Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang

Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang
Not a member yet
    745 research outputs found

    KEEFEKTIFAN PEER SUPPORT UNTUK MENINGKATKAN SELF DISCIPLINE SISWA SMP

    Get PDF
    Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran mengenai keefektifan peer support untuk meningkatkan self discipline. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa – siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada SMPN 27 Malang  yang memiliki self discipline  (disiplin diri ) yang rendah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala self discipline  yang terdiri dari 90 item, diolah dengan menggunakan time series design.  Saran untuk penelitian ini adalah : 1) bagi konselor, hasil dan temuan pada penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi untuk membantu para konselor  dalam memperbaiki dan mengembangkan layanan di sekolah; 2) bagi sekolah, penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai informasi untuk meningkatkan self discipline siswa melalui pemanfaatan layanan Bimbingan dan Konseling dan peer support; 3) Bagi siswa, peer support dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk mengembangkan self discipline sehingga siswa sekolah menengah pertama (SMP) dapat mencapai tugas perkembangannya yang optimal; 4) Bagi penelitian lanjut, data dari penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan penelitian awal untuk mengembangkan penelitian lanjutan pada lingkup yang lebih luas berkenaan dengan aspek self discipline

    PEMBELAJARAN BERBASIS WEB SEBAGAI KOMPLEMEN DALAM PEMBELAJARAN PROTOKOL ROUTIN

    Get PDF
    Pada kajian kali ini adalah pembelajaran berbasis web yang sekarang ini merupakan solusi dari pembelajaran jarak jauh tradisional. Pada 4 dekade silam pembelajaran jarak jauh belum memungkinan untuk diimplementasikan dengan menggunakan jaringan komputer yang ada seperti sekarang ini, lebih jauh lagi pada era dimana internet sudah menjadi kebutuhan maka pemanfaatan untuk proses pembelajaran merupakan solusi yang cukup memberikan dampak langsung pada pembelajaran setiap peserta didik. Dengan pembelajaran berbasis web sebagai komplemen pada pembelajaran protokol routing yang memberikan peserta didik materi yang cukup dan peningkatan kompetensi dibidang administrator jaringan, serta kemudahan dan fleksibilas yang tinggi dalam mengakses materi tersebut. Maka diaharapkan dengan menggunakan pembelajaran berbasis web peserta didik tidak hanya bisa belajar dan meningkatkan kompetensinya pada waktu tatap muka di dalam kelas, hal ini didasarkan pada teori pembelajaran berbasis we

    PENGGUNAAN MEDIA FLANEL BERGAMBAR PADA PEMBELAJARAN KEMAMPUAN MENYIMAK SISWA SD KELAS III

    Get PDF
    Kemampuan menyimak merupakan kemampuan yang paling awal dipelajari oleh siswa dari ketiga kemampuan berbahasa lainnya yaitu berbicara, membaca dan menulis. Kemampuan menyimak perlu ditingkatkan pada siswa sehingga memerlukan media yang dapat digunakan pada pembelajaran terhadap kemampuan menyimaknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penggunaan media flanel bergambar pada pembelajaran dan kemampuan menyimak siswa SD kelas rendah yaitu kelas III, sehingga dapat tercapai sesuai dengan tingkat capaian perkembangan siswa, karena siswa SD kelas rendah sudah memasuki tahap berfikir operasional konkret atau berfikir secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan pada saat penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaaan media flanel bergambar pada pembelajaran menarik perhatian siswa dan melalui tiga tahapan: (a) tahapan persiapan meliputi: guru menyiapkan materi ajar, mengatur ruangan, serta media flanel dan potongan gambar; (b) tahapan pelaksanaan meliputi: guru membuka pembelajaran, menyampaikan kepada siswa bahwa akan menggunakan media flanel bergambar pada pembelajaran dan menjelaskan pembelajaran dengan intonasi yang menarik perhatian siswa sambil menempel potongan gambar sesuai dengan isi materi ajar; (c) tahapan penutup meliputi: guru membagi anak menjadi beberapa kelompok kecil, kemudian memberikan pertanyaan tentang isi materi ajar dan meminta siswa untuk menceritakan kembali yang disampaikan sesuai dengan bahasa siswa. (2) kemampuan menyimak siswa setelah menggunakan media flanel bergambar pada pembelajaran pada umumnya berada pada kategori baik sekali

