Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung
Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati BandungNot a member yet
53115 research outputs found
Sort by
Tabligh Ustaz Dede Dendi di masyarakat adat Banten : Studi dramaturgi tabligh Ustaz Dede Dendi di masyarakat adat Lebak Lame Desa Cijengkol Kec. Cilograng Kabupaten Lebak
Ustaz Dede Dendi lahir di Lebak Lame 31 Desember 1995 Ustaz Dede Dendi merupakan da’i asal Banten sekaligus sosok ustaz yang sangat disegani oleh masyarakat bahkan keseganan dan ke Ilmuan Ustaz Dede Dendi sampai dipercayai menjadi pengajar di Pondok Pesantren Al-Ihsan Cibiru Hilir.
Fokus penelitian ini terbagi kedalam tiga bagian, yaitu pertama mengenai bagaimana front stage (panggung depan) tabligh Ustaz Dede Dendi di masyarakat Adat Banten. Kedua mengenai bagaimana back stage (penggung belakang) tabligh Ustaz Dede Dendi di masyarakat Adat Banten. Ketiga bagaimana penampilan Ustaz Dede Dendi di masyarakat Adat Banten.
Landasan pemikiran dari penelitian mengunakan teori “dramaturgi” yang di gagas oleh Erving Goffman dalam bukunya “The Presentation of Self In Everyday Life.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang akan menjelaskan temuan penelitian. Data yang didapatkan melalui wawancara dan observasi yang menghasilkan sajian data dalam bentuk kalimat dan kata-kata. Setelah data dikumpulkan, kemudian dianalisis kembali untuk memastikan bahwa interprestasi peneliti tentang masalah dan fenomena yang diteliti lebih kuat.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa tabligh Ustaz Dede Dendi di masyarakat Adat Banten terdapat tiga aspek, yaitu Front stage (panggung depan), Back stage (panggung belakang) dan Penampilan. Front satge pada dimenasi setting lebih terlihat dari aksesoris yang ia kenakan yaitu cincin batu akik dan peci songkok waton. Kemudian Front personal Ustaz Dede Dendi memiliki karismatik yang mendukung perannya sebagai penceramah. Selanjutnya Back satage sebagai ruang pribadi terdapat bahwa beliau tidak menampilkan sosok seorang penceramah dalam artian dapat menyelesaikan kapan beliau menjadi mubaligh dan kapan beliau menjadi masyarakat biasa. Kemudian Back stage sebagai area untuk persiapan sebelum tampil Ustaz Dede Dendi memiliki ritual persiapan sebelum manggung yaitu air gamir dan air kelapa yang dipercaya dapat membantu menetralkan suara dan membuat suara lebih merdu. Secara keseluruhan Penampilan yang beliau kenakan menyesuaikan dengan kultur budaya masyarakat Adat Banten sehingga pesan tabligh yang disampaikan sangat diterima oleh masyarakat Adat Banten
Wacana Hijrah dalam film pendek Cerita Hijrahku karya Film Maker Muslim : Analisis wacana kritis model Teun A Van Dijk
Fenomena hijrah di era digital berkembang dari tren individu menjadi gerakan kolektif yang didukung komunitas dan media sosial. YouTube berperan dalam menyebarkan narasi hijrah, termasuk melalui film pendek seperti Cerita Hijrahku karya Film Maker Muslim, yang menarik perhatian dengan bahasa sederhana, visual menarik, dan cerita yang relatable bagi anak muda Muslim.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana hijrah dikonstruksikan dalam film Cerita Hijrahku dengan menggunakan model Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk, meliputi aspek teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui observasi film, dokumentasi, dan wawancara dengan pihak terkait.
