Sunan Gunung Djati State Islamic University Bandung

Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung
Not a member yet
    53115 research outputs found

    Pengembangan Lévy Ant Colony Optimization pada Multiple Traveling Salesman Problem

    Get PDF
    Multiple Traveling Salesman Problem (MTSP) merupakan salah satu bentuk perluasan dari Traveling Salesman Problem (TSP) yang mengharuskan beberapa salesman mengunjungi sejumlah kota, tanpa ada kota yang dikunjungi lebih dari satu kali dan kembali ke kota asal (depot), dengan rute yang efisien. Permasalahan ini tergolong kompleks dan termasuk ke dalam kategori masalah NP-Hard, sehingga metode eksak menjadi kurang efisien karena meningkatnya jumlah kombinasi solusi secara eksponensial. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan metaheuristik yang mampu menyelesaikan masalah secara efisien dengan solusi yang mendekati optimal. Penelitian ini mengembangkan Algoritma Ant Colony Optimization (ACO) dengan menambahkan mekanisme Lévy Flight untuk meningkatkan kemampuan eksplorasi dalam ruang solusi. Mekanisme Lévy Flight dikenal dengan pola pergerakan acak dengan langkah besar, sehingga dapat membantu menghindari jebakan solusi lokal (eksploitasi). Selain itu, digunakan pula metode 2-Opt sebagai teknik local search yang secara efektif dapat memperbaiki solusi yang dihasilkan dengan menukar edge pada rute sehingga panjang rute menjadi berkurang. Eksperimen dilakukan menggunakan dataset dari TSPLIB dan dijalankan melalui GNU Octave. Hasil menunjukkan bahwa Algoritma Lévy ACO mampumemberikan hasil yang lebih baik dibandingkan Algoritma ACO klasik dalam hal total jarak dan kualitas rute berdasarkan masalah MTSP. Penggabungan antara ACO, Lévy Flight, dan 2-Opt terbukti efektif dalam menghasilkan solusi yang lebih optimal. Dengan demikian, pendekatan ini dapat dijadikan alternatif yang menjanjikan untuk menyelesaikan masalah Multiple Traveling Salesman Problem, serta dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kasus optimasi rute lainnya

    Pesan Nabi dalam hadis sebagai solusi menghadapi Quarter Life Crisis

    Get PDF
    Quarter life crisis merupakan fase krisis emosional yang umum dialami oleh individu usia dewasa awal, ditandai dengan kebingungan arah hidup, kecemasan terhadap masa depan, dan tekanan sosial. Fenomena ini semakin meningkat seiring kompleksitas tantangan zaman modern, seperti persaingan karier, tuntutan finansial, serta pencarian jati diri. Dalam konteks ini, ajaran Islam melalui hadis-hadis Nabi Muhammad SAW menawarkan pedoman hidup yang relevan dan solutif dalam mengarungi fase tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hadis-hadis Nabi SAW mengenai quarter life crisis dan memahami konsep yang terkandung di dalamnya. Diharapkan dari penelitian ini akan berdampak positif bagi para remaja di tahap dewasa awal dalam menyikapi isu quarter life crisis. Menurut Alexandra Robbins dan Abby Wilner quarter life crisis adalah periode ketidakstabilan emosional yang terjadi pada usia 20-an, ditandai dengan rasa takut, kebingungan, dan ketidakpastian terhadap masa depan, karier, hubungan, dan identitas pribadi. Ibnu Hajar dalam kitabnya Nukhbatu al-Fikr menjelaskan bahwa hadis adalah segala sesuatu yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW yang mencakup ucapan, perbuatan, ketetapan, dan sifat-sifat beliau, baik yang bersifat jasmani maupun akhlak. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif yang bersumber dari bahan bacaan seperti kata-kata, narasi, serta tindakan yang dapat dianalisis secara mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan studi literatur(library research). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, tidak ditemukan hadis yang secara redaksional menyebut istilah quarter life crisis, namun melalui pendekatan tematik ditemukan hadis-hadis yang relevan dengan aspek-aspek krisis tersebut. Hadis-hadis tersebut berkaitan dengan kebimbangan dalam mengambil keputusan, keputusasaan, tekanan hidup, kecemasan, hingga relasi sosial, dan tercantum dalam berbagai kitab hadis Abu Dawud, Tirmidzi, Al-Darimi, Ahmad, Muslim, dan Bukhari. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mencakup aspek spiritual, etis, dan psikologis yang dapat menjadi pedoman dalam menghadapi masa dewasa awal. Hadis menuntun individu agar senantiasa memohon petunjuk Allah, mengikuti ketenangan hati, dan bertanggung jawab atas keputusan hidupnya. Selain itu, hadis juga mendorong kepercayaan diri, optimisme, dan sikap husnuzan bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan. Dalam aspek sosial, hadis mengajarkan pentingnya menjaga hubungan baik, memilih teman yang tepat, serta menebarkan kedamaian, sehingga menjadi solusi islami bagi krisis di usia muda

