in such a system. Specifically, it seeks to identify the range of privacy preservation methods, evaluate the transparency of data collection and usage, and analyze the mechanisms for obtaining user consent. Additionally, the research aims to assess the impact of these strategies on user trust and satisfaction. This research presents a comparative case study to achieve these objectives. A qualitative comparative case study methodology focused on multiple AI-powered digital communication systems, comparing different privacy preservation strategies across various platforms. Data was collected through in-depth interviews with system developers and users, content analysis of privacy policies, and user experience assessments. The in-depth interviews provided insights into the practical challenges and strategies from the perspective of both developers and users. In contrast, the content analysis and user assessments offered a comprehensive understanding of the implemented privacy measures and their perceived effectiveness. The findings reveal diverse approaches to user privacy preservation, ranging from end-to-end encryption to data anonymization. Variations were observed in the transparency of data collection and usage and the mechanisms for user consent. The study also highlighted the impact of these strategies on user trust and satisfaction. This research underscores the importance of a nuanced approach to user privacy preservation, considering both technical and ethical dimensions. It emphasizes the need for transparent communication between users and system developers and the role of legal frameworks and industry standards in shaping privacy practices. In the context of AI-powered digital communication systems, this comparative case study sheds light on the multifaceted landscape of user privacy preservation. It advocates for a holistic approach that combines technical safeguards, ethical considerations, and regulatory measures to ensure user privacy in an increasingly interconnected digital world
Analisis Jaringan Twitter pada Interaksi Penggemar K-pop Menggunakan Pendekatan Social Network Analytic
Korean Pop atau K-pop telah menjadi fenomena global dalam industri musik populer, terutama di Indonesia, dengan sejumlah besar penggemar yang membentuk komunitas melalui media sosial seperti Twitter. Penelitian ini menggunakan pendekatan Social Network Analysis (SNA) untuk menganalisis pola interaksi antara penggemar K-pop di Twitter dengan fokus pada tagar #K-Popers. Data dikumpulkan pada tanggal 30 Mei 2023, mencakup 2720 postingan terkait K-pop. Hasil analisis menunjukkan adanya dua pola jaringan, yaitu pola interaksi roda dan pola interaksi Y. Selain itu, aktor-aktor utama seperti @starfess, @tanyarlfes, dan @nangkagembok memiliki peran sentral dalam jaringan. Analisis ini memberikan wawasan tentang struktur komunitas penggemar K-pop di Twitter dan implikasinya terhadap interaksi dalam dunia media sosial
Inovasi Strategi Konten di Good News From Indonesia
Good News From Indonesia (GNFI) didirikan atas dasar temuan survei yang dilakukan Akhyari Hananto pada tahun 2008, 83% generasi muda Indonesia merasa pesimis terhadap masa depan Indonesia. Salah satu alasannya adalah banyaknya pemberitaan negatif tentang Indonesia di media massa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi inovasi GNFI dalam mengembangkan konten media digital. Penelitian ini menggunakan paradigma post-positivisme, penelitian deskriptif kualitatif, dan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap Pemimpin Redaksi, Koordinator Tim Media Sosial, Koordinator Tim Kreatif dan Koordinator Tim IT pada Oktober 2022. Konsep dalam penelitian ini menggunakan Core Strategy dari Halvorson & Rach, 2012, yang terdiri dari komponen substance, structure, governance workflow, dan governance. Berdasarkan temuan penelitian, GNFI menjalankan core strategy tersebut secara dinamis. Inovasi yang dilakukan dalam substansi pembuatan konten didasarkan pada visi dan misinya “Restoring Optimism, Rebuilding Confidence”, yang mengusung pesan utama “Makin Tahu Indonesia”. Pemimpin Redaksi memberikan arahan dan persetujuan secara umum. Setiap divisi menjalankan tugas dan kewajibannya, dengan tetap saling berkoordinasi. Inovasi GNFI dalam penyusunan strategi pembuatan konten didorong oleh tren saluran media digital dan perilaku masyarakat. Ke depan, GNFI dapat mengembangkan konten yang tidak hanya berupa berita positif, dapat juga mengupas permasalahan dan memberikan alternatif solusi
Analisis Narasi Komunikasi Ferdy Sambo Dan Richard Eliezer Pada Kasus Penembakan Brigadir Yoshua
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi peristiwa penembakan terhadap Brigadir Yoshua yang terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, yang diceritakan oleh Ferdy Sambo dan juga Richard Eliezer. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori Narrative Paradigm yang digagas oleh Walter Fisher. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan analisis isi. Objek studi pada penelitian ini adalah teks berupa narasi video yang ditayangkan oleh channel Youtube Kompas TV dengan judul Breaking News – Ferdy Sambo Jadi Saksi untuk Terdakwa Eliezer, Ricky, dan Kuat Ma’ruf, serta Video Breaking News – Eliezer, Ricky dan Kuat Jadi Saksi Sidang Ferdy Sambo & Putri Candrawathi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa narasi Richard Eliezer dianggap memiliki konsistensi, dilakukan secara mendetail, memiliki karakter yang kuat, serta narasi yang disampaikan terstruktur dengan baik dan memenuhi unsur cohesivity dan fidelity yang membentuk narasi rasionalitas. Sedangkan narasi Ferdy Sambo tidak memiliki alur sebab-akibat yang jelas karena bertentangan dengan apa yang diungkapkan oleh saksi lainnya, peristiwa yang pernah ditangani sebelumnya dan belum terungkap juga menjadi penyebab narasi yang disampaikan Ferdy Sambo tidak dapat diterima khalayak sehingga sehingga tidak memenuhi unsur cohesivity dan fidelity
Komunikasi Intrapersonal (Self-Talk) Dalam Meningkatkan Kesadaran Dampak Buruk Self-Harm Pada Remaja Brokenhome
Brokenhome merupakan suatu kondisi yang mencerminkan miskoordinasi dalam perkawinan, terjadi ketika suami dan istri tidak lagi mampu menemukan solusi yang memuaskan bagi keduanya, dan sering kali berakhir dalam perceraian. Kondisi brokenhome memiliki dampak yang signifikan pada psikologis anak, terutama remaja, yang menjadi korban dari ketidakharmonisan dalam keluarga mereka. Anak-anak yang mengalami perceraian orang tua cenderung menunjukkan perilaku impulsif dan menghadapi berbagai masalah terkait kesehatan mental mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan menyelidiki penggunaan komunikasi intrapersonal atau Self-Talk dalam meningkatkan kesadaran akan dampak buruk yang mungkin dihadapi oleh remaja yang berasal dari keluarga brokenhome. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa remaja brokenhome seringkali menggunakan Self-Talk sebagai alat untuk mengatasi masa-masa sulit yang mereka hadapi. Self-Talk membantu mereka untuk merasa lebih tenang dan terhindar dari perilaku negatif. Selain itu, Self-Talk juga berperan dalam menyadarkan mereka akan bahaya yang terkait dengan self-harm, yang sebelumnya mungkin dianggap sebagai pelampiasan emosi yang dapat merugikan mereka. Hasil wawancara yang mendalam dengan tiga informan menunjukkan bahwa Self-Talk memotivasi remaja brokenhome untuk menjaga pikiran positif dan menghindari tindakan yang merugikan diri mereka sendiri. Penelitian ini tidak hanya menggambarkan peran Self-Talk sebagai alat motivasi dan pemahaman dampak buruk self-harm pada remaja brokenhome, tetapi juga menyoroti perannya dalam menjaga kesehatan mental mereka. Self-Talk membantu remaja untuk mengendalikan emosi mereka, mengarahkan pikiran positif, dan menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri mereka