Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri: e-Journal
Not a member yet
    1098 research outputs found

    Implementasi Metode TOPSIS Dalam Pemilihan Jasa Pangkas Rambut Dimasa Pandemi Covid 19

    Get PDF
    Pandemi Covid mengharuskan semua kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Demikaian pula jasa pangkas rambut yang juga harus menerapkan protokol kesehatan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jasa pangkas rambut apa yang digunakan oleh responden selama masa Pandemi Covid 19 dengan menggunakan metode TOPSIS. Adapun yang menjadi kriteria dalam peneliian ini adalah harga, pelayanan, style, protokol kesehatan dan lokasi. Dari hasil Nilai Preferensi dapat diketahui bahwa Pangkas rambut modern (Barbershop) mempunyai Nilai Preferensi Vi yang lebih besar yaitu sebesar 8,151123764, apabila dibandingkan dengan nilai preferensi pangkas rambut konvensional sebesar 0,428269966. Hal ini menunjukkan bahwa responden lebih memilih menggunakan jasa Pangkas rambut modern (Barbershop)  di masa Pandemi Covid 19. Dengan alasan bahwa responden merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh jasa pangkasrambut modern ( barbershop), selain itu jasa pangkas rambut modern (barbershop) memiliki kelebihan style rambut yang kekinian dan tetap menjalankan protokol kesehatan walaupun harga lebih mahal di bandingkan dengan pangkas rambut konvensional

    Strategi Kemandirian Berwirausaha Santri Perspektif Etika Bisnis Islam

    No full text
    Kemandirian termasuk sebagai sumber tenaga kerja untuk menghasilkan produk yang berkualitas, baik berupa materi maupun barang dan jasa. Sebagai seorang individu, seorang wirausahawan juga harus mempunyai sesuatu hal yang utama mengenai perilaku, sikap dan kebiasaan yang tumbuh dan berkembang yang dapat dibentuk oleh suatu kondisi lingkungan maupun pengalaman dalam berwirausaha. Kegiatan berwirausaha di Pondok  Pesantren Darussalam Lirboyo meliputi koperasi, kantin, jual beli online. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Objek dalam penelitian ini adalah kemandirian berwirausaha santri perspektif etika bisnis Islam studi kasus pondok pesantren Putri Unit Darussalam Lirboyo. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses pelaksanaan kemandirian kewirausahaan yang terdapat di Pondok Pesantren Unit Darussalam Lirboyo Kota Kediri, hal ini dapat dibuktikan dengan dibentuknya usaha yang dijalankan. didalam pondok pesantren meliputi kantin, koperasi, dan kegiatan jual beli online. Pelaksanaan Kemandirian Berwirausaha Santri di Pondok Pesantren Putri Unit Darussalam Lirboyo Kediri Perspektif Etika Bisnis Islam. Dibuktikan dengan tetap memperhatikan Prinsip, Manajemen, Marketing, Harga yang digunakan sebagai panduan dalam menjalankan sebuah bisnis atau usahanya

    Implementasi Pembelajaran Nilai Agama dan Moral pada Anak Usia 4-5 Tahun selama Belajar dari Rumah

    Get PDF
    Pendidikan mulai  anak usia dini terhambat dengan pandemi  melanda sehingga harus dilakukan proses pembelajaran dari rumah. Dibutuhkan kerjasama antara guru dan kedua orang tua dalam peningkatan aspek perkembangan  juga salah satunya terkait pembiasaan penanaman nilai agama moral. Permasalahan yang dihadapi tidak semua orang tua mendukung dalam implementasi pembiasaan tersebut sementara lembaga ini memiiliki kekhasan pengembangan nilai agama moral selama di sekolah menjadi satu konsep yang ditekankan lebih banyak waktunya. Untuk mengatasi masalah tersebut guru menerapkan beragam media dan metode yang akan dilaksanakan dengan kolaborasi dan orang tua menggunakan kegiatan yang menyenangkan. Penelitian ini dilakukan pada anak kelompok A di RA Kusuma Mulia Mojosari Kecamatan Kras Kabupaten Kediri sebanyak 15 anak. Metode penelitian akan digunakan studi kualitatif dimana teknik di pengumpulan untuk data dari observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Analisis dengan deskriftif secara kualitatif diperoleh hasil tentang implementasi pembelajaran terkait nilai agama moral. anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan media interaktif hasil buatan guru memperoleh hasil peningkatan pada indicator pelaksanaan ibadah dan pengenalan waktu sholat 1 anak MB, 8 nak BSH dan 6 anak BSB. Rekomendasi yang dapat diberikan keterbatasan media yang dibuat guru sebaiknya dapat ditingkatkan dengan memaanfaatkan lingkungan sekitar agar peningkatan aspek nilai agama moral juga dapat dilakukan seperti aspek lainnya