    Identifikasi Genus Isolat Bakteri Asam Laktat (BAL) dari ekoenzim dan aktivitas enzim secara kualitatif

    Get PDF
    INDONESIA: Pengolahan limbah organik terutama air limbah, masih menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan. Salah satu solusi alternatif dengan biaya murah dan pengaplikasian murah yang berkembang saat ini adalah pemanfaatan agen hayati berbasis mikroorganisme, seperti ekoenzim. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri asam laktat (BAL) dari ekoenzim umur 3 dan 6 bulan, serta aktivitas enzimatiknya. Isolasi dilakukan pada media MRS Agar, diikuti karakterisasi morfologi, pewarnaan Gram, uji biokimia, serta uji aktivitas enzim protease, lipase, dan selulase. Hasil menunjukkan seluruh isolat bersifat Gram positif, terdiri dari bentuk kokus, basil, dan oval. Uji biokimia menunjukkan variasi fermentasi gula dan sifat homofermentatif, sebagian besar isolat non-motil dan tidak menghasilkan enzim katalase yang mendukung dugaan isolat termasuk genus Pediococcus sp., Bacillus sp., dan Candida sp. Beberapa isolat menunjukkan aktivitas enzim secara kualitatif yang mengindikasikan potensinya dalam proses pengolahan limbah berbasis mikroba. ENGLISH: The treatment of organic waste, particularly wastewater, remains a significant environmental issue. One promising low-cost and easily applicable alternative is the use of bio-agents based on microorganisms, such as ecoenzymes. This study aimed to isolate and identify lactic acid bacteria (LAB) from ecoenzymes fermented for 3 and 6 months, and to evaluate their enzymatic activity. Isolation was performed on MRS Agar, followed by morphological characterization, Gram staining, biochemical tests, and qualitative assays for protease, lipase, and cellulase activity. All isolates were Gram-positive, with cocci, bacilli, and oval cell morphologies. Biochemical tests revealed variations in sugar fermentation patterns and homofermentative characteristics; most isolates were non-motile and catalase negative, supporting their identification as Pediococcus sp., Bacillus sp., and Candida sp. Several isolates showed qualitative enzyme activity indicating their potential in microbial-based waste treatment processes

    pengaruh layanan konseling individu terhadap resiliensi korban bullying pada santriwati: Penelitian di Sekolah Menengah Pertama Plus Al-Aqsha Jalan Raya Cibeusi No. 2 Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang

