Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung

Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung
Not a member yet
    53115 research outputs found

    Penafsiran ayat-ayat self control dalam tafsir Haqa'iq At-Tafsir karya Abu Abdurrahman As-Sulami

    Get PDF
    Self control atau yang dikenal dengan Mujahadah an-Nafs merupakan salah satu nilai utama dalam ajaran Islam yang berperan dalam menjaga stabilitas spiritual dan moral manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia dihadapkan pada berbagai bentuk godaan, ujian, serta dorongan seperti hawa nafsu, syahwat, ketakutan, dan kesedihan, yang apabila tidak dikendalikan dapat mengarah pada perilaku menyimpang. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam telah memuat banyak nilai yang berkaitan langsung dengan pengendalian diri, baik dalam bentuk larangan, perintah, maupun pujian terhadap orang-orang yang mampu mengendalikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran ayat-ayat yang berkaitan dengan self control dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tasawuf, khususnya dalam Tafsīr Ḥaqā’iq at-Tafsīr karya Abu Abdurrahman as-Sulamī, sekaligus menggali implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, dengan menganalisis ayat-ayat yang berhubungan dengan self control. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, yang dikenal juga sebagai library research. Self control dalam Al-Qur’an terwujud melalui sejumlah term kunci yang mengandung makna pengendalian diri dalam berbagai dimensi. Term-term tersebut meliputi kata hawa QS Al-Jātsiyah [45]:23, QS Ṣād [38]:26, QS An-Nāzi’āt [79]:40, syahwat QS Āli ‘Imrān [3]:14, khauf QS As-Sajdah [32]:16, QS An-Nāzi’āt [79]:40, ḥuzn QS At-Taubah [9]:40, QS Āli ‘Imrān [3]:139, ṣabr QS Āli ‘Imrān [3]:200, QS Muḥammad [47]:31, QS Al-Ma’ārij [70]:5, QS Asy-Syūrā [42]:43, QS Az-Zumar [39]:10, QS Al-Qalam [68]:48, dan taqwā QS Al-A’rāf [7]:201, QS Āli-‘Imrān [3]:102, dan QS Al-Mā’idah [5]:35. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran sufistik dalam Tafsīr Ḥaqā’iq at-Tafsīr karya Abu Abdurrahman as-Sulamī memberikan pemahaman yang mendalam terhadap penafsiran ayat-ayat yang berkaitan dengan self control tersebut. Tafsir ini tidak hanya melihat self control sebagai tindakan dalam menahan emosi atau nafsu semata, tetapi sebagai bagian dari proses spiritual yang disebut tazkiyat an-nafs (penyucian jiwa). Dalam pendekatan ini, self control dipandang sebagai jalan untuk menundukkan ego (nafs), memutus keterikatan terhadap syahwat duniawi, serta mengarahkan hati sepenuhnya kepada Allah. Dengan demikian, self control tidak hanya sebatas kemampuan menahan dorongan hawa nafsu, tetapi merupakan upaya menyeluruh yang membimbing hati, pikiran, dan perilaku untuk senantiasa berjalan dalam koridor iman dan ketaatan kepada Allah Swt

    Pengaruh Likuiditas dan Profitabilitas terhadap kebijakan hutang perusahaan: Studi pada perusahaan sektor Consumer Cyclicals sub sektor retailing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2023

    Get PDF
    Transformasi digital dan dinamika global dalam beberapa tahun terakhir telah membawa dampak besar terhadap strategi pembiayaan perusahaan, termasuk sektor consumer cyclicals khususnya sub sektor retailing. Pandemi Covid-19 menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dari 5,02% di tahun 2019 menjadi 2,97% pada tahun 2020. Perusahaan subsektor ritel menghadapi tekanan tambahan akibat perubahan perilaku konsumen ke arah digital serta persaingan bisnis yang semakin ketat. Oleh karena itu, kebijakan hutang menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga stabilitas keuangan, memperkuat likuiditas operasional, serta mendukung ekspansi usaha di tengah situasi pasar yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan profitabilitas terhadap kebijakan hutang pada perusahaan sektor Consumer cyclicals sub sektor retailing yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Kebijakan hutang dalam penelitian ini diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) sebagai indikator yang menunjukkan sejauh mana perusahaan mengandalkan hutang dalam membiayai operasionalnya dibandingkan dengan modal sendiri. Likuiditas diproksikan dengan Current Ratio (CR) sebagai ukuran kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya, sedangkan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA) untuk menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan 9 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas (CR) berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan hutang dengan koefisien regresi -0,2341, thitung -2,865 0,05. Secara simultan likuiditas dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap kebijakan utang dengan nilai F hitung 6,322 > F tabel 3,2199 dan Prob (F-statistik) 0,0039 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,2314 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 23,14% variasi kebijakan hutang, sementara sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Temuan ini mendukung teori Pecking Order yang menyatakan bahwa perusahaan dengan kondisi likuid yang baik cenderung mengurangi ketergantungan pada pembiayaan eksternal melalui hutang (Myers, 1984). Perbedaan hasil pengaruh profitabilitas dibandingkan penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa konteks industri dan periode krisis ekonomi memengaruhi arah hubungan tersebu

