Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang

Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang
Not a member yet
    745 research outputs found

    BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN

    Full text link
    Blended learning dapat diartikan sebagai proses pembelajaran yang memanfaatkan berbagai macam pendekatan. Pendekatan yang dilakukan dapat memanfaatkan berbagai macam media dan teknologi.Unsur-Unsur pembelajaran berbasis blended learning mengkombinasikan antara tatap muka dan e-learningyang memiliki 6 (enam) unsur, yaitu: (a) tatap muka (b) belajar mandiri, (c) aplikasi, (d) tutorial, (e) kerjasama, dan (f) evaluasi

    PERANAN BLENDED LEARNING BAGI KARAKTER BELAJAR SISWA DALAM PENDIDIKAN OLAHRAGA

    Full text link
    Belajar gerak yang dilakukan pada pendidikan Olahraga dilakukandengan tahap kognitif, tahap asosiatif, dan Tahap otomatis. Tahap kognitifmerupakan tahap awal yang menjadi modal utama dalam belajar gerakdimana siswa berusaha memahami konsep gerak yang kita inginkan. Padatahap kognitif akan mengalami kendala untuk menyampaikan materidikarenakan karakteristik belajar siswa yang beragam dimana siswa dibagimenjadi tiga golongan yaitu siswa visual, siswa auditorial, dan siswakinestetik. Ketiganya memiliki karakter belajar yang berbeda. Salah satusolusinya yaitu dengan mengemas pembelajaran ke dalam pembelajaranberbasis blended learning yang didalamnya terdapat kombinasi metodepembelajaran yang meliputi pembelajaran tatap muka, pembelajaran off line,dan pembelajaran on line. Ketiga metode pembelajaran tersebut bisamemberikan pembelajaran yang efektif untuk ketiga golongan siswa yangmemiliki karakteristik belajar berbeda tersebut

    PERAN GURU PENJAS TERHADAP KEBUGARAN (KESEGARAN) JASMANI SISWA

    Full text link
    Kebugaran jasmani merupakan salah satu aspek pentingkhususnya dalam melakukan aktivitas olahraga.Kebugaran jasmani sangatdibutuhkan oleh manusia, karena faktor tersebut sangat menunjang hasilsuatu aktivitas yang kita lakukan dalam kegiatan sehari-hari misalnya padawaktu melakukan aktivitas berolahraga. Untuk peningkatan danpemeliharaan kebugaran jasmani tidak terlepas dari latihan jasmani yangmembina keseimbangan unsur kesegaran jasmani. Untuk membina ataumemelihara kesegaran jasmani, salah satu caranya adalah denganmelakukan latihan fisik atau latihan jasmani. Dalam proses pembelajaranpendidikan jasmani guru harus dapat mengajarkan berbagai keterampilangerak dasar, teknik dan strategi permainan/olahraga, internalisasi nilai-nilai(sportifitas, jujur kerjasama, dan lain-lain) dari pembiasaan pola hidup sehattidak hanya itu dengan status kebugaran yang baik maka akan dapatmelakukan kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berarti

    ANALISIS PEMBINAAN PRESTASI OLAHRAGA PANAHAN PADA PERPANI KABUPATEN PONOROGO

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah: Mendiskripsikan pembinaanprestasi olahraga panahan, mendiskripsikan struktur organisasi PERPANI,mendiskripsikan sarana dan prasarana, mendiskripsikan pendanaan yangdikelola oleh PERPANI Kabupaten Ponorogo. Bentuk penelitian yangdigunakan adalah penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif. Sedangkanteknik sampling menggunakan Purposive Sampling dan menggunakanSnowball Sampling. Pengumpulan data melalui Observasi, wawancara, dananalisi dokumen. Hasil dari penelitian ini adalah pembinaan yangdilaksanakan oleh PERPANI Kabupaten Ponorogo sudah menerapkannyapiramida pembinaan seperti halnya pembinaan pada umumnya. Mengapademikian dilihat dari adanya pembinaan pemasalan dengan melaksanakan seleksi atlet pemula, atlet junior, dan atlet senior. Selain itu pembibitan atlet terus dilakukan melalui ekstra yang ada di beberapa sekolah dan klub-klub panahan yang ada di Ponorogo. Struktur organisasi PERPANI Kabupoaten Ponorogo bisa dikatakan kurang berjalan semestinya, karena dilihat dari kinerja pengurus PERPANI sendiri kurang begitu maksimal. Sarana dan prasarana latihan yang dimiliki oleh PERPANI dikatakan kurang memadai karena selain keterbatasan peralatan yang dimiliki juga sarana yang ada masih sering dialih fungsikan penggunaanya oleh pemerintah daerah sendiri. Pendanaan PERPANI Kabupaten Ponorogo masih belum begitu tertata dengan rapi, penyebabbnya dana yang diperoleh masih jauh dari kata cukup untuk mengembangkan sebuap prestasi olahrag terutama dalam olahraga Panahan

    ELEMEN DASAR MENGAJAR

    Full text link
    Belajar dan pembelajaran merupakan konsep yang saling berkaitan. Belajar merupakan proses perubahan tingkah laku akibat interaksi dengan lingkungan. Proses perubahan tingkah laku merupakan upaya yang dilakukan secara sadar berdasarkan pengalaman ketika berinteraksi dengan lingkungan. Pola tingkah laku yang terjadi dapat dilihat atau diamati dalam bentuk perbuatan reaksi dan sikap secara mental dan fisik. Pendidik hendaknya mengetahui tentang hal tersebut yang dapat dipelajari melalui elemen dasar mengajar

