Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung

Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung
Not a member yet
    53115 research outputs found

    The Representation of Indonesian Cultural Dimensions in English Textbook for 10th Grade Senior High School Students

    Get PDF
    Teaching materials should authentically reflect Indonesia's diverse cultural heritage, making it essential to examine how cultural content is represented in textbooks to raise awareness of its importance in language learning. For this reason, this study aimed to analyze how Indonesian cultural dimensions were represented in Bumi Aksara's English textbook for 10th-grade senior high school students and to identify the most prominent cultural aspect in the textbook. This study employed a qualitative approach with content analysis. The analysis was conducted using the four cultural dimensions proposed by Adaskou, Britten, and Fahsi (1990) and followed Krippendorff’s (2018) procedures, which included unitizing, sampling, coding, reducing, inferring, and narrating. Findings revealed that all four cultural dimensions were represented in the textbook, though in varying proportions. Aesthetic Sense appeared most frequently (48%), mainly conveyed through cultural landscapes, traditional and modern songs, and folklore, emphasizing the artistic and expressive side of Indonesian culture. Sociological Sense followed (26%), represented through depictions of social institutions, historical figures, and interpersonal relations in texts such as reading passages and dialogues. Semantic Sense accounted for 16% of the data, typically identified in culture-specific vocabulary and figurative language that reflected deeply embedded Indonesian cultural references, such as national heroes, historical events, and local food items. Pragmatic Sense was the least represented dimension (10%), and appeared mainly in grammar-related activities and dialogue texts, focusing on expressions of politeness, agreement, disagreement, and other communicative skills. This imbalance highlights the stronger emphasis on aesthetic and sociological elements over pragmatic and semantic ones. In conclusion, this study highlighted the textbook's intense effort to showcase Indonesian Culture, particularly through its Aesthetic elements, which predominantly represented the Indonesian cultural landscape. Nevertheless, the result indicated the need for more balanced integration of all dimensions in English textbooks to promote comprehensive and contextual learning. The implication for ELT is that future textbook development should adopt a more holistic approach to ensure that all cultural dimensions are adequately represented

    Pengaruh media dasar pupuk daun 32-10-10 dan konsentrasi ZPT alami air kelapa pada pertumbuhan Planlet Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni) untuk inisiasi nodus secara in vitro

    Get PDF
    INDONESIA: Daun stevia memiliki gizi yang tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena stevia mengandung protein, lemak, serat dan karbohidrat. Perbanyakan secara in vitro inisiasi eksplan nodus stevia dengan penambahan media dasar pupuk daun dan zat pengatur tumbuh alami air kelapa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kombinasi media dasar pupuk daun 32-10-10 dan ZPT alami air kelapa berpengaruh terhadap hasil inisiasi planlet nodus stevia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan yaitu M0= Pupuk Daun 2 g L-1, M1 = Pupuk Daun 2 g L-1 + air kelapa 200 ml L-1, M2 = Pupuk Daun 2 g L-1 + air kelapa 250 ml L-1, M3 = Pupuk Daun 2 g L-1 + air kelapa 300 ml L-1, M4 = Pupuk Daun 2 g L-1 + air kelapa 350 ml L-1. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan penambahan Pupuk Daun 2 g L-1 air kelapa 350 ml L-1 menghasilkan jumlah tunas terbanyak yaitu 11 tunas yang muncul, memberikan hasil tertinggi pada jumlah daun dengan rata-rata 48,3 dan eksplan tertinggi yaitu 8,0 serta jumlah akar 3,25. Tingkat hidup eksplan mencapai 100% menunjukan Tingkat keberhasilan kultur jaringan yang cukup tinggi. Penambahan konsentrasi air kelapa pada media kultur menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah tunas, jumlah daun, tinggi eksplan dan jumlah akar. Hasil ini mengindikasikan bahwa air kelapa berpotensi sebagai suplemen alami yang efektif dalam meningkatkan kualitas pertumbuhan stevia secara in vitro. ENGLISH: Stevia leaves have high nutrition and are beneficial for body health because stevia contains protein, fat and carbohydrates and minerals. In vitro propagation of stevia node explant initiation with the addition of leaf fertilizer base medium and coconut water natural growth regulator is a solution to overcome this problem. The purpose of this study was to determine the combination of leaf fertilizer base media and coconut water natural ZPT effect on the results of stevia node planlet initiation. The method used in this study is a completely randomized design with 5 treatments and 4 replicates, namely M0 = Leaf Fertilizer 2 g L-1, M1 = Leaf Fertilizer 2 g L-1 + coconut water 200 ml L-1, M2 = Leaf Fertilizer 2 g L-1 + coconut water 250 ml L-1, M3 = Leaf Fertilizer 2 g L-1 + coconut water 300 ml L-1, M4 = Leaf Fertilizer 2 g L-1 + 350 ml L-1 coconut water. The results showed that the treatment with the addition of leaf fertilizer 2 g L-1 coconut water 350 ml L-1 produced the highest number of buds, namely 11 buds that appeared, giving the highest results in the number of leaves with an average of 48.3 and the highest explants, namely 8.0 and the number of roots 3.25. The explant survival rate reached 100%, indicating a fairly high success rate of tissue culture. The addition of coconut water concentration to the culture medium showed a significant increase in the number of shoots, number of leaves, explant height and number of roots. These results indicate that coconut water has the potential as an effective natural supplement in improving the quality of stevia growth in vitro