    Pengaruh boredom dan regulasi diri terhadap perilaku cyberslacking

    Get PDF
    Cyberslacking adalah perilaku akses internet untuk kegiatan non-akademik yang dilakukan selama proses belajar atau perkuliahan. Aktivitas ini dapat mengganggu konsentrasi mahasiswa dan berpotensi menurunkan prestasi akademik. Tingginya kebosanan (boredom) mendorong mahasiswa melakukan cyberslacking, sedangkan kemampuan regulasi diri yang baik mungkin berperan dalam menekan kecenderungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh boredom dan regulasi diri terhadap perilaku cyberslacking pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif desain prediktif dengan sampel 230 mahasiswa aktif yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai F= 96.165 dengan signifikansi <0.001 yang berarti boredom dan regulasi diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap cyberslacking dengan R square sebesar 45.9%. Secara parsial, boredom memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan regulasi diri. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pengelolaan kebosanan dan peningkatan regulasi diri untuk meminimalisir perilaku cyberslacking pada mahasiswa

    Kajian Language Game L. Wittgenstein dalam konteks politik studi analisis konten politik dalam media sosial Tiktok

    No full text
    Media sosial telah menjadi salah satu ruang publik yang paling dinamis dalam membentuk wacana politik di Indonesia. Tiktok, sebagai platform berbagi video singkat yang sangat populer, kini tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga menjadi arena bagi beredarnya beragam konten politik yang memuat opini, kritik, maupun dukungan terhadap kebijakan dan tokoh publik. Fenomena ini semakin menonjol menjelang pemilihan umum, di mana diskursus politik di media sosial tidak terbatas pada materi kampanye resmi, melainkan juga pada konten politik nonkampanye yang bersifat pro atau kontra terhadap isu-isu tertentu. Bahasa yang digunakan dalam konten semacam ini sering kali sarat dengan makna kontekstual, simbol, dan strategi retoris yang dapat memengaruhi persepsi politik masyarakat, terutama jika dikonsumsi tanpa penelaahan yang kritis.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk permainan bahasa yang muncul dalam konten politik non-kampanye di Tiktok, menganalisis penerapannya berdasarkan kerangka language game yang diperkenalkan Ludwig Wittgenstein, serta menelaah implikasinya terhadap pembentukan preferensi politik masyarakat. Konsep language game dipandang relevan karena menekankan bahwa makna bahasa terbentuk dari penggunaannya dalam konteks sosial tertentu yang diatur oleh seperangkat aturan main komunikasi. Dengan pendekatan ini, penelitian tidak hanya mengurai makna kata atau kalimat secara literal, tetapi juga memahami bagaimana unsur verbal, visual, musikal, dan simbolik saling berinteraksi membentuk pesan politik yang kompleks.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitik. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap sebelas konten politik dari tiga akun Tiktok, yaitu Rian Fahardhi, Total Politik, dan Pojok Satu. Analisis dilakukan dengan mendeskripsikan elemen verbal, visual, musikal, dan simbolik dalam setiap konten, kemudian menafsirkannya berdasarkan kerangka language game untuk melihat bagaimana makna politik terbentuk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan bahasa yang digunakan mencakup simbolisme, metafora dan analogi, pleonasme, sarkasme, dan ambiguitas. Kelima bentuk tersebut berfungsi sebagai strategi komunikasi untuk membingkai isu politik, membangun citra tokoh, atau mengarahkan opini publik. Tiktok terbukti menjadi ruang di mana praktik permainan bahasa berlangsung secara intens, memungkinkan terjadinya demokratisasi wacana politik, tetapi juga berpotensi memperkuat polarisasi dan bias informasi di masyarakat