    Peran Madin Hidayah sebagai Media Dakwah dalam Meningkatkan Baca Santri

    No full text
    Pesantren is the best means to improve students' reading. The reason is that the life of students in Islamic boarding schools is dominated by learning and da'wah. However, previous studies show that students' reading interest is also very low. In Lirboyo, the students' interest is dominated by memorization, while only a few are interested in enriching their reading. In this context, this research is here to see the phenomenon of Mading Hidayah's role in increasing the reading interest of MHM Lirboyo students, Kediri City. This study uses a qualitative method. Data were analyzed using the descriptive analysis method. The results showed that Mading Hidayah is a mass media managed independently by the students who have a strategic role and function if managed properly and can be used as a propaganda medium to increase students' reading interest

    A Marketable Leadership Strategy in Service Business; Case Study at KBIHU Nurul Haramain Kraksaan Probolinggo

    No full text
    Realizing marketable guidance in pilgrimage leadership is not easy to put into practice. It takes a leadership strategy that has positive implications for each congregation that he leads so that it has an impact on increasing the volume of pilgrims every year. This research used a qualitative approach, with a descriptive type. The research data source was obtained from KBIHU Nurul Haramain by purposive sampling and snowball sampling model. The data collection technique was carried out by using observation, interviews, and documentation. While the technical data analysis was by collecting data, reducing data, and drawing conclusions. The validity of the data used a triangulation model. The research results explained that the marketable leadership strategies carried out by the kyai, are: service strategies that are easy to understand by implementing Hajj exercises or rituals 12 times in 1 year and in collaboration, the Hajj practice directly led by Kyai and professionals, direct guidance from home to the holy lands of Makkah and Medina, arranging rituals scheduled as needed the knowledge systematically. Strategies of figures that appear in the Kyai consist of namely friendly service, and excellent facilitation for the congregation from in the country to the holy land

    Strategi Komunikasi Guru Pembina OSIS dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme Sebagai Benteng Radikalisme Siswa MA Al Khidmah Ngronggot

    No full text
    The emergence of radicalism has recently become increasingly widespread, if this harsh understanding is not immediately addressed, it will endanger the life of society and the state. The development of radicalism is not easy to prevent suddenly, therefore from an early age starting at the school level, especially at the high school level, fostering an attitude of nationalism and preventing radicalism needs to be instilled. This study reveals the teacher's communication strategy in instilling the attitude of nationalism in the students of MA Al Khidmah Ngronggot. This study uses a qualitative descriptive method, with data mining methods of observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis uses the theory of Miles and Hubbeman, namely, data reduction, data display and drawing conclusions. Finally, this paper can be concluded that the strategy of the OSIS coach in instilling an attitude of nationalism through several ways, among others, is to explain knowledge properly and correctly, build an understanding of living together, and provide achievement motivation to OSIS members. These three methods are carried out by the builder teacher with full affection and attention to students. These three methods are new findings in the field to enrich communication science in building the attitude of nationalism and at the same time fortify radicalism in this country

    Problematika Orang Tua dalam Pendampingan Kegiatan Belajar dari Rumah (BDR) di TK DWP Sukoanyar