    Demografi sentimen opini publik tentang Marriage Is Scary pada media sosial X menggunakan algoritma Bidirectional Encoder Representations From Transformers (BERT)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen opini publik terkait isu "Marriage is Scary" di media sosial X dengan menggunakan model pretrained Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT). Penelitian dilakukan terhadap dua dataset yang berasal dari Indonesia dan Amerika Serikat. Proses analisis mengikuti tahapan CRISP-DM, dimulai dari pemahaman data, persiapan data, pemodelan, serta evaluasi. Model pelatihan dilakukan melalui fine-tuning multilingual BERT (bert-base-multilingual-cased) pada data yang telah dilabeli sebelumnya, dengan parameter pelatihan seperti learning rate 1e-5, batch size 16, dan evaluasi setiap 50 langkah. Untuk data Indonesia, dilakukan tiga eksperimen dengan jumlah epoch berbeda, dan model terbaik diperoleh pada pelatihan dengan 5 epoch dengan akurasi 93%, precison kelas negatif 89% dan kelas positif 98%, recall kelas negatif sebesar 98% dan kelas negatif 88%, dan F1-score kelas negatif 93% dan kelas positif 92% pada data uji, serta lebih stabil pada train loss dan validation loss. Untuk data Amerika Serikat, dilakukan empat eksperimen, dengan model terbaik diperoleh pada eksperimen pertama dengan akurasi sebesar 79%, precison kelas negatif 73% dan kelas positif 83%, recall kelas negatif sebesar 76% dan kelas positif 81%, F1-score kelas negatif 74% dan kelas positif 82% pada data uji dan validation loss lebih stabil. Model terbaik dari masing-masing negara digunakan untuk mengklasifikasikan data tanpa label. Hasil analisis menunjukkan bahwa di Indonesia sentimen negatif terhadap pernikahan lebih dominan dibandingkan positif, sedangkan di Amerika Serikat terdapat distribusi yang lebih seimbang. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan pola opini publik antara dua negara dalam menyikapi isu pernikahan

    Pengaruh menonton media sosial dan peran guru agama terhadap perilaku Bullying siswa di sekolah: Penelitian di kelas X SMA Nasional Bandung

