Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang
Graduate School Conferences, Universitas Negeri MalangNot a member yet
745 research outputs found
Sort by
MINUMAN KARBOHIDRAT DAN PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI (VO2MAX) PADA SISWA KLUB SEPAK BOLA REMAJA
Salah satu olahraga yang paling digemari di dunia termasuk diIndonesia adalah sepak bola. Tetapi prestasi yang diperoleh oleh tim sepakbola Indonesia masih belum menggembirakan. Metode latihan dan bakatbukanlah sebuah faktor penentu utama dari sebuah prestasi yang dicapai.Hal lain yang mempengaruhi adalah asupan zat gizi seorang atlet yangtepat. Salah satu zat gizi yang penting adalah karbohidrat. Beberapapenelitian menyebutkan bahwa asupan suplementasi karbohidrat dapatmeningkatkan vo2max pada atlet. Asupan karbohidrat yang dianjurkantidak boleh lebih dari 10 persen. Hal ini akan dapat memperlambatpenyerapan di dalam tubuh. Vo2 max adalah suatu tingkatan kemampuantubuh yang dinyatakan dalam liter per menit atau mililiter/menit/kg beratbadan. Setiap sel dalam tubuh membutuhkan oksigen untuk mengubahmakanan menjadi ATP. Sel otot yang berkontraksi membutuhkan banyakATP. Akibatnya otot yang dipakai dalam latihan membutuhkan lebihbanyak oksigen dan menghasilkan CO2. Oleh karena itu, Vo2Maxmerupakan indikator pemakaian oksigen oleh jantung, paru-paru dan ototuntuk metabolisme serta merupakan indikator peningkatan kebugaranjasmani
ANALISIS PEMBELAJARAN PJOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN CSE-UCLA EVALUATION MODEL
Pada pelaksanaan pendidikan yang bermutu pastinya ada pendukung yang mewujudkan tercapainya pembangunan sumber daya manusia yang bermutu. Dalam dunia pendidikan sering dipahami tentang evaluasi yaitu hanya terbatas pada penilaian saja. Evaluasi tidak hanyaberurusan pada nilai yang diukur berdasarkan penyelesaian soal-soal, tetapi evaluasi program pendidikan akan mengkaji banyak faktor. Dengandemikian evaluasi program perlu diperkenalkan kepada seluruh pendidik,karena evaluasi sangat penting dalam pengembangan mutu pendidikan.Dalam ilmu evaluasi program pendidikan, ada banyak model yangdipergunakan untuk mengevaluasi keterlaksanaan program khususnyaprogram pendidikan. Salah satu model yang digunakan dalam pembahasan ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengertian, model evaluasi CSE-UCLA dan menganalisis serta membahas program pembelajaran PJOK berdasarkan pendekatan CSE-UCLA. Evaluasi model CSE-UCLA menekankan pada kapan evaluasi dilakukan. Pada hasil penelitian yang relevan dengan pendekatan evaluasi model CSE UCLA bahwa pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan juga erat sekali dengan kedisiplinan administrasi maupun waktu, untuk itu guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan harus mampu mengadministrasikan segala kegiatan pembelajarannya yang berupa daftar hadir, agenda mengajar dengan baik
PERANAN KEMAJUAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI TERHADAP PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA DI INDONESIA
Pendidikan jasmani berperan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan individu maupun kelompok dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan jasmani, kesehatan, mental, sosial serta emosional yang serasi, selaras dan seimbang. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa pengaruh terhadap penggunaan alat bantu mengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, perkembangan pendidikan di sekolahan semakin lama semakin mengalami perubahan dan mendorong berbagai usaha perubahan ke arah pembelajaran yang perbelajaran yang efektif dan efesien. Ketepatan dalam memilih strategi mengajar dan pemanfaatan sarana dan prasarana akan berpengaruh pada tingkat keberhasilan dalam pencapaian tujuan mengajar. Oleh karena itu dalam usaha mengembangan kualitas profesionalisme guru perlu upaya kemampuan dalam mengantisipasi, mengakomodasi, dan mereorientasi terhadap perkembanganilmu pengetahuan dan teknologi yang ada
PENGARUH JENIS MASSAGE TERHADAP KELELAHAN ATLET BULUTANGKIS DITINJAU DARI PERBEDAAN JENIS KELAMIN
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) perbedaan pengaruh Swedia massage dan Sport massage terhadap pemulihan kadar asam laktat setelah melakukan aktivitas maksimum. (2) perbedaan pengaruh jenis kelamin terhadap pemulihan kadar asam laktat setelah melakukan aktivitas maksimum. (3) interaksi antara metode jenis massage (Swedia massage dan Sport massage) dan jenis kelamin terhadap pemulihan kadar asam laktat setelah melakukan aktivitas maksimum. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah pemain bulutangkis GOR Klaten. Tekhnik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, Sampel terdiri berdasarkanvariabel eksperimen 11 pemain lak-laki dilakukan latihan maksimal lari 6 X35 meter, diberikan manipulasi Swedia massage. 11 pemain lak-lakimelakukan latihan maksimal lari 6X35 meter dan di berikan manipulasiSport massage. 11 pemain perempuan melakukan latihan maksimal lari 6X35meter dan di berikan manipulasi Swedia massage. 