    No full text
    Abstrak Kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) adalah program alternatif untuk memberikan layanan pendidikan kepada anak di masa pandemi Covid- 19. Dalam hal ini, orang tua mempunyai peran tambahan sebagai guru di rumah. Semua itu tidak mudah dan akan memunculkan beberapa problematika yang harus dihadapi oleh para orang tua dalam mendampingi kegiatan BDR anak.             Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya keluh kesah orang tua tentang problematika yang muncul dalam mendampingi kegiatan BDR anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kegiatan BDR, peran orang tua dalam mendampingi kegiatan BDR anak, dan problematika orang tua dalam pendampingan kegiatan BDR anak di TK DWP SUKOANYAR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian diolah melalui triangulasi data.             Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa TK DWP SUKOANYAR melaksanakan kegiatan BDR dengan metode daring dan luring. Metode daringnya menggunakan WhattsApp Group dan Zoom, sedangkan metode luringnya menggunakan langkah fasilitas buku. Dalam pelaksanaan peran orang tua, dapat disimpulkan bahwa peranan dalam pendampingan kegiatan BDR anak di TK DWP SUKOANYAR sudah terlaksanakan dengan cukup baik. Namun, dalam menjalankan peran tersebut telah ditemukan beberapa problematika orang tua dalam mendampingi kegiatan BDR anak antara lain yaitu kurangnya pemahaman orang tua untuk menjalankan peran sebagai guru karena faktor pendidikan, adanya tambahan biaya hidup berupa pulsa dan kuota, tingkat kebosanan anak untuk belajar di rumah, ketidak seimbangan antara peran ayah dan ibu, dan keterbatasan fasilitas di rumah. Kata kunci : Problematika, Peran Orang Tua, BD

    Fenomena Dampak Negatif Media Sosial Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga: Studi Kasus di Pengadilan Agama Kota Kediri

    No full text
    Tujuan pernikahan yang dilakukan oleh setiap manusia di bumi ini tidak lain adalah guna menciptakan keluarga yang harmonis serta bahagia. Pernikahan menyatukan perbedaan antara dua manusia. Perbedaan antara keduanya haruslah dikelola dengan bijaksana, saling menerima serta memahami bahwa perbedaan adalah fitrah. Dewasa ini penyebab rusaknya kerharmonisan sangat bermacam-macam.Seperti perselingkuhan, termasuk pengaruh Media Sosial pada putusan PA No. 0422/ pdt.G/2016/PA.Kdr, tentang ketidak harmonisan disebabkan selingkuh melalui medsos atau Hand phone sebagai latar belakang perceraian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara kepada hakim, panitera serta pihak pemohon perceraian. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kurangnya komunikasi antara kedua pasangan serta kurang bijak dalam bermedia sosial hingga lalai terhadap tanggungjawab masing-masing menjadi salah satu faktor perceraian di Kediri

    Etika Berbusana Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Perspekif Kode Etik IAIN Kediri

    Get PDF
    This study discusses to study and analyze the styles worn by IAIN Kediri students in view of the Code of Ethics for student fashion styles to be the focus of this research. The Code of Ethics is the highest rule that all members must obey in this case are students and all leaders and lecturers. In fact the character of a fashionable student and never left with the times, there are already students aligning between reality and existing rules by dressing in accordance with the rules of this study so that students are found in accordance with the existing use jeans for students and shirts for students

    Kompetensi Kepala Sekolah Sebagai Leader Dalam Meningkatkan Pendidikan Mutu Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Al-Ma’arif 02 Singosari Malang

    Get PDF
    This study aims to describe, personality, understanding of vision and mission, decision-making systems, and communication of school principals as leaders in improving the quality of Islamic education in schools. This study uses a qualitative approach to the type of case studies, the analysis uses Milles and Huberman's analysis techniques. The result is an increase in the quality of Islamic Religious Education (PAI) very closely related to the competency capabilities of the principal as a leader. At SDI Al-Ma'arif 02 proves that the school principal is currently able to improve the quality of PAI because they have good leader competencies, namely, personalities based on Islamic values ​​competencies, decision-making abilities that satisfy all parties, understanding the development of vision, mission and strategic goals PAI learning and institutional as well as the implementation of quality improvement programs for PAI teachers. This competency can be seen from the ability of SDI Al-Ma'arif 02 to produce graduates who have high religious quality and establish synergy between institutions and the community

    489

    full texts

    1,098

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri: e-Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