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku bullying yang masih menjadi tren di Indonesia. Demikian pula di SMA Nasional Bandung, meskipun sekolah telah melakukan upaya pencegahan melalui pembatasan penggunaan media sosial serta teladan dan pembiasaan kegiatan religius oleh guru agama, kenyataannya perilaku bullying masih ditemukan meskipun cakupannya tidak luas. Hal ini menjadi masalah penelitian karena tidak sesuai dengan syariat agama Islam dan tujuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Realitas menonton media sosial dengan konten negatif; 2) Realitas peran guru agama; 3) Realitas perilaku bullying siswa; 4) Pengaruh menonton media sosial dengan konten negatif dan peran guru agama terhadap perilaku bullying siswa. Penelitian ini didasarkan atas teori yang menyatakan bahwa sebagian besar pembelajaran manusia terjadi dalam konteks sosial, pembelajaran terjadi melalui proses pengamatan dan meniru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Realitas menonton media sosial dengan konten negatif terkategori rendah dengan rata-rata 1,89 berada pada rentang 1,81-2,60. Namun untuk intensitas penggunaan media sosial masih tinggi. Solusinya sekolah dapat meningkatkan implementasi program pembatasan konten-konten media sosial dengan menghadirkan berbagai aktivitas alternatif yang lebih produktif; 2) Realitas peran guru agama terkategori tinggi dengan rata-rata 3,71 berada pada rentang 3,41-4,20. Namun terdapat kekurangan dalam pemberian perhatian terhadap siswa dan keterlibatan langsung. Solusinya dengan meningkatkan kualitas interaksi guru dan siswa melalui pendekatan personal dan guru dapat memperbanyak keterlibatan langsung dalam kegiatan siswa; 3) Realitas perilaku bullying siswa terkategori rendah dengan rata-rata 1,98 berada pada rentang 1,81-2,60. Namun perilaku bullying masih terjadi meskipun cakupannya tidak luas. Solusinya sekolah perlu meningkatkan pendidikan karakter dan akhlak mulia melalui pembelajaran yang berkelanjutan dengan program-program anti bullying; 4) Pengaruh menonton media sosial dengan konten negatif dan peran guru agama menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku bullying siswa. Dalam pengaruhnya sebesar 28,4%, variabel menonton media sosial dengan konten negatif cenderung meningkatkan perilaku bullying, sedangkan peran guru agama cenderung menurunkannya

    Unraveling students' senior high school speaking skills: What their video content project show

    No full text
    Speaking remains one of the most challenging EFL skills to master, especially for secondary school students, who often face anxiety, limited vocabulary, and few opportunities for hands-on practice. Addressing these challenges may be achieved by combining technology-based and project-based methods, such as video content creation. This study aims to (1) analyze students' speaking skill development through a video content project, and (2) examine students' perceptions of this learning approach. It is based on Krashen's emotional filter theory, Vygotsky's sociocultural theory, Bandura's self-efficacy theory, and the CEFR speaking skill descriptors. This study is conducted at a private senior high school in Bandung Regency. This study involved 28 tenth-grade students and used a qualitative descriptive design. Data were collected through document analysis of students' video projects. The evaluated rubrics included grammatical range & accuracy, pronunciation, lexical resources (vocabulary), background knowledge, coherence and comprehension, and fluency. In addition, students' perceptions of linguistic, affective, cognitive, metacognitive, social, and motivational aspects, as well as technology, were explored in the video content project using questionnaires and interviews. The document analysis results showed that most students performed at a good level according to the rubric in grammatical range & accuracy, pronunciation, lexical resources (vocabulary), background knowledge, coherence and comprehension, and fluency. However, some students showed difficulties in comprehension, coherence, vocabulary, and fluency. They also showed difficulties in transferring ideas, limited vocabulary, and hesitation. The questionnaire results showed high levels of agreement on affective (85.7%), technological (78.6–85.7%), and metacognitive (71.5–85.7%) aspects. This indicated increased motivation, decreased speaking anxiety, and improved self-monitoring abilities. Interview results confirmed these results and stated that the opportunity for re-recording and scripting reduced anxiety, freedom to choose topics increased engagement, and feedback from teachers and peers improved speaking abilities. The results of this study indicate that video content projects can be an effective, engaging, and technologically relevant method for improving EFL students' speaking skills if supported by consistent feedback, spontaneous speaking opportunities, and engaging topics. They also confirm the pedagogical value of project-based learning that utilizes technology in EFL speaking instruction, and have a positive impact on teachers, students, and researchers

    Penyelesaian Traveling Salesman Problem wit Job Times (TSPJ) menggunakan algoritma genetika