    Get PDF
    Bullying merupakan salah satu permasalahan serius yang dapat mengganggu kesehatan mental dan emosional korban, termasuk di lingkungan pesantren. Santriwati sebagai bagian dari komunitas pesantren berpotensi mengalami tekanan psikologis akibat perilaku bullying. Oleh karena itu, diperlukan sikap resiliensi atau kemampuan untuk bangkit dari tekanan atau kesulitan, termasuk dalam menghadapi perilaku bullying yang dapat berdampak negatif secara psikologis dan emosional. Layanan konseling individu menjadi salah satu intervensi yang digunakan untuk membantu santriwati mengenali masalah, mengelola emosi, membangun kekuatan diri secara bertahap, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun pola pikir positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling individu terhadap resiliensi korban bullying pada santriwati. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pentingnya peran konseling individu dalam meningkatkan kemampuan santriwati dalam menghadapi tekanan sosial dan emosional akibat bullying. Penelitian ini mengacu pada teori konseling individu menurut Sofyan S. Willis, yang berfokus pada proses pemberian bantuan secara tatap muka kepada konseli dalam rangka membantu memahami dan mengatasi masalah yang dihadapinya, serta teori resiliensi menurut Reivich dan Shatté, yang menyatakan bahwa resiliensi adalah kemampuan individu untuk bertahan, bangkit kembali, dan beradaptasi secara positif ketika menghadapi tekanan, kesulitan, maupun situasi penuh tantangan.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survey. Sampel penelitian berjumlah 18 orang santriwati yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling yakni subjek penelitian diambil berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket skala resiliensi dan layanan konseling individu, yang disusun berdasarkan indikator teoritis. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik untuk mengetahui kelayakan data pada model regresi, dan analisis regresi untuk melihat hubungan dan pengaruh antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap resiliensi santriwati korban bullying. Semakin baik pelaksanaan layanan konseling, semakin tinggi tingkat resiliensi yang dimiliki oleh santriwati. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran guru BK dalam memberikan layanan konseling secara berkelanjutan sebagai bentuk pendampingan psikologis yang efektif

    Pengaruh identitas sosial Nahdliyin sebagai objek kultural terhadap keputusan memilih masyarakat pada pemilu legislatif tahun 2024 di Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anomali elektoral di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, di mana meskipun identitas sosial Nahdliyin masih kuat dan partai berbasis Nahdlatul Ulama (PKB) memiliki jaringan struktural di wilayah tersebut, perolehan suara PKB pada Pemilu Legislatif 2024 justru berada di bawah partai-partai lain seperti Golkar dan Demokrat. Fenomena ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana identitas sosial Nahdliyin sebagai objek kultural memengaruhi keputusan memilih masyarakat, serta bagaimana kondisi aktual identitas sosial Nahdliyin dan kecenderungan memilih masyarakat Rancaekek dalam dinamika politik elektoral kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis kondisi identitas sosial Nahdliyin serta keputusan memilih masyarakat kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, dan (2) mengukur pengaruh identitas sosial Nahdliyin sebagai faktor kultural terhadap keputusan memilih masyarakat pada Pemilu Legislatif 2024 di Kecamatan Rancaekek. Kerangka berpikir dalam penelitian ini bertumpu pada pemahaman bahwa identitas kelompok sosial dapat memengaruhi orientasi politik individu, dan keputusan memilih dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Identitas sosial Nahdliyin diposisikan sebagai bagian dari kebudayaan non-material yang mencerminkan nilai, norma, simbol, dan praktik sosial-keagamaan yang dihayati masyarakat. Sebagai konstruksi budaya yang hidup, identitas ini secara teoritis memiliki potensi untuk memengaruhi perilaku politik, termasuk dalam pengambilan keputusan memilih. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemilih tetap di Kecamatan Rancaekek yang berjumlah 135.366 orang, dengan sampel sebanyak 399 responden yang diambil melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert terstruktur, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis deskriptif tanggapan responden, regresi linear sederhana, uji koefisien determinasi, dan uji-t parsial pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas sosial Nahdliyin tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan memilih masyarakat (koefisien β = –0,044; p = 0,472 > 0,05). Nilai korelasi (R) dan koefisien determinasi (R²) sangat rendah, yang mengindikasikan kontribusi variabel identitas ke-NU-an dalam menjelaskan variasi keputusan memilih hampir nihil. Adapun kondisi identitas sosial Nahdliyin di wilayah penelitian masih tampak dalam bentuk simbolik dan kultural, seperti partisipasi dalam kegiatan keagamaan, loyalitas kepada tokoh agama, dan pengakuan terhadap nilai-nilai ke-NU-an. Di sisi lain, kondisi keputusan memilih masyarakat menunjukkan kecenderungan yang rasional dan kontekstual, di mana pemilih lebih mempertimbangkan kepentingan ekonomi, program kerja calon, serta hubungan sosial yang bersifat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa kekuatan identitas sosial Nahdliyin dalam wilayah ini lebih bersifat kultural normatif, namun belum bertransformasi menjadi pengaruh yang signifikan dalam menentukan pilihan politik

