Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri: e-Journal
Not a member yet
    1098 research outputs found

    Pembelajaran Metode At-Tartil dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an

    No full text
    This study aims to determine the learning of the at-Tartil method as well as the supporting and inhibiting factors in learning the at-Tartil method in improving the ability to read the Qur'an at TPQ Wildaanul Muslimin Gondang Manis Jombang. This research uses qualitative methods with descriptive qualitative research. With data collection techniques through observation, interviews and documentation. Then analyzed and checked the validity of the data through extended research, diligent research and triangulation, namely source triangulation, technique and time triangulation. The results showed that (1) the learning of the at-Tartil method in improving the ability to read the Qur'an at TPQ Wildaanul Muslimin includes policies on the time of taking volume and al-Qur'an classes, classical learning models, individual learning models, rhythm in learning process, daily evaluation, and level evaluation. (2) Supporting factors in learning the at-Tartil method in improving the ability to read the Qur'an include the students' interest in learning the Qur'an, professional teachers, motivation for students, additional activities, good facilities and infrastructure and communication between teachers and guardians of students

    Nature School Curriculum Model: Study of curriculum development at Al Izzah Nature School Sidoarjo

    No full text
    Schools are a strategic tool for building the next generation of the nation, the main focus is character education. Strengthening moral education or character education in the current context is very relevant to overcoming the moral crisis that is happening in our country. Of course these goals can be effective if the child is not only stuffed with lessons like in ordinary schools, but also concrete objects are introduced. So that understanding is more complete. Therefore, the School of Nature is present amid the decline in the quality of education in Indonesia, which is a relic of the Netherlands and Japan. The purpose of this study was to determine the curriculum model, the curriculum development process and the factors that support and inhibit the curriculum development process at the Al-Izzah Nature School Sidoarjo. The method I use in this research is descriptive qualitative method. Data collection techniques used in this study are documentation, namely by gathering information from research in the field related to the topic and analyzing it. The results of the analysis concluded that the curriculum model used in the Al-Izzah Nature School Sidoarjo Elementary School was a Humanistic curriculum, with the curriculum development process being the Grass Roots model and the interpersonal relationship model. And the supporting factors in the curriculum development process are. And the factors which become obstacles in the curriculum development process are the facilities used in out bond or camping activities are not yet available

    Akar Sejarah Moderasi Islam Pada Nahdlatul Ulama

    Get PDF
    Tulisan ini menjelaskan tentang sejarah moderasi islam dalam organisasi Nahdlatul Ulama. NU sebagai organisasi islam terbesar di Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam mengusung islam moderat. NU lahir atas respons terhadap perkembangan politik eksternal. Perkembangan internasional telah mengarah pada pembentukan NU, sementara keadaan sosial-keagamaan dan politik negara ini hanya bagian dari alasan untuk mendirikan organisasi ini. Salah satu faktor terpenting yang mengarah pada pembentukan NU adalah masalah representasi dalam melindungi kepentingan muslim tradisionalis yang merasa terancam oleh kebangkitan gerakan Wahhabi yang dikenal radikal yang telah menguasan kawasan Jazirah Arab. Pada perkembangann berikut dengan penguatan arus globalisasi, terutama globalisasi budaya, baik dalam bentuk urbanisasi dan westernisasi, diperlukan pula moderasi Islam sebagai arusutama dalam menjaga Islam. maka NU mengusung konsep Islam Nusantara untuk membendung arus globalisasi. &nbsp

    Zakat Penghasilan Pengrajin Batu Bata Dalam Perspektif Hukum Islam: Studi Kasus Di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro

    No full text
    Secara geografis Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro berada di tepian Sungai Bengawan Solo ini cocok untuk dijadikan lahan usaha kerajinan batu bata, penghasilan pengrajin batu bata ini sudah memenuhi untuk mengeluarkan zakatnya tetapi pengrajin batu bata yang mengeluarkan zakat hanya sebagian saja itupun dengan perspektif mereka sendiri tanpa tahu waktu dan ketentuan yang harus dikeluarkan. fokus penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan zakat penghasilan pengrajin batu bata di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro dan bagaimana pelaksanaan zakat penghasilan pengrajin batu bata dalam perspektif hukum islam di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan zakat penghasilan pengrajin batu bata di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro tidak sesuai ketentuan Fikih Zakat. Sedangkan pelaksanaan zakat penghasilan pengrajin batu bata di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro  tidak sesuai dengan Hukum Islam

    Pelaksanaan Nafkah Suami Yang Masih Belajar di Pondok Pesantren dan Dampaknya Terhadap Keutuhan Rumah Tangga

