Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung

Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung
Not a member yet
    53115 research outputs found

    Perkawinan Beda Agama menurut Siti Musdah Mulia dalam perspektif Hukum Keluarga Islam di Indonesia

    Full text link
    Berkenaan dengan perkawinan beda agama Siti Musdah Mulia memiliki pandangan yang berbeda dengan para ulama. Siti Musdah Mulia berpendapat bahwa perkawinan beda agama itu diperbolehkan berdasarkan surat al-Baqarah ayat 221 yang menyatakan bahwa hanya melarang perkawinan orang muslim dengan orang musyrik.Tujuan dari penelitian yaitu; (1) menganalisis pandangan Siti Musdah Mulia tentang perkawinan beda agama; (2) menganalis perkawinan beda agama perspektif hukum keluarga Islam di Indonesia; (3) menganalisis akibat hukum perkawinan beda agama.Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Maqasid Syariah, teori Illat dan teori Akibat Hukum, untuk menganalisis bagaimana pandangan Siti Musdah Mulia tentang perkawinan beda agama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, dengan pendekatan yuridis empiris. Jenis data kualitatif yang bersumber dari data primer dan data sekunder. Tehnik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Selajutnya data dianalisis dengan mereduksi data, penyajian data lalu diambil kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) Musdah mulia menyatakan perkawinan beda agama itu adalah tawaran bagi mereka yang betul-betul sadar untuk memilih menikah dengan orang yang berbeda agama, karena tafsir yang ada itu membolehkan perkawinan beda agama; (2) Hukum Keluarga Islam di Indonesia menyatakan haram, berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 40 huruf c dan UU Perkawinan yang tidak menghendaki perkawinan beda agama; (3) Musdah mulia tidak menyentuh akibat hukum dari perkawinan beda agama

    Penyelesaian sengketa harta bersama pasca perceraian: Analisis putusan nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg

    Full text link
    Pembagian harta bersama diatur pada Pasal 97 KHI, bahwa janda atau duda yang telah bercerai berhak mendapatkan 50:50 bagian dari harta bersama, sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan. Dalam Putusan Nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg di Pengadilan Agama Bandung, Majelis Hakim memutuskan seluruh harta bersama berupa satu unit rumah jatuh kepada Penggugat, dengan pertimbangan bahwa adanya akta di bawah tangan yang dibuat di notaris dan cicilan rumah dilanjutkan sepenuhnya oleh Penggugat pasca perceraian. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: 1. Untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg. 2. Untuk mengetahui kesesuaian pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3. Untuk mengetahui implikasi hukum bagi para pihak dalam Putusan Nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg. Penelitian ini menggunakan teori keadilan. Ketentuan harta bersama dalam hukum perkawinan di Indonesia merupakan sebuah perjanjian yang dikehendaki oleh Undang-Undang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian content analysis dengan pendekatan yuridis normatif. Sumber data primer yang digunakan, yaitu wawancara langsung dengan hakim. Adapun sumber data sekundernya yaitu diperoleh dari hasil-hasil kajian hukum, Al-Qur’an, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan Putusan Nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg tidak sepenuhnya berpedoman pada Pasal 97 Kompilasi Hukum Islam (KHI). Dasar penyerahan hak tersebut bersumber dari perbuatan hukum sukarela (rechtshandeling). Majelis Hakim mempertimbangkan fakta hukum adanya Akta Pelepasan Hak yang dibuat di hadapan notaris dan cicilan rumah sepenuhnya ditanggung oleh Penggugat setelah perceraian. Meskipun tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 97 KHI, putusan ini tetap sejalan dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan dalam hukum Islam karena lahir dari kesepakatan yang tidak bertentangan dengan hukum. Implikasi hukum bagi pihak Penggugat adalah diperolehnya kepastian hukum atas kepemilikan rumah yang sebelumnya menjadi objek sengketa. Keputusan Majelis Hakim yang mengesahkan akta kesepakatan di hadapan notaris memberikan legitimasi yuridis terhadap hak milik Penggugat atas rumah tersebut. Putusan Nomor 2397/Pdt.G/2023/PA.Badg tidak sepenuhnya berpedoman pada Pasal 97 KHI, namun lebih menekankan asas keadilan dan kesepakatan sukarela para pihak. Rumah dinyatakan sah milik Penggugat karena kontribusinya setelah perceraian, menunjukkan bahwa hakim dapat mengutamakan keadilan substantif dibanding ketentuan formal

    Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui objek wisata kampung karuhun :Community Based Tourism di Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program, implementasi, dan dampak pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui objek wisata Kampung Karuhun dengan pendekatan Community Based Tourism (CBT) di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Community Based Tourism (CBT) merupakan pendekatan yang menekankan pada partisipatif aktif masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga sekitar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi pengelola wisata, pelaku UMKM, pekerja lokal, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Kampung Karuhun memiliki beberapa program pemberdayaan, seperti pelatihan keterampilan wisata, penyedia ruang usaha bagi UMKM, dan mekanisme bagi hasil yang adil. Proses implementasi program dilakukan secara parsitipatif dan disesuaikan dengan potensi serta minat masyarakat. Sementara itu, dampak yang ditimbulkan meliputi peningkatan pedapatan warga, terciptanya lapangan kerja baru, tumbuhnya UMKM, serta meningkatnya kesadaran akan pelestarian budaya dan lingkungan. Kesimpulannya, objek wisata Kampung Karuhun telah berhasil menerapkan prinsip-prinsip CBT dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Pengembangan wisata berbasis masyarakat ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan warga Desa Citengah secara berkelanjutan

    Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Sewa Jasa Lahan Pertanian:Studi Kasus Lahan Pertanian Dhe Iim Kecamatan Kunduran Kota Blora

    No full text
    Latar belakang penelitian ini, penulis mengambil lahan pertanian Dhe iim sebagai bahan penelitian yang dimana terjadi praktik sewa tenaga kerja untuk menyelesaikan pengerjaan lahan pertanian dengan metode pembayaran Down Payment dan penambahan pengerjaan lahan di tengah pengerjaan, hal ini yang menarik perhatian penulis sehingga menjadikan lahan pertanian Dhe Iim sebagai objek penelitian. Skripsi ini membahas tentang bagaimana praktik sewa tenaga kerja di lahan pertanian Dhe Iim dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi Syariahnya. Tujuan penulisan skripsi ini untuk mengetahui bagaimana mekanisme pengupahan dalam sewa tenaga kerja di lahan pertanian Dhe Iim di Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora, mengetahui bagaimana praktik sewa tenaga kerja di lahan pertanian Dhe Iim di Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora menurut Hukum Ekonomi Syariah. Kerangka berpikir dalam skripsi ini menggunakan akad Ijarah karena adanya sistem sewa tenaga kerja dari pihak pemilik lahan dengan para tenaga kerja. Pembayaran pekerja dengan sistem Down Payment (DP) dalam akad ijarah serta pemberian tambahan pekerjaan memiliki dasar hukum yang jelas dalam Islam, yang menekankan pentingnya kejelasan, keadilan, dan kesepakatan dalam semua transaksi. Ijarah sendiri adalah perjanjian yang membolehkan seseorang mendapatkan manfaat atau jasa dari pihak lain dengan imbalan tertentu. Penelirian ini menggunakan metode deskriftif analitis yaitu penelitian langsung terhadap praktik sewa tenaga kerja lahan pertanian Dhe Iim di Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora serta mengkolerasinya dengan teori ijarah, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, penelitian terhadap arsip terdahulu. Hasil penelitian yang dilakukan di Lahan Pertanian Dhe Iim Kecamatan Kunduran Kota Blora dimulai dengan adanya kesepakatan lahan yang harus din garap antara pekerja dengan pemilik lahan, ini merupakan kesepakatan awal setelah akad kerja di sepakati maka pekerja akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan yang disepakati, namun kadang pemilik lahan memberikan lahan tambahan di Tengah akad, setelah itu maka pemilik lahan akan membayar sesuai kesepakatan awal, Namun karena system pembayarannya DP dan banyak petani yang ingkar maka praktik ini tidak sesuai dengan pripsih syariah