    kompetensi retorika santri melalui pelatihan dakwah: Studi kasus praktek dakwah lapangan di Pondok Pesantren Al-Farabi Kabupaten Bandung

    Get PDF
    Pelatihan dakwah lapangan merupakan sarana penting dalam membentuk kompetensi retorika santri sebagai calon dai yang efektif. Aspek penting dalam dakwah sendiri yaitu retorika yang mencakup kemampuan menyusun, menghafal, menyampaikan, dan menyesuaikan pesan dengan audience yang tepat. Pondok Pesantren Al-Farabi di Kabupaten Bandung menjadi salah satu tempat penelitian untuk mengkaji proses pelatihan dakwah lapangan. Proses ini meliputi lima aspek utama retorika, berdasarkan teori Aristoteles tentang The Five Canons of Retoric yaitu invention (penemuan topik), arrangement (penyusunan teks), style (gaya bahasa), memory (penghafalan), dan delivery (penyampaian). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis: (1) proses penemuan santri dalam menemukan topik dakwah lapangan, (2) kemampuan penyusunan santri dalam menyusun teks pidato dakwah, (3) gaya bahasa yang digunakan santri dalam menyampaikan pesan dakwah, (4) strategi memori santri dalam menghafal materi dakwah, dan (5) penguasaan penyampaian pesan dakwah kepada audience. Teori yang digunakan adalah teori The Five Canons of Rhetoric dari Aristoteles pada tahun 350SM, sebagai landasan untuk menganalisis kompetensi retorika santri melalui lima aspek utama. Sehingga, peneliti dapat mengukur sejauh man asantri dapat menguasai unsur dasar retorika ssdalam kegiatan dakwah lapangan. Paradigma penelitian ini adalah kontruktivis, yang memandang bahwa pengetahuan merupakan suatu upaya pembentukan seseorang atas dirinya sendiri. Dengan pendekatan kualitatif, serta metode yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi dengan menggabungkan beberapa sumber, metode, dan teori untuk mengidentifikasi kompetensi retorika melalui pelatihan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama: (1) penemuan santri masih bergantung pada sumber normatif seperti Al-Qur'an dan hadist, dengan daya baca sosial yang masih terbatas; (2) penyusunan teks pidato santri sudah sistematis namun minim argumentasi retoris dan pengembangan ide kontekstual; (3) gaya bahasa santri mulai menyesuaikan karakter audience namun kurang dalam variasi gaya retoris; (4) daya ingat santri berbasis penghafalan secara garis besar bukan teks penuh, namun masih lemah dalam improvisasi; (5) penyampaian santri meningkat melalui praktik lapangan meskipun masih perlu penguatan aspek intonasi, gestur, dan ekspresi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan dakwah berbasis isu aktual serta peningkatan teknik retorika secara terintegrasi di pesantren

    Modifikasi struktur permukaan bahan katoda Li-rich (Li1.2Ni.0.13Co0.13Mn0.54O2) dengan perlakuan asam kloro asetat untuk meningkatkan kinerja baterai litium-ion

