Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Pengaruh endorsement dan viral marketing pada pengguna media sosial tiktok pada mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2021-2024
Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah mengubah pola komunikasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian. TikTok menjadi salah satu platform yang memiliki tingkat penggunaan tinggi di Indonesia serta berpotensi besar mempengaruhi minat beli melalui berbagai strategi pemasaran digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Endorsement dan Viral marketing terhadap Minat Beli pengguna media sosial TikTok pada mahasiswa Program Studi Manajemen UIN Sunan Gunung Djati Bandung Angkatan 2021–2024. Selain itu, tujuan penelitian untuk menguji pengaruh kedua variabel tersebut baik secara parsial maupun simultan dalam meningkatkan minat beli.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif verifikatif, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden yang dipilih menggunakan proportional stratified random sampling dan judgement sampling. Uji hipotesis dilakukan melalui uji t dan uji F dengan menggunakan SPSS v31.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan endorsement dan viral marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli pengguna TikTok. Hal tersebut berdasarkan hasil uji hipotesis pada uji-t (parsial), Endorsement (t =4,604; p = 0,001), Viral marketing (t = 6,543; p = 0,001) membuktikan bahwa endorsement dan viral marketing secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Dan berdasarkan uji F (F = 58,546; p = 0,001) membuktikan bahwa Endorsement dan Viral marketing bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran digital melalui Endorsement dan Viral marketing memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan minat beli, khususnya di kalangan generasi muda pengguna aktif TikTok pada mahasiswa Manajemen UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2021–2024. Dengan demikian, strategi pemasaran digital melalui Endorsement dan Viral marketing dinilai efektif dalam meningkatkan minat beli terutama pada kelompok generasi muda pengguna aktif media sosial
Exploring the implementation of the adapted Arabic makharijul huruf pronunciation lesson for teaching english fricative sounds: A mixed method study
This study examines the implementation of an adapted Arabic Makharijul Huruf pronunciation lesson to enhance students’ English fricative pronunciatiob in a Pesantren-based school. The background of this research is based on the difficulties students face in pronouncing English fricatives such as /f/, /θ/, /ð/, /s/, /z/, and /ʃ/.
This study aims to: (1) examine the EFL students’ ability in pronouncing English fricative sounds before the implementation of the adapted Arabic Makharijul Huruf pronunciation lesson. (2) evaluate students’ pronunciation after following the implementation (3) determine the significance of improvement between the pre-test and post-test, and (4) identify the factors that shape the overall effectiveness of the adapted Arabic Makharijul Huruf pronunciation lesson..
A mixed-method design was employed, using a one-group pre-test and post-test design for quantitative measurement and classroom observation, field notes, and semi-structured interviews for qualitative insights. The research consisted of 28 students from Nurul Haramain NW Narmada Islamic boarding school in West Lombok, West Nusa Tenggara.
The results of the research indicate that Arabic Makharijul Huruf significantly improves English fricative pronunciation skills and helps students more easily understand the articulation position and production mechanism of fricative sounds.
Three major factors influenced their improvement: (1) internal factors such as cognitive, affective, and spiritual aspects; (2) external factors including teacher techniques and peer–family support; and (3) contextual factors related to the Islamic learning environment.
To conclude, Arabic Makharijul Huruf has an effective role in teaching English fricative pronunciation, especially in the context of Islamic education. This study recommends that teachers and curriculum developers need to consider students' backgrounds as potential factors that can be integrated into the foreign language learning process
Pengaruh ukuran kap dan profitabilitas terhadap Audit Delay pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada tahun 2019-2023
INDONESIA:
Perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di ISSI masih menghadapi audit delay, terlihat dari perbedaan waktu penyelesaian audit antara perusahaan yang diaudit KAP besar dan KAP kecil, serta profitabilitas yang bervariasi namun tidak selalu diikuti ketepatan pelaporan. Secara teori, profitabilitas tinggi seharusnya mendorong percepatan publikasi laporan keuangan, dan KAP besar seharusnya mampu menyelesaikan audit lebih cepat karena dukungan sumber daya yang lebih baik. Namun, kenyataannya tidak semua perusahaan dengan profit tinggi mengalami audit yang lebih cepat sehingga muncul ketidaksesuaian antara teori dan realita, yang menjadi alasan perlunya penelitian mengenai pengaruh ukuran KAP dan profitabilitas terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan ISSI periode 2019–2023.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) pengaruh ukuran KAP terhadap audit delay pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di ISSI selama periode 2019–2023, (2) pengaruh profitabilitas terhadap audit delay pada perusahaan yang sama dalam periode tersebut, serta (3) pengaruh simultan ukuran KAP dan profitabilitas terhadap audit delay. Dengan mengkaji ketiga tujuan tersebut, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi investor maupun manajemen perusahaan terkait faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan waktu penyelesaian audit, sehingga dapat meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan dan efisiensi proses pelaporan keuangan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan pertambangan yang terdaftar di indeks saham syariah indonesi tahun 2019-2023. Sampel penelitian terdiri dari 10 perusahaan dengan total 50 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teori yang digunakan menrupakan teori keagenan, teori kepatuhan, dan teori sinyal. Teknik analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis menggunakan program IBM SPSS statistic 29.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ukuran KAP berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay, (2) profitabilitas berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap audit delay, dan (3) secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap audit delay, yang berarti ukuran KAP dan profitabilitas bersama-sama dapat memengaruhi ketepatan waktu penyelesaian audit laporan keuangan.