    Strategi komunikasi Politik Eman Suherman di media sosial Instagram dalam meningkatkan citra publik pada Pilkada Kabupaten Majalengka 2024

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Politik Eman Suherman di Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Citra Publik pada Pilkada Kabupaten Majalengka Tahun 2024.” Fokus utama penelitian ini adalah strategi komunikasi politik yang dijalankan oleh Eman Suherman melalui Instagram selama masa kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan, menganalisis dampaknya terhadap persepsi publik, serta mengevaluasi apakah strategi yang diterapkan di Instagram sebagai media komunikasi dapat efektif dalam membentuk citra politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi terhadap konten Instagram Eman Suherman, wawancara mendalam dengan tim kampanye dan pengguna Instagram, serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan teori Agenda Setting dan Dramaturgi untuk memahami bagaimana isu-isu dikonstruksi serta bagaimana citra diri ditampilkan secara simbolik dalam ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi politik Eman Suherman melalui Instagram berlangsung secara efektif dalam membentuk citra publik yang positif. Strategi visual dan naratif yang digunakan berhasil menciptakan kesan sebagai pemimpin yang merakyat, terbuka, dan responsif. Instagram menjadi alat komunikasi yang strategis untuk menjangkau pemilih muda dan memperkuat keterlibatan publik dalam kontestasi politik lokal

    Hubungan antara aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran Softbook dengan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini: Penelitian di Kelompok A Kober Al-Musadad Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut

    No full text
    Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Kelompok A Kober Al-Musadad Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut bahwa penggunaan media pembelajaran softbook sudah sering dilakukan. Anak sudah tampak bersemangat dan terbiasa ketika menggunakan media softbook untuk memahami simbol-simbol bahasa, seperti mengenali huruf, angka, dan gambar sebagai representasi objek dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran softbook; (2) Kondisi kemampuan berpikir simbolik anak usia dini; dan (3) Hubungan antara aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran softbook dengan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini di Kelompok A Kober Al-Musadad Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut. Media pembelajaran softbook merupakan bahan yang empuk dan memiliki tekstur yang lembut. Media pembelajaran softbook juga merupakan media pengenalan lambang bilangan, konsep bilangan, lambang huruf, dan dapat melatih kemampuan berpikir simbolik anak usia dini. Dari asumsi teori tersebut dirumuskan hipotesis, semakin tinggi aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran softbook semakin tinggi pula kemampuan berpikir simbolik anak usia dini. Demikian pula sebaliknya, semakin rendah aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran softbook semakin rendah pula kemampuan berpikir simbolik anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan yaitu korelasional. Responden penelitian berjumlah 13 anak di Kelompok A Kober Al-Musadad Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut. Sampel diambil dengan teknik total sampling (sampling jenuh) yang artinya seluruh populasi menjadi sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran softbook memperoleh nilai rata-rata 81. Angka tersebut berada pada interval 80-100 dengan kategori sangat baik. Sedangkan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini memperoleh nilai rata-rata 86. Angka tersebut berada pada interval 80-100 dengan kategori sangat baik. Hubungan antara aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran softbook dengan kemampuan berpikir simbolik anak usia dini diperoleh r hitung sebesar 0,78. Angka tersebut berada pada interval 0,600-0,799 yang berarti memiliki tingkat hubungan sangat kuat. Hasil uji hipotesis diperoleh harga thitung = 4,177 > ttabel = 2,201. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, hipotesis nol (Ho) ditolak. Adapun konstribusi aktivitas anak pada penggunaan media pembelajaran softbook sebesar 60,84%. Artinya terdapat 39,16% kemampuan berpikir simbolik anak usia dini di Kelompok A Kober Al-Musadad Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut dipengaruhi oleh faktor lain

    Retorika dakwah Ustaz Maden Ahmad Dzulyadain: Studi deskriptif Majlis Ratib dan Manaqib Al-Hadad Ranca Ucing Garut