    Get PDF
    Katoda Li-rich (Li₁.₂Ni₀.₁₃Co₀.₁₃Mn₀.₅₄O₂) memiliki potensi besar sebagai material elektroda baterai litium-ion karena kapasitas listrik spesifiknya yang tinggi. Namun, material ini mengalami degradasi performa akibat redoks anionik yang tidak reversible dan perubahan struktur dari layered ke spinel saat siklus berlangsung. Dalam penelitian ini, dilakukan modifikasi struktur permukaan katoda Li-rich menggunakan perlakuan asam kloro asetat (chloroacetic acid) yang termasuk asam lemah dengan pKa 3,47. Bertujuan membentuk lapisan spinel secara in-situ di permukaan karena memiliki struktur kisi yang mirip dengan layered sehingga memberikan jalur difusi yang lebih luas dan mampu menekan proses terjadinya pelepasan oksigen. Perlakuan dilakukan dengan variasi massa asam dan waktu reaksi. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan pembentukan struktur spinel pada permukaan. Pada sampel dengan perlakuan 15 menit menggunakan 0,08 g asam kloro asetat memiliki potensi terbaik. Hal ini didukung dengan uji elektrokimia menunjukkan bahwa sampel ini memiliki efisiensi coulombic awal tertinggi (87,23%), nilai hambatan transfer muatan (Rct) terendah (136 ohm), serta kapasitas retensi sebesar 90,2% setelah 50 siklus pada laju 0,5C. Hasil ini menunjukkan bahwa perlakuan asam kloro asetat yang terkontrol mampu meningkatkan kinerja katoda Li-rich dengan membentuk struktur spinel yang stabil tanpa merusak struktur layered utama

    Penerapan metode token ekonomi untuk meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila: Penelitian tindakan kelas di kelas IV SDIT Khaira Ummah

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan belajar peserta didik kelas IV SDIT Khaira Ummah. Hal ini dibuktikan dengan data observasi awal yang menunjukkan bahwa hanya 11 peserta didik yang mencapai nilai sesuai Kriteria tingkat kedisiplinan ≥ 71, sementara 11 lainnya belum mencapai kriteria tingkat kedisiplinan. Kurangnya kesadaran peserta didik terhadap pentingnya disiplin dalam belajar serta belum adanya metode pembelajaran yang tepat menjadi faktor utama rendahnya kedisiplinan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kedisiplinan peserta didik sebelum penerapan metode Token Ekonomi, mendeskripsikan proses penerapan metode Token Ekonomi dalam meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik kelas IV SDIT Khaira Ummah pada setiap tindakan dan siklus, serta mengevaluasi hasil peningkatan kedisiplinan belajar peserta didik setelah penerapan metode tersebut. Peneliti memilih metode Token Ekonomi sebagai strategi untuk meningkatkan kedisiplinan belajar peserta didik karena metode ini memanfaatkan sistem penghargaan secara konkret yang dapat memotivasi peserta didik untuk berperilaku disiplin dalam mengikuti kegiatan belajar. Diharapkan, metode ini mampu menumbuhkan kesadaran serta membentuk kebiasaan disiplin secara bertahap dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua tindakan yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kedisiplinan belajar peserta didik. Pada Siklus I Tindakan I, persentase keterlaksanaan aktivitas guru sebesar 84,61% dan peserta didik 80,91%. Kemudian meningkat pada Siklus I Tindakan II menjadi 100% untuk guru dan 90,45% untuk peserta didik. Pada Siklus II Tindakan I, aktivitas guru berada pada 92,30% dan peserta didik meningkat menjadi 99,09%. Ketuntasan kedisiplinan belajar juga mengalami peningkatan, dari 50% pada prasiklus, menjadi 68,18% pada Siklus I Tindakan I, dan mencapai 100% pada Siklus I Tindakan II hingga Siklus II Tindakan I. Nilai rata-rata kedisiplinan belajar menunjukkan hasil yang positif, yaitu dari 70 pada Siklus I Tindakan I, meningkat menjadi 82 pada Siklus I Tindakan II, dan mencapai 91 pada Siklus II Tindakan I. Peningkatan ini membuktikan bahwa metode Token Ekonomi efektif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar serta berdampak positif terhadap kedisiplinan belajar peserta didik