    Kapitalisme dan kerusakan lingkungan: Studi komparatif pemikiran Andre Gorz dan Seyyed Hossein Nasr

    No full text
    Bumi yang menjadi tempat tinggal manusia kini semakin rusak akibat ulah manusia. Dunia modern menempatkan manusia sebagai acuan segala nilai dan kebenaran, sehingga ini menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan. Didorong oleh sistem kapitalisme, perusakan lingkungan gencar dilakukan demi stabilisasi ekonomi dan peningkatan modal. Penelitian ini bertujuan menjawab tiga rumusan masalah utama. Pertama bagaimana kritik Andre Gorz dan Seyyed Hossein Nasr terhadap kapitalisme?, Kedua bagaimana Andre Gorz dan Seyyed Hossein Nasr menjelaskan hubungan antara kapitalisme dan kerusakan lingkungan?, Ketiga apa solusi yang ditawarkan Andre Gorz dan Seyyed Hossein Nasr atas kerusakan lingkungan yang disebabkan kapitalisme?. Secara teoritis, penelitian ini berpijak pada pendekatan filsafat kapitalisme dan ekologi yang koheren, dengan beberapa pemikir seperti John Locke dengan teori hak alaminya, kemudian Marx yang menjelaskan teori M-C-M’, Mark Fisher dengan teori realime kapitalisme dan Capra yang menjelaskan cara pandang cartesian dan mekanistik Newton. Analisis dilakukan untuk melihat pemikiran Andre Gorz dan Sayyed Hossein Nasr dengan pendekatan beberapa tokoh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Studi kepustakaan dan pendekatan kuantitatif yang sumber utamanya adalah Ecology as Politics karya langsung Andre Gorz dan Man and Nature karya langsung Seyyed Hossein Nasr. Analisis dilakukan dengan cara: pertama melakukan analisis ketika pengumpulan data dari September 2024 sampai Juni 2025, kedua menganalisis data yang telah terkumpul dengan dua tahap yaitu; pertama, mereduksi, memilih dan menyusun data, kedua data yang tersusun dianalisis dan didisplay secara terstruktur untuk mempermudah proses penelitian. Hasil penelitian ini menemukan tiga hal utama. Pertama, Gorz memandang kapitalisme dengan logika pertumbuhan menciptakan standar hidup, Nasr menganggap bahwa modern yang didalamnya terdapat kapitalisme telah membuat manusia terasing. Kedua, Gorz menjelaskan kerusakan lingkungan saat ini adalah hasil konsumsi berlebihan yang yang didasari oleh logika kapitalisme, sedangkan Nasr memandang bahwa kerusakan lingkungan adalah hasil dari pudarnya pandangan tradisional. Ketiga, Gorz melihat bawa solusinya hanya dengan logika pembalikan kapitalisme dan alternatif penggunaan energi panas matahari sebagai sumber energi, di lain sisi Nasr melihat bahwa kembali pada pandangan dan cara tradisional serta mengembalikan metafisika pada tempatnya adalah solusi yang tepat

    Pengaruh pendekatan contextual teaching and leraning berbantu media roda putar terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas v pada mata pelajaran IPS dimadrasah ibtidaiyah

    No full text
    “Pengaruh Pendekatan Contextual teaching and learning Berbantu Media Roda Putar Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPS di Madrasah Ibtidaiyah.” Skripsi, Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar kognitif IPS yang disebabkan kurangnya minat belajar siswa. Alternatif pembelajaran terhadap rendahnya hasil belaar kognitif siswa yang disebabkan kurangnya minat belajar adalah dengan menggunakan pendekatan Contextual teaching and learning yang menghubungkan materi dengan kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPS sdengan menggunakan pendekatan contxctual teaching and learning berbantu media roda putar di kelas eksperimen. 2) Untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan pendekatan Cooperative learning di kelas kontrol. 3) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif IPS kelas yang menggunakan pendekatan contextual teaching and learning berbatu media roda putar dengan kelas yang menggunakan pendekatan Cooperative learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan metode quasi eksperimen atau eksperimen semu dan menggunakan desain kontrol Group Pre-Test Post-Test Nonequivalent. Jenis penelitain ini adalah menggubnakan prosedur statistic dan menggunakan teori objektif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIN 2 Ciamis tahun ajaran 2024/2025. Sampel yang diambil adalah kelas V A dan kelas V C dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah test dan observasi. Teknk analisis data menggunakan independent t-test dengan taraf signifikan 5% dengan hipotesis perbedaan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPS menggunakan pendekatan Contextual teaching and learning (CTL) lebih baik dari siswa yang menggunakan pendekatan Cooperative learning .Hasil penelitian diperoleh bahwa : hasil belajar kognitif siswa setelah menggunakan pendekatan Contextual teaching and learning (CTL) mengalami peningkatan sebesar 0,79 dengan kategori sedang. Hasil belajar kognitif siswa setalah menggunaka pendekatan Cooperative learning memperoleh peningkatan sebesar 0,68 denga kategori sedang. Terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara kedua kelas yang dibuktikan dengan uji t-independent. Hasilnya menunjukan hasil signifikan sebesar 0,001. Hal ini berarti < 0,05 hipotesis diterima dan perbedaan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran IPS yang menggunakan pendekatan Contextual teaching and learning (CTL) lebih baik secara signifikan dibandingkan siswa yang menggunakan pendekatan Cooperative learning