11 pemain perempuanmelakukan latihan maksimal lari 6X35 meter dan di berikan manipulasiSport massage. Variabel yang diteliti yaitu variabel bebas terdiri dari duafaktor (variael manipulatif dan variabel atibutif) serta satu variabel terikat.Variabel manipulatif terdiri dari Swedia massage dan Sport massage.Variabel atributif terdiri dari kelompok sampel dengan jenis kelamin laki-lakidan perempuan. Variabel terikat pada penelitian ini adalah kadar asam laktat.Teknik pengumpulan data dengan latihan dan pengukuran. Pengambilan datakadar asam laktat. Pengukuran data kadar asam laktat pemain dengan pre testyaitu pengukuran asam laktat setelah latihan maksimal dan posttest yaitupengukuran asam laktat setelah pemberian manipulative massage. Teknikanalisis data yang digunakan adalah teknik analisis analysis of variance(anova) dua jalur pada taraf signifikasi a= 0.05. Kesimpulan: (1) adaperbedaan pengaruh yang signifikan antara Swedia massage dan Sportmassage terhadap kadar asam laktat. Sport massage lebih baik daripadaSwedia massage. (2) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara jeniskelamin laki-laki dan perempuan dalam pemulihan kadar asam laktat. Lakilakilebih cepat dalam penurunan kadar asam laktat dibandingkan jeniskelamin perempuan. (3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antarapemberian metode Swedia massage dan Sport massage serta jenis kelamin.Sport massage lebih cocok Dallam menurunkan kadar asam laktat padajenis kelamin laki-laki dan Swedia massage lebih cocok dalam menurunkankadar asam laktat pada perempuan setelah melakukan aktivitas maksimal
KEADAAN DAN PROBLEMATIKA EKONOMI RUMAH TANGGA (HOME ECONOMICS) INDONESIA
Permasalahan ekonomi di Indonesia salah satunya bersumber pada permasalahan ekonomi rumah tangga. Fokus dalam melihat keadaan dan problematika ekonomi rumah tangga di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi empat yaitu: (a) Manajemen keluarga. Dimana Indonesia memiliki sistem kekerabatan yang khas dan berbeda setiap sukunya dan bahkan Indonesia masih memiliki masalah besar pada banyaknya pemukiman kumuh, (b) Sumber daya keluarga. Aset yang dimiliki keluarga Indonesia ada yang karena usahanya namun ada juga yang di dapat dari warisan orang tuanya dan di Indonesia diatur dalam dua sistem yang berbeda yaitu hukum kompilasi islam dan hukum barat (perdata). Dari segi pekerjaan dan karir di Indonesia memiliki 21 golongan pokok pekerjaan namun jumlah pengangguran juga masih sangat besar (c) Ketahanan pangan. Saat ini Indonesia masih jauh dari angka target Pola Pangan Harapan (PPH) dan (d) pendidikan ekonomi di sekolah dan dalam keluarga yang saat ini masih belum efektif dalam memberikan pendidikan ekonomi rumah tangga
Contribution of Parenting Towards Child Labour: A Case Study of Port Moresby (PNG)
Child parenting is very vital, a key aspect regardless of prospect circumstances. Every child has rights to live in decent environment and be educated. In developing countries, child labor use has increasingly widespread over the years. Generally was characterized by low wages and long hours of work under dangerous, hazardous, unhealthy and unhygienic conditions, which could lead to poor physical and mental development. This study identifies issues in Port Moresby concerning the practice of parenting mistreatment towards children that deprives rights and future development. Frequently, the issues are quite usual and culturally practiced in PNG society. The purpose was conducted to document significant role of PNG government providing general Media Awareness Campaign to show respective individuals the significance of child’s future development. The findings are expected to contribute awareness and alertness throughout media outlets towards the wider community for preparedness that child’s natural development is important. This qualitative research design, analyzed the steps taken by PNG government to document distribution through awareness campaign in most effective strategic message of consideration “lessons to be learned” if you will, of how important parental input embedded. Ultimately those practices and behaviors of parental overriding child’s rights are disbanded. The study revealed that overall attempts of awareness by Department of Labor and Industrial Relation of PNG in collaboration with International Labor Organization, through ILO International Program on the Elimination of Child Labor hazards. The government considerably obliged to clarifies importance of parenting and consequences of child labor phenomenon on Media Awareness Campaign
Pre-Motivational Study Based Arcs (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) at Biology Education Students at Physiology Animal Lecture
The study motivation will influence the success of student in studying. ARCS model is one of approach which can be used to know the level of students motivation in studying. Four aspect of motivation elements are attention, relevance, confidence, and satisfaction. This research is aimed to know the level of biology education student’s motivation at physiology animal lecture. The method used is descriptive quantitative by survey method in this case by using questionnaire of students motivation. This research is holding on April 2016. The subject of the research is 168 students from UIN Alauddin Makassar, UPRI Makassar, and STKIP PI Makassar. The result of the research showed that biology education students’ motivation are on the rate 61.44 for attention aspect, 60.26 for relevance aspect, 57.01 for confidence aspect and 61.80 for satisfaction aspect. So, the student’s motivation at physiology animal lecture should be improved