Companies in the mining sector listed on the Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) continue to experience audit delays, as indicated by variations in audit completion times between firms audited by large and small public accounting firms (KAP), as well as differences in profitability that do not always correspond with timely reporting. Theoretically, high profitability should encourage faster publication of financial statements, and large audit firms are expected to complete audits more efficiently due to better resource capacity. However, in reality, not all highly profitable companies experience shorter audit completion times, creating a gap between theory and practice. This discrepancy forms the basis for examining the influence of audit firm size and profitability on audit delay among ISSI-listed mining companies during 2019–2023.
ENGLISH:
This study aims to analyze: (1) the effect of audit firm size on audit delay in mining companies listed in ISSI during 2019–2023, (2) the effect of profitability on audit delay in the same period, and (3) the simultaneous effect of audit firm size and profitability on audit delay. By addressing these objectives, the study is expected to provide deeper insights for investors and corporate management regarding the factors influencing audit timeliness, thereby improving decision-making effectiveness and the efficiency of financial reporting processes.
The study employs a descriptive method with a quantitative approach, using secondary data from the annual financial statements of mining companies listed on the ISSI from 2019 to 2023. The sample consists of 10 companies (50 observations) selected through purposive sampling. Theoretical foundations include agency theory, compliance theory, and signaling theory. Data analysis techniques comprise descriptive statistics, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, coefficient of determination, and hypothesis testing using IBM SPSS Statistics 29.
The results indicate that: (1) audit firm size has a negative and significant effect on audit delay, (2) profitability has a negative but insignificant effect on audit delay, and (3) simultaneously, both variables significantly affect audit delay. This suggests that audit firm size and profitability together play a role in determining the timeliness of audit completion.
ARABIC:
تستمر الشركات العاملة في قطاع التعدين والمُدرجة في مؤشر الأسهم الشرعية الإندونيسي (ISSI) في مواجهة تأخيرات في عملية التدقيق، وذلك كما يظهر من اختلاف المدة الزمنية اللازمة لإكمال التدقيق بين الشركات التي يتم تدقيقها من قبل مكاتب محاسبة كبرى وصغرى، إضافة إلى تباين مستويات الربحية التي لا ترتبط دائمًا بالالتزام في تقديم التقارير المالية في الوقت المناسب. نظريًا، من المفترض أن تشجّع الربحية العالية على تسريع نشر التقارير المالية، وأن تكون مكاتب المحاسبة الكبرى أكثر قدرة على إنجاز التدقيق بسرعة نظرًا لتوفر موارد أفضل لديها. إلا أنّ الواقع يُظهر أن بعض الشركات ذات الربحية المرتفعة لا تحصل بالضرورة على عملية تدقيق أسرع، مما يخلق فجوة بين النظرية والتطبيق. وتشكل هذه الفجوة الأساس لإجراء هذا البحث حول تأثير حجم مكتب المحاسبة والربحية على تأخر التدقيق في شركات التعدين المُدرجة في ISSI خلال الفترة 2019–2023.
يهدف هذا البحث إلى تحليل: (1) تأثير حجم مكتب المحاسبة على تأخر التدقيق في شركات قطاع التعدين المُدرجة في ISSI خلال الفترة 2019–2023، (2) تأثير الربحية على تأخر التدقيق خلال الفترة نفسها، و(3) التأثير المشترك لكل من حجم مكتب المحاسبة والربحية على تأخر التدقيق. ومن المتوقع أن يقدّم هذا البحث فهمًا أعمق للمستثمرين وإدارة الشركات حول العوامل التي تؤثر على دقة التوقيت في إتمام عملية التدقيق، بما يسهم في تعزيز فعالية اتخاذ القرارات وكفاءة عملية إعداد التقارير المالية.
