Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung

Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung
Not a member yet
    53115 research outputs found

    Pengaruh live streaming, potongan harga, online customer review dan gratis ongkir terhadap keputusan pembelian pada e-commerce Shopee pada mahasiswa angkatan 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

    Get PDF
    Shopee merupakan platform e-commerce yang menyediakan berbagai produk secara online melalui aplikasi dan situs web yang mudah diakses pengguna. Dalam menarik minat konsumen, Shopee memanfaatkan strategi seperti live streaming, potongan harga, online customer review, dan gratis ongkir yang dapat memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh live streaming, potongan harga, online customer review, dan gratis ongkir terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan pada mahasiswa angkatan 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Metode yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Data primer diperoleh dari 86 responden melalui teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa live streaming berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ditunjukan dengan thitung lebih besar dari nilai ttabel (3,422 > 1,989). Potongan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ditunjukan dengan thitung lebih besar dari nilai ttabel (2,112 > 1,989). Online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ditunjukan dengan thitung lebih besar dari nilai ttabel (5,699 > 1,989). Gratis ongkir tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian ditunjukan dengan thitung lebih kecil dari ttabel (0,519 2,484). Nilai R Square sebesar 79,6%. Dan Adjusted R Square 78,6% sisanya sebesar 21,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini

    Implementasi algoritma gnetika untuk migitasi fragmentasi lahan dalam pembagian tanah waris tak beraturan

    Get PDF
    Pembagian tanah waris tak beraturan merupakan proses spasial yang kompleks. Seringkali dihadapkan pada tantangan untuk memenuhi proporsi hak yang adil sambil mempertahankan bentuk kavling yang fungsional dan tidak terfragmentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat dan mengevaluasi sebuah model optimasi yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses pembagian tanah waris tak beraturan dengan menggunakan data batas bidang tanah digital. Algoritma Genetika dengan pendekatan berbasis grid, menggunakan lahan sebagai kumpulan sel diskrit. Fungsi fitness multi-objektif mempertimbangkan tiga kriteria utama: keadilan proporsi, kekompakan bentuk, dan keutuhan bidang (tidak terfragmentasi) untuk mengevaluasi kualitas setiap solusi pembagian. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model yang disarankan sangat efektif karena dapat menghasilkan solusi pembagian luas dengan akurasi proporsi sesuai dengan tujuan. Selain itu, analisis parameter bobot fitness menunjukkan bahwa ada perbedaan yang dapat dikontrol antara kesempurnaan proporsi dan optimalitas bentuk geometris kavling. Hasilnya menunjukkan bahwa algoritma genetika berbasis grid adalah metode yang andal, objektif, dan fleksibel untuk menyelesaikan masalah pembagian tanah waris yang rumit. Model ini dapat berfungsi sebagai alat bantu transparan untuk perencanaan spasial dan penyelesaian sengketa lahan

    Klasifikasi Citra jenis beras dengan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) menggunakan Arsitektur MobileNetV2

    Get PDF
    Kemiripan visual antara beberapa jenis beras, seperti beras mentik susu putih dengan beras ketan putih, serta beras hitam dengan beras ketan hitam, sering kali menyulitkan proses identifikasi secara manual. Kondisi ini dapat menyebabkan kesalahan dalam distribusi, pengemasan, hingga konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi citra jenis beras menggunakan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN), khususnya MobileNetV2, untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi proses klasifikasi. Dataset terdiri dari enam jenis beras dengan total 600 citra asli yang diperoleh melalui kamera smartphone, kemudian diperluas menjadi 4.200 citra melalui proses augmentasi. Model dilatih menggunakan tiga skenario pembagian data (60:20:20, 70:20:10, dan 80:10:10) dengan konfigurasi hyperparameter berupa 50 epoch, batch size 32, dan learning rate 0,001. Evaluasi kinerja dilakukan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil terbaik diperoleh pada skenario 70:20:10 dengan akurasi mencapai 96,19%, serta nilai precision, recall, dan F1-score di atas 0,95 pada seluruh kelas. Dengan performa yang tinggi dan stabil, model ini terbukti cukup efektif dalam membedakan jenis-jenis beras yang memiliki kemiripan visual. Model yang telah dilatih kemudian diimplementasikan ke dalam aplikasi mobile berbasis Flutter dan TensorFlow Lite, sehingga memungkinkan proses klasifikasi dilakukan secara otomatis dan real-time melalui kamera smartphone