Film Cerita Hijrahku mengonstruksi wacana hijrah sebagai proses pencarian makna hidup melalui narasi personal. Dengan dialog realistis dan tema religius yang ringan, film ini menggambarkan hijrah sebagai perubahan spiritual yang bermakna namun tidak selalu mudah. Secara sosial, film ini mencerminkan fenomena hijrah yang semakin diterima oleh anak muda, menjadikannya media dakwah yang efektif dalam menyampaikan pesan secara sederhana namun berkesan
Strategi Bawaslu kota bandung dalam pengawasan dan penanganan pelanggaran kampanye Pemilu 2024 perspektif kaidah Maslahah
Kampanye pemilu 2024 di Kota Bandung memiliki permasalahan yang mana terdapat pelanggaran kampanye pemilu yang ditemukan yaitu 2.813 APK yang terpampang sepanjang 11 ruas jalan Kota Bandung yang dilarang dipasang APK, dan terdapat 8 dugaan pelanggaran kampanye pidana pemilu selama pemilu 2024, Adapun Lembaga yang melaksanakan fungsi pengawasan adalah Bawaslu Kota Bandung, maka dari itu peneliti bermaksud untuk meneliti bagaimana pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Bandung sehingga masih terjadi pelanggaran
Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian deskriptif yang mana peneliti menjelaskan hasil dari penelitian secara sistematis dan penelitian yang dilakukan oleh peneliti menggunakan pendekatan yuridis empiris, yang mana peneliti memaparkan penelitian secara sistematis dengan meneliti berlakunya hukum dimasyarakat.
Teori yang digunakan adalah teori pengawasan, ahli yang mengemukakan teori ini diantaranya adalah Mc Farland yang membahas mengenai indikator dari keberhasilan pengawasan, teori kepastian hukum yang diantaranya ahli yang mengemukakan adalah George. R Terry yang menjelaskan mengenai kepastian dalam melaksanakan sesuatu dan kaidah mashalahah yang dikembangkan oleh Imam Al-Ghazali.
Strategi Bawaslu Kota Bandung dalam pengawasan dan penanganan pelanggaran kampanye pemilu 2024 yaitu menggunaka cara yang normatif artinya mengikuti aturan yang tercantum dalam Perbawaslu Nomor 11 Tahun 2023 Tentang Pengawasan Kampanye Pemilu, diantaranya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pemilu yang bersih dan mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepaan mengawasi jalannya kampanye pemilu yang bersih selain itu juga Bawaslu Kota Bandung melakukan supervisi terhadap bawahan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh bawahan telah memenuhi standar yang telah ditetapkan, kendala yang dihadapi oleh Bawaslu Kota Bandung adalah masyarakat yang mana sangat takut untuk melapor adanya pelanggaran dikarenakan dikhawatirkan akan menimbulkan ketidak kondusifan di tengah-tengah masyarakat sehingga masyarakat lebih memilih tidak melapor atau jika melapor lebih baik untuk diselesaikan secara damai, dan hal seperti ini tentunya merupakan hal yang sebetulnya tidak bisa dibiarkan, dan jika dilihat dari perspektif kaidah maslahah, strategi pengawasan dan penanganan pelanggaran kampanye Pemilu 2024 sudah tentu maslahah karena Bawaslu mengikuti apa yang ada dalam aturan dan juga pengawasan dan penanganan pelanggaran kampanye pemilu merupakan salah satu tujuan dari syariah
Pengaruh buku Cerita bergambar untuk meningkatkan pemahaman Literasi Membaca siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia : Penelitian pre eksperimen di kelas IV MI Ibrahim Ulul Azmi
Di Indonesia, penyelenggaraan pendidikan lebih diaktualisasikan dalam kegiatan membaca. Namun pada kenyataannya, pemahaman literasi membaca siswa di kelas IV-B MI Ibrahim Ulul Azmi masih rendah. Sebanyak 21 siswa dari jumlah total 28 siswa masih berada di bawah nilai 70 untuk indikator menyebutkan permasalahan dan informasi dari cerita yang dibaca. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman literasi membaca siswa sebelum dan setelah penggunaan media buku cerita bergambar serta pengaruhnya di kelas IV-B. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode Pre-Eksperimen desain One Group Pretest-Posttest. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes tulis dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman literasi membaca siswa sebelum diberikan treatment memperoleh nilai rata-rata pretest 56,1 yang dapat diklasifikasikan pada kategori “Kurang”. Sedangkan setelah diberikan treatment memperoleh nilai rata-rata 80 yang dapat diklasifikasikan pada kategori “Baik”. Adapun analisis uji hipotesis paired sample t-test nilai sig (2-tailed) senilai 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh penggunaan media buku cerita bergambar terhadap pemahaman literasi membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV MI Ibrahim Ulul Azmi. Penggunaan Media Buku Cerita Bergambar “Cukup Efektif” digunakan dalam meningkatkan pemahaman literasi membaca siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV. Hal tersebut diperoleh dari hasil analisis uji N-Gain dengan persentasi 57%
Penerapan strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA : Penelitian tindakan kelas VI di MI Al-Khoerriyah
"Observasi di MI Al-Khoerriyah menunjukkan adanya permasalahan dalam hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas VI. Hanya 59% siswa yang mencapai ketuntasan belajar (13 dari 22 siswa) dan angka tersebut belum mencapai ketuntasan secara klasikal. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui: 1) hasil belajar siswa pada sebelum menerapkan strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know. 2) proses penerapan strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know pada setiap siklus. 3) hasil belajar siswa setelah menerapkan strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know. 4) hasil belajar siswa setelah seluruh siklus dilaksanakan dengan menggunakan strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know.