    Tanggung jawab pelaku usaha terhadap praktik fake order dikaitkan dengan peraturan pemerintah nomor 80 tahun 2019 tentang perdagangan melalui sistem elektronik

    No full text
    Pasal 13 ayat (1) dan (2) PP No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik mengatur bahwa pelaku usaha wajib untuk memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur dalam perdagangan elektronik. Namun, dalam praktiknya, terdapat lima pelaku usaha yang melakukan praktik fake order dengan membuat pesanan palsu untuk memengaruhi keyakinan konsumen dalam melaksanakan transaksi jual beli secara online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggung jawab pelaku usaha terhadap praktik fake order dikaitkan dengan PP No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, untuk mengetahui penyelesaian hukum praktik fake order oleh pelaku usaha yang menyebabkan kerugian terhadap konsumen, dan untuk mengetahui akibat hukum praktik fake order yang dilakukan oleh pelaku usaha. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis empiris yaitu dengan menggunakan kajian teori hukum terhadap praktiknya. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara untuk mengetahui implementasi peraturan dan gejala hukum yang terjadi. Penelitian ini dilakukan terhadap beberapa pelaku usaha yang melakukan praktik fake order. Penelitian ini didasarkan pada Pasal 28D ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 dengan menggunakan teori keadilan, teori pertanggung jawaban hukum, dan teori kausalitas. Teori keadilan digunakan untuk menekankan pentingnya perlakuan yang adil bagi konsumen sebagai pihak yang dirugikan, teori pertanggungjawaban hukum memberikan landasan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya tanggung jawab dilakukan, sedangkan teori kausalitas memberikan landasan yang menjelaskan mengenai hubungan sebab-akibat dari praktik fake order yang dilakukan pelaku usaha dengan kerugian konsumen, sehingga menimbulkan akibat hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 80 PP No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaku usaha tidak bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiban untuk mematuhi ketentuan Pasal 13 ayat (1) dan (2) PP No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Selain itu, dua dari lima pelaku usaha menerima komplain konsumen akibat praktik fake order yang dilakukannya. Satu pelaku usaha menunjukkan itikad baik, sementara satu lainnya tidak menunjukkan itikad baik. Penyelesaian hukum atas permasalahan tersebut dapat dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 72 PP No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Praktik ini menimbulkan akibat hukum, baik secara administratif maupun perdata sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam KUHPerdata, UUPK, khususnya Pasal 80 PP No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik

    Pengaruh penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam: Penelitian quasi eksperimen pada kelas X SMAN 1 Cileunyi Kabupaten Bandung

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Cileunyi, Bandung, yang dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagaimana teridentifikasi melalui wawancara dan observasi awal. Hasil temuan awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki minat belajar di bawah kriteria yang diharapkan. Rendahnya minat belajar tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya faktor lingkungan/masyarakat, keluarga, guru, dan faktor internal pada diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian melibatkan dua kelas X di SMAN 1 Cileunyi, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan model IOC dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional (ceramah). Instrumen pengumpulan data berupa angket minat belajar siswa yang diberikan sebelum (pre-respond) dan sesudah (post-respond) pembelajaran pada kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat belajar siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dari 77,90 menjadi 91,40, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 77,87 menjadi 84,06. Secara kategoris, minat belajar siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan ke kategori “sangat tinggi”, sementara pada kelas kontrol sebagian besar tetap berada pada kategori “tinggi”. Berdasarkan hasil uji statistik dan pengamatan lapangan, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran IOC berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Model IOC terbukti efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa sehingga mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar

    50,733

    full texts

    53,115

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Digital Library UIN (Universitas Islam Negeri) Sunan Gunung Djati Bandung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