    No full text
    Pentingnya efektivitas penyampaian pesan dakwah di tengah masyarakat yang heterogen secara sosial dan kultural. Keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh isi pesan, tetapi juga oleh cara penyampaiannya. Ustaz Maden Ahmad Dzulyadain menjadi sosok menarik untuk diteliti karena konsistensinya dalam menggunakan pendekatan retoris yang hidup dan kontekstual dalam menyampaikan nilai-nilai Islam melalui Majelis Ratib dan Manaqib Al-Hadad, Kabupaten Garut. Penelitian memiliki tujuan untuk: (1) Mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk retorika dakwah yang digunakan oleh Ustaz Maden dalam menyampaikan nilai-nilai Islam, yang melalui aspek ethos (kredibilitas dan keteladanan), (2) Mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk retorika dakwah yang digunakan oleh Ustaz Maden dalam menyampaikan nilai-nilai Islam, yang melalui aspek pathos (emosi dan pendekatan afektif), dan (3) Mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk retorika dakwah yang digunakan oleh Ustaz Maden dalam menyampaikan nilai-nilai Islam, yang melalui aspek logos (logika dan keilmuan). Teori yang digunakan sebagai landasan adalah teori retorika klasik dari Aristoteles yang membagi retorika menjadi tiga unsur utama, yaitu ethos, pathos, dan logos. Ethos menekankan kredibilitas pembicara, pathos berkaitan dengan upaya membangkitkan emosi audiens, sedangkan logos berfokus pada penyampaian argumen secara logis dan rasional. Ketiga unsur ini saling melengkapi untuk menciptakan komunikasi yang persuasif dan efektif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan utama (Ustaz Maden), serta dua informan pendukung (jamaah dan tokoh masyarakat), dan dokumentasi kegiatan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustaz Maden membangun ethos melalui keteladanan, keterlibatan sosial, dan integritas personal. Unsur pathos diwujudkan dalam pendekatan emosional seperti penggunaan bahasa daerah, cerita inspiratif, dan interaksi personal yang hangat. Sedangkan logos ditampilkan dalam penyampaian materi yang terstruktur, berbasis dalil, dan dikaitkan dengan konteks kekinian. Kesimpulannya, retorika dakwah Ustaz Maden bersifat holistik, menyentuh akal dan hati jamaah, serta mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam secara efektif dalam kehidupan masyarakat

    Konsep kebahagiaan jiwa menurut Ibnu Sina dan Thomas Aquinas

    No full text
    Ibnu Sina adalah sosok filsuf muslim yang masyhur akan pemikiran tajamnya dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Pemuda asal Bukhara ini mewariskan pemikiran-pemikiran tajam dan kritisnya melalui karya yang salah satunya membahas mengenai kebahagiaan jiwa manusia dalam al-Isyarat wa al-Tanbihat yang secara garis besar akan membangun fondasi kuat bagi hierarki kebahagiaan manusia. Hierarki ini diawali dengan kenikmatan inderawi, kemudian satu derajat lebih tinggi dari kenikmatan inderawi ialah kenikmatan batin, hingga mencapai pada puncaknya yakni kenikmatan intelektual; yang mengarah lebih dekat kepada Kebenaran Pertama (Tuhan). Thomas Aquinas pun menafsirkan tentang kebahagiaan sejati (sempurna) dengan disandarkan pada teologi Katolik, yang memperluas konsep tersebut dengan menambahkan dimensi transendental. Thomas Aquinas memberikan penekanan bahwa kebahagiaan sejati atau kebahagiaan jiwa hanya dapat diraih melalui penyatuan diri bersama Tuhan yang merupakan kebaikan tertinggi. Bagi Thomas Aquinas, kebahagiaan manusia tidak terbatas pada kebahagiaan alami di alam realita, namun juga melibatkan kebahagiaan yang sifatnya abadi, yang diperoleh manusia melalui rahmat (gratia) ilahi dan kebajikan teologis (iman, harapan, dan kasih). Penelitian ini menemukan beberapa perbedaan mendasar dalam hal perjalanan menuju kebahagiaan jiwa atau kebahagiaan sejati. Bagi Ibnu Sina, penguasaan terhadap pengetahuan hingga ia bersatu pada pengetahuan tertinggi yakni pengetahuan Tuhan merupakan kebahagiaan jiwa atau kebahagiaan sejati yang bisa manusia rasakan. Berbeda dengan Thomas Aquinas, ia menjabarkan bahwa kebahagiaan jiwa atau kebahagiaan tertinggi manusia adalah dengan menjaga relasi transendental atau pertalian pada Tuhan hingga ia kembali bersatu pada Tuhan. Harapan dari peneliti, dengan memahami konsep-konsep kebahagiaan jiwa dari Ibnu Sina dan Thomas Aquinas, bisa memberikan pedoman dan cara menterjemahkan kebahagiaan jiwa yang sejati pada era modern ini, demi kehidupan yang lebih baik