    Tinjauan yuridis dalam penerapan restorative justice pada Kepolisian Sektor Cileunyi

    Get PDF
    Fiqri Nur Ikhsan Tinjauan Yuridis dalam Penerapan Restorative Justice pada Kepolisian Sektor Cileunyi Penelitian ini mengkaji penerapan restorative justice dalam penyelesaian tindak pidana di Kepolisian Sektor Cileunyi sebagai alternatif terhadap paradigma retributive justice yang selama ini mendominasi sistem peradilan pidana di Indonesia. Latar belakang penelitian berangkat dari kenyataan bahwa penyelesaian perkara melalui jalur pengadilan seringkali menimbulkan penumpukan kasus, memperpanjang proses hukum, serta kurang memperhatikan kebutuhan korban maupun pelaku untuk memperoleh pemulihan. Konsep restorative justice hadir sebagai upaya untuk mengedepankan musyawarah, perdamaian, dan rekonsiliasi dengan melibatkan korban, pelaku, serta masyarakat, sehingga tercapai keadilan yang lebih substantif dan harmonisasi sosial.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan sifat deskriptif analitis. Data penelitian terdiri atas data primer melalui wawancara dengan aparat Polsek Cileunyi, serta data sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi. Pendekatan ini digunakan untuk menelaah landasan hukum restorative justice serta menganalisis implementasinya di lapangan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan kondisi empiris penerapan restorative justice sekaligus menilai efektivitasnya dari sisi yuridis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice di Polsek Cileunyi telah memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Surat Edaran Kapolri Nomor SE/8/VIII/2018, serta Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. Implementasi tersebut memungkinkan perkara tindak pidana ringan diselesaikan melalui mediasi dan perdamaian antara pihak-pihak yang bersengketa. Penerapan ini memberikan dampak positif berupa berkurangnya beban perkara di pengadilan, pencegahan kriminalisasi berlebihan, serta tercapainya kesepakatan damai yang lebih memuaskan kedua belah pihak.Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah kendala dalam penerapannya, seperti minimnya pemahaman masyarakat tentang mekanisme restorative justice, keterbatasan kemampuan aparat dalam mengelola proses mediasi secara netral, serta potensi penyalahgunaan diskresi kepolisian apabila tidak diawasi dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparat kepolisian melalui pelatihan, serta sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat agar prinsip-prinsip restorative justice dapat diimplementasikan secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel

    The male gaze in Robert Lucetic’s Legally Blonde (2001): A critical examination of patriarchal Structures

    Get PDF
    The male gaze refers to the act of depicting women from a masculine and heterosexual perspective, placing them as passive objects in accordance with patriarchal structures. This concept remains present even in films that are categorized as feminist or promote female empowerment. This ongoing issue became the main trigger for conducting this research, which aimed to analyze and uncover how the male gaze interpolated and how the patriarchal structures reinforced by the male gaze in Robert Luketic’s Legally Blonde (2001). This research used Laura Mulvey’s theory of the male gaze and applied a qualitative interpretative method to examine the film. The data were collected through close observation and documentation of various scenes, dialogues, camera work, and narrative elements that represented gendered perspectives throughout the film. The analysis showed that the male gaze was interpolated in the film through several aspects, including explicit and implicit visuals, character dialogue, visual construction, and the overall narrative structure. Meanwhile, patriarchal structures were reinforced by the male gaze by creating and portraying women through a form of false empowerment, which maintained ideal feminine beauty and aesthetics aligned with patriarchal expectations. From the findings, the conclusion was drawn that Legally Blonde (2001), although packaged as a feminist and empowering film, still embeds and promotes patriarchal values through subtle cinematic strategies that continue to support the presence of the male gaze

    Pembelajaran klasifikasi makhluk hidup melalui model kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berbantu media jumanji boardgame untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan kolaborasi siswa