Penelitian ini juga mengkaji proses penerapan strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know dalam setiap tahapannya. Dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK), secara bertahap dalam beberapa siklus untuk mengamati efektivitas dan dinamika pembelajaran yang terjadi. Strategi ini didasarkan dengan menekankan pentingnya merangsang rasa ingin tahu siswa melalui proses strategi serta pendekatan pembelajaran yang aktif dan eksploratif.
Hasil belajar siswa sebelum diterapkannya strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To know, hanya 5 dari 22 siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan nilai rata-rata 55 dan ketuntasan 23%. Rendahnya hasil belajar ini dikaitkan dengan kurangnya partisipasi siswa akibat metode pembelajaran yang monoton. Proses penerapan strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know memperoleh hasil aktivitas guru pada siklus I Tindakan I 70% dan Tindakan II 80%, Pada siklus II Tindakan I 90% dan Tindakan II 100%, pada siklus III Tindakan I 100% dan Tindakan II 100%. Sedangkan pada aktivitas siswa pada sklus I tindakan I 59% dan Tindakan II 70%, pada siklus II Tindakan I 84,5% dan Tindakan II 88,68%, pada siklus III Tindakan I 92% dan Tindakan II 100%.
Setelah penerapan strategi Inquiring Mind Want To Know, terjadi peningkatan secara bertahap. Pada siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 68 dengan ketuntasan 59%. Siklus II menunjukkan peningkatan lebih lanjut dengan rata-rata nilai 72 dan ketuntasan 73%. Pada siklus III, hasil belajar siswa mencapai rata-rata 82 dengan ketuntasan 86%. Pada akhir penelitian, Dimana telah mencapai secara klasikal keseluruhan penelitian ini mencapai lebih dari 75% dari jumlah siswa yang mencapai KKM. seluruh 22 siswa mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata nilai 81 dan ketuntasan klasikal 91%. Dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih aktif mengeksplorasi materi, strategi ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar mereka. Dengan demikian terlihat hasil belajar siswa setelah diterapkannya strategi pembelajaran Inquiring Mind Want To Know mengalami peningkatan
Tasybih dalam Diwan Fa'idhat al-Man Min Rahamati Wahhab al-Minan karya Habib Umar bin Hafidz: Kajian ilmu bayan
أكل ديوان له أسلوب لغوي مختلف في التعبير عن مضمونه، إن ديوان " فائضات المن من رحمات وهاب المنن للحبيب عمر بن حفيظ" هو أحد الأعمال الأدبية التي تحتوي على العديد من عناصر البلاغة، ومن بينها التشبيه.ثم هذا البحث بعنوان "التشبيه في ديوان فائضات المن من رحمات وهاب المنن للحبيب عمر بن حفيظ (دراسة علم البيان)".
يهدف هذا البحث إلى معرفة ووصف أنواع التشبيه الواردة في ديوان فائضات المن من رحمات وهاب المنن للحبيب عمر بن حفيظ، وكذلك تحديد ووصف أغراضه.