    No full text
    Nafkah merupakan suatu hal yang urgen dalam sebuah keluarga. Tak jarang hanya karna masalah nafkah pernikahan yang telah dibangun bertahun-tahun pun akhirnya kandas di tengah jalan. Ada fenomena yang terjadi, dimana suami masih berada di pondok pesantren sedangakan istri tinggal di rumah. Sehingga muncul pertanyaan dari diri penulis bagaimana seorang suami dapat memberikan nafkah sedangkan dia masih berada di pondok pesantren  dan tentunya juga belum memiliki penghasilan. Penelitian ini mendasarkan diri pada penelitian di tengah lapangan, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti terjun langsung ke lapangan guna mengadakan penelitian pada objek yang dibahas yaitu mengenai bagaimana  pelaksanaan nafkah suami yang masih belajar di pondok pesantren dan bagaimana dampaknya terhadap keutuhan rumah tangga perspektif hukum islam yang kemudian data yang dikumpulkan dijadikan sebagai objek sumber penelitian kualitatif. Hasil penelitian adalah dari dampak sosial, adanya pandangan negatif dari masyarakat setempat. Karena menurut masyarakat setempat bahwa seorang yang berumah tangga berarti telah mapan dan siap dalam segi mental maupun finansialnya, sedangkan santri mungkin telah siap dalam segi mental akan tetapi belum siap dalam segi finansialnya. Hal tersebut dianggaplah tidak lazim sedangkan dari dampak ekonomi terdapat keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Hal tersebut disebabkan karena suami belum memiliki penghasilan yang cukup bahkan dapat dikatakan jauh dari Upah Minimum Provinsi. Sementara penghasilan selama ini hanya di dapat dengan mengandalkan hasil penjualan makanan yang di titipkan pada kantin dan warung sekitar pondok pesantren

    Analisis Sistem Irigasi Sawah Petani Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri Perspektif Akad Al-Musaqah

    No full text
    Desa Punjul Merupakan wilayah yang mayoritas penduduknya bermata pecaharian sebagai petani, serta diwilayah ini pula tersedia air yang melimpah. Dan dalam keseharianya antara Petani dan Pemerintah Desa Punjul terjadi sebuah kontrak musaqah. Atau lazim dikenal dengan akad pengairan lahan pertanian. Penelitian ini berjudul “Analisis Sistem Irigasi Sawah Petani Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Perspektif Akad Al-Musaqah”. dengan fokus penelitiaan untuk mengetahui praktik sistem musaqah antara pemilik lahan pertanian dengan Pemerintah Desa Punjul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri serta Mengetahui Bagaimana tinjauan hukum islam terhadap pelaksanaan musaqah antara pemilik lahan pertanian dengan Pemerintah Desa Punjul Kecamatan Plosokaten Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis lapangan. Sumber data diperoleh dari dokumen-dokumen, wawancara dengan Petani Desa Punjul dan Pemerintah Desa Punjul. Penelitian ini mengguanakan analisis kualitatif deskriptif dimana pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya praktik sistem irigasi antara petani dan Pemerintah Desa Punjul menerpkan akad musaqah serta dalam praktinya Sistem Irigasi Pertanian Desa Punjul sudah sesuai dengan akad musaqah. Dan tidak bertentangan dengan tinjauan hukum islam. Sehingga akad ini dapat dibenarkan dan dapat diteruskan sebabaimana mestinya

    Islamic Theology And Rasionalism: Analisis Pemikiran Sutan Takdir Alisyahbana

    Get PDF
    This paper explores the thoughts of Sutan Takdir Alisyahbana (STA). STA is referred to as a cultural practitioner, because it discusses more the cultures that enter Indonesia, such as Indian, Hindu, Buddhist, Islamic and native Indonesian culture, even it also discusses western culture. He also wrote a lot such as poetry, novels, philosophy books and he was among the first to make Indonesian terms, so he was called a writer. This research is a type of library research (library research) by presenting qualitative-interpretative data. The purpose of this study is to reveal the fact that the religion of Islam in Indonesia is a religion that does not dichotomize between the reality supported by invoices and spiritual reality because Islam today is deeply engrossed in the history of the development of Islam in the time of the Prophet Muhammad, also today Islam is shackled with religious myths, so as to be able to resolve Islam in Indonesia, it cannot develop and is anti-Western rationality. STA thinking is rooted in the humanist understanding that developed in Europe from the Renaissance to the rise of new-positivism. Its humanism is built on human liberation from the shackles of mythology and religion

    Jebakan Paternalistik Perempuan Nahdlatul Ulama Dalam Kancah Perpolitikan Nasional

    Get PDF
    Compared to previous years, women's participation in the political arena in the country in the last few years increased significantly. In the 2019 national elections, at the central level, 16 political parties had won a 30 percent quota for women candidates. This is certainly our appreciation, although the representation of women's representation at the provincial and district/city levels is still far from ideal. Likewise with the participation of female representatives from Nahdlatul Ulama. The results of the 2019 elections were quite significant changes, both representative from Fatayat and Muslimat. However, this significant increase in terms of numbers left a trap that seemed to entwine other NU women in the arena of national politics. Many NU women who opposed and issued him out of the ordinary, even raised in the discussion room, were unable to NU politics that adopted a system of the breed, dynasty, and over budgeting. Successful NU women "have no clear breed" have to settle for playing in the periphery of political space