يعتمد البحث على المنهج الوصفي ذو المقاربة الكمية، باستخدام بيانات ثانوية مأخوذة من التقارير المالية السنوية لشركات التعدين المُدرجة في مؤشر الأسهم الشرعية الإندونيسي خلال الفترة 2019–2023. يتكون العيّنة من 10 شركات وبمجموع 50 مشاهدة تم اختيارها باستخدام طريقة العينة الهادفة. ويستند البحث إلى نظريات الوكالة، والامتثال، والإشارة. كما تشمل تقنيات تحليل البيانات الإحصاء الوصفي، واختبارات الفرضيات الكلاسيكية، وتحليل الانحدار الخطي المتعدد، ومعامل التحديد، واختبارات الفرضيات باستخدام برنامج IBM SPSS Statistics 29.
وتُظهر نتائج البحث ما يلي: (1) أن حجم مكتب المحاسبة يؤثر سلبًا وبشكل معنوي على تأخر التدقيق، (2) وأن الربحية تؤثر سلبًا ولكن بشكل غير معنوي على تأخر التدقيق، (3) وأن كلاً من حجم مكتب المحاسبة والربحية يؤثران بشكل معنوي عند تحليلهما معًا. وتشير هذه النتائج إلى أن المتغيرين معًا يسهمان في تحديد مدى التزام الشركات في إتمام عملية التدقيق ضمن الوقت المناسب
Supervisi manajerial hubungannya dengan kinerja tenaga kependidikan
Supervisi manajerial merupakan salah satu fungsi penting dalam manajemen pendidikan yang berperan dalam mengarahkan, mengkoordinasikan, dan meningkatkan kualitas kerja tenaga kependidikan di lingkungan SMK Muhammadiyah 2 dan SMK Muhammadiyah 4 Kota Bandung, pelaksanaan supervisi manajerial dinilai memengaruhi keberhasilan tugas administratif, teknis, dan manajerial tenaga kependidikan. Namun, kenyataannya masih ditemukan adanya ketimpangan dalam distribusi tugas, kurangnya efektivitas pengawasan, serta belum optimalnya pelibatan tenaga kependidikan dalam pengembangan institusi. Fenomena ini dikhawatirkan berdampak pada kualitas kinerja tenaga kependidikan yang tidak merata.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat supervisi manajerial yang diterapkan kepala sekolah di SMK Muhammadiyah 2 dan 4 Kota Bandung; (2) mengetahui tingkat kinerja tenaga kependidikan di kedua sekolah tersebut; dan (3) menganalisis hubungan antara supervisi manajerial dengan kinerja tenaga kependidikan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Pengumpulan data dilakukan melalui angket berskala Likert kepada 31 responden. Teknik analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas dan linearitas, serta uji korelasi Pearson dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Supervisi manajerial berada dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 3,63, mencerminkan bahwa kepala sekolah telah menjalankan fungsi supervisinya dengan cukup baik dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. (2) Kinerja tenaga kependidikan juga tergolong tinggi dengan rata-rata skor 3,86, menunjukkan bahwa tenaga kependidikan telah mampu melaksanakan tugas-tugas administrasi, layanan, dan teknis secara efektif. (3) Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 dan koefisien korelasi sebesar 0,646, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara supervisi manajerial dengan kinerja tenaga kependidikan. Adapun nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,628 mengindikasikan bahwa 62,8% variasi kinerja tenaga kependidikan dijelaskan oleh pelaksanaan supervisi manajerial, sementara 37,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa supervisi manajerial memiliki kontribusi yang besar terhadap peningkatan kinerja tenaga kependidikan
Keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat dalam tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami konsep keseimbangan (tawazun) dalam Islam, yang menjadi landasan hidup bagi setiap Muslim agar tidak bersikap ekstrem dalam menjalani kehidupan dunia maupun akhirat. Dalam konteks modern yang sering kali menekankan aspek material, nilai spiritual kerap terpinggirkan. Oleh karena itu, kajian terhadap pemikiran Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir menjadi relevan untuk menggali bagaimana AlQur’an menuntun umat manusia dalam mencapai keseimbangan antara kebutuhan duniawi dan ukhrawi secara harmonis dan proporsional.
