Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang
Graduate School Conferences, Universitas Negeri MalangNot a member yet
745 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DAN PEMANFAATAN POTENSI LOKAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA DI LAMONGAN
Perangkat pembelajaran merupakan pedoman pendidik dalam mengatur kegiatan pembelajaran. Kurang terampilnya pendidik menyusun perangkat pembelajaran dan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar menjadi penyebab efektivitas pembelajaran menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas perangkat pembelajaran biologi SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada Tanggal 23 September− 3 Oktober 2016. Responden pada penelitian berjumlah 106 siswa SMA dan 4 guru mata pelajaran biologi. Instrumen pada penelitian ini adalah angket dan lembar analisis dokumen perangkat pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pendidik telah mengembangkan perangkat pembelajaran berupa RPP dengan dengan skor rata-rata 70% kategori cukup baik dan instrumen penilaian kognitif pada level kognitif C1-C3. Bahan ajar berupa LKS berasal dari penerbit, 50% pendidik telah menggunakan model pembelajaran berbasis pada pendekatan saintifik, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber belajar. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa pendidik masih kurang terampil dalam menyusun perangkat pembelajaran sehingga dibutuhkan suatu perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013 dan sumber belajar yang memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan efektivitas pembelajara
THE ROLE OF PICTURE SERIES IN IMPROVING STUDENTS' WRITING ABILITY
Writing is a productive skill that plays an important role in English language teaching and learning. However, teaching writing is not an easy matter, so it demands the care and attention of English teachers. Writing product should fulfill some criteria, such as content, organization, vocabulary use, grammatical use, and mechanics in order to be a good one. Instructional media is one of the aspects that can help the teachers in teaching writing. This article aims to review the role of picture series, as one of the instructional media, in improving students' writing ability. It covers the theory, regulation, research, and practice in teaching writing, gives some examples of various media in teaching writing, highlights the role of using picture series in improving students' ability, and provides an example of procedure of how to implement picture series. It is expected that this article could provide a guideline of teaching writing by using picture series and some suggestions for future practice and research.
KEARIFAN LOKAL KEGIATAN EKONOMI DAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM KABUPATEN LEMBATA
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasikan kearifan lokal kegiatan ekonomi dan pemanfaatan sumber daya alam Kabupaten Lembata. Materi tersebut, sesuai dengan kebutuhan pembelajaran IPS SMP sehingga mampu mendekatkan pembelajaran IPS dengan lingkungan sekitar siswa sebagai sumber belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dekriptif . hasil penelitian menunjukkan bahwa Potensi kearifan lokal Kabupaten Lembata meliputi potensi sumber daya alam (pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, dan perikanan) dan Pasar barter sebagai bentuk kegiatan ekonomi tradisional. Potensi tersebut berada di lingkungan sekitarnya siswa dalam kehidupannya sehari-hari sehingga potensi kearifan lokal tersebut dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran IPS, agar dapat mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual
MULTIMEDIA INTERAKTIF BERMUATAN GAME EDUKASI SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR
Kemajuan teknologi di era globalisasi banyak memanfaatkan media sebagai suplemen dalam pembelajaran. Penggunaan media dalam pembelajaran bertujuan untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi dan siswa lebih memahami yang di- pelajari. Oleh karena itu, guru perlu memperhatikan kesesuaian antara materi dengan me- dia yang akan digunakan. Salah satu media yang dapat digunakan yaitu multimedia inter- aktif bermuatan game edukasi. Artikel ini akan mengkaji pemanfaatan multimedia inter- aktif bermuatan game edukasi dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, serta analisis faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan multimedia interaktif bermuatan game edukasi dalam proses pembelajaran
KEMIMPINAN PEMBELAJARAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONAL GURU
Peningkatan profesional guru perlu memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan penampilan guru, penguasaan materi/kurikulum, penggunaan metode mengajar, pendayagunaan alat/fasilitas pendidikan, penyelenggaraan pembelajaran dan evaluasi serta pelaksanaan kegiatan ekstra-kurikuler. Indikator yang menandai pembelajaran bermutu berkaitan dengan input yaitu guru, tujuan pengajaran, peserta didik dan media pendidikan; proses serta output, sehingga mampu meningkatkan guru yang profesional untuk lebih memahami kinerja yang harus mereka kerjakan sebagai seorang pedidik
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH DALAM PENGIMPLEMENTASIAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI
Pendidikan budi pekerti diperlukan bukan hanya sebagai subtansi tetapi lebih mendasar sebagai interaksi sosial budaya dan edukatif antara siswa dengan seluruh unsur pendidikan yang ada di sekolah dan di luar sekolah / masyarakat yang kemungkinkan terwujudnya individu yang berakhlak mulia. Dalam pengimplementasian pendidikan budi pekerti di sekolah dibutuhkan kepemimpinan visioner yang berorientasi kepada pencapaian visi, jauh memandang ke depan dan terbiasa menghadapi segala tantangan dan resiko. Implementasi pendidikan berbudi pekerti di sekolah seyogyanya mengacu kepada beberapa prinsip yaitu; berfokus pada visi, misi, dan tujuan sekolah, penciptaan komunikasi formal dan informal, inovatif dan bersedia mengambil risiko, dan memiliki strategi yang jelas
PERAN PENGEMBANGAN HAND OUT DALAM PEMBELAJARAN IPS
Peran Pengembangan Hand Out Dalam Pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengembangan bahan ajar hand out dalam melaksanakan pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. Analisis dalam artikel ini menggunakan kajian pustaka (Library Research). Salah satu karakteristik pembelajaran IPS berdasar kurikulum 2013 yakni kontekstual. Konsekuensi dari pembelajaran kontekstual maka dibutuhkan bahan ajar kontekstual. Guna tersedianya bahan ajar kontekstual, diperlukan pengembangan bahan ajar dengan memasukkan aspek kedaerahan yang sesuai dengan situasi dan kondisi pembelajaran. Salah satu bahan ajar yang fleksibel dalam pembelajaran di kelas yakni hand out. Hand out mampu membantu guru dalam pembelajaran dimana berfungsi sebagai pelengkap buku teks pegangan siswa
PEMBELAJARAN TEMATIK DALAM MENUMBUHKAN SIKAP ILMIAH DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD
Penerapan Kurikulum 2013 memerlukan perubahan paradigma pembelajaran. Pembelajaran tematik merupakan model pembelajaran terpadu dengan menggunakan tema sebagai pemersatu antar pelajaran. Pembelajaran tematik menggunakan pendekatan saintifik. Siswa dilatih untuk menerapkan sikap ilmiah seperti mengobservasi, mengajukan pertanyaan, mengumpulkan data, menganalisis data, dan mengkomunikasikan. Salah satu aspek dalam pembelajaran tematik memfasilitasi siswa untuk mencari hubungan antara konsep dengan permasalahan yang terjadi sehingga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis
PERANAN LATIHAN OLAHRAGA TERHADAP PERKEMBANGAN OTAK (BRAIN) DALAM PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA
Pendidikan sebagai suatu proses pembinaan manusia yangberlangsung seumur hidup, pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatanyang diajarkan di sekolah memiliki peranan sangat penting, yaitumemberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat langsung dalamberbagai pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani, olahraga dankesehatan yang terpilih yang dilakukan secara sistematis.Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang SistemPendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005tentang Standar Nasional Pendidikan akan memberikan peluang untukmenyempurnakan kurikulum yang komprehensif dalam rangka mencapaitujuan pendidikan nasional. Cooperative learning sangat cocok digunakanuntuk menerapkan prinsip-prinsip pelaksanaan Kurikulum 2013 karena jikadilihat dampak pembelajarannya secara menyeluruh adalah meningkatkanrasa percaya diri siswa serta berfikir lebih kritis. Para orang tua atau guruharus mampu menciptakan kondisi lingkungan dan belajar yang kondusif,terutama melalui aktivitas fisik, agar perkembangan otak anak didiknyadapat lebih baik. olahraga berpengaruh terhadap kemampuan berpikirpelakunya, karena olahraga yang dilakukan secara terprogram, teratur danterukur akan meningkatkan kesehatan secara jasmaniah yang berupa fisiklebih kuat, tahan, dan segar. dampak latihan yang baik akan memperlancarproses sirkulasi darah dan pemenuhan kebutuhan oksigen keseluruh bagiantubuh, termasuk ke otak, sehingga otak selalu mendapatkan pasokan cukupenergi yang dibawa oleh darah
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI PADA SMP NEGERI DI KABUPATEN TULUNGAGUNG (STUDI EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMP NEGERI SE-KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015/2016)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilanpembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Penjasorkes)tahun ajaran 2015-2016 di SMP Negeri se-Kabupaten Tulungagung sertamenghasilkan rekomendasi bagi para pengambil keputusan untukmenindaklanjuti program pembelajaran yang telah berjalan. Model evaluasiyang digunakan dalam penelitian ini adalah model evaluasi CIPP denganmenggunakan teknik analisis statistik deskriptif dengan persentase. Teknikini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil penyebaranangket, dan menggunakan model yang dikembangkan oleh DanielStufflebeam (1967), yakni (1) context, (2) input, (3) process, dan (4) productatau yang disebut dengan CIPP. Data dikumpulkan dari hasil observasi,wawancara, angket dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa variabel keseluruhan SMPN 1 Tulungagung memperoleh persentase74% dengan kriteria baik, SMPN 1 Kauman memperoleh 66% dengankriteria baik, SMPN 1 Gondang memperoleh 74% dengan kriteria baik,SMPN 1 Kedungwaru memperoleh 71% dengan kriteria baik, SMPN 1Sumbergempol memperoleh 80% dengan kriteria baik. Secara keseluruhanpembelajaran pendidikan di SMP Negeri se-KabupatenTulungagung beradapada kriteria baik.Rekomendasi berdasarkan hasil penelitian ini adalahmelanjutkan program pembelajaran, akan tetapi disertai dengan revisi padabeberapa variabel