The Effect of Guided Inquiry Learning Method VS Free Inquiry Against Learning Outcomes
This research is motivated by the lack of use of various methods in learning the basics of accounting which resulted in low student results. Issues that will be examined in this study is whether there are differences in student learning outcomes using guided inquiry learning methods and the methods of free inquiry learning? With the goal of his research which is to determine differences in learning outcomes of students who are taught using guided inquiry learning and free inquiry. Method of this research is a quasi-experimental. The experiment was conducted at the Department of Economic Education Faculty of Teacher Training and Education University of Nusa Cendana the population of all students of Economic Education FKIP Undana, and subject to the 70 students of the first semester, with 40 students in the grade A as an experimental class teaching methods guided inquiry and 30 students in the grade B as the control class using free inquiry learning methods. Purposive sampling is cluster random sampling technique. Data were analyzed using one-way ANOVA technique with the prerequisite test analysis is the normality and homogeneity test. The results of data analysis showed that there are differences in student learning outcomes using guided inquiry learning and free inquiry with F count = 21.352, p = 0.004 0.05, for a value of p 0.05, it can be concluded that there are differences in guided inquiry learning methods vs. free inquiry against student results
The Comparison in Learning Styles between Natural Science Students of Junior High School and Biology Students of Senior High Schools in Malang
Learning styles, according to some experts, are divided into three types, namely auditory, kinesthetic, and visual. Many researches related to learning styles have been conducted by some researchers, but there has not been any research investigating the comparison between students’ learning styles at different class levels. This research is a qualitative research investigating the percentage of learning styles at different class levels. The research subjects were the students of class VII and class VIII of Junior High School Muhammadiyah 1 Malang, and the students of class X and class XI of Senior High School Muhammadiyah 1 Malang. The data were analyzed descriptively. The results of the research showed that the comparison of the percentage of learning styles of auditory, kinesthetic, and visual in class VII was 36.67%, 30.00% and 33.33%, in class VIII 13.34%, 33.33% and 53.33%, in class X 31.58%, 23.68 %, and 44.74%, and in class XI 61.54%, 15.38% and 23.08%. The auditory, kinesthetic, and visual learning styles of junior high school students were 25.00%, 31.67% and 43.33% respectively, and those of senior high school students were 46.56%, 19.53% and 33.91% respectively. The auditory learning style of senior high school students is 86.20% higher than that of junior high school students, while the kinesthetic learning style was 62.13% lower than that of the junior high school students, and the visual learning style of senior high school students was also 27.78% lower than that of junior high school students. Further research on the learning styles of students at the other grade levels are still required, as well as in elementary school level to obtain more information related to students' learning styles
The Professional Teachers’ Supervision by Qomaruddin Boarding School Foundation at Smk Assa’adah Bungah Gresik
The presence of the professional teachers in the learning process is an absolute requirement in order to achieve the quality of education and graduates who are competent. The existence of a professional teacher cannot be separated from the role and the foundation program of education providers in teachers’ supervising. Professional teachers have a strong influence in leading the learners who have character, intelligent, and competent. This study is aimed at explaining the focus, approach, and a teachers’ supervision program conducted by the Qomaruddin islamic boarding school foundation Bungah Gresik on Assaadah vocational school teachers. The design of this study used a qualitative approach with the sites of study on SMK Assaadah Bungah Gresik supervised by the foundation of Qomaruddin boarding school. The data collection of this study is conducted through observation and interview with participating trustees and principals relating to the acts of supervision and teachers as the party supervised. The results of the study showed that (1) the focus of the teachers’ supervision of SMK Assa’adahis conducted by the foundation of Qomaruddin boarding school is on strengthening the competence of the teacher's personality, to promote discipline, exemplary, and motivation to work. (2) the approach of the teachers’ supervision of SMK Assaadah is conducted by using an artistic supervision approach. (3) the program of the teachers’ supervision of SMK Assa’adah is carried out by: (a) Workshop of teachers’ supervision at the beginning of school year, (b) the teaching supervision (c) the teachers’ involving directly on the Halal bi Halal events and celebrating Haul for the founder of Islamic boarding school