    Get PDF
    Keterampilan kolaborasi menjadi permasalahan yang guru IPA terkhusus pada materi biologi. Kurangnya keterampilan kolaborasi siswa terlihat dari aktivitas kelompok siswa yang kurang optimal dan berdampak pada penguasaan konsep kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan kolaborasi siswa dengan dan tanpa model TGT berbantu jumanji boardgame pada materi klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan sampel 64 peserta didik kelas VII yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dengan model TGT dan kelas kontrol tanpa model TGT. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi yang mencangkup keterlaksanaan pembelajaran melalui aktivitas guru dan aktivitas peserta didik, tes penguasaan konsep berdasarkan taksnomi bloom dan lembar angket penilaian sesama teman keterampilan kolabrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT berbantu jumanji boardgame meningkat yang lebih signifikan dengan nilai rata-rata pretest penguasaan konsep sebesar 40,8 dan posttest sebesar 76,8 dengan N-gain sebesar 0,608 (sedang). Keterampilan kolaborasi juga meningkat tiap indikatornya yang paling tinggi pada indikator kerjasama dengan rata-rata skor sebelum pembelajaran sebesar 2,0 (Dasar) meningkat menjadi 3,5 (Terlatih) setelah pembelajaran. Sedangkan pada kelas kontrol nilai pretest penguasaan konsep sebesar 39,3 dan posttest 65,5 dengan N-gain 0,434 (Sedang). pada keterampilan kolaborasi indikator kerjasama rata-rata skor kelas kontrol sebelum pembelajaran 2,5 (Dasar), hanya meningkat setelah pembelajaran menjadi 3,0 (Sedang). Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat perbedaan peningkatan penguasaan konsep dan keterampilan kolaborasi dengan dan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berbantu jumanji boardgame dengan uji hipotesis mann-whittney diperoleh signifikansi 0.00 < 0.05, artinya H0 ditolak dan H1 diterima

    Gambaran parent child health behavior pada orang tua dengan anak stunting di Kabupaten Bandung Barat

    Get PDF
    Stunting merupakan masalah kesehatan kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak secara fisik dan kognitif. Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu wilayah dengan pravalensi stunting tertinggi di Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran perilaku kesehatan orang tua (Parent Child Health Behavior) yang memiliki anak stunting dengan menggunakan pendekatan teori Theory of Planned Behavior Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari satu orang Ibu yang memiliki anak dengan kondisi stunting dan satu significant other di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisi data dilakukan dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kesehatan orang tua terdiri dari sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan persepsi kontrol perilaku (perceived behavioral control). Faktor ekonomi, pengetahuan, tekanan sosial, serta hambatan lingkungan mempengaruhi intensi dan praktik pengasuhan

    Peran sekolah dalam menciptakan sikap moderasi beragama: Studi kasus di MTs Negeri 1 Bandung

    No full text
    Moderasi beragama merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk menjaga kerukunan dalam kehidupan beragama di tengah keragaman keyakinan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran sekolah dalam menciptakan sikap moderasi beragama, dengan studi kasus di MTsN 1 Bandung. Penelitian ini mengguanakan jenis penelitian kualitatif dan metode pengumpulan data bersifat studi kasus, bertujuan untuk memahami bagaimana proses moderasi beragama di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi agama. Sumber data diperoleh dari 10 informan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sebagai kerangka teori, penelitian ini menggunakan teori AGIL Talcott Parsons, menunjukkan adanya kesesuaian antara teori dan temuan di lapangan yang terlihat dalam 4 Fungsi, yaitu Adaption, Goal Achievement, Integration, Latency. Dari ke empat fungsi tersebut, ke empat fungsi tersebut menunjukkan kesesuaian antara teori dan realitas di lapangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 1 Bandung telah mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama secara sistematis dan terstruktur. Analisis menggunakan teori AGIL. Talcott Parsons mengungkapkan bahwa fungsi adaptasi tercermin dari upaya sekolah menyesuaikan diri dengan keberagaman melalui strategi inklusif dan dukungan guru. Fungsi pencapaian tujuan terlihat dari keberhasilan sekolah dalam membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap toleran dan adil. Fungsi integrasi tampak dalam kegiatan seperti pesantren kilat, bakti sosial, dan ekstrakurikuler yang mempererat hubungan sosial antar siswa lintas latar belakang. Fungsi pemeliharaan nilai diwujudkan melalui kegiatan keagamaan rutin, keteladanan guru, dan pelestarian budaya lokal seperti pengenalan kebudayaan Sunda. Selain itu, sekolah juga berhasil menerapkan empat indikator moderasi beragama, yakni komitmen kebangsaan, anti kekerasan, sikap toleransi, dan penghargaan terhadap budaya lokal, Meski demikian, tantangan tetap ada, seperti kurangnya kerja sama dari beberapa siswa dan kendala teknis dalam pelaksanaan program. Kesimpulannya, MTsN I Bandung mampu menjadi miniatur masyarakat yang menanamkan nilai-nilai moderasi secara fungsional, kontekstual, dan berkesinambungan dalam kehidupan sekolah