    Implementasi Pembelajaran Alquran Hadist Berbasis Problem Solving untuk Membentuk Critikal Thinking Siswa Kelas IX di MTs. Nasy’atul Mujahidin Ringinrejo Tiru Lor Gurah Kediri

    Get PDF
    Problem solving merupakan salah satu metode pembelajaran yang penting biasanya digunakan dalam pembelajaran yang membutuhkan jawaban dan pemecahan permasalahan. Metode ini sangat baik digunakan untuk pembinaan sikap  ilmiah siswa agar terbiasa memecahkan masalah secara prosedur kerja ilmiah. Critical Thinking merupakan kegiatan berfikir kritis yang dilakukan dengan mengoperasikan potensi intelektual untuk menganalisis, membuat pertimbangan dan mengambil keputusan secara tepat dan melaksanakan secara benar. Strategi Pemecahan masalah Solso dalam Made Wena mengemuka enam tahap dalam pemecahan masalah , yaitu: 1) Identifikasi permasalaahn (identification the problem), 2) Representasi permasalaahn (representation of the problem), 3) Perencanaan pemecahan (planning the solution), 4) Menerapkan /mengimplementasikan perencanaan (executethe plan), 5) Menilai perencanaan (evaluate the plan ), 6) Menilai hasil pemecahan (evaluate the solution). Wankat dan Oreovocz dalam Made Wena  mengemukakan tahap –tahap strategi operasional dalam pemecahan masalah sebagai berikut: a) Saya mampu/bisa (I can ). b) Mendefinisikan (define). c) Mengeksplorasi (eksplore). d) Merencanaakan plan (plan). e) Mengoreksi kembali (check). f) Generalisasi (generalize). Hasil proses Implementasi Pembelajaran Berbasis Problem Solving Untuk Meningkatkan Critical Thinking (Hasil belajar) siswa di MTs. Nasy’atul Mujahidin di Ringin Rejo Tiru Lor Gurah Kediri terbagi menjadi dua faktor yaitu :faktor interenn dan exsteren, faktor interen Yaitu: Hendaknya guru lebih menjelaskan lebih dalam perencanaan permasalahan agar para siswa mampu mendiskripsikan secara cepat tanggap kreatif, kritis, idealis, bertanya dalam secara individu dan kelompok. Kurangnya motivasi siswa dari siswa itu sendiri, padatnya aktivitas siswa yang mukim sehingga ada siswa yang mengantuk, kurang antusias karena faktor individu,latar belakang pendidikan yang non agama islam, kurangnya memahami pertanyaan. Sedangkan faktor exterens yaitu: padatnya aktivitas, kurangnya sarana dan prasarana,kelelahan karena padatnya aktivitas bagi siswa mukim, lingkungan keluarga yang non agama, latar belakang pendidikan non Islam

    School Literacy Movement and Strengthening Character Education Against the Formulation of the Core Material of Islamic elementary school

    No full text
    National government policy to make regulations School literacy movement is an effort of the Ministry of Education and Culture in achieving one of its programs, which is to fulfill the nation's children from the age of development to read so that the potential of human resources increases and broadens public involvement in developing and cultivating literacy in Indonesia, the school litersation movement is also a comprehensive and ongoing effort to make schools the first learning organization to be based on, lack of interest in reading or ability literacy has an impact on people's lives. Conceptually, literacy is adopted and promoted by the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud), so that character education also arises to develop the character of the nation's children, character education is all that concerns good behavior, character, heart, soul, behavior, perosonality, nature , temperament, character, character, and nature.   [Kebijakan pemerintah Nasional untuk membuat peraturan Gerakan literasi sekolah (GLS) adalah suatu upaya Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan dalam mencapai salah programnya yaitu menunbuhkan anak bangsa dari usia perkembangan untuk membaca supaya potensi SDM meningkat dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuh kembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia, gerakan litersasi sekolah juga menjadi upaya yang dilakukan secara menyeluh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran pertama dikarnakan, rendahnya minat baca atau kemampuan literasi berdampak dalam kehidupan masyarakat. Secara konseptual pengertian literasi yang diadopsi dan disosialisasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sehingga timbullah juga pendidikan karakter untuk menumbuh kembangkan  karakter anak bangsa, pendidikan karakter merupakan semua yang menyangkut perangai baik itu budi pekerti, hati, jiwa, perilaku, perosonalitas, sifat, temperamen, tabiat, watak, dan sifat

    489

    full texts

    1,098

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri: e-Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