Tujuan penelitian ini ialah untuk memahami penafsiran Wahbah Az-Zuhaili terhadap ayat-ayat yang mengandung keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tahlili. Data diperoleh melalui kajian literatur dari kitab Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili serta sumber-sumber sekunder seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang mendukung pembahasan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menelusuri makna ayat, konteks penafsiran, serta prinsip-prinsip keseimbangan yang dijelaskan oleh mufasir.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menafsirkan keseimbangan kehidupan dunia dan akhirat sebagai prinsip utama Islam yang didasarkan pada nilai tawazun, keadilan, dan moderasi. Wahbah Az-Zuhaili menegaskan bahwa dunia dan akhirat harus berjalan seimbang dan saling melengkapi, dengan dunia sebagai sarana untuk mencapai kebahagiaan akhirat dan akhirat sebagai tujuan utama. Penafsiran ayat-ayat Al-Quran terkait menekankan perpaduan antara aspek spiritual dan tanggung jawab sosial, menggunakan metode tafsir tahlili yang komprehensif dan kontekstual, sehingga konsep keseimbangan tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan umat Islam modern untuk mencapai kebahagiaan hakiki di dunia dan akhirat
Penguatan transformasi pendidikan yang berdaya saing Global di era Scoiety 5.0
Transformasi digital telah memasuki tahap ke lima atau era Society 5.0 yang merupakan lanjutan dari Society 4.0 atau era Revolusi Industri 4.0. Era Society 5.0 artinya era di mana manusia akan menjadikan teknologi bagian dalam kehidupannya, serta hampir seluruh kegiatannnya berpusat pada teknologi (Kamaedi, 2023 dalam Tripalupi, 2024).
Setiap transformasi digital tersebut akan memunculkan fenomena digitalisasi yang terjadi di hampir semua sektor kehidupan manusia, dari mulai sektor pendidikan, bisnis, sektor publik dan pemerintahan, kesehatan, sosial-politik, hingga sektor rumah tangga (Suwatno, 2021).
Transformasi digital ini merupakan bagian dari perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat yang menuntut semua sektor untuk siap menghadapi perubahan tersebut, termasuk dalam bidang pendidikan (Muhtadin & Santoso, 2022 dalam Sakiinah et al, 2022). Di sisi lain, pendidikan itu sendiri memiliki peran yang sangat penting di era Society 5.0, karena perubahan teknologi yang cepat dan terus berkembang menuntut adanya kemampuan untuk beradaptasi (Sakiinah et al, 2022).
Memiliki kemampuan untuk beradaptasi sangat penting agar memiliki daya saing secara global, karena dunia juga mengikuti perubahan yang terjadi sangat cepat dan semakin kompetitif. Kemampuan beradaptasi ini memungkinkan individu maupun organisasi untuk bertahan dalam persaingan global yang dinamis. Tanpa kemampuan beradaptasi maka akan kesulitan untuk mengikuti perkembangan teknologi, transisi pasar, dan tuntutan global
Pengaruh model pembelajaran Predict Observe Discuss and Explain (PODE) untuk meningkatkan keterampilan proses sains di MI Cahaya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan proses sains siswa di MI Cahaya. Hal ini didasarkan pada studi pendahuluan melalui wawancara, observasi dan uji tes keterampilan proses sains kepada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) keterlaksanaan proses pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Predict Observe Discuss and Explain (PODE) di kelas IV Al-Mu`min MI Cahaya dan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw di kelas IV Al-Insan MI Cahaya pada materi energi 2) peningkatan yang pada keterampilan proses sains dengan menggunakan model pembelajaran Predict Observe Discuss and Explain (PODE) di kelas IV Al-Mu`min MI Cahaya dan dengan model pembelajaran kooperatif Jigsaw di kelas IV Al-Insan MI Cahaya 3) seberapa jauhnya pengaruh model pembelajaran Predict Observe Discuss and Explain (PODE) dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa di kelas IV Al-Mu`min MI Cahaya Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode eksperimen dengan rancangan nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan yaitu kelas IV Al-Mu`min sebagai kelas eksperimen dan kelas IV Al-Insan sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing kelas berisi 23 siswa, yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) rata-rata keterlaksanaan aktivitas guru pada pembelajaran model Predict Observe Discuss and Explain (PODE) pertemuan pertama dan kedua memperoleh nilai sebesar 84,72% yang tergolong kategori sangat baik dan rata-rata keterlaksanaan aktivitas siswa pada pertemuan pertama dan kedua memperoleh nilai sebesar 76,80% yang tergolong kategori baik. Rata-rata keterlaksanaan aktivitas guru pembelajaran model Jigsaw pertemuan pertama dan kedua memperoleh nilai sebesar 77% yang tergolong kategori baik dan rata-rata keterlaksanaan aktivitas siswa pada pertemuan pertama dan kedua memperoleh nilai sebesar 64,16% yang tergolong kategori baik. 2) perbedaan peningkatan keterampilan proses sains terlihat dari hasil perolehan uji n-gain pada kedua kelas, kelas eksperimen memperoleh skor 0,67 (sedang) dan kelas kontrol memperoleh skor 0,28 (rendah) 3) hasil uji t terhadap skor n-gain menunjukkan bahwa T hitung (5,303) > T tabel (2,015) dan nilai Sig. (0,00) < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian peningkatan keterampilan proses sains pada mata pelajaran IPAS yang menggunakan model Predict Observe Discuss and Explain lebih baik daripada model Jigsaw
Penerapan model pembelajaran ASSURE berbantuan aplikasi Educaplay untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis dan Self-Efficacy siswa
Kemampuan berpikir kritis matematis dan self-efficacy merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang sudah dilakukan pada salah satu SMP di kota Bandung menunjukkan bahwa masih perlu ditingkatkan kemampuan berpikir kritis matematis. Tujuan penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran ASSURE berbantuan aplikasi Educaplay, (2) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui penerapan model ASSURE berbantuan aplikasi Educaplay, (3) untuk mengetahui self-efficacy siswa yang menggunakan model pembelajaran ASSURE berbantuan aplikasi Educaplay. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain Non Equivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII sebanyak empat kelas. Sampel diperoleh dari teknik simple random sampling dan diambil sebanyak dua kelas. Instrumen penelitian ini yaitu instrumen tes dengan validitas tinggi dan reliabilitas tinggi, serta instrumen non tes yaitu skala sikap self-efficacy yang sudah divalidasi. Teknik analisis data dengan uji t’(aksen), sedangkan self-efficacy dianalisis melalui angket self-efficacy. Hasil penelittian membuktikan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran ASSURE berbantuan aplikasi Educaplay lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. self-efficacy kelas model ASSURE berbantuan aplikasi Educaplay tergolong cukup tinggi. Dari penelitian yang telah dilakukan, siswa memperoleh penguatan dalam proses berpikir kritis matematis dan keyakinan diri terhadap kemampuan yang dimilikinya dalam menyelesaikan tugas-tugas matematika
Penerapan model pembelajaran Active Learning Based Interactive Conceptual Instruction (ALBICI) untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan self concept peserta didik
Kemampuan numerasi dan self concept menjadi kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik ketika belajar matematika. Model pembelajaran Active Learning Based Interactive Conceptual Instruction (ALBICI) menjadi alternatif untuk meningkatkan kemampuan numerasi dan self concept peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah: Mengetahui penerapan model pembelajaran ALBICI dalam meningkatkan kemampuan numerasi dan self concept peserta didik; Mengetahui peningkatan dan pencapaian kemampuan numerasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran ALBICI lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional; dan Mengetahui peningkatan self concept peserta didik yang menggunakan model pembelajaran ALBICI lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII di salah satu SMP di Bandung Barat menggunakan metode kuasi eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penerapan model pembelajaran ALBICI dikategorikan baik; Peningkatan dan pencapaian kemampuan numerasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran ALBICI lebih baik dibandingkan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional; dan Peningkatan self concept peserta didik yang menggunakan model pembelajaran ALBICI lebih baik dibandingkan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional
Pendekatan etnomatematika pada Sarung Tenun Poléng Khas Majalaya untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan self-persistence siswa
Penelitian ini dilakukan untuk mengukur dan mengetahui penerapan etnomatematika dalam proses pembelajaran. Secara khusus, penelitian ini berfokus pada identifikasi tahapan pembelajaran menggunakan pendekatan etnomatematika serta perbandingan peningkatan kemampuan representasi matematis pada aspek ekspresi, visual, dan verbal antara siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika dan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, sampel yang diambil yakni kelas X-1 dan X-2 dari SMA Negeri 2 Majalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tahapan pembelajaran dengan pendekatan etnomatematika berlangsung secara efektif dan sesuai dengan rancangan yang telah ditetapkan. Mayoritas indikator kemampuan representasi matematis pada kelas eksperimen berada pada kriteria kurang dari 70%, sehingga diperlukan bimbingan lebih mendalam. Selain itu, diperoleh perbedaan peningkatan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan penelitian ini juga menunjukkan adanya perbedaan self-persistence siswa sebelum dan sesudah penerapan pendekatan etnomatematika pada sarung tenun poléng khas Majalaya. Dengan demikian, pendekatan etnomatematika dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang kontekstual dan efektif dalam mengembangkan kemampuan representasi matematis serta ketekunan belajar siswa