    Pengaruh fitur Shopee PayLater, diskon dan Live Streaming Shopee terhadap perilaku Impulsive Buying pada pengguna platform Shopee di Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi

    Get PDF
    Transformasi digital telah mengubah perilaku belanja konsumen, khususnya melalui platform e-commerce seperti Shopee. Fitur seperti Shopee PayLater, diskon, dan live streaming menjadi strategi pemasaran yang mendorong pembelian spontan. Survei Populix (2023) mencatat bahwa Shopee PayLater merupakan layanan PayLater paling dominan, digunakan oleh 77% pengguna. Selain itu, diskon besar seperti promo 9.9 dan potongan harga hari raya, serta fitur live streaming interaktif, turut memperkuat kecenderungan impulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat pengaruh secara parsial maupun simultan dari Shopee PayLater (X1), diskon (X2), dan live streaming (X3) terhadap impulsive buying (Y) pada pengguna Shopee di Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi variabel mana yang paling dominan dalam memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel terdiri dari 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Uji dilakukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial dan simultan terhadap impulsive buying. Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa Shopee PayLater berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 5,241 dan signifikansi 0,001. Diskon juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 3,353 dan signifikansi 0,001. Sedangkan Live streaming tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 1,950 dan signifikansi 0,054. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung sebesar 218,948 dan signifikansi 0,000 dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,872 atau 87,2% . Temuan mendukung menegaskan pentingnya strategi berbasis kredit dan diskon untuk mendorong pembelian impulsif

    Pengaruh Earning Per Share (EPS) dan Return On Equity (ROE) terhadap Harga Saham : Studi perusahaan kosmetik Subsektor Nondurable Household Product yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2024

    Get PDF
    Harga saham perusahaan kosmetik di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2024 menciptakan ketidakpastian investasi yang signifikan. Industri kosmetik Indonesia yang berkembang pesat memerlukan analisis mendalam terkait faktor fundamental seperti Earning Per Share (EPS) dan Return On Equity (ROE) yang diduga mempengaruhi pergerakan harga saham. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh EPS dan ROE terhadap harga saham perusahaan kosmetik sub sektor non-durable product house yang terdaftar di BEI periode 2018-2024, baik secara parsial maupun simultan. Studi ini diharapkan memberikan kontribusi empiris bagi literatur manajemen keuangan Indonesia. Penelitian ini berlandaskan variabel X1 yaitu Earning Per Share (EPS) dan variabel X2 yaitu Return On Equity (ROE) merujuk pada Kasmir (2016) dan variabel Y yaitu Harga Saham mengacu pada Jogiyanto (2017) dalam bukunya Teori Portofolio dan Analisis Investasi, yang mendefinisikan harga saham sebagai nilai jual beli suatu instrumen saham di pasar modal pada waktu tertentu yang mencerminkan penilaian investor terhadap prospek perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder laporan keuangan audited perusahaan kosmetik periode 2018-2024. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji parsial (uji-t) dan simultan (uji-F) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan f-hitung 20,77279 > f-tabel 3,294537 dengan signifikansi 0,000000 t-tabel 2,06933, koefisien 4,771875), sedangkan ROE berpengaruh negatif signifikan (t-hitung -4,852652 < -t-tabel -2,036933, koefisien -3811,585). Uji simultan mengkonfirmasi EPS dan ROE secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham, menunjukkan kedua variabel merupakan determinan penting dalam valuasi saham sektor kosmetik Indonesia dan memberikan panduan praktis bagi keputusan investasi

    50,733

    full texts

    53,115

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