    Penerapan model pembelajaran Accelerated Learning Included by Discovery untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis dan Self-Confidence

    Get PDF
    Kemampuan representasi matematis peserta didik menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam pembelajaran matematika. Oleh sebab itu pembelajaran Accelerated Learning Included By Discovery menjadi alternatif agar peserta didik merasa nyaman dalam pembelajaran matematika dan menumbuhkan rasa percaya diri yang ada dalam salah satu indikator self-confidence. Tujuan penelitian ini: (a). Bagaimana keterlaksanaan pembelajaran matematika peserta didik dengan menggunakan pembelajaran Accelerated Learning Included By Discovery, (b). Apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis peserta didik antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Accelerated Learning Included By Discovery dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional, (c). Apakah terdapat perbedaan peningkatan self-confidence peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Accelerated Learning Included By Discovery dengan peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional. Metode penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen. Hasil penelitian ini yaitu: (a). Keterlaksanaan pembelajaran kelas dengan model pembelajaran Accelerated Learning Included By Discovery memperoleh presentase dengan kategori baik, (b). Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis antara peserta didik yang memperoleh model pembelajaran Accelerated Learning Included By Discover dengan peserta didik yang memperoleh pembelajaran konvensional, (c). Terdapat perbedaan peningkatan self-confidence antara peserta didik yang memperoleh model pembelajaran Accelerated Learning Included By Discover dengan peserta didik yang memperoleh model pembelajaran konvensional

    Penerapan model pembelajaran ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction) dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran IPS kelas VI di MIS Miftahul Falah 1 Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa, yang terlihat pada hasil belajar siswa yang rendah. Rendahnya pemahaman konsep ini diduga karena pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menerapkan model ARIAS dan model direct instruction. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan bentuk desain yang dipakai yaitu non-equevalent control group desain. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VI-A sebanyak 26 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VI-C sebanyak 26 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan independent t-test dengan taraf signifikansi 5% dengan hipotesis perbedaan rata-rata peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa antara yang menggunakan model ARIAS dengan yang menggunakan model direct instruction. Hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan pemahaman konsep siswa setelah penerapan model ARIAS mengalami peningkatan sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Kemampuan pemahaman konsep siswa setelah menggunakan model direct instruction mengalami peningkatan sebesar 0,46 dengan kategori sedang. Terdapat perbedaan rata-rata peningkatan antara kedua kelas yang dibuktikan dengan uji t-independent. Hasilnya menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001. Hal ini berarti 0,001 < 0,05 hipotesis diterima, artinya terdapat perbedaan rata-rata peningkatan kemampuan pemahaman konsep antara yang menggunakan model ARIAS dan model direct instruction