    Pengaruh strategi Coping dan dukungan sosial terhadap tingkat stress pada penderita autoimun di Jawa Barat

    No full text
    Penyakit autoimun tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga membawa tekanan psikologis yang dapat memicu stres pada penderitanya. Kondisi kronis dan ketidakpastian gejala membuat para penyintas autoimun perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi secara psikologis. Dalam konteks ini, strategi coping dan dukungan sosial menjadi dua faktor penting yang dapat membantu individu dalam menghadapi stres. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana strategi coping dan dukungan sosial berperan dalam memengaruhi tingkat stres pada penderita autoimun di Jawa Barat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei. Sebanyak 300 responden berpartisipasi dalam penelitian ini, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur variabel strategi coping, dukungan sosial, dan tingkat stres. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan bantuan program SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi coping dan dukungan sosial, baik secara simultan maupun parsial, berpengaruh signifikan terhadap tingkat stres pada penderita autoimun. Nilai signifikansi untuk kedua variabel adalah < 0,001, dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,290, yang berarti 29% variasi tingkat stres dapat dijelaskan oleh dua variabel tersebut. Temuan ini memperkuat pentingnya penguatan coping dan dukungan sosial sebagai bagian dari upaya psikologis dalam penanganan stres pada penderita autoimun

    Implementasi peraturan bupati Bekasi nomor 9 tahun 2019 tentang perluasan kesempatan kerja terhadap penyerapan tenaga kerja lokal perspektif siyasah dusturiyah

    No full text
    Kabupaten Bekasi menghadapi tingkat pengangguran tertinggi kedua di Provinsi Jawa Barat. Kondisi ini kontras apabila dikaitkan dengan keberadaan kawasan industri. Untuk menghadapi permasalahan tersebut, pemerintah daerah menerbitkan Peraturan Bupati Bekasi Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja sebagai upaya memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal melalui penciptaan lapangan pekerjaan yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis sejauh mana tenaga kerja lokal dapat terserap secara optimal melalui upaya implementasi Peraturan Bupati Bekasi Nomor 9 Tahun 2019. 2) Mengetahui tingkat keberhasilan serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan di lapangan. 3) Menilai implementasi kebijakan perluasan kesempatan kerja melalui perspektif Siyasah Dusturiyah sebagai pendekatan nilai-nilai keislaman dalam tata kelola pemerintah. Penelitian ini menggunakan model teori implementasi kebijakan dari Merilee S. Grindle yang menekankan pada aspek isi kebijakan (content of policy) dan konteks implementasi (context of implementation). Selain itu, teori Good Governance juga digunakan untuk menganalisis berbagai hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kedua kerangka teori tersebut berfungsi sebagai alat analisis untuk mengkaji penerapan prinsip-prinsip Siyasah Dusturiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah metode penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui studi dokumentasi,observasi, serta wawancara dengan Instansi terkait Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Upaya yang dilakukan dalam perluasan kesempatan kerja di Kabupaten Bekasi belum berjalan secara efektif. 2) Hasil upaya implementasi yang rendah ini disebabkan kurangnya kompetensi tenaga kerja lokal, rendahnya sosialisasi dan tingkat kepatuhan perusahaan. 3) Dari tinjauan siyasah dusturiyah, meskipun kebijakan ini sejalan dengan prinsip maqashid syariah, implementasi di lapangan masih menunjukkan minimnya keadilan dan persamaan, serta kurangnya tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kemaslahatan masyarakat secara menyeluruh

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