طريقة البحث المستخدمة في هذا البحث هي الطريقة الوصفية النوعية. تم الحصول على البيانات من ديوان فائضات المن من رحمات وهاب المنن للحبيب عمر بن حفيظ في قسم الحكامي. تستخدم تقنية جمع البيانات تقنية الدراسة المكتبية. في تحليل البيانات ، استخدمت الباحثة نظرية التشبيه في دراسة علم البيان.
بناء على نتائج البحث الذي أجريته ، وجدت الباحثة 42 جملة تحتوي على عناصر تشبيه في ديوان فائضات المن من رحمات وهاب المنن للحبيب عمر بن حفيظ. أنواع التشبيه، هي: 8 جمل من تشبيه مرسل و 8 جمل من تشبيه مؤكد. و وجود وجه شبه في 10 جمل من تشبيه مفصل و 6 جمل من تشبيه مجمل. وجود أدات التشبيه ووجه شبه 26 جملة من تشبيه بليغ. من شكل وجه الشبه، هناك 4 جمل من تشبيه تمثيل و 6 جمل من تشبيه غير تمثيل. والتشبيه الذي يخرج عن المألوف، هناك 6 جمل من تشبيه مقلوب. أما أغراض التشبيه في ديوان فائضات المن من رحمات وهاب المنن للحبيب عمر بن حفيظ من 38 جملة بيان حال المشبه و 4 جمل بيان مقدار حال المشبه
Penerapan teknik Inside Outside Circle untuk meningkatkan hasil belajar pada materi Hiwar: Studi kuasi eksperimen terhadap siswa kelas VIII di MTs Ma'arif 2 Malangbong
التحصيل الدراسي يعتبر أحد الأمور الأساسية في تعليم اللغة العربية. يعد التحصيل الدراسي مؤشرًا مهمًا لتقييم مدى فعالية عملية التعليم. ومعذلك، هناك عديد من المشكلات التي تواجه التلاميذ في عملية التعليم خاصة في مادة الحوار مما يجعل تحصيل دراستهم في اللغة العربية أقل من المتوسط. إحدى المشكلات في مادة الحوار هي نقصان الفرصة لتدريب أو ممارسة على التحدث بين التلاميذ. بناء على ذلك، هناك حاجة إلى أسلوب التعليم الذي يثير الحماس ويشارك جميع التلاميذ بنشاط لممارسة المحادثة أكثر بينهم. من أساليب التعليم التفاعلي أسلوب "inside outside circle". وتطبيق هذا الأسلوب مهمّ في تعليم اللغة العربة خاصة في تعليم الحوار، لأن هذا الأسلوب يعطي كل تلميذ فرصة للتدرب على الكلام مرارا وتكرارا مع زملائهم في بيئة تعليمية أكثر نشاطا وتفاعليا.
الأغراض لهذا البحث هي معرفة واقعية التحصيل الدراسي في مادة الحوار قبل تطبيق أسلوب "inside outside circle" وبعده، ومعرفة ارتقاء التحصيل الدراسي في مادة الحوار بعد تطبيق أسلوب "inside outside circle" لتلاميذ الصف الثامن بمدرسة المعارف 2 المتوسطة الإسلامية مالانجبونج.
يعتمد هذا البحث على فكرة أن أسلوب "inside outside circle" يعد من الأساليب التفاعلية التي يمكن أن ترقي تحصيل التلاميذ الدراسي في مادة الحوار. بناءً على ذلك، تم اقتراح الفرضية التالية: الفرضية الصفرية (Ho) عدم ارتقاء تحصيل التلاميذ الدراسي في مادة الحوار بعد تطبيق أسلوب "inside outside circle"، والفرضية المقترحة (Ha) وجود ارتقاء تحصيل التلاميذ الدراسي في مادة الحوار بعد تطبيق أسلوب "inside outside circle".