    No full text
    Dalam sistem logistik modern, optimasi rute menjadi aspek krusial. Traveling Salesman Problem (TSP), yaitu penentuan rute terpendek yang mengunjungi setiap lokasi sekali dan kembali ke titik awal, telah berkembang ke berbagai varian. Salah satunya adalah Traveling Salesman Problem with Job Times (TSPJ), yang menambahkan waktu pemrosesan di setiap titik kunjungan, mencerminkan kondisi riil seperti distribusi bahan baku dan penjadwalan pesanan dalam sektor food and beverage. Kompleksitas ini menjadikan TSPJ sebagai masalah NP-Hard. Penelitian ini mengimplementasikan algoritma metaheuristik Algoritma Genetika yang dimodifikasi untuk menyelesaikan TSPJ. Perubahan dilakukan pada mekanisme crossover dan mutasi agar sesuai dengan karakteristik waktu pengerjaan, dengan tujuan meminimalkan total waktu penyelesaian. Algoritma ini, dikombinasikan dengan inisialisasi NNHX dan perbaikan 2-Opt, dievaluasi pada instance TSPLIB dengan ukuran node kecil, sedang, dan besar. Hasil menunjukkan pada instance kecil algoritma cepat mencapai solusi optimal, sementara pada ukuran sedang muncul fluktuasi hasil dengan waktu komputasi lebih tinggi. Pada ukuran besar, makespan (Cmax) dan waktu komputasi meningkat signifikan. Penerapan 2-Opt konsisten meningkatkan kualitas solusi meski menambah waktu komputasi. Secara keseluruhan, pendekatan ini efektif menghasilkan solusi kompetitif, terutama pada ukuran kecil dan sedang, dengan trade-off antara kualitas dan efisiensi

    Pelaksanaan penanggulangan bencana gempa Cianjur tahun 2022 oleh pemerintah daerah berdasarkan Undang-Undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana perspektif siyasah dusturiyah

    No full text
    Penelitian ini membahas pelaksanaan penanggulangan bencana gempa bumi Cianjur tahun 2022 oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur dalam perspektif siyasah dusturiyah. Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesesuaian kebijakan pemerintah daerah dalam menangani bencana dengan prinsip-prinsip tata kelola negara menurut Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Cianjur telah menjalankan penanggulangan bencana secara terstruktur melalui tahapan mitigasi, tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Meskipun dalam pelaksanaannya, masih terdapat kekurangan dalam aspek distribusi bantuan, partisipasi masyarakat, dan keadilan sosial. Maka perspektif siyasah dusturiyah memandang penanggulangan bencana menjadi salah satu cerminan tanggung jawab negara dalam menjaga kemaslahatan umat, khususnya perlindungan jiwa dan harta sehingga masyarakat akan terbantu dengan adanya upaya yang dilakukan BPBD sesuai dengan tujuan maqashid syariah

    Analisis penyelesaian perkara perceraian dengan alasan pisah ranjang ditinjau dari SEMA nomor 3 tahun 2023: Studi putusan nomor 2875/Pdt.G/2024/PA.Nph

    No full text
    Perceraian menjadi gejala sosial yang terus berkembang di masyarakat. Untuk merespons hal ini, Mahkamah Agung menerbitkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2023 sebagai strategi untuk menjawab permasalahan yang hadir. SEMA Nomor 3 Tahun 2023 dalam kamar agama menyatakan yang pada intinya bahwa perceraian dengan alasan perselisihan dan pertengkaran terus menerus dapat dikabulkan jika diikuti berpisah rumah minimal 6 (enam) bulan atau terbukti adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Namun, dalam putusan nomor 2875/Pdt.G/2024/PA.Nph dengan alasan perselisihan dan pertengkaran terus menerus tetap dikabulkan meskipun baru berpisah rumah selama 2 (dua) bulan dan tidak adanya KDRT menyebabkan ketidaksesuaian antara hukum dan realita. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dasar pertimbangan hukum majelis hakim, menganalisis pandangan hakim terkait pisah ranjang lebih lama daripada pisah rumah dalam perspektif SEMA Nomor 3 Tahun 2023, serta menelaah akibat hukum dari diterima dan dikabulkannnya perkara gugat cerai dalam putusan nomor 2875/Pdt.G/2024/PA.Nph. Penelitian ini didukung oleh teori penemuan hukum dari Soeroso yang berperan sebagai landasan dan panduan dalam menganalisis pendapat hakim terhadap pisah ranjang perspektif SEMA Nomor 3 Tahun 2023. Selain itu, teori maqashid syariah dari Imam As-Syatibi digunakan sebagai teori pendukung untuk memahami tujuan majelis hakim dalam menerapkan pandangan hukum demi tercapainya kemaslahatan, khususnya dalam putusan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode content analysis dengan pendekatan yuridis normatif, dan jenis penelitian kualitatif. Sumber data primer berupa putusan nomor 2875/Pdt.G/2024/PA.Nph yang didukung oleh wawancara hakim, peraturan-peraturan, buku-buku dan berbagai artikel ilmiah. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara studi pustaka dan wawancara dengan hakim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dasar dan pertimbangan hukum majelis hakim telah sesuai prosedur hukum acara yang berlaku dimulai pemeriksaan gugatan, pembuktian, penyimpulan fakta-fakta hukum hingga amar putusan. (2) Pendapat hakim dalam perkara ini menyimpulkan bahwa indikator perselisihan dan pertengkaran terus-menerus dapat dilihat dari pisah rumah, jika pisah rumah maka sudah pasti pisah ranjang. Keadaan pisah ranjang tersebut mencerminkan ketidakharmonisan rumah tangga, sehingga dapat diinterpretasikan sejalan dengan ketentuan SEMA Nomor 3 Tahun 2023. (3) Akibat hukum dari adanya putusan ini adalah putusnya hubungan perkawinan dan penetapan hak asuh anak jatuh kepada tergugat sebagai hasil dari kesepakatan kedua belah pihak