    Pengembangan Bahan Ajar Digital Mata Kuliah Sejarah Peradaban Islam Berbasis Problem Based Learning: Penelitian di Jurusan PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya ketersediaan bahan ajar digital yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan dosen dalam pembelajaran Sejarah Peradaban Islam (SPI). Pengembangan bahan ajar digital berbasis Problem Based Learning (PBL) bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mendorong keterlibatan mahasiswa, serta menanggapi tantangan pendidikan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi kebutuhan bahan ajar digital berbasis PBL dalam mata kuliah SPI; 2) Menyusun desain dan pengembangan bahan ajar digital SPI berbasis PBL; 3) Menganalisis diseminasi bahan ajar digital SPI berbasis PBL; dan 4) Menggambarkan penerimaan penggunaan bahan ajar oleh dosen dan mahasiswa. Kerangka berpikir dalam penelitian ini berlandaskan pada teori konstruktivisme, yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif oleh individu melalui pengalaman dan interaksi sosial. Teori ini diterapkan dalam model Problem Based Learning (PBL), yang memungkinkan mahasiswa berperan aktif dalam memecahkan masalah nyata, sehingga mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Four-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes, serta dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Validasi dilakukan oleh ahli materi, teknologi pembelajaran, dan praktisi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat kebutuhan tinggi terhadap bahan ajar digital berbasis PBL dari dosen dan mahasiswa, karena bahan ajar ini meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif; 2) Desain bahan ajar yang dikembangkan mengintegrasikan sintaks PBL dalam LMS eNaba; 3) Pengembangan bahan ajar terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan partisipasi mahasiswa; dan 4) Diseminasi dilakukan melalui pembuatan artikel ilmiah dan uji coba luas yang menunjukkan penerimaan positif dari mahasiswa dan dosen. (5) Penerimaan mahasiswa dan dosen sangat positif. Secara keseluruhan, pengembangan bahan ajar digital berbasis PBL efektif dalam meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman mahasiswa, serta dapat diimplementasikan lebih luas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

    Disparitas putusan nomor 4159/Pdt.G/2024/PA.Badg dan putusan nomor 31/Pdt.G/2024/PA.Smdg tentang perkara perceraian karena perselisihan dan pisah tempat tinggal kurang dari 6 bulan pasca lahirnya Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) nomor 3 tahun 2023

    No full text
    Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan PP No. 9 Tahun 1975 menegaskan bahwa perceraian hanya dapat dilakukan dengan alasan yang sah dan dibenarkan oleh pengadilan, hal ini sejalan dengan asas mempersukar perceraian. Mahkamah Agung memperkuat asas ini melalui Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2023, yang menyatakan bahwa perceraian akibat perselisihan terus menerus hanya dapat dikabulkan jika terbukti tidak ada harapan rukun kembali dan telah berpisah tempat tinggal minimal 6 bulan. Penelitian ini berfokus pada disparitas putusan perkara perceraian karena perselisihan dan pisah tempat tinggal kurang dari 6 bulan yang didasarkan kepada penerapan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) melalui analisis dua putusan pengadilan yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini ialah 1). Untuk mengetahui Pertimbangan Hakim pada Putusan Putusan Nomor 4159/Pdt.G/2024/PA.Badg 2). Untuk Mengetahui Pertimbangan Hakim pada Putusan Nomor 31/Pdt.G/2024/PA.Smdg. 3). Untuk mengetahui Implikasi Hukum dari Perbedaan Implementasi surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2023 Pada Putusan Nomor 4159/Pdt.G/2024/PA.Badg dan Putusan Nomor 31/Pdt.G/2024/PA.Smdg Penelitian ini menggunakan Grand Theory Kepastian Hukum dan Middle & Applied Theory Penegakan Hukum. Kedua teori ini digunakan untuk menilai sejauh mana Surat Edaran Mahakamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2023 mampu menciptakan putusan yang seragam dan memberikan kepastian hukum dalam perkara perceraian. Metode penelitian yang digunakan ialah Analisis isi (content Analysis) dengan pendekatan penelitian yurirdis normatif. Sumber data primer penelitian ini ialah Putusan Nomor 4159/Pdt.G/2024/PA.Badg, Putusan Nomor 31/Pdt.G/2024/PA.Smdg dan Surat Edaran Mahakamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2023. Sementara data sekunder yang digunakan meliputi, buku, jurnal, skripsi, peraturan perundang-undangan, dan hasil wawancara. Hasil Penelitian menunjukan 1). Adanya impelementasi SEMA Nomor 3 Tahun 2023 Pada Putusan Nomor 4159/Pdt.G/2024/PA.Badg dengan menggunakan pendekatan sistematis 2). Tidak adanya penggunaaan SEMA pada Putusan Nomor 31/Pdt.G/2024/PA.Smdg dengan menggunakan pendekatan tektualis skriptural dan mengesampingkan penggunaan SEMA. 3). Lemahnya Penegakan Hukum dan keseragaman hukum yang menunutut pada penegasan kedudukan SEMA dan penyeragaman penerapannya oleh hakim

    50,733

    full texts

    53,115

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