    PEMBELAJARAN MEMBACA CEPAT DI SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran membaca cepat di sekolah dasar. Membaca cepat merupakan suatu keterampilan membaca dengan memperhatikan aspek waktu dan pemahaman terhadap bacaan. Membaca cepat pula merupakan suatu keterampilan membaca yang dapat dilatihkan dalam penguasaannya. Untuk melatih penguasaan keterampilan membaca cepat salah satunya dapat dilaksanakan dalam proses pembelajaran di sekolah. Pembelajaran membaca cepat menjadi penting bagi siswa sekolah dasar untuk dapat mendukung pemerolehan kompetensi-kompetensi muatan pelajaran pada jenjang selanjutnya, baik sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga perguruan tinggi. Dengan mengenalkan keterampilan membaca cepat sejak sekolah dasar, diharapkan siswa akan tumbuh motivasi untuk membaca dan semakin mudah dalam proses belajarnya, dimana sekolah dasar merupakan pendidikan dasar yang menjadi penentu keberhasilan pendidikan selanjutnya. Dalam tulisan ini, dijabarkan poin penting terkait dengan pembelajaran membaca cepat di sekolah dasar yang terdiri atas: (1) konsep membaca cepat, (2) tujuan pembelajaran membaca cepat, (3) mengukur kecepatan membaca, (4) standar kecepatan membaca, dan (5) implementasi pembelajaran membaca cepat. Oleh sebab itu, tulisan ini dapat digunakan guru sebagai salah satu referensi dalam proses perancangan dan merencanakan pembelajaran membaca cepat agar hasil pembelajaran dapat tercapai secara maksimal sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditentuka

    KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR (SD)

    Get PDF
    Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir yang perlu di kembangkan sejak dini. Berpikir kritis adalah berpikir reflektif yang berfokus pada apa yang dipercayai dan dilakukan. Berpikir kritis sangat penting dimiliki dan dikembangkan oleh setiap siswa agar mampu menyelesailan permasalahan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa keterampilan berpikir kritis adalah Elementary clarification; Dasar pengambilan keputusan; Inference; (Advanced clarification; Suppotion and integration; dan kemampuan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kemampuan berpikir kirtis siswa. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 99 Suppa tahun ajaran 2016/2017. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes sesuai dengan indikator keterampilan berpikir kritis oleh Finken Ennis (1993). Data hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa memperoleh pencapaian rerata nilai siswa adalah 48. Berdasarkan data hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa SDN 99 Suppa pada mata pelajaran IPA tergolong rendah dengan kualifikasi sangat kurang kritis dan perlu ditingkatkan

    PENGEMBANGAN MOBILE LEARNING MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING

    Get PDF
    Tujuan bahan belajar mobile ini untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam keterampilan pemecahan masalah. Suatu pembelajaran pada era digital juga bisa membantu guru yaitu salah satunya dengan menggunakan mobile untuk belajar atau yang sering disebut mobile learning. Penggunaan mobile juga sangat didukung oleh fasilitas yang sudah ada, akan tetapi masih sedikit untuk dimanfaatkan untuk pembelajaran mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan, karena mata pelajaran ini merupakan mata pelajaran yang baru dalam kurikulum 2013. Penggunaan mobile juga sangat didukung dalam kurikulum 2013. Keunggulan dari bahan belajar dari mobile adalah 1) Materi belajar yang dapat diakses setiap saat dan visualisasi materi yang menarik dan 2) aplikasi mobile learning digunakan sebagai komplemen atau pelengkap, yaitu: materinya diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran seperti video yang membahas khas daerah setempa

    MEMBANGUN KETERAMPILAN SOSIAL SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang keterampilan sosial sebagai pendidikan karakter pada kegiatan esktrakurikuler. Pendidikan tidak hanya sebatas mentransfer pengetahuan kognisi semata, melainkan juga upaya pembentukan masyarakat yang berkarakter. Pendidikan karakter merupakan upaya-upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk menanamkan nilai-nilai perilaku peserta didik. Salah satu cara untuk menerapkan pendidikan karakter di sekolah dasar yaitu dengan membangun ketarmpilan sosial pada kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan esktrakurikuler merupakan kegiatan yang dilakukan siswa diluar jam pelajaran berlangsung, kegiatan ini merupakan salah satu wadah penampung bakat, dan minat siswa diluar kegiatan intrakulikuler. Pada kegiatan esktrakurikuler seorang individu mencoba mengekspresikan kemampuan, potensi, bakat dan minatnya untuk mencapai tingkat perkembangan pribadi. Hal ini ditanamkan pada siswa untuk mewujudkan pribadi yang memiliki keterampilan sosial dan mampu berkomunikasi dengan baik

    PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA

    Get PDF
    Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran tematik terpadu berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter siswa. Adanya penyisipan kearifan lokal dalam pembelajaran tematik terpadu dapat mengkontekstualkan pembelajaran sehingga dapat lebih memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran. Kearifan lokal memiliki cakupan yang sangat luas di Kabupaten Sumenep bisa diangkat kearifan lokal tentang cerita nonfiksi dan fiksi yaitu sejarah karaton Sumenep, asal mula desa ujung piring, asal mula desa socah, Asal-usul Madura (bahasa indonesia), lagu tradisional Sumenep yaitu tandu’ majang, potre Madura, dan Pajjer laggu (SBdP), gaya dan gerak terhadap labang mesem/pintu tersenyum di Kabupaten Sumenep (IPA), mata pencaharian penduduk di Kabupaten Sumenep yaitu, petani palawija, petani garam, petani cabe jamu, pelaut, penambang batu kapur, peternak dan lain-lain (IPS), perbedaan karakteristik individu masyarakat di Sumenep (PKn). Dengan adanya nilai-nilai kearifan lokal dapat membantu siswa memahami konsep dengan belajar dari hal kongkrit yang ada di sekitar siswa ke hal jauh yang bersifat abstrak. Lebih dari itu, pembelajaran tematik terpadu berbasis kearifan lokal juga merupakan upaya dalam menumbuhkan rasa cinta budaya local, menumbuhkan sikap toleransi, dan membentengi siswa dari budaya asing. Kearifan lokal mengandung nilai-nilai luhur yang dapat membentuk karakter siswa sehingga siswa dapat memiliki kecerdasan dan kecakapan hidup

    EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN INQUIRYDISCOVERY LEARNING DENGAN TINJAUAN EMPIRIS DAN TEORITIS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP FISIKA

    Get PDF
    Pada hakikatnya, fisika merupakan bidang ilmu yang tidak hanya berupa kumpulan fakta tetapi juga merupakan serangkaian proses ilmiah untuk memperoleh fakta tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa untuk belajar fisika tidak hanya dilakukan dengan menghafal tetapi juga melalui suatu prosedur ilmiah. Pembelajaran berbasis inquiry merupakan pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam penyelidikan dan pengalaman nyata. Pembelajaran Inquiry-Discovery merupakan salah satu pembelajaran yang berbasis inquiry. Pembelajaran Inquiry-Discovery dengan tinjauan empiris teoritis merupakan pembelajaran yang mendorong siswa untuk menemukan suatu konsep yang diperoleh dengan melakukan percobaan. Konsep tersebut bersifat empiris yaitu didasarkan pada observasi yang hasilnya tidak spekulatif. Data empiris tersebut harus dibuktikan secara teoritis karena dua orang yang melakukan observasi belum tentu menemukan hasil yang sama. pembuktian teoritis merupakan pikiran atau pola pikir yang mendasarkan semuanya dari teoriteori yang ada sebagai landasan tindakan. Menjadikan sebuah atau beberapa teori sekaligus yang memiliki

    PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGAN KEMAHIRAN BERBAHASA TULIS (MEMBACA DAN MENULIS)

    Get PDF
    Penulis wajib memiliki keterampilan membaca yang baik agar dapat menulis dengan baik pula. Tulisan yang baik memudahkan penulis untuk menyampaikan pesannya kepada pembaca. Di sisi lain, pembaca memperoleh inspirasi dari bahan bacaan yang ditulis dengan baik. Pembaca  yang terinspirasi dari suatu tulisan yang baik dapat menuangkan gagasannya pada suatu tulisan. Rangkaian proses membaca, berpikir, dan menulis tersebut saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Proses tersebut secara berkesinambungan digunakan sebagai suatu cara seseorang mempelajari hal tertentu yang membuatnya ingin tahu lebih banyak. Tulisan ini bertujuan memaparkan dasar konseptual untuk mengembangkan kemahiran berbahasa tulis. Keterampilan membaca dan menulis merupakan bagian dari aspek berbahasa selain menyimak dan berbicara. Pengembangan kemahiran berbahasa tulis dapat dilatih dengan menerapkan prisip-prinsip tertentu. Prinsipprinsip tersebut: (1) prinsip-prinsip pengembangan kehamiran membaca, (2) prinsipprinsip pengembangan kemahiran menulis, (3) prinsip-prinsip pengembangan kemahiran membaca-menulis, (4) prinsip-prinsip pemanfaatan membaca-menulis sebagai metode pembelajaran. Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, seseorang akan semakin kaya ide karena dapat dengan mudah mencari inspirasi. Selanjutnya, dengan menguasai prinsip-prinsip pengembangan kemahiran berbahasa tulis tersebut ide yang diperoleh dapat dikembangkan secara sistematis dan dituangkan dalam tulisan yang baik dan memberikan makna dari tulisan yang dibaca

    731

    full texts

    745

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!