    DASAR PROFESIONALITAS GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN

    Full text link
    Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan bagian darisistem pendidikan di indonesia maka dari itu guru memiliki peranan penting dalam membentuk karakter anak, selain itu guru juga harus memang berkompeten dalam bidangnya hal ini berkaitan dengan profesionalitas guru. Profesionalitas seorang guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sangat mempengaruhi proses pembelajaran, harapanya bila guru professional tujuan dari pendidikan nasional yang salah satunya menjadikan peserta didik sehat, melalui aktivitas gerak bisa tercapai. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk menyajikan dasar-dasar apa saja yang menjadi tingkat profesionalitas guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Kajian mengenai dasar profesionalitas guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan salah satunya minimum DIV/S1 jurusan pendidikan jasmani. Guru harus memiliki empat kompetensi wajib yaitu sosial, kepribadian, pedagodi dan profesional. Selain itu sertifikasi guru melalui ujian kompetensi dan organisasi guru akan membekali guru menjadi lebih baik. Dan guru yang professional harus memiliki empat dasar ketika mengajar yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran, menguasai bahan pengajaran

    Economic Learning Pattern of Coastal Community at Kertasari Village West Sumbawa Regency

    Full text link
    This article is intended to determine the economic learning pattern of Kertasari community in West Sumbawa regency who works as seaweed grower. The present study employs qualitative approach. The subject of the study is they who work as seaweed grower at Kertasari village West Sumbawa regency. They are treated with snowball sampling which will be discontinued if the data obtained are considered saturated. The study emphasizes on how the economic learning pattern in perceiving internalization process of their owned positive economic values in attempt to improve social welfare. The findings of the study indicate the following things: (1) Community of Kertasari teach the generations to have early entrepreneurial, recognize nature and its phenomena; (2) the internalization process of local economic values mostly occurred in family, where the majority of the seaweed growers are women; (3) For Kertasari community, formal education does not play important role if they abandon their environment and culture; (4) Children in Kertasari are good at assisting their parent to make money; (5) They are used to make money by themselves to meet their needs. It is clear that they have already learned early entrepreneurship

    Process of Self Regulated Learning an Student’s Strategic Studies Activities in Learning Environment

    Full text link
    Many changes in the concept of educational psychology right now, so that self-regulated learning has been a major focus of research. There are some similarities that emerge from different theoretical concepts that exist in learning self-regulation. Model self-regulated learning is rooted in a broader conception of the development of self-regulation has been associated with a variety of domains to understand how active a person's role, objectives and reflect on their own function or behavior. Contemporary models of self-regulated learning proposing that the self-regulated learning is influenced by social factors and contextual, so it supports the perspective of social-cognitive most well understood is the reciprocal relationship, where cognitive personal factors, environment and behavior interact by way of reciprocity. The interrelationship, which includes the social environment and a variety of learning contexts, is as fundamental social cognition. The neighborhood has a significant impact on development, and also affects actualizing self-regulated learning. Seeing the cognitive and social perspective, requires the assumption that the social and the self is seen as a separate entity, while the role of social and environmental factors are factors to influence students and provide opportunities for the development of self-regulated learning skills. The theoretical framework of self-regulated learning assumes that social factors as a central factor

    The Development of Refreence Book Based on the Research about the Amylolytic Bacteria in Sago Waste Product at Halmahera Island for the Student

    Full text link
    The reference book is a learning media that need by student in the learning process, the material used as the substance in the reference book making is the better from the research result based on the locally resources. The sago waste product is found at the sago processing place and cause environs mental pollution. In sago waste product were found some amylolytic bacteria species that could degrade amylum to be simple compound. This research used methods is descriptive, this research is done to make a reference book based on the research result. The research result proved that there are three amylolytic bacteria species Bacillus alvei, B. amyloliquefaciens, and Pseudomonas putida. From three bacteria species, Bacillus alvei have the highest amylase enzyme activity, to this bacteria is very potential for food industry, especially in amylum hydrolysis process. The need analysis results showed that 100% respondent need reference book about the amylolytic bacteria from the sago waste product. The result is the substance used for the reference book making consist of: the amylolytic bacteria species and the amylase activity of each bacteria species

    Globalization VS Localization of English: Should EFL Learners Lose their Identity?

    Full text link
    Globalization means the spread of English which is used as a paramount consideration in communicating around the world. EFL teachers in Indonesia intently encourage their students to have good English as a survival tool in this modern era by teaching them standard English. In the same time, localization of English appeared in the process of acquiring or learning English when the students have their own way in using English by mixing it with their own culture. This issue is crucial to be discussed since Indonesian EFL learners spread in various cultures, which affect their identity in using foreign language. This paper aims to deliver some ways in bridging between globalization and localization of English by considering the following aspects: (1) deciding students’ purpose in learning English, (2) delineating cultural aspects to be included in teaching process, (3) incorporating cultural aspects in teaching material, (4) implementing, and (5) evaluating the material. This framework can be consideration for teachers in designing the teaching material to face globalization and localization issue in EFL teaching

    731

    full texts

    745

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!