    Pengaruh Self-Efficacy, Self-Esteem, dan Locus of Control terhadap kinerja karyawan: Studi pada Pegawai Dinas ESDM Prov. Jawa Barat

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidakkonsistenan kinerja pegawai di Dinas ESDM Prov. Jawa Barat. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan ketidakstabilan faktor psikologis pegawai, seperti self-efficacy, self-esteem, dan locus of control yang berperan membentuk perilaku kerja dan menentukan pencapaian kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy, self-esteem, dan locus of control terhadap kinerja pegawai di Dinas ESDM Prov. Jawa Barat, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian yang digunakan berjumlah 40 responden dengan menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Teknik analisis yang digunakan dapat meliputi analisis deskriptif, uji instrumen data (uji validitas dan reliabilitas), analisis regresi linier berganda, uji hipotesis (uji parsial dan simultan), dan koefisien determinasi. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung sebesar -2,284 (p = 0,018), self-esteem secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung sebesar 4,000 (p = <,001), locus of control secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung sebesar 2,584 (p = 0,014), serta self-efficacy, self-esteem, dan locus of control secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F-hitung sebesar 32,377 (p = <,001)

    Analisis In silico Protein A35R sebagai Antigen Vaksin Subunit Virus Monkeypox

    Get PDF
    Monkeypox merupakan penyakit zoonotik yang kembali menjadi perhatian global dengan sejumlah besar kasus terkonfirmasi dan kematian yang tercatat secara global sejak awal tahun 2022 hingga pertengahan 2024. Meskipun kasus di Indonesia relatif terkendali, potensi infeksi dan efek samping serius seperti mioperikarditis dan perikarditis tetap menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi protein A35R sebagai kandidat antigen vaksin subunit Monkeypox melalui pendekatan in silico. Metodologi yang digunakan mencakup prediksi epitop, uji antigenitas, imunogenitas, toksisitas, alergenitas, pengecekan homologi terhadap protein manusia, molecular docking, validasi dengan evaluasi MM/GBSA, dan analisis ikatan hidrogen. Hasil prediksi menunjukkan terdapat 176 epitop, dengan 28 di antaranya memenuhi kriteria eluted ligand yang mengindikasikan potensi kuat untuk dipresentasikan oleh HLA kelas I. Proporsi 15,91% epitop potensial ini mencerminkan efisiensi prediksi yang lebih baik dibandingkan beberapa studi sebelumnya pada protein lain. Selain itu, ditemukan indikasi cakupan populasi yang lebih luas. Dari 28 peptida yang lolos seleksi awal, 10 epitop memenuhi seluruh kriteria keamanan dan efektivitas, termasuk uji non-toksisitas dan non-alergenitas, dengan 83,3% terdeteksi sebagai non-alergenik. Evaluasi efektivitas menggunakan molecular docking menghasilkan skor energi ikatan yang kuat, berkisar antara -160,047 hingga -266,890, dan energi ΔG_bind berdasarkan MM/GBSA berkisar -51,84 hingga -86,84. Analisis ikatan hidrogen menunjukkan bahwa seluruh kompleks epitop-HLA membentuk interaksi pada Pocket utama F dan B serta Pocket pendukung A, C, D, dan E, yang berperan penting dalam stabilisasi kompleks dan pengenalan antigen oleh sel T. Temuan ini secara signifikan menunjukkan bahwa protein A35R memiliki potensi kuat sebagai kandidat antigen vaksin subunit untuk virus Monkeypox

    50,733

    full texts

    53,115

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