والمدخل المستخدم في هذا البحث هو مدخل البحث الكمي. والطريقة المستخدمة في هذا البحث هي طريقة شبه التجربة بتصميم مجموعة الضبطية غير المتكافئة بمقارنة بين الاختبار القبلي والاختبار البعدي في الفصل التجريبي والفصل الضبطي. والأساليب المستخدمة لجمع البيانات هي الملاحظة والمقابلة والإختبار والتوثيق. وتحليل البيانات المستخدم هو امتحان استواء البيانات وامتحان التجانس وامتحان المقارنة وامتحان النتيجة "ن-د".
ونتائج هذا البحث منها: (1) إن واقعية التحصيل الدراسي في مادة الحوار لتلاميذ الصف التجريبي قبل تطبيق أسلوب "inside outside circle" بقيمة المتوسط 49,5 تدل على درجة منخفضة جدا في معيار التفسير، وفي الفصل الضبطي قبل عملية التعليم بقيمة المتوسط 55 تدل على درجة منخفضة جدا في معيار التفسير، (2) إن واقعية التحصيل الدراسي في مادة الحوار لتلاميذ الصف التجريبي بعد تطبيق أسلوب "inside outside circle" بقيمة المتوسط 78 تدل على درجة مرتفعة في معيار التفسير، وفي الفصل الضبطي بعد عملية التعليم بقيمة المتوسط 67,25 تدل على درجة منخفضة في معيار التفسير، (3) إن واقعية ارتقاء التحصيل الدراسي في مادة الحوار لتلاميذ الصف التجريبي بعد تطبيق أسلوب "inside outside circle" هي على قدر 0,57 تدل على تصنيف معتدل في معيار التفسير. هذا بالنظر إلى مقارنة بين نتيجة الاختبار القبلي والاختبار البعدي، كما دلت عليها نتيجة امتحان الفريضة المحصولة من قيمة "ت" الحسابية 17,52 أكبر من قيمة "ت" الجدولية 2,09 يعني أن الفرضية المقترحة مقبولة بمعنى وجود الارتقاء. وهناك ارتقاء التحصيل الدراسي في مادة الحوار لتلاميذ الصف الضبطي بعد عملية التعليم فهي على قدر 0,28 تدل على تصنيف منخفض في معيار التفسير. هذا بالنظر إلى مقارنة بين نتيجة الاختبار القبلي والاختبار البعدي، كما دلت عليها نتيجة امتحان الفريضة المحصولة من قيمة "ت" الحسابية 9,56 أكبر من قيمة "ت" الجدولية 2,09
Pengaruh model Attention Relevance Confidence Satisfaction (ARCS) terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi keanekaragaman hayati
Berpikir kritis menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh guru. Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilihat dari berkurangnya minat dan motivasi belajar siswa, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan prestasi akademik. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang dapat mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Attention Relevance Confidence Satisfaction (ARCS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Keanekaragaman Hayati. Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan aktivitas pembelajaran guru dan siswa adalah 93,61% dengan kriteria sangat baik. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan model ARCS adalah N-Gain sebesar 0,68 dengan kategori sedang, sementara pada kelas tanpa model ARCS memperoleh N-Gain sebesar 0,47 dengan kategori sedang. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa model Attention Relevance Confidence Satisfaction (ARCS) memiliki pengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Sedangkan effect size memperoleh nilai sebesar 0,55 dengan kategori sedang. Respon siswa terhadap model Attention Relevance Confidence Satisfaction (ARCS) adalah 87,72% dengan kriteria sangat baik
Metodologi penelitian agama
Buku ini juga dilengkapi dengan studi panduan-panduan untuk penelitian analisis kitab suci, biografi tokoh agama, studi ritual, dan penelitian komunitas keagamaan. Dengan demikian, buku ini tidak hanya memberikan landasan teoretis tetapi juga menawarkan aplikasi praktis yang dapat diadaptasi dalam
berbagai konteks penelitian. Penulis juga menyoroti pentingnya filsafat ilmu dan etika dalam penelitian agama sebagai landasan moral dan intelektual bagi setiap peneliti
Pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak usia dini
Buku ini berusaha memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini. Melalui buku ini, penulis berharap dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi para pendidik PAUD, orang tua, serta pihak-pihak terkait lainnya tentang cara-cara efektif untuk mengajarkan topik kesehatan reproduksi kepada anak-